cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon, Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
ISSN : -     EISSN : 30309158     DOI : https://doi.org/10.47134/pgsd
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar ISSN 3030-9158 is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. This journal publishes four issues annually in the months of November, February, May, and August. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar include the understanding, development theory, the scientific concept and its application to elementary education.
Articles 53 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 4 (2025): August" : 53 Documents clear
Urgensi Kecerdasan Emosional (Emotional Intelligence) Dalam Pembentukan Karakter Peserta Didik Pada Jenjang Sekolah Dasar: Tinjauan Teoritis dan Implikasinya Dalam Praktik Pendidikan Fauziah; Fitriani, Ilma; Alwi, Nur; Syam, Salmaini
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1569

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran kecerdasan emosional dalam pembentukan karakter peserta didik di jenjang sekolah dasar. Kecerdasan emosional diartikan sebagai kemampuan mengenali, memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara efektif baik pada diri sendiri maupun orang lain. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, mengambil sumber dari jurnal ilmiah, buku, artikel penelitian, dan dokumen kebijakan pendidikan terkait. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi pola-pola tematik yang menunjukkan hubungan antara kecerdasan emosional dan pengembangan karakter anak usia sekolah dasar. Hasil kajian mengungkapkan bahwa kecerdasan emosional terdiri dari lima komponen utama, yakni kesadaran diri, pengelolaan diri, motivasi, empati, dan keterampilan sosial. Kelima aspek ini menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter yang kuat dan sehat. Anak-anak dengan kecerdasan emosional tinggi cenderung mampu mengelola stres, mengontrol impuls, menyelesaikan konflik secara konstruktif, serta menjalin hubungan sosial yang harmonis dengan teman sebaya dan guru. Pada jenjang sekolah dasar, pengembangan kecerdasan emosional dapat diterapkan melalui program pembelajaran sosial-emosional (SEL), kegiatan yang melibatkan diskusi, bermain peran, refleksi diri, dan penguatan budaya sekolah yang inklusif serta suportif. Peran guru sebagai teladan dan fasilitator sangat penting dalam membimbing siswa mengenali dan mengelola emosi mereka. Kesimpulannya, kecerdasan emosional merupakan aspek krusial dalam pendidikan karakter di sekolah dasar. Integrasi EQ dalam proses pembelajaran tidak hanya meningkatkan prestasi akademik tetapi juga membentuk individu yang matang secara emosional, bertanggung jawab, dan peduli sosial. Pendidikan karakter yang berfokus pada pengembangan kecerdasan emosional akan menghasilkan peserta didik yang mampu berkontribusi positif dalam kehidupan bermasyarakat.
Pengaruh Projek P5 Berbasis Isu Lingkungan Terhadap Kemampuan Membaca Siswa Sekolah Dasar Nabila Artia Nada; Nisa Kamilah, Reva; Fauzi Rachman, Ichsan
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana integrasi isu lingkungan dalam P5 dapat berkontribusi terhadap peningkatan kemampuan membaca komprehensif siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan menganalisis artikel jurnal nasional dan internasional, laporan pendidikan, serta dokumen kurikulum yang relevan dengan implementasi P5, literasi lingkungan, dan keterampilan membaca pada jenjang dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan proyek bertema lingkungan, seperti pembuatan ecobrick, poster edukasi, dan kampanye pengelolaan sampah, melibatkan siswa dalam aktivitas membaca yang bermakna. Aktivitas tersebut mencakup membaca artikel, infografis, dan petunjuk teknis yang berkaitan dengan isu lingkungan. Kegiatan ini memperkuat kemampuan siswa dalam memahami, menafsirkan, dan mengaplikasikan informasi dari berbagai jenis teks. Integrasi isu lingkungan dalam P5 tidak hanya mendukung pembentukan karakter peduli lingkungan, tetapi juga menjadi sarana efektif untuk mengembangkan keterampilan membaca komprehensif dalam konteks yang relevan dan aplikatif.
Peningkatan Motivasi Belajar Siswa Kelas 4 SD Balowerti Kota Kediri Melalui Teknik Reward pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila Gracesshinta Desianiken Saputro; Sulistiono; Riris Setya Rini
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas 4 SD Negeri Balowerti 3 Kota Kediri melalui penerapan teknik reward dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya pada materi “Sikap dan Perilaku Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)”. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar siswa yang ditandai dengan kurangnya partisipasi aktif, minimnya antusiasme dalam mengikuti kegiatan belajar, serta rendahnya rasa percaya diri saat menyampaikan pendapat. Teknik reward dipilih sebagai solusi karena mampu memberikan penguatan positif, baik secara verbal berupa pujian maupun nonverbal seperti pemberian stiker, simbol apresiasi, atau peran istimewa dalam kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart (dalam Arikunto, 2013) yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah 27 peserta didik kelas 4 tahun pelajaran 2024/2025. Instrumen pengumpulan data berupa lembar observasi dengan indikator motivasi belajar berdasarkan teori Sardiman (2012) yang mencakup tujuh aspek, yaitu kemandirian, keuletan, keberanian menyampaikan pendapat, harapan dan cita-cita, penghargaan, aktivitas belajar yang menarik, dan lingkungan belajar yang kondusif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa mengalami peningkatan signifikan. Rata-rata klasikal meningkat dari 54,32% (kategori sedang) pada siklus I menjadi 90,10% (kategori tinggi) pada siklus II. Selain itu, sebanyak 92,59% siswa mencapai kategori motivasi tinggi, melampaui indikator keberhasilan penelitian sebesar 75%. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan teknik reward efektif meningkatkan motivasi belajar, serta dapat dijadikan strategi pembelajaran yang mendukung penguatan karakter dan nilai-nilai kebangsaan dalam Pendidikan Pancasila secara optimal
Pengaruh Diorama Sebagai Media Interaktif Untuk Mengajarkan Keberagaman Umat Beragama Dalam Pembelajaran PKN SD Adis Sefhira; Indah Setiawati; Nadia Rismala Dewi
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1627

