cover
Contact Name
Abdul Muis
Contact Email
muis@unram.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
bambang.bs@unram.ac.id
Editorial Address
Jln. Pendidikan No. 62 Mataram Fakultas Pertanian Universitas Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Published by Universitas Mataram
ISSN : -     EISSN : 28303431     DOI : https://doi.org/10.29303/jima.v1i3
JIMA (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek merupakan media jurnal elektronik ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Pertanian Universitas Mataram. JIMA sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi atau tugas akhir mahasiswa yang diterbitkan sebanyak tiga periode, yaitu pada Maret, Juli, dan November. Focus JIMA, pada publikasi hasil penelitian, kajian, dan gagasan pengembangan ilmu pengetahuan bidang agrokomplek (agroekoteknologi, agribisnis, ilmu tanah, ilmu kehutanan, dan budidaya perikanan serta ilmu kelautan). JIMA, menerima artikel yang belum pernah dipublikasi dalam bentuk media publikasi apapun. Tim Redaksi JIMA berhak memperbaiki tata tulis artikel tanpa merubah isi tulisan. Artikel dimuat setelah melalui tahap editing dan reviewing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 341 Documents
Pengaruh Jumlah Pemberian Air Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tiga Varietas Sorgum Hairil Ihsan; Wayan Wangiyana; Dwi Ratna Anugrahwati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.4678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah pemberian air terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas sorgum (Sorghum bicolor (L.) Moench), dengan melaksanakan percobaan di dalam rumah plastik, Desa Lepak, Kecamatan Sakra Timur pada bulan Juli - November 2020. Percobaan ditata dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 2 faktor perlakuan, yaitu varietas sorgum (V1= Super-1, V2= Super-2, V3= Suri-4), dan jumlah pemberian air (A1= 350 mm/musim, A2= 400 mm/musim, A3= 450 mm/musim). Kedua faktor ini menghasilkan 9 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi diulang tiga kali sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Data dianalisis dengan ANOVA (analysis of variance) pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji Tukey’s HSD menggunakan program Costat for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh interaksi antar faktor perlakuan, tetapi varietas berbeda menunjukkan perbedaan pertumbuhan (tinggi tanaman dan jumlah daun 70 HST, dan berat berangkasan kering), komponen hasil (panjang malai, berat malai, berat 1000 biji), dan hasil biji kering, yaitu tertinggi (54,97 g/tanaman) pada varietas Super-2. Sebaliknya, jumlah pemberian air hanya berpengaruh terhadap jumlah daun 70 HST, berat malai, dan hasil biji kering, yaitu tertinggi (47,03 g/tanaman) pada pemberian air 450 mm/musim.
Analisis Profitabilitas dan kelayakan Usaha Tani Cabai Rawit Hijau Varietas Pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur Lalu Muhammad Pajri Aryadi; Tajidan, Tajidan; Aeko Pria Utama FR
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.4919

Abstract

Cabai rawit merupakan jenis sayur-sayuran alami yang terkenal dan banyak dikonsumsi sebagai bumbu masakan. Cabai jenis ini banyak ditanam oleh petani di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur karena masyarakat mempunyai permintaan pemanfaatan yang luas, tidak hanya dalam skala dalam negeri tetapi juga dalam skala industri dan diekspor ke luar negeri. Penelitian ini bertujuan (1) Untuk mengetahui profitabilitas usaha tani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. (2) Untuk mengetahui kelayakan usaha tani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabbupaten Lombok Timur. (3) Untuk mengetahui kendala yang di hadapi oleh petani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Profitabilitas usaha tani cabai rawit hijau di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur sebesar 145%. Nilai Profitabilitas ini lebih besar dari suku bunga deposito Bank BRI sebesar 0,4% per bulan atau 2,4% per 6 bulan atau per musim tanam. Hal ini menunjukkan bahwa rata-rata profitabilitas usaha tani cabai rawit hijau menguntungkan. (2) Nilai R/C Ratio usaha tani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur sebesar 2.33 (R/C Ratio >1), sehingga dapat dikatakan usaha tani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia yaitu layak untuk diusahakan. (3) Kendala dalam usaha tani cabai rawit hijau varietas pelita 8 F1 di Kecamatan Sukamulia Kabupaten Lombok Timur adalah serangan hama seperti lalat buah, ulat, kutu daun, dan kutu kebul. Serangan penyakit seperti busuk akar, busuk batang, dan layu fusarium.
Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Agroindustri Porang: Studi Kasus pada Koperasi Berkah Gumi Lombok Izmi Andriani; Tajidan, Tajidan; Sri Supartiningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5098

