cover
Contact Name
Haris Syukri
Contact Email
harissyukri@fbs.unp.ac.id
Phone
+6285274457002
Journal Mail Official
jeli@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Jalan Prof. Dr. Hamka, Fakultas Bahasa dan Seni Kampus UNP Air Tawar Padang Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Journal of Education Language and Innovation
ISSN : -     EISSN : 30316995     DOI : https://doi.org/10.24036/jeli.v1i2.25
Journal of Education Language and Innovation (JELI) is a peer-reviewed open-access journal that aims to promote language learning and teaching by publishing articles related to the Indonesian language, Indonesian literature studies, linguistics, modern language issues, language in multicultural societies, and other scientific fields related to learning language and literature, language learning innovation, language learning media, language and literature teaching, linguistics, and literature.
Articles 66 Documents
Pengaruh Teknik Think Talk Write (TTW) terhadap Keterampilan Menulis Teks Berita Siswa Kelas VII SMPN 19 Padang Novita, Anggi Metri; Rasyid, Yulianti
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.80

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum dan sesudah menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 19 Padang berjumlah 173 dengan sampel 30 orang. Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write. Instrumen penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write lebih baik dibandingkan sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) dengan nilai rata-rata 46,67. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 73,89. Berdasarkan uji-t pada taraf 0,95 diperoleh >  (4,54>1,70). Dengan demikian, penggunaan Teknik Think Talk Write berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum dan sesudah menggunakan teknik Think Talk Write (TTW) dan mendeskripsikan pengaruh penggunaan teknik Think Talk Write (TTW) terhadap keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan metode eksperimen. Rancangan penelitian ini adalah siswa kelas VII SMPN 19 Padang berjumlah 173 dengan sampel 30 orang. Data penelitian ini adalah skor hasil tes keterampilan menulis teks berita sebelum dan sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write. Instrumen penelitian ini adalah tes unjuk kerja. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write lebih baik dibandingkan sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sebelum menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Hampir Cukup (HC) dengan nilai rata-rata 46,67. Keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang sesudah menggunakan Teknik Think Talk Write berada pada kualifikasi Lebih dari Cukup (LdC) dengan nilai rata-rata 73,89. Berdasarkan uji-t pada taraf 0,95 diperoleh >  (4,54>1,70). Dengan demikian, penggunaan Teknik Think Talk Write berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan keterampilan menulis teks berita siswa kelas VII SMPN 19 Padang.
Karakteristik Umpan Balik Tutor dalam Penulisan Cerita Anak Dewi Syafrina; M. Affandi Arianto
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.66

Abstract

Pemberian umpan balik tidak hanya dibutuhkan oleh siswa dalam menghasilkan tulisan yang berkualitas, tetapi juga dibutuhkan oleh penulis. Dalam hal ini tutor memiliki peran penting dalam proses menulis seorang penulis. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi umpan balik tutor dalam proses menulis cerita anak. Karakteristik umpan balik tutor yang dikomentari tutor akan dianalisis. Satu penulis cerita anak berpartisipasi dalam penelitian ini. Penulis menghasilkan lima cerita dengan jumlah draf yang berbeda untuk setiap cerita. Data yang dikumpulkan adalah feedback tutor yang bersumber dari draf cerita anak yang sudah dikomentari tutor. Data dianalisis menggunakan kategori feedback (Park, 2018) yang terdiri atas Clarification, Identification, Explanation, Suggestion, dan Appreciation. Penelitian ini menemukan satu kategori tambahan, yaitu Question. Sementara itu, Suggestion adalah kategori umpan balik yang sering muncul dalam umpan balik tutor. Dari penelitian ini diketahui bahwa pemberian umpan balik tidak hanya dibutuhkan di dalam kelas, tetapi juga bagi penulis di luar lingkungan kelas. Tutor dapat memberikan umpan balik yang bervariasi, termasuk memberikan apresiasi lebih sering untuk meningkatkan kepercayaan diri penulis.
Konflik Sosial dalam Novel Dua Masa di Mata Fe Karya Dyah Prameswarie Raymond, Rachmah Viona Citra; Pangesti, Nesa Riska
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.113

