cover
Contact Name
MUHAMAD ARIFIN
Contact Email
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Phone
+281238233442
Journal Mail Official
liberosisjurnalpsikologi@gmail.com
Editorial Address
https://ejournal.warunayama.org/index.php/tashdiq/about/editorialTeam
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Published by CV SWA Anugrah
ISSN : -     EISSN : 30308917     DOI : -
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah adalah jurnal yang terbit 3 kali setahun pada bulan Maret, Juli, dan November. Jurnal ini merupakan jurnal kajian ilmu agama, tidak hanya mengacu pada satu agama saja, ada 6 agama yang diakui di Indonesia bisa diterima pada jurnal ini. Selain itu jurnal ini juga membahas tentang pengajaran dalam ilmu agama khususnya yang ada di Indonesia. Isu-isu mutakhir yang berkaitan dengan agama dan multikultur budaya juga dibahas dalam jurnal ini. Kami mengundang bagi para akademisi dan praktisi untuk menulis di jurnal ini guna menambah khasanah pengetahuan terutama yang berkaitan dengan ilmu agama dan dakwah.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 446 Documents
PENGARUH BUDAYA WESTERNISASI TERHADAP GAYA HIDUP DAN PERGAULAN GENERASI MUDA DARI SUDUT PANDANG ISLAM Charina A. Rizqy; Nadiya R. Ali; Visca R. H. Prasetyo; Aisyah A. Salsabila; Saifuddin Zuhri
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3480

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh budaya Westernisasi terhadap gaya hidup dan pergaulan generasi muda dari sudut pandang Islam. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis literatur dan penelitian kualitatif, dan data dikumpulkan dari berbagai sumber yang terkait dengan subjek. Hasil analisis menunjukkan bahwa budaya Westernisasi memiliki dampak yang signifikan terhadap gaya hidup dan pergaulan generasi muda. Oleh karena itu, sangat penting untuk memahami dengan baik bagaimana budaya Westernisasi memengaruhi generasi muda Islam serta cara yang dapat digunakan untuk menghadapi tantangan yang muncul.
KONSUMEN PRODUK HALAL DAN HARAM DARI PRESPEKTIF HUKUM ISLAM Karina Putri P; Brillia Zahrotul I; Ghaliyah Putri; M. Baron Q; Saifuddin Zuhri
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3482

Abstract

Indonesia adalah wilayah geografis atau yang disebut negara dengan mayoritas masyarakat beragama muslim terbesar di dunia. Sehingga tingkat permohonan produk yang bersertifikasi halal menghadapi kenaikan yang terus menerus dan pemahaman masyarakat mengenai manfaat atau dampak produk halal juga mengalami kenaikan. Syariat islam juga mengatur kebijakan konsumsi pangan yang telah dijelaskan dalam Al-quran dan Hadist. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kesadaran penduduk terhadap pangan halal serta menyajikan informasi mengenai syarat – syarat produk pangan halal sesuai kebijakan MUI (Majelis Ulama Indonesia). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis deskriptif. Teknik pengambilan data menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif survey dengan pengisian kuisioner.
PENGARUH NONGKRONG BERSAMA TERHADAP TERJALANNYA SHOLAT 5 WAKTU Shandi Hasan Fakih; Luthfi Hafidzul Ichsan; Neo Harlan; Ahmad Zaldi Alqurroni; Saifuddin Zuhri
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3504

Abstract

Generasi milenial, yang tumbuh di era media sosial dan gaya hidup modern, cenderung aktif dalam aktivitas sosial seperti nongkrong. Namun, kegiatan ini seringkali bertentangan dengan kewajiban keagamaan, khususnya menjalankan sholat lima waktu. Penelitian ini melibatkan 36 responden berusia di bawah 30 tahun, mayoritas pelajar atau mahasiswa, untuk mengeksplorasi dampak nongkrong bersama terhadap konsistensi sholat lima waktu. Hasil menunjukkan variasi dalam konsistensi menjalankan sholat, dengan beberapa waktu sholat sering dilewatkan karena nongkrong. Meskipun demikian, responden menunjukkan kesadaran akan pentingnya sholat dan mencari strategi untuk meningkatkan konsistensinya. Analisis dilengkapi dengan kutipan ayat Al-Quran, menyoroti pentingnya kualitas dalam ibadah meskipun terlibat dalam aktivitas sosial. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya kesadaran religius dan upaya konsisten dalam menjalankan ibadah di tengah kehidupan modern.
HAK DAN KEWAJIBAN SUAMI ISTRI SESUAI PASAL 30-34 UU NO 1 TAHUN 1974 DAN HADITS ABU DAWUD Gia Anggiani; Tajul Arifin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3507