Abstract

Porang merupakan jenis umbi-umbian yang tidak dapat dikonsumsi secara langsung karena gatal dan beracun. Pengolahan porang menjadi chip yang dilakukan oleh Koperasi Berkah Gumi Lombok mampu memberikan kontribusi dalam pembentukan nilai tambah. Penelitian ini bertujuan untuk (1) Menganalisis biaya produksi dan nilai produksi agroindustri porang. (2) Menganalisis nilai tambah agroindustri porang. (3) Menganalisis kelayakan usaha agroindustri porang. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh : (1) Biaya produksi pada agroindustri porang sebesar Rp14.720.949 per proses produksi dan sebesar Rp44.162.846 per bulan. Nilai Produksi agroindustri porang sebesar Rp25.000.000 per proses produksi dan sebesar Rp75.000.000 per bulan. (2) Nilai tambah yang diperoleh pada agroindustri porang sebesar Rp5.138,21 dengan rasio nilai tambah 45,22%. Kegiatan agroindustri porang tersebut tergolong tinggi karena rasio nilai tambahnya lebih dari 40%. (3) Usaha agroindustri porang dinyatakan layak berdasarkan metode pendekatan nilai tambah dimana besar nilai tambah yang diperoleh sebesar Rp33.912.154 per bulan. Sedangkan total upah tenaga kerja per bulan adalah sebesar Rp3.075.000 yang artinya usaha ini layak untuk dikembangkan karena nilai tambah lebih besar dari upah tenaga kerja. Sementara itu, berdasarkan metode Gross B/C Ratio diperoleh Gross B/C dari chip porang >1. Kemudian suku bunga bank Indonesia per tahun adalah sebesar 0,60% atau 0,05% per bulan. Sehingga 1+i = 1,05, artinya usaha agroindustri porang dinyatakan layak karena Gross B/C Ratio>1,05 yaitu sebesar 1,70. Adapun saran diperlukan bantuan modal untuk pengadaan alat produksi agar bisa mengolah umbi porang selain menjadi chip tetapi tepung dan beras.
Penggunaan Beberapa Konsentrasi Ekstrak Daun Paitan (Tithonia diversifolia) Untuk Mengendalikan Hama Kutu Kebul (Bemisia tabaci Genn.) Pada Tanaman Kentang (Solanum tuberosum L.) Rendi Irawan; Muhammad Sarjan; Irwan Muthahanas
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5163

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui pengaruh penggunaan beberapa konsentrasi ekstrak daun paitan (Tithonia diversifolia) terhadap hama kutu kebul (Bemisia tabaci Genn.). Percobaan ini dilaksanakan pada bulan September sampai Desember 2023 di Desa Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Parameter yang diamati adalah populasi hama, intensitas serangan, jumlah umbi dan berat umbi. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK), yang terdiri dari 6 perlakuan dengan 4 ulangan yang terdiri dari P0 (Kontrol), P1 (Ekstrak Paitan 20 ml/1000 ml air), P2 (Ekstrak paitan 30 ml/1000 ml air), P3 (Ekstrak Paitan 40 ml/1000 ml air), P4 (Ekstrak Paitan 50 ml/1000 ml air), dan P5 (Ekstrak Paitan 60 ml/1000 ml air). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati (paitan) mampu menekan populasi dan intensitas serangan hama kutu kebul. Penggunaan konsentrasi ekstrak 20 ml/1000 ml air (P1) sudah mampu memberikan pengaruh yang berbeda dengan perlakuan control (P0). Ada kecenderungan semakin tinggi konsentrasi yang diberikan maka kemampuan dalam menekan perkembangan populasi maupun intensitas serangan hama semakin tinggi begitu juga sebaliknya.
Pengaruh Jenis Pupuk Fosfor Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Dua Varietas Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di Musim Hujan Imra'atun Shalehah; I Komang Damar Jaya; Sudirman
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i3.5180

