cover
Contact Name
Petrus Fendiyanto
Contact Email
semnasppg@fkip.unmul.ac.id
Phone
+281350052915
Journal Mail Official
semnasppg@fkip.unmul.ac.id
Editorial Address
Jalan Muara Pahu, Kampus Gunung Kelua, Kec. Samarinda Ulu Kota Samarinda, Prov. Kalimantan Timur - Indonesia (75123)
Location
Kota samarinda,
Kalimantan timur
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman
Published by Universitas Mulawarman
ISSN : -     EISSN : 28293541     DOI : -
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Prosiding dengan e-ISSN 2829 - 3541 (media online) berisi kumpulan makalah hasil-hasil penelitian yang telah lolos seleksi oleh tim reviewer dalam Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru call for paper yang diselenggarakan secara rutin setiap tahun ini diikuti oleh para peneliti baik dari institusi Pendidikan Tinggi maupun berbagai lembaga penelitian dan Pemerhati Pendidikan. Sesuai dengan namanya, cakupan bidang yang ada dalam prosiding antara lain adalah hasil penelitian guru dan calon guru dibidang pendidikan dan pembelajaran di Satuan Pendidikan Sekolah. Semua kumpulan makalah dalam Seminar Nasional Pendidikan Profesi Guru tersebut dapat diunduh secara gratis. Disamping sesi presentasi oleh para peneliti/pemakalah, di setiap seminar juga menghadirkan keynote speaker yang berbeda dengan tema yang berbeda pula setiap tahunnya. Scope pada Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Media Digitalisasi, Model Pembelajaran Inovatif, Assesmen Pembelajaran Inovatif, Kurikulum Merdeka
Articles 131 Documents
Pengaruh Gaya Belajar Terhadap Hasil Belajar Kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Samarinda Pada Materi Jaringan Hewan Yanuar, Alvin Dewa; Tindangen, Makrina; Wiwik, Wiwik
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1695

Abstract

Pembelajaran biologi berkaitan dengan cara seseorang memperoleh pengetahuan serta pemahaman mengenai alam dengan baik dan terstruktur, Menurut penelitian sebelumnya, salah satu faktor yang mempengaruhi hasil belajar adalah gaya belajar siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya belajar siswa XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Samarinda terhadap hasil belajar pada materi jaringan hewan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain penelitian survey. Penelitian dilaksanakan pada 24 November – 28 November 2022. Populasi dari penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Samarinda. Teknik sampling yang digunakan pada penelitian ini adalah Cluster Random Sampling. Penelitian ini melibatkan siswa kelas XI MIPA 2 dengan jumlah sebanyak 35 siswa. Variabel bebas dari penelitian ini adalah gaya belajar, sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa pada materi jaringan hewan. Analisis yang digunakan untuk menguji data adalah uji One-Way ANOVA. Kebaruan dari penelitian ini adalah pemberian informas mengenai gaya belajar siswa kelas XI MIPA 2 SMA Negeri 1 Samarinda, sehingga pendidik dapat memfasilitasi kebutuhan gaya belajar siswa. Hasil yang didapatkan adalah Gaya belajar siswa berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar siswa [F (2,32) = 42,142, p < 0,001]. Siswa dengan siswa dengan gaya belajar auditori mendapatkan hasil belajar dengan kategori menengah, serta siswa dengan gaya belajar kinestetik mendapat hasil belajar dengan kategori terendah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat gaya belajar siswa berpengaruh terhadap hasil belajar siswa. Saran dari penelitian ini adalah diperlukan tindak lanjut untuk melakukan penelitian dengan penambahan sampel penelitian
Analisis Karakteristik Gaya Belajar VAK (Visual, Auditorial, Kinestetik) Peserta Didik Kelas XI MIPA 4 di SMA Negeri 5 Samarinda Aulia, Dwinta Nor; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Hidayati, Nurul Hidayati
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1696

Abstract

Salah satu karakteristik belajar yang berkaitan dengan menyerap, mengolah, dan menyampaikan informasi tersebut adalah gaya belajar peserta didik. Gaya belajar merupakan modalitas belajar yang sangat penting. Informasi terkait karakteristik gaya belajar peserta didik yang akan diajari, sangat penting bagi guru untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya. Peserta didik juga akan lebih mudah memotivasi dirinya dalam pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI MIPA 4 di SMA Negeri 5 Samarinda Tahun Ajaran 2022/2023 yang berjumlah 37 peserta didik. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket/kuesioner yang akan diisi oleh subjek penelitian. Hasil analisis gaya belajar terhadap seluruh peserta didik kelas XI MIPA 4 di SMA Negeri 5 Samarinda adalah gaya belajar Visual (41%), gaya belajar Auditorial (8%), gaya belajar Kinestetik (19%), gabungan gaya belajar Visual dan Auditorial (11%), gabungan gaya belajar Visual dan Kinestetik (19%) dan gabungan gaya belajar Auditorial dan Kinestetik (3%).
Pengaruh Metode Bercerita Dengan Buku Cerita Bergambar Terhadap Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Pembina 3 Tarakan Faizin, Nur; Masruhim, Muh. Amir; Palenewen, Evie
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1697