Abstract

Karya sastra kerap merefleksikan realitas sosial, termasuk melalui konflik antartokoh yang mencerminkan dinamika masyarakat. Kajian konflik sosial dalam karya sastra dapat dianalisis menggunakan teori konflik sosial Lewis A. Coser untuk memahami bentuk, penyebab, dan dampaknya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konflik sosial dalam novel Dua Masa di Mata Fe karya Dyah Prameswarie. Kajian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui analisis narasi, percakapan, dan tindakan tokoh yang merepresentasikan konflik sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial yang dominan adalah konflik realistis, baik kategori hostile feeling berupa kekecewaan, kebencian, penolakan, rasa tidak suka, penyesalan, kebingungan, maupun kepanikan akibat tekanan; serta kategosi hostile behavior yang tampak melalui bentakan, kekerasan fisik, pelecehan, pembunuhan, perdebatan, pengancaman, dan perusakan aset. Selain itu, ditemukan pula konflik non-realistis dalam bentuk pelampiasan emosi. Penyebab konflik meliputi perbedaan individu, kebudayaan, kepentingan, dan perubahan sosia. Dampaknya antara lain konflik sebagai indeks stabilitas hubungan, penguat kohesi internal, pengikat antagonis, serta pemicu terciptanya asosiasi dan koalisi. Dengan demikian, konflik sosial dalam novel ini tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur, tetapi juga merefleksikan realitas sosial yang relevan dengan kehidupan masyarakat.
Relasi Kuasa dalam Novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam Karya Dian Purnomo Handika Dwi Anggara; Pangesti, Nesa Riska
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh persoalan gender yang menciptakan ketidaksetaraan antara laki-laki dan perempuan. Hal ini menimbulkan hubungan kekuasaan terhadap perempuan melalui kekerasan dan sistem patriarki dalam realitas sosial yang tercermin dalam novel. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi relasi kuasa dan dampak relasi kuasa dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Penelitian ini merupakan penelitian sastra menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori kritik sastra feminis, dan teori relasi kuasa Michel Foucault. Sumber data pada penelitian ini berupa kata-kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam novel Perempuan yang Menangis kepada Bulan Hitam karya Dian Purnomo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi kuasa direpresentasikan dalam dua bentuk: relasi kuasa atas tubuh yang terwujud melalui kekerasan seksual dan fisik, terutama dalam konteks tradisi kawin tangkap dan relasi kuasa atas pikiran melalui kontrol pemikiran dan stigmatisasi, dengan memanfaatkan norma budaya seperti “pamali” dan “aib keluarga” untuk memaksakan kepatuhan. Dampak yang ditimbulkan adalah kehilangan hak atas tubuh yang mengakibatkan konsekuensi fisik seperti luka, kehamilan yang tidak diinginkan, dan hilangnya kendali diri dan kehilangan hak atas pikiran yang menimbulkan tekanan psikologis, keputusasaan, dan upaya mengakhiri hidup sendiri.
Kekerasan Seksual terhadap Tokoh Utama Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan Priti, May Puspita; Zulfadhli, Zulfadhli
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.122

Abstract

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan salah satu masalah sosial yang banyak direpresentasikan dalam karaya sastra sebagai refleksi realitas masyarakat. Artikel ini membahas tentang kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel cantik itu luka karya Eka Kurniawan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan (1) Bentuk-bentuk bentuk kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, (2) Penyebab kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan, (3) Dampak kekerasan seksual terhadap tokoh utama perempuan dalam novel  Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, menggunakan metode deskriptif. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan yang diterbitkan pada tahun 2015. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa dalam novel Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan terdapat dua bentuk kekerasan yaitu kekerasan fisik meliputi penjabakan dan paksaan fisik, mendorong secara kasar, manampar, dan penyiksaan menggunakan benda tajam, kekerasan psikologis/psikis meliputi penghinaan, depresi atau keputusasaan, pengucilan dan penolakan sosial, dan merendahkan martabat. Dalam novel ini juga ditemukan beberapa faktor penyebab kekerasan seksual yaitu faktor sosial dan faktor situasional Faktor sosial terlihat melalui kekerasan yang dialami Dewi Ayu akibat langsung dari struktur sosial yang timpang dan budaya patriarki yang menindas perempuan, faktor situasional terlihat dari situasi perang dan kekuasaan militer yang menindas, yang menjadikan perempuan sebagai korban paling rentan. Dampak kekerasan seksual yang ditemukan dalam novel Cantik Itu Luka Karya Eka Kurniawan yaitu dampak fisik meliputi cidera fisk, dan dampak psikologis meliputi depresi, kehilangan kepercayaan diri, merasa tidak berguna atau tidak ada harapan hidup dan trauma.
Potret Gaya Hidup Masyarakat Urban dalam Novel Home Sweet Loan Karya Almira Bastari Sapitri, Vania; Zulfadhli, Zulfadhli
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.128