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai hak dan kewajiban suami istri sesuai dengan pasal 30-34 Undang-Undang Nomor 1 tahun 1974 serta ajaran hadits dari Abu Dawud. Penelitian ini menggali perspektif tentang hak dan kewajiban yang tertuang dalam kedua sumber hukum tersebut dan bagaimana hal itu direfleksikan dalam hubungan pernikahan masyarakat Muslim di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan data kualitatif yang diperoleh dari berbagai literatur seperti buku dan artikel ilmiah yang relevan. Analisis deskriptif digunakan untuk menampilkan dan menjelaskan data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hak dan kewajiban suami istri dalam Undang-Undang dan hadits Abu Dawud saling melengkapi, memberikan panduan yang komprehensif untuk pernikahan dalam konteks hukum dan agama. Dampak penelitian ini adalah menyoroti pentingnya pemahaman yang tepat tentang hak dan kewajiban suami istri sesuai dengan landasan hukum yang ada, yang diharapkan dapat memperkuat hubungan pernikahan dalam masyarakat Muslim.
GLOBALISASI PENDIDIKAN DAN PENGARUHNYA PADA PENDIDIKAN ISLAM M Ramli Alfarisi
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3515

Abstract

Globalisasi pendidikan merupakan fenomen yang mempengaruhi perubahan dalam sistem pendidikan di seluruh dunia, termasuk pendidikan Islam. Dalam artikel ini, kita akan mencoba mengeksplorasi aspek utama globalisasi pendidikan terhadap pendidikan Islam serta dampak-dampaknya.Globalisasi pendidikan melibatkan interaksi antara berbagai budaya, ideologi, dan konsep didalam lingkungan pendidikan internasional. Pendidikan Islam sendiri adalah bagian penting dari identitas bangsa dan agama di Asia Tenggara, Afrika Barat, Masyarakat Muslim Arab, dan beberapa negara Eropa. Dengan pertumbuhan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) serta kebijaksanaan politik di tingkat nasional dan internasional, globalisasi pendidikan telah memberikan peluang baru untuk peningkatan mutu pendidikan Islam Penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan riset berupa riset keperpustakaan library research, yakni penelitian melalui kajian yang bersumber kepustakaan maupun literatur. Sumber data dalam penelitian berupa data primer, berupa buku-buku yang mengandung banyak kajian teoretis yaitu buku-buku yang lamgsung membahas tentang masalah yang dikaji globalisasi pendidikan dan pengaruhnya terhadap pendidikan islam. Deduktif ialah metode penarikan kesimpulan dari hal yang bersifat umum ke khusus, adalah teknik analisis data yang digunakan untuk memperoleh kesimpulan. Di antaranya adalah longgarnya pegangan terhadap agama dengan mengedepankan ilmu pengetahuan; kurangnya pembinaan moral dalam keluarga, termasuk keteladanan dan pembiasaan; serta derasnya arus informasi budaya negatif di seluruh dunia, antara lain hedonisme, sekularisme, dan pornografi. Globalisasi tentu saja membawa dampak bagi kehidupan bangsa-bangsa, termasuk Indonesia, yang memiliki dua sisi, yaitu sisi positif dan sisi negatif. Dampak globalisasi mempengaruhi berbagai bidang kehidupan, antara lain politik, ekonomi, ideologi, dan sosial budaya.
ANALISIS EFEKTIFITAS APLIKASI YOUTUBE DALAM PENYEBARAN AGAMA ISLAM Felan Rhesnandia Satgas Putra; Muhammad Syaifudin Afandi; Nugraini Dewi Puspitasari; Athoul Maula Arrohima; Saifuddin Zuhri
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3527