Abstract

Kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Tarakan belum sesuai dengan yang diharapkan, pada kenyataannya hampir 60% anak masih kurang dalam kemampuan bahasa ekspresif, dengan presentase 56,67% anak dalam kategori belum berkembang dan 43,33% anak dalam kategori mulai berkembang, hal ini terjadi karena kondisi awal masuk sekolah yang menyebabkan anak masih malu untuk mengekspresikan dirinya, rasa percaya diri yang rendah, kesulitan dalam berkomunikasi dengan lingkungannya, serta metode dan media yang digunakan kurang sesuai untuk merangsang kemampuan bahasa ekspresif anak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adanya pengaruh metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak tahun ajaran 2022/2023 yang berjumlah 30 anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dengan desain penelitian pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest design. Hasil penelitian ini sebelum adanya treatment dengan nilai rata-rata pretest 16.1, dan setelah adanya treatment nilai rata-rata posttest menjadi 30.3. Berdasarkan hasil n-gain score diperoleh kriteria dari seluruh sampel adalah kategori sedang, yaitu dengan normalized gain 0,6 < 0,7 dengan presentase 60% yang berarti penggunaan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak berada pada kategori efektif. Hasil uji hipotesis dengan nilai 0,05 > 0,000 yang artinya Ha diterima dan H0 ditolak, dengan demikian terdapat pengaruh yang signifikan metode bercerita dengan media buku cerita bergambar terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun di TK Pembina 3 Tarakan.
Analisis Karakteristik Terhadap Latar Belakang Peserta Didik Bagi Pembelajaran Efektif Sari, Anggun Noor Kurnia; Nurhadi, Mukhamad; Tyas, Eka Purwaning
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1698

Abstract

Guru perlu memahami karakteristik dan kompetensi awal peserta didiknya saat melakukan proses perencanaan pembelajaran. Analisis kompetensi awal peserta didik adalah kegiatan mengidentifikasi peserta didik dari segi kebutuhan dan karakteristik guna menentukan langkah-langkah atau tujuan serta spesifikasi dan kualifikasi materi. Karakteristik peserta didik berfokus pada latar belakang, gaya belajar, serta lingkungan sosial peserta didik. Interaksi antara guru dengan peserta didik, peserta didik dengan orang lain tidak lagi satu arah, tetapi menjadi hubungan emosional, peduli atau interaktif selama proses belajar mengajar. Tujuan dari penyusunan jurnal ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai karakteristik peserta didik untuk menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan efektif. Penyusunan jurnal ini menggunakan pengumpulan studi literatur yang merujuk pada informasi/data melalui dokumen lembar observasi.
Analisis Penerapan Analogi Dalam Pembelajaran Kimia Sholeh, Muhammad Iqbal; Tindangen, Makrina; Nurhadi, Nurhadi
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1699

Abstract

Pembelajaran Kimia salah satu mata pelajaran memiliki kesulitan tersendiri dalam pembelajarannya. Konsep-konsep dalam kimia bersifat abstrak dan siswa membutuhkan instruksi yang tepat dari pendidik untuk merepresentasikan sesuatu dari hal-hal yang tidak dapat dilihat. Peserta didik yang kesulitan belajar kimia sebab tidak paham dengan konsep yang diberikan serta mengalami miskonsepsi sehingga mempengaruhi hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analogi-analogi yang dapat digunakan dalam mengajarkan konsep materi kimia SMA. Penelitian ini tergolong jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan data melalui observasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan ragam jenis analogi sebagai alternatif pembelajaran yang dapat digunakan pendidik meliputi 3 indikator dari materi ikatan kimia, di antaranya adalah jenis ikatan kimia, konsep energi ikatan, dan konsep VSEPR, yang dikaitkan dengan fenomena yang sering dijumpai di kehidupan sehari-hari.
Analisis Motivasi Belajar Fisika Pada Peserta Didik SMA Negeri 3 Samarinda Hidayati, Nadya Berliana; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Darmadianingsih, Darmadianingsih
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1700

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat motivasi belajar peserta didik di dalam kelas menggunakan aspek ARCS (Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction). Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Samarinda. Sampel penelitian sebanyak 31 peserta didik kelas XI MIPA 2. Pengumpulan data menggunakan teknik angket dan observasi. Teknik analisis angket adalah deskriptif kuantitatif, sedangkan lembar observasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator-indikator ARCS memiliki persentase yang berbeda-beda, aspek perhatian (attention), memiliki persentase sebesar 97%; aspek relevansi (relevance) sebesar 87%; aspek percaya diri (confidence) sebesar 81%, dan aspek kepuasan (satisfaction) sebesar 66%. Jika dilihat dari keempat aspek ARCS, maka urutan aspek tersebut dari persentase tertinggi yaitu Attention, Relevance, Confidence, dan Satisfaction. Persentase motivasi belajar hasil penelitian ini untuk memberikan masukan kepada guru agar memahami tingkat motivasi peserta didik khususnya untuk pelajaran Fisika. Guru sebagai fasilitator harus mampu membangkitkan motivasi belajar peserta didik karena manfaat belajar sains yang di dalamnya juga mengkaji ilmu Fisika sangat penting untuk bekal peserta didik dalam kehidupan sehari-hari. Tingkat motivasi belajar yang dimiliki peserta didik berpengaruh terhadap prestasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, perlu kesadaran dari dalam diri peserta didik dan rancangan pembelajaran dari guru yang maksimal agar mampu mencapai tujuan pembelajaran.
Analisis Karakteristik Peserta Didik Ditinjau Dari Perkembangan Motivasi Belajar Dan Sosial Emosional Rizani, Dwi Aisyah; Boleng, Didimus Tanah; Hapsari, Tri Retno
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1701