Abstract

This research examines the influence of dioramas as interactive media in teaching religious diversity in Elementary School Civic Education. Using a quantitative approach with quasi-experimental design and pretest-posttest control group design, the research involved an experimental group learning with interactive dioramas and a control group using conventional methods. The results showed significant differences between the two groups after treatment, with the experimental group's posttest mean score of 82.73 compared to the control group's 69.56 (t=5.678; p<0.05). N-Gain Score analysis showed the experimental group achieved 0.59 (medium category) while the control group only 0.28 (low category). Student responses to diorama usage were highly positive (86.7%), with the highest aspects being visual appeal (92.3%), ease of understanding material (88.7%), and increased learning motivation (87.5%). Interactive dioramas proved effective in concretizing abstract concepts of religious diversity, accommodating various learning styles, enhancing collaborative interactions among students, and developing positive attitudes toward diversity within meaningful and contextual learning environments
Implementasi Media Pembelajaran Interaktif Diorama Untuk Mengajarkan Keberagaman Dalam Pembelajaran PKN Sekolah Dasar Nadia Fadillah Azhas; Regita Octaviani
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1628

Abstract

Civic Education learning at the elementary school level is ideally designed to be interactive, fun, and effective, and able to encourage active student involvement in the learning process. In addition, learning must also provide sufficient space for students to develop their understanding of diversity in national and state life. This approach is in line with the basic principles of using interactive diorama media, which emphasizes the importance of adjusting the learning process to suit the individual needs of students who have different characters and learning styles. On this basis, researchers are interested in conducting a literature review on the application of interactive diorama media in teaching diversity values in Civics subjects in elementary schools. From the results of the literature analysis that has been carried out, several important findings were obtained: (1) interactive diorama media can be integrated with various relevant learning models in instilling diversity values; (2) the application of this media has been proven to improve students' understanding of the concept of diversity and encourage better learning outcomes; and (3) the learning approach using dioramas is very suitable to be applied at the elementary school level because it can adapt to the learning needs of students based on their profile, interests, talents, potential, and learning styles in understanding diversity issues
Penggunaan Media Audiovisual untuk Meningkatkan Motivasi Belajar PKN siswa SD Widiantoro, Refi; Jaziroh, Leni; Whardani, Wahyu
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1629

Abstract

Riset ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media audiovisual dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar. Riset ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui angket daring (online) yang disebarkan kepada guru kelas di Sekolah Dasar. Hasil riset menunjukkan bahwa penggunaan media audiovisual dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran. Media audiovisual juga dapat membantu siswa memahami materi yang lebih kompleks dan meningkatkan kemampuan berbahasa lisan mereka. Namun, terdapat beberapa kendala yang teridentifikasi saat guru menggunakan media audiovisual, seperti masalah teknis dan keterbatasan sumber daya. Riset ini menegaskan bahwa media audiovisual memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran dan motivasi belajar siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan PKN agar lebih efektif dalam mencapai tujuannya. Riset ini juga menyarankan agar sekolah dan pihak terkait memberikan dukungan berupa perangkat yang lebih baik serta pelatihan yang memadai bagi guru agar dapat mengatasi kendala yang ada
Pengembangan Multimedia Interaktif Berorientasi Ajaran Palemahan Materi Bangun Datar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kristiyanti, Ayu; Wiguna, I; Primayana, Kadek
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1649

Abstract

Penelitian pengembangan ini dilakukan karena media pembelajaran yang digunakan oleh guru masih kurang komunikatif, kurang menarik, dan kurang bervariasi, sehingga membuat siswa kurang fokus, cepat bosan dan jenuh dalam menerima proses pembelajaran dikelas. Tujuan pengembangan untuk menciptakan multimedia interaktif berorientasi ajaran Palemahan materi bangun datar siswa kelas IV sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan. Penelitian ini menggunakan model ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian pengembangan yang dilakukan dibatasi sampai tahap Development. Subjek penelitian meliputi 6 orang validator yaitu 2 ahli media, 2 ahli materi, 2 ahli bahasa, 6 orang guru mata pelajaran, serta 20 orang siswa kelas IV. Hasil dari penelitian ini yakni: 1) Multimedia interaktif yang berorientasi ajaran Palemahan mampu menciptakan pembelajaran yang menarik, aktif, dan kreatif dalam menerima proses pembelajaran.  2) Hasil validasi ahli media menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,95, hasil validasi ahli materi menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,91, hasil validasi ahli bahasa menunjukkan kualifikasi validitas sangat tinggi 0,93, hasil validasi kepraktisan guru menunjukkan kualitas multimedia sangat praktis 96%, serta kepraktisan siswa menunjukkan kualitas multimedia sangat praktis 98%. Sehingga multimedia interaktif layak digunakan dalam pembelajaran Matematika di kelas IV Sekolah Dasar.
Di Antara Mimpi dan Aksi: Langkah Nyata Generasi Muda dalam Dinamika Pembangunan Sosial Berkelanjutan Mulia, Syahara Septia; Fadhila, Ririn; Zahida, Keysha Afifatu; Wijanarko, Tiok
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1650