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas aplikasi YouTube sebagai media dalam penyebaran agama Islam. Dalam era digital, media sosial telah menjadi alat penting dalam menyebarkan informasi dan pengajaran agama. Melalui pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian ini mengukur sejauh mana YouTube berhasil mencapai audiens yang lebih luas dan mendalam dalam konteks penyebaran agama Islam. Data dikumpulkan melalui survei, wawancara, dan analisis konten dari beberapa kanal YouTube populer yang fokus pada materi keislaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa YouTube mempunyai potensi cukup besar dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran beragama, meskipun terdapat tantangan dalam memastikan konten yang akurat dan sesuai dengan ajaran Islam.
ZIHAR DALAM KAJIAN SOSIOLOGIS DAN TAFSIR ARKHAM Ridho Rizki Apriyaldi; Muslim, Muslim; Silvia Hayati; Putri Ulan Dari
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3534

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapat serta istinbat hukum serta mengaitkannya dengan pandangan tinjauan sosiologis mengenai persoalan tersebut. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini bersifat penelitian normatif yaitu mengkaji hukum tertulis yang dibahas oleh para ulama salaf (terdahulu). Tipe data yang digunakan adalah data sekunder berupa kitab Ahkam. Subjek penelitian adalah Ibnu Qudamah, sedangkan objek penelitian adalah pandangan tafsir arkham tentang zhihar istri. Zhihar tidak jatuh kecuali dari suami, hal tersebut merupakan kesepakatan jumhur. Namun jika terdapat istri berkata kepada suaminya “Engkau bagiku seperti punggung ayahku,” maka terjadi silang pendapat mengenai konsekuensi perkataan istri tersebut. Jumhur memandang tidak sah zhihar yang dilakukan istri sebagaimana dalam surah al-Mujādalah (58) ayat 3 dan 4, sehingga tidak ada kafarat baginya, baik kafarat zhihar ataupun sumpah
ANALISIS PENGARUH SEKSISME DAN AKSES PEREMPUAN TERHADAP KEADILAN PADA KASUS TALAK IDAH DALAM PERADILAN ISLAM INDONESIA Sri Bintang; Muslim, Muslim; Nailah Az Zaila; Ivan Domos
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh seksisme dan juga akses perempuan terhadap keadilan yang terjadi di Indonesia pada masa sekarang serta untuk mengetahui hak-hak yang dipenuhi selama proses talak iddah pada pihak istri maupun anak pasca perceraian. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif yuridiksi normative dengan data sekunder pendukung penelitian. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh seksisme maupun akses terhadap keadilan yang ada di Indonesia sekarang ini sudah mengalami perubahan yang cukup signifikan terutama dalam hal kebijaksanaan pengadilan untuk memutuskan perkara perceraian. Melalui payung hukum undang-undang nomor 3 tahun 2017 hak anak maupun hak istri dapat diberikan akses yang setara dan keadilan dapat dicapai oleh kedua belah pihak dengan cara yang seadil-adilnya. 2) selama proses perceraian yang dilakukan setiap perempuan maupun anak akan mendapatkan hak berupa nafkah idah yang sejumlah uang yang dibayarkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, nafkah maskan untuk tempat tinggalnya diwujudkan dalam uang sewa dan nafkah kiswah berupa pakaian dalam wujud pakaian maupun uang. Serta nafkah bagi anaknya sampai dewasa menjadi tanggung jawab dari pihak ayah.
PEMBAGIAN WARIS PADA NON MUSLIM DITINJAU DARI HR. BUKHORI DAN MUSLIM SERTA KHI Naufal Hibatul Wafi; Tajul Arifin
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3547

