cover
Contact Name
Haris Syukri
Contact Email
harissyukri@fbs.unp.ac.id
Phone
+6285274457002
Journal Mail Official
jeli@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hamka, Fakultas Bahasa dan Seni Kampus UNP Air Tawar Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education Language and Innovation
ISSN : -     EISSN : 30316995     DOI : https://doi.org/10.24036/jeli.v1i2.25
Journal of Education Language and Innovation (JELI) is a peer-reviewed open-access journal that aims to promote language learning and teaching by publishing articles related to the Indonesian language, Indonesian literature studies, linguistics, modern language issues, language in multicultural societies, and other scientific fields related to learning language and literature, language learning innovation, language learning media, language and literature teaching, linguistics, and literature.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): In Press" : 13 Documents clear
Implementasi Model Pembelajaran Project Based Learning (PJBL) Dalam Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Tigo Nagari Hidayati, Yossi; Hafrison, Mohamad
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.90

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mendeskripsikan  bagaimana  bentuk  implementasi  model Project  Based  Learning    pada  pembelajaran  menulis  teks  berita pada  kelas  VII  SMP Negeri 3 Tigo Nagari, dengan melihat bagaimana merancang, melaksanakan  dan  melakukan  penilaian  hasil  belajar  pada  pembelajaran  menulis berita.  Penelitian  ini  dilakukan  di  SMP  Negeri  3 Tigo Nagari. Penelitian  ini  menggunakan  jenis  penelitian  kualitatif  fenomenologi.  Subjek  penelitian ini adalah guru bahasa Indonesia kelas VII dan siswa. Analisis data dilakukan dengan uji validitas data  menggunakan  teknik  triangulasi  sumber.  Teknik  pengumpulan  data  dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi terhadap subjek dan objek penelitian. Teknik  analisis  data  dalam  penelitian  ini  yaitu,  mengumpulkan  data,  reduksi  data menyajikan  data,  verivikasi  dan  penarikan  kesimpulan..  Hasil  penelitian  menunjukan bahwa  guru menerapkan  model  pembelajaran Project  Based  Learning (PjBL)  sudah telaksana   dengan   baik   sesuai   dengan   langkah-langkah   PjBL,   Meskipun   semua langkah  pembelajaran  telah  terlaksana  dengan  baik,  namun  masih  ada  beberapa kekurangan  dalam  pelaksanaannya,  yaitu  tahap  memonitoring  karena  keterbatasan dalam  waktu  yang  hanya  bisa  dilakukan  pada  waktu  pembelajaran  sedangkan  saat waktu  pembelajaran  habis  maka  pendidik  tidak  bisa  memonitoring    peserta  didik. Namun  peserta  didik  tetap  bisa  menyelesaikan  proyek  dengan  waktu  sesuai  dengan jadwal dan menghasilkan karya yang baik.
Analisis Ketepatan Ejaan dalam Teks Deskripsi Siswa SMP Muhammadiyah 6 Padang Nadiva, Fadinda Sukma; Anggraini, Dewi
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji ketepatan penggunaan ejaan dalam teks deskripsi yang ditulis oleh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 6 Padang. Fokus analisis mencakup tiga aspek utama, yaitu penggunaan huruf kapital, tanda baca (titik, koma, titik dua), dan penulisan kata (kata ulang, singkatan, dan kata depan). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh dari hasil tugas menulis siswa dan dianalisis berdasarkan indikator kalimat efektif serta kaidah ejaan Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar teks masih mengandung kesalahan. Pertama, penggunaan huruf kapital tidak konsisten, misalnya pada penulisan nama tempat dan istilah khusus. Kedua, pemakaian tanda baca sering kali tidak tepat, terutama penggunaan koma dalam kalimat panjang yang seharusnya dipisah. Ketiga, penulisan kata kerap menyimpang dari kaidah ejaan, seperti penulisan kata depan di dan ke yang digabung dengan kata berikutnya, penulisan kata ulang tanpa tanda hubung, serta penggunaan singkatan tidak baku. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pembelajaran menulis yang menekankan pada penerapan kaidah ejaan Bahasa Indonesia secara konsisten, agar keterampilan menulis siswa, khususnya dalam konteks akademik, dapat lebih baik dan sesuai standar.
Analisis Fungsi Konjungsi dan sebagai Penghubung Wacana dalam Teks Berita Kompas Online Eliza, Nova; Anggraini, Dewi
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.94