Abstract

Penelitian ini mengkaji potret gaya hidup budaya instan, gaya hidup virtual, gaya hidup mobilitas, dan gaya hidup individualis masyarakat urban dalam novel Home Sweet Loan karya Almira Bastari dengan pendekatan sosiologi sastra. Novel ini dipilih karena secara kuat merepresentasikan fenomena masyarakat urban Indonesia, terutama kaum muda kelas menengah seperti perilaku konsumtif, tekanan ekonomi dan tuntutan sosial di kota besar.  Penelitian ini dilakukan secara kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat dalam novel tersebut yang menggunakan teori sosiologi sastra. Subjek penelitian ini adalah peneliti sendiri dengan teknik pengumpulan data yaitu membaca, memahami novel Home Sweet Loan Karya Almira Bastari, dan melakukan studi kepustakaan berkaitan dengan masalah penelitian, serta mencari dan mencatat data yang berkaitan dengan masalah penelitian. Teknik pengabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian menemukan 33 data yang mencerminkan gaya hidup masyarakat urban meliputi; (1) potret budaya instan seperti konsumsi makanan cepat saji, junk food, memakai layanan pesan antar, dan menggunakan mesin kopi otomatis untuk membuat minuman (2) potret gaya hidup virtual yang tergolong dominan dibandingkan gaya hidup lain seperti menggunakan WhatsApp, e-mail, GPS, hingga pinjaman online (3) potret gaya hidup mobilitas seperti menggunakan MRT (Mass Rapid Transit), mobil pribadi dan ojek online, (4) potret gaya hidup individulis yang tampak melalui kemandirian dan pengambilan keputusan pribadi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa novel tersebut merepresentasikan secara kuat dinamika dan problematika gaya hidup urban dalam sastra Indonesia kontemporer.
Konflik Kejiwaan Tokoh Utama dalam Novel Dia yang Haram Karya Isrina Sumia: Kajian Psikologi Sastra Rachmadini, Indah; Sari, Hanifah Yulia
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.129

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggambaran trauma masa kecil tokoh utama dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia, yang menunjukkan bagaimana pengalaman traumatis memengaruhi emosi, perilaku, dan keputusan hidup. Fenomena ini juga mencerminkan persoalan kesehatan mental dimasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk konflik kejiwaan tokoh utama dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia, (2) Faktor penyebab konflik kejiwaan tokoh utama dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia, dan (3) dampak konflik kejiwaan tokoh utama dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia. Penelitian ini termasuk dalam penelitian sastra dengan menggunakan metode pendekatan deskriptif. Data dalam penelitian berupa kata, frasa, klausa dan kalimat yang menunjukkan bentuk, penyebab, dan dampak konflik kejiwaan tokoh utama. Instrumen penelitian ini adalah penulis sendiri dengan bantuan lain berupa pencatatan. Teknik pengumpulan data yaitu, membaca dan memahami novel, menandai tuturan-tuturan tokoh dan narator dalam novel dan menginventarisasi data yang dibutuhkan melalui novel. Teknik pengabsahan data dilakukan dengan mengidentifikasi dan mengklasifikasi data, kemudian  menginterpretasikan data, dan menyimpulkan hasil analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) bentuk konflik kejiwaan dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia berupa id, ego, dan superego, (2) penyebab konflik kejiwaan dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia disebabkan oleh kehilangan dan kepribadian (3) dampak konflik kejiwaan dalam novel Dia yang Haram karya Isrina Sumia antara lain, depresi, kecemasan, kemarahan dan frustrasi.
Tindak Tutur Direktif dan Strategi Bertutur Guru dalam Proses Pembelajaran Bahasa Indonesia pada Teks Biografi Siswa Kelas X MAN 1 Agam Sri Wahyuni; Noveria, Ena
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif dan strategi  bertutur guru dalam proses pembelajaran bahasa Indonesia pada teks biografi siswa kelas X MAN 1 Agam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data penelitian berupa tuturan guru yang diperoleh melalui teknik simak libat cakap (SLBC) dengan instrumen utama peneliti sendiri (human instrument). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 123 tuturan direktif yang meliputi: 30 tindak tutur direktif menyuruh, 5 tindak tutur direktif memohon, 26 tindak tutur direktif menuntut, 24 tindak tutur menuntut, dan 38 tindak tutur menantang. Bentuk tindak tutur yang paling dominan adalah menantang. Selain itu, ditemukan 123 strategi bertutur yang terdiri dari 64 strategi bertutur terus terang tanpa basa-basi, 50 strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan positif, dan9 strategi bertutur terus terang dengan basa-basi kesantunan negatif. Strategi bertutur yang paling dominan adalah terus terang tanpa basa-basi.
Analisis Ragam Bahasa pada Podcast Close The Door Deddy Corbuzier Muhammad Jefry Al Bukhari; Vina Fadila Putri; Syahrul Ramadhan; Norliza Binti Jamaluddin
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 2 (2025)
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i2.64