Abstract

Pembagian waris bagi non-Muslim merupakan isu yang kompleks dalam konteks hukum Islam. Artikel ini menelaah perspektif hukum Islam tentang pembagian waris bagi non-Muslim dengan merujuk pada hadis dalam kitab Shahih Bukhari Muslim serta Kompilasi Hukum Islam (KHI). Pembahasan meliputi aspek teologis, hukum perdata, dan implikasi sosial dari perspektif hukum Islam terkait dengan pembagian waris bagi non-Muslim. Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama terkait apakah non-Muslim boleh menerima waris dari Muslim, dengan beberapa aliran mengizinkannya dalam batasan-batasan tertentu, sementara yang lain menolaknya secara tegas. Kompilasi Hukum Islam menjadi panduan utama dalam menyusun regulasi terkait hal ini di banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim. Dalam konteks masyarakat multikultural, penting untuk memperhatikan keadilan dan kesetaraan dalam pembagian waris, sambil mempertimbangkan prinsip-prinsip hukum Islam dan nilai-nilai kemanusiaan universal. Studi ini memberikan kontribusi pada pemahaman lebih lanjut tentang implikasi hukum Islam terhadap non-Muslim dalam konteks pembagian harta warisan. Ketika memahami teks hukum dalam bentuk ayat Al-Qur’an, maka asbab al-nuzul (sebab turun) ayat itu harus dipertimbangkan dengan baik dan jika teks hukum itu berbentuk Hadits, maka menurut Tajul Arifin aspek-aspek yang terkait dengan riwayah dan dirayah-nya harus dipertimbangkan dan dianalisis secara cermat. Dalam melakukan reinterpretasi terhadap teks-teks hukum Islam yang bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan dalam kehidupan sebagaimana dikehendaki oleh Syara’ dapat dilakukan dengan menggunakan pendekatan apapun sepanjang mengaplikasikan epistemologi yang dibenarkan oleh jumhur ulama karena menurut Tajul Arifin keabsahan metode yang digunakan akan mempengaruhi natijah (simpulan) yang dihasilkan.
WALI NIKAH DALAM PANDANGAN IMAM HANAFI DAN KHI (KOMPLIKASI HUKUM ISLAM) Muslim; Afifah Rahmah; Murni Aisah; Muhammad Habib Maulana
Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.4236/tashdiq.v4i2.3633

Abstract

Tulisan ini membahas wali nikah dalam tinjaun imam Hanafi dan kmplikasi hukum islam.Sebagaimana di yang kita ketahuai bahwasahnya wali nikah merupakan persoalan pernikahan yang tak dapat di pisahkan karna merupakan syarat dilegalkan nya pernikahan menurut agama islam.wanita yamg menikah harus menggunakan wali?mayoritas ulama mewajibkannya.tetapi Bagaimana menurut pandangan Imam Hanafi dan KHI?imam Hanafi mempunyai pandangan tersindir terhadap wali nikah,bagi imam Abyu Hanafiah menganggap status wali nikah dalam suatu pernikahan merupakan sunnah,bukanlah fardlu dan tidak membatalkan pernikahan,namun wali wali mempunyai kedudukan untuk menyetujui pernikahan tersebut atau tidaknya.Dan Perempuan dalam pernikahan bisa menjadi wali daalam suatu akadnikah,selain itu Wanita yang dewasa dewasa al-ahliyyah bisa menikahkan dirinya sendiri tanpa hnaruss adanya wali.Dan bagaimana komplikasi hukum islam memandang wali nikah sebagai syarat dari pernikahan.Tulisan ini termasuk kedalam jenis penelitian kepustakaan(library research),yang bersifat deskriptif analisi.teknik pengumpulan datanya dengn mencari dan mengumpulkan kitab-kitab dan buku-buku serta jurnal atau blog.hasil penyusunan sebagai berikut,wali nikah menurut pandangan Imam Abu Hanafi.wali nikah bukanlah suatu fardlu dalam pernikahan,menurut hanafiah wali dalam perkawinan hukumnya sunnah.

Page 11 of 45 | Total Record : 446


Filter by Year

2023 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 13 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 13 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 12 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 11 No. 1 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 4 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 3 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 2 (2025): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 10 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 9 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 8 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 4 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 7 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 6 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 5 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 4 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 3 No. 1 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 3 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 2 (2024): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 2 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 3 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 2 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah Vol. 1 No. 1 (2023): Tashdiq: Jurnal Kajian Agama dan Dakwah More Issue