Abstract

Sangat penting bagi generasi muda untuk berpartisipasi secara aktif dalam pembangunan masa depan. Namun, potensi mereka tidak akan berkembang secara optimal tanpa kombinasi tindakan nyata dan idealisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran strategis yang dimainkan oleh pemuda dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan. Selain itu, ia menekankan betapa pentingnya mendapatkan pemberdayaan yang menyeluruh agar mereka dapat mengatasi kendala struktural yang menghalangi mereka untuk berpartisipasi dalam aktivitas sosial. Studi ini didasarkan pada tinjauan literatur, analisis studi kasus, dan pemanfaatan teori pendidikan pembebasan Paulo Freire dan modal sosial Robert Putnam. Pendekatan kualitatif deskriptif juga digunakan. Hasil analisis menunjukkan bahwa beberapa strategi pemberdayaan pemuda adalah pendidikan kritis, pemanfaatan teknologi, pendekatan partisipatif, dan kolaborasi multisektor. Strategi-strategi ini dapat meningkatkan kapasitas dan keberdayaan mereka dalam menghadapi tantangan sosial. Menurut studi kasus seperti Kopernik Youth Lab, Ecofunpreneur, dan Forum Pemuda Peduli Kebijakan, pemuda dapat mengubah ide menjadi kenyataan jika mereka memiliki akses ke sumber daya, ruang untuk berpartisipasi, dan dukungan lintas sektor. Oleh karena itu, jika ingin memiliki dampak transformatif, upaya dan aspirasi pemuda harus dimasukkan ke dalam desain kebijakan publik yang inklusif dan partisipatif, dan harus disertai dengan mekanisme implementatif yang nyata. Oleh karena itu, pemberdayaan pemuda lebih dari sekedar rencana pembangunan; itu adalah dasar yang dirancang secara strategis untuk masa depan yang berkelanjutan.
Pengembangan Media LUTION (Ludo Education) untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas V Sekolah Dasar Depi Ratnasari; Asmawati; Virma Nadia Safitri; Husnul Aini; Murjainah
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran Lution (Ludo Education) yang valid, praktis, dan efektif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian dan pengembangan (R&D) dengan menggunakan model ADDIE (Analysis, design, Development, Implemation, and Evalution). Informasi dikumpulkan melalui dokumentasi, angket, dan tes. Hasil analisis menunjukkan bahwa media Lution (Ludo Education) memiliki kevalidan 86,3% dalam kategori sangat valid, kepraktisan 90,61% dalam kategori sangat praktis, dan keefektifan 90,5% dalam kategori sangat efektif, maka dapat disimpulkan media Lution (Ludo Education) valid, praktik dan efektif, dengan demikian media Lution (Ludo Education) dapat digunakan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V Sekolah Dasar. Temuan ini perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan mengeksperimenkan penggunaan Lution (Ludo Education) kepada peserta didik agar diketahui variable lain yang mendukung untuk pembelajaran.
Pengaruh Teknologi Terhadap Minat Baca, Tulis dan Implementasi pojok Baca di SDN 03 Batu Balang Nabila, Rayhana; Suriani, Ari
Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 2 No. 4 (2025): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/pgsd.v2i4.1660

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menilai pengaruh teknologi terhadap keterampilan membaca dan menulis anak-anak di sekolah dasar, serta menilai penerapan sudut baca sebagai strategi untuk meningkatkan minat siswa terhadap literasi. Meski teknologi digital menawarkan akses mudah ke informasi dan pembelajaran interaktif, dampak negatif seperti kecanduan perangkat, kurangnya bimbingan dari orang tua dan guru, serta minimnya media pembelajaran yang menarik dapat menghambat perkembangan literasi. Namun, jika dimanfaatkan secara tepat melalui aplikasi pendidikan dan layanan konseling, teknologi dapat meningkatkan motivasi belajar, seperti yang terlihat dalam penerapan sudut baca di SDN 03 Batu Balang yang berhasil membangkitkan minat siswa dalam membaca dan menulis dengan menyediakan buku-buku yang menarik, kegiatan rutin, dan pembelajaran interaktif. Oleh karena itu, keseimbangan antara penggunaan teknologi dan metode tradisional, ditambah pengelolaan sudut baca yang efektif, adalah kunci untuk mendukung kemajuan literasi anak-anak secara optimal.