Abstract

Penelitian ini menganalisis ragam bahasa yang digunakan dalam dua podcast Deddy Corbuzier bersama dr. Tirta dan Giring Ganesha melalui tinjauan sosiolinguistik. Fokus utama terletak pada variasi penggunaan bahasa, termasuk pilihan diksi, bentuk kode campur, dan gaya komunikasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dalam percakapan dengan dr. Tirta, bahasa sehari-hari dipadukan dengan istilah medis sederhana untuk menciptakan suasana edukatif namun tetap santai. Humor digunakan sebagai strategi untuk mengurangi ketegangan topik pandemi. Sementara itu, dalam percakapan dengan Giring Ganesha, terdapat kecenderungan penggunaan bahasa formal dan campuran, yang mencerminkan identitas sosial urban dan strategi komunikasi politik. Kesimpulannya, bahasa dalam podcast dipengaruhi oleh konteks sosial, latar belakang pembicara, serta tujuan komunikasi, sekaligus memperlihatkan fleksibilitas dalam menyesuaikan diri dengan audiens. Podcast menjadi media dinamis yang mencerminkan interaksi sosial, budaya, dan politik di masyarakat modern.
Analisis Campur Kode dalam Lirik Lagu “Nyong Dari Timur” Karya Wita Sofi dan Juan Reza: Implikasi Sosial Dan Budaya Basir, Zahroh Salsabila; Jayani, Tiara; Ramadhan, Syahrul; Sukma, Elfia; Jamaluddin, Norliza
Journal of Education Language and Innovation Vol. 3 No. 3 (2025): In Press
Publisher : Indonesian and Regional Language and Literature Department, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeli.v3i3.75

Abstract

Fenomena campur kode merupakan gejala kebahasaan yang umum terjadi dalam masyarakat multibahasa dan kini banyak ditemukan dalam media hiburan, termasuk lirik lagu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk dan jenis campur kode, fungsi sosial dan makna budaya, serta faktor penyebab terjadinya campur kode dalam lirik lagu “Nyong dari Timur” karya Wita Sofi dan Juan Reza. Lagu ini menarik karena memadukan tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Minang, dan bahasa dari kawasan Timur Indonesia (seperti dialek Ambon atau Papua), sehingga mencerminkan keragaman dan interaksi antarbudaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode baca dan catat. Data dianalisis dengan teknik reduksi, klasifikasi, dan interpretasi berdasarkan teori sosiolinguistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campur kode dalam lirik lagu ini terdiri atas lima bentuk, yakni penyisipan unsur kata, frasa, klausa, idiom, dan reduplikasi. Setiap bentuk mencerminkan identitas kultural tokoh dalam lagu, memperkuat emosi, dan menjadi media komunikasi antar daerah. Faktor penyebab terjadinya campur kode meliputi latar belakang budaya penulis lagu, strategi ekspresif dan estetis dalam penciptaan karya, serta adanya kebebasan berbahasa dalam konteks nonformal. Kesimpulannya, campur kode dalam lagu ini tidak hanya memperindah estetika lirik, tetapi juga berfungsi sebagai representasi identitas, alat pemersatu budaya, dan refleksi dinamika sosial masyarakat Indonesia yang multikultural.