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan konjungsi dan dalam berita utama surat kabar Kompas Online edisi Juni 2025 serta menganalisis fungsinya dalam struktur kalimat. Latar belakang penelitian ini didasari oleh pentingnya peran konjungsi dalam menjaga kohesi dan koherensi dalam sebuah teks berita. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data dokumentasi, yaitu dengan mengunduh dan menganalisis berita utama dari situs Kompas.com. Data berupa kalimat-kalimat yang mengandung konjungsi dan kemudian dianalisis berdasarkan bentuk dan fungsinya dalam kalimat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konjungsi dan digunakan sebanyak 232 kali dalam 29 berita utama yang dianalisis. Konjungsi dan berfungsi sebagai penghubung antarkata, antarfrasa, dan antarklausa yang memiliki kedudukan setara, serta sering digunakan untuk menyusun informasi yang bersifat penjumlahan. Fungsi ini mencerminkan peran penting konjungsi dalam menyatukan ide, fakta, atau peristiwa dalam satu konteks kalimat yang utuh. Dengan memahami penggunaan konjungsi termasuk konjungsi dan secara tepat, sesesorang dapat memahami isi berita yang disampaikan.
Tindak Tutur Direktif Guru dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas X SMA Negeri 1 Tilatang Kamang Putri, Yolla Ananda; Arief, Ermawati
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.101

Abstract

Pembelajaran Bahasa Indonesia menuntut adanya interaksi yang efektif antara guru dan siswa. Namun, dalam praktiknya masih sering dijumpai penggunaan tindak tutur yang kurang tepat sehingga menimbulkan perbedaan respons dari siswa. Permasalahan ini muncul karena adanya ketidaksesuaian antara tindak tutur yang digunakan dengan strategi bertutur yang dipilih guru. Jika strategi bertutur tidak sesuai, komunikasi menjadi kurang efektif dan tujuan pembelajaran sulit tercapai. Oleh sebab itu, penelitian mengenai tindak tutur direktif dan strategi bertutur guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia perlu dilakukan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan  tindak tutur direktif, strategi bertutur, dan kesesuaian bentuk tindak tutur direktif dengan strategi bertutur yang digunakan oleh guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Tilatang Kamang. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif metode deskriptif. Data yang digunakan adalah tuturan guru Bahasa Indonesia. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data adalah teknik SBLC, rekam dan catat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa terdapat lima bentuk tindak tutur direktif guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas X SMA Negeri 1 Tilatang Kamang. Tindak tutur yang dominan digunakan guru adalah menyuruh sebanyak 61 data, dan yang paling sedikit memohon sebanyak 4 data. Terdapat empat strategi bertutur yang ditemukan dan paling dominan digunakan guru adalah bertutur terus terang tanpa basa basi sebanyak 72 data. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa variasi tindak tutur direktif dan pemilihan strategi bertutur yang tepat sangat penting untuk menciptakan suasana belajar yang komunikatif, interaktif, dan mendukung pencapaian tujuan pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam memilih strategi komunikasi serta menjadi rujukan bagi penelitian selanjutnya di bidang pragmatik pembelajaran.
Keefektifan Kalimat pada Teks Eksposisi Siswa Kelas X MAN 1 Padang Pariaman Zahra, Hanifa; Zulfikarni, Zulfikarni
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.77