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis pupuk fosfor terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) di musim hujan. Penelitian eksperimental dilaksanakan di lahan kering dusun Amor-amor, desa Gumantar, kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara dari bulan Desember 2023 hingga bulan April 2024. Pupuk fosfor yang diuji adalah HX MKP dan Black-Phos. Sedangkan dua varietas yang diuji adalah varietas Servo F1 dan varietas Gustavi F1. Penelitian ini dirancang secara faktorial menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan diulang sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara varietas dengan pupuk fosfor. Faktor varietas memberikan pengaruh yang sama terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman tomat. Sementara itu, perlakuan pupuk fosfor mempengaruhi hasil tanaman tomat pada parameter bobot buah per tanaman dan bobot buah per petak, dengan hasil tertinggi didapatkan pada pemberian pupuk HX MKP.
Pengaruh Perlakuan Pupuk Terhadap Terbentuknya Buah dan Hasil Dua Varietas Tanaman Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) yang Ditanam di Luar Musim Widia Cahyani Putri; I Komang Damar Jaya; Jayaputra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5189

Abstract

Budidaya tanaman tomat di luar musim merupakan salah satu upaya untuk dapat meningkatkan pendapatan bagi petani serta untuk memenuhi kebutuhan pasar yang terus meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh perlakuan pupuk dan dua varietas terhadap terbentuknya buah dan hasil tanaman tomat yang ditanam di luar musim. Percobaan dilaksanakan mulai bulan Oktober 2022 hingga Februari 2023 di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Varietas yang diuji adalah varietas Servo dan varietas Tymoti. Sementara itu, perlakuan pupuk yang diberikan berupa pupuk kandang ayam, pupuk Provit Merah, dan pupuk Provit Orange. Semua perlakuan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok faktorial dengan tiga ulangan. Semua tanaman tomat yang diuji diberikan pupuk anorganik NPK (15-15-15) Phonska dengan total 1200 kg/ha dan diaplikasikan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Tymoti membentuk buah lebih banyak dari varietas Servo dan memberikan hasil terbaik ketika diperlakukan dengan pupuk kandang ayam. Hasil dalam berat buah per tanaman yang dihasilkan adalah 3853,89 g, namun berbeda secara tidak nyata dengan hasil varietas Servo dengan perlakuan pupuk Provit Merah dan Orange. Hasil terendah dari varietas Servo diperoleh ketika diperlakukan dengan pupuk kandang, sementara pada varietas Tymoti, hasil terendah pada perlakuan Provit Orange. Pemberian pupuk tambahan selain pupuk anorganik NPK Phonska sangat disarankan untuk dapat meningkatkan hasil tanaman tomat pada musim hujan.
Pengaruh Pupuk Tambahan Terhadap Hasil dan Komponen Hasil Dua Varietas Tanaman Cabai Rawit (Capsicum frutescens L.) yang Ditanam di Luar Musim Yusnia Herpiani; I Komang Damar Jaya; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5190

Abstract

Budidaya tanaman cabai di musim hujan atau di luar musim tanam merupakan upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pendapatan serta untuk memenuhi kebutuhan pasar. Penelitian ini bertujuan untuk menpelajari hasil dan komponen hasil dua varietas tanaman cabai rawit yang ditanam di luar musim yang diberikan beberapa jenis pupuk tambahan. Varietas yang diuji adalah varietas Bara dan varietas Dewata 43. Sementara itu, pupuk tambahan yang diberikan adalah pupuk kandang ayam, pupuk daun Provit Orange dan Gromore. Semua perlakuan ditata menggunakan Rancangan Acak Kelompok factorial dengan tiga ulangan. Tanaman cabai yang diuji diberikan pupuk anorganik NPK (15-15-15) Phonska dengan total 1200 kg/ha dan diaplikasikan sebanyak tiga kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa varietas Dewata 43 memberikan hasil (berat buah per petak= 4,3 kg/5 m2) yang terbaik jika diperlakukan dengan pupuk kandang ayam dan Provit Orange, namun tidak pada perlakuan pupuk Growmore, yang justru menunjukkan hasil rendah. Varietas dan pupuk tambahan tidak mengakibatkan perbedaan yang nyata pada komponen hasil tanaman, seperti pada jumlah buah dan berat buah per tanaman.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Bawang Merah (Allium cepa L.) Varietas Biru Lancor terhadap Cekaman Salinitas Auliya Febriana; Jayaputra; Kisman; Suprayanti Martia Dewi
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium cepa L.) varietas Biru Lancor terhadap pemberian cekaman salinitas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah percobaan eksperimental yang dilakukan di lapangan pada bulan Juni sampai Agustus 2023 di rumah kaca yang berlokasi di kampung Sembalun, Kelurahan Tanjung Karang, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, Nusa tenggara barat. Rancangan yang digunakan dalam percobaan ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis ragam (Analisis of Variance) Anova dengan taraf 5% selanjutnya dilakukan uji lanjut DMRT 5%. Berdasarkan hasil penelitian perlakuan memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah daun 4 MST, jumlah anakan pada 4 MST dan 6 MST, panjang akar, jumlah umbi, diameter umbi kering dan berat akar kering namun tidak berbeda nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun umur 2,6 dan 8 MST, jumlah anakan umur 2 dan 8 MST, tinggi umbi, berat per umbi, berat total umbi perumpun, berat akar basah, berat berangkasan dan diameter umbi basah.
Pengaruh Pemberian Berbagai Konsentrasi Pupuk Silikat Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L.) Pada Musim Penghujan Fina Ameliana; Aluh Nikmatullah; Bambang Budi Santoso
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5197