Abstract

Tujuan dari penelitian sebagai berikut. Pertama, mendeskripsikan keefektifan kalimat pada teks eksposisi siswa kelas X MAN 1 Padang Pariaman dari segi ketepatan penalaran. Kedua, mendeskripsikan keefektifan kalimat pada teks eksposisi siswa kelas X MAN 1 Padang Pariaman dari segi ketepatan kebahasaan.  Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Data yang akan diperoleh merupakan kata-kata dan kalimat yang diperoleh dari sumber data penelitian.  Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan sebagai berikut. Pertama, dilihat dari segi tepat penalaran yang terdiri dari ide yang logis dan kesatuan ide. Dari segi ketepatan penalaran ditemukan 22 kalimat yang tidak efektif dari segi ide yang logis dalam teks siswa. Kedua, dilihat dari segi tepat kebahasaan ditemukan 25 kalimat tidak efektif dilihat dari segi tepat unsur sintaksis. 47 kalimat tidak efektif dari segi unsur kalimat yang kurang, 7 kalimat tidak efektif dilihat dari segi tunsur kalimat yang kurang, dan 12 kalimat tidak efektif dilihat dari segi unsur kalimat yang paralel. Ketiga, dilihat dari tepat kata dan istilah yang terdiri dari tepat konsep dan tepat konteks pemakaian. Dari segi tepat konsep ditemukan 48 kalimat tidak efektif , dan 40 kalimat tidak efektif dari segi tepat konteks pemakaian. Keempat, dilihat dari segi tepat lafal dan ejaan, ditemukan 40 kalimat tidak efektif dari segi tepat ejaan, dan 68 kalimat tidak efektif dari segi tepat ejaan. Dapat disimpulkan bahwa siswa kelas X MAN 1 Padang Pariaman belum mampu menulis kalimat dengan efektif. Dari hasil yang diperoleh membuktikan bahwa keefektifan kalimat pada teks eksposisi siswa kelas X MAN 1 Padang Pariaman masih rendah.
Pengaruh Teknik Think Talk Write (TTW) terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMPN 19 Padang Novita, Anggi Metri; Rasyid, Yulianti
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum dan sesudah menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 19 Padang berjumlah 173 dengan sampel 30 orang. Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write. Instrumen penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write lebih baik dibandingkan sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) dengan nilai rata-rata 46,67. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 73,89. Berdasarkan uji-t pada taraf 0,95 diperoleh >  (4,54>1,70). Dengan demikian, penggunaan Teknik Think Talk Write berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum dan sesudah menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 19 Padang berjumlah 173 dengan sampel 30 orang. Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write. Instrumen penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write lebih baik dibandingkan sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) dengan nilai rata-rata 46,67. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 73,89. Berdasarkan uji-t pada taraf 0,95 diperoleh >  (4,54>1,70). Dengan demikian, penggunaan Teknik Think Talk Write berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang.
Karakteristik Umpan Balik Tutor dalam Penulisan Cerita Anak Dewi Syafrina; M. Affandi Arianto
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.66

Abstract

Pemberian umpan balik tidak hanya dibutuhkan oleh siswa dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas, tetapi juga dibutuhkan oleh penulis. Dalam hal ini tutor memiliki peran penting dalam proses menulis seorang penulis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi umpan balik tutor dalam proses menulis cerita anak. Karakteristik umpan balik tutor yang dikomentari tutor akan dianalisis. Satu penulis cerita anak berpartisipasi dalam penelitian ini. Penulis menghasilkan lima cerita dengan jumlah draf yang berbeda untuk setiap cerita. Data yang dikumpulkan adalah feedback tutor yang bersumber dari draf cerita anak yang sudah dikomentari tutor. Data dianalisis menggunakan kategori feedback (Park, 2018) yang terdiri atas Clarification, Identification, Explanation, Suggestion, dan Appreciation. Penelitian ini menemukan satu kategori tambahan, yaitu Question. Sementara itu, Suggestion adalah kategori umpan balik yang sering muncul dalam umpan balik tutor. Dari penelitian ini diketahui bahwa pemberian umpan balik tidak hanya dibutuhkan di dalam kelas, tetapi juga bagi penulis di luar lingkungan kelas. Tutor dapat memberikan umpan balik yang bervariasi, termasuk memberikan apresiasi lebih sering untuk meningkatkan kepercayaan diri penulis.
Konflik Sosial dalam Novel Dua Masa di Mata Fe Karya Dyah Prameswarie Raymond, Rachmah Viona Citra; Pangesti, Nesa Riska
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.113

Abstract

Karya sastra kerap merefleksikan realitas sosial, termasuk melalui konflik antartokoh yang mencerminkan dinamika masyarakat. Kajian konflik sosial dalam karya sastra dapat dianalisis menggunakan teori konflik sosial Lewis A. Coser untuk memahami bentuk, penyebab, dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik sosial dalam novel Dua Masa di Mata Fe karya Dyah Prameswarie. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis narasi, percakapan, dan tindakan tokoh yang merepresentasikan konflik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial yang dominan adalah konflik realistis, baik kategori hostile feeling berupa kekecewaan, kebencian, penolakan, rasa tidak suka, penyesalan, kebingungan, maupun kepanikan akibat tekanan; serta kategosi hostile behavior yang tampak melalui bentakan, kekerasan fisik, pelecehan, pembunuhan, perdebatan, pengancaman, dan perusakan aset. Selain itu, ditemukan pula konflik non-realistis dalam bentuk pelampiasan emosi. Penyebab konflik meliputi perbedaan individu, kebudayaan, kepentingan, dan perubahan sosia. Dampaknya antara lain konflik sebagai indeks stabilitas hubungan, penguat kohesi internal, pengikat antagonis, serta pemicu terciptanya asosiasi dan koalisi. Dengan demikian, konflik sosial dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga merefleksikan realitas sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
Relasi Kuasa dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Handika Dwi Anggara; Pangesti, Nesa Riska
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan gender yang menciptakan ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini menimbulkan hubungan kekuasaan terhadap perempuan melalui kekerasan dan sistem patriarki dalam realitas sosial yang tercermin dalam novel. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi relasi kuasa dan dampak relasi kuasa dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Penelitian ini merupakan penelitian sastra menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori kritik sastra feminis, dan teori relasi kuasa Michel Foucault. Sumber data pada penelitian ini berupa kata-kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa direpresentasikan dalam dua bentuk: relasi kuasa atas tubuh yang terwujud melalui kekerasan seksual dan fisik, terutama dalam konteks tradisi kawin tangkap dan relasi kuasa atas pikiran melalui kontrol pemikiran dan stigmatisasi, dengan memanfaatkan norma budaya seperti “pamali” dan “aib keluarga” untuk memaksakan kepatuhan. Dampak yang ditimbulkan adalah kehilangan hak atas tubuh yang mengakibatkan konsekuensi fisik seperti luka, kehamilan yang tidak diinginkan, dan hilangnya kendali diri dan kehilangan hak atas pikiran yang menimbulkan tekanan psikologis, keputusasaan, dan upaya mengakhiri hidup sendiri.
Kekerasan Seksual terhadap Tokoh Utama Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Priti, May Puspita; Zulfadhli, Zulfadhli
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.122

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan salah satu masalah sosial yang banyak direpresentasikan dalam karaya sastra sebagai refleksi realitas masyarakat. Artikel ini membahas tentang kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan (1) Bentuk-bentuk bentuk kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, (2) Penyebab kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, (3) Dampak kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan yang diterbitkan pada tahun 2015. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan terdapat dua bentuk kekerasan yaitu kekerasan fisik meliputi penjabakan dan paksaan fisik, mendorong secara kasar, manampar, dan penyiksaan menggunakan benda tajam, kekerasan psikologis/psikis meliputi penghinaan, depresi atau keputusasaan, pengucilan dan penolakan sosial, dan merendahkan martabat. Dalam novel ini juga ditemukan beberapa faktor penyebab kekerasan seksual yaitu faktor sosial dan faktor situasional Faktor sosial terlihat melalui kekerasan yang dialami Dewi Ayu akibat langsung dari struktur sosial yang timpang dan budaya patriarki yang menindas perempuan, faktor situasional terlihat dari situasi perang dan kekuasaan militer yang menindas, yang menjadikan perempuan sebagai korban paling rentan. Dampak kekerasan seksual yang ditemukan dalam novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan yaitu dampak fisik meliputi cidera fisk, dan dampak psikologis meliputi depresi, kehilangan kepercayaan diri, merasa tidak berguna atau tidak ada harapan hidup dan trauma.

Page 1 of 2 | Total Record : 13