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beberapa konsentrasi pupuk silikat cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah (Allium cepa L.) pada musim penghujan. Penelitian ini dilaksanakan di Kebon Ayu pada bulan Oktober sampai dengan bulan Desember tahun 2022. Rancangan percobaan yang digunakan pada percobaan ini yaitu Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan kosentrasi pupuk silikat cair yaitu k0 (tanpa pupuk silikat cair), k1 (konsentrasi 0,6 ml/l), k2 (konsentrasi 0,9 ml/l), k3 (konsentrasi 1,2 ml/l), k4 (konsentrasi 1,5 ml/l), dan k5 (konsentrasi 1,8 ml/l). Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis keragaman Anova pada taraf nyata 5% dilanjutkan dengan uji lanjut BNJ pada taraf 5% untuk variabel yang berbeda nyata pada uji anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi pupuk silikat cair berpengaruh terhadap jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot kering umbi per rumpun, bobot basah tanaman per rumpun, bobot kering tanaman per rumpun, hasil umbi per m2, persentase umbi besar per petak dan persentase umbi kecil per petak, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun pada umur 14 HST, 28 HST, 42 HST, dan 56 HST. Konsentrasi pupuk silikat cair yang menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah terbaik pada musim penghujan adalah konsentrasi 1,2 ml/l.
Karakter Kuantitatif dan Heritabilitas beberapa Genotipe Bawang Merah (Allium ascalonicium L.) yang Ditanam secara Tumpangsari dengan Kacang Tanah Auliya Safitri; A. Farid Hemon; I Wayan Sudika
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jima.v3i2.5274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter kuantitatif dan nilai heritabilitas beberapa genotipe bawang merah (Allium ascalonicum L.) yang ditanam secara tumpangsari dengan kacang tanah. Percobaan dilakukan pada bulan Agustus hingga akhir Desember 2023 di Lahan Kering Teaching Farm Desa Sigerongan Lingsar Kabupaten Lombok Barat. Rancangan yang digunakan pada percobaan ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non-Faktorial yang terdiri dari 5 perlakuan yaitu genotipe bawang merah (Bima Brebes, Bali Karet, Super Philip, Keta Monca, dan Nganjuk). Data hasil pengamatan dari karakter yang diamati, kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis ragam pada taraf nyata 5%. Hasil F hitung genotipe yang berbeda nyata kemudian dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf nyata 5%. Hasil percobaan menunjukkan bahwa genotipe bawang merah berpengaruh nyata terhadap beberapa karakter kuantitatif, di mana genotipe Nganjuk memberikan jumlah umbi yang terbaik dan genotipe Bali Karet memberikan diameter umbi yang lebih besar. Dan beberapa karakter kuantitatif memiliki nilai heritabilitas yang berbeda-beda. Heritabilitas tinggi diperoleh pada karakter tinggi tanaman, jumlah umbi, diameter umbi, dan panjang akar. Heritabilitas sedang diperoleh pada karakter tinggi tanaman dan jumlah daun, serta karakter berat segar umbi, berat kering umbi, berat kering total umbi per-plot, berat kering daun, dan berat kering akar memiliki nilai heritabilitas rendah.

Page 9 of 35 | Total Record : 341