Abstract

Pendidikan merupakan wadah bagi peserta didik dalam mengembangkan suatu potensi yang dimilikinya. Potensi dalam hal ini dapat berupa kemampuan kognitif, kemampuan spiritual, kemampuan emosional serta kemampuan keterampilan yang terlibat dalam diri peserta didik seperti motivasi diri. Guru perlu memahami karakteristik awal peserta didik sehingga dalam pelaksanaan pembelajarannya, guru mudah mengelola segala sesuatu yang berkaitan dengan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik perkembangan peserta didik pada aspek motivasi belajar dan perkembangan sosial-emosional sehingga guru dapat merancang pembelajaran dengan memperhatikan tingkat perkembangan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan kuesioner berupa angket. Teknik analisis data menggunakan metode analisis isi dengan data reduction, data display, dan conclusion atau verification. Hasil analisis menunjukkan bahwa, pada aspek perkembangan motivasi belajar, sebanyak 86,67% dari 30 peserta didik mampu memotivasi diri sendiri untuk belajar dengan diakomodir oleh guru dalam menumbuhkan motivasi sebelum mulai pembelajaran. sedangkan pada aspek perkembangan sosial-emosional, sebanyak 83,33% dari 30 peserta didik, perkembangan yang dimiliki telah tercapai dengan baik ditunjukkan dengan peserta didik mampu mengendalikan emosi serta mampu berinteraksi dengan teman.
Analisis Latar Belakang Ekonomi Keluarga Dan Motivasi Belajar Peserta Didik Pada Kelas X-I SMAN 2 Samarinda Simatupang, Bena Septariama; Nurhadi, Mukhamad; Purwati, Widiya
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1702

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara umum latar belakang ekonomi keluarga dan motivasi belajar peserta didik. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian kualtitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X-I SMA Negeri 2 Samarinda yang berjumlah 25 siswa. Pengumpulan data menggunakan angket dan observasi. Berdasarkan hasil angket dan observasi menunjukkan bahwa 85,71% peserta didik yang memiliki latar belakang ekonomi yang baik juga memiliki motivasi yang tinggi dalam proses pembelajaran.
Analisis Karakteristik Peserta Didik Untuk Mencapai Pembelajaran Bermakna Kelas X-6 SMA Negeri 1 Samarinda Rahima, Siti; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Chrisnawati, Zuliana
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1703

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya diferensiasi karakteristik peserta didik pada kemampuan awal peserta didik, motivasi belajar, gaya belajar dan keberagaman etnik pada peserta didik. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dengan observasi langsung, angket, dan dokumentasi yang dilakukan di kelas X-6 SMA N 1 Samarinda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Kemampuan awal: Memiliki pemahaman dasar 100%, pemahaman awal yang berbeda-beda sesuai konsep dasar materi 73,5%, dan mampu menceritakan pengalaman yang berkaitan dengan materi 40%. (2) Motivasi belajar: menjawab pertanyaan yang diberikan 38,2%, mempersiapkan diri sebelum kegiatan pembelajaran 31,43%, dan memiliki hasrat dan keinginan berhasil 74,29%. (3) Gaya belajar: visual 44,12%, auditori 35,29%, dan kinestetik 20,59%. (4) keberagaman etnik: keberagaman suku, Jawa 22,86%, Bugis 28,57%, Dayak 11,43%, Banjar 22,86%, dan Kutai 14,28%, serta seluruh peserta didik telah memiliki nilai-nilai toleransi saling menghargai perbedaan yang ada. Memperhatikan adanya diferensiasi karakteristik dari peserta didik dapat membantu pendidik dalam mengembanagkan perangkat pembelajaran yang berdiferensiasi pada konten, proses dan produk yang diharapkan dapat memberikan pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik.
Analisis Gaya Belajar Siswa Kelas X SMA Negeri 2 Samarinda Prasetya, Cindy Yulia Artha; Tindangen, Makrina; Fendiyanto, Petrus
Prosiding Seminar Nasional PPG Universitas Mulawarman Vol. 3 (2022): Peningkatan Kualitas Layanan Program Studi Pendidikan Profesi Guru Melalui Revitalisa
Publisher : Program Studi Pendidikan Profesi Guru, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/semnasppg.v3.1705

Abstract

Pendidikan Nasional bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik menjadi manusia yang memiliki Profil Pelajar Pancasila. Profil Pelajar Pancasila merupakan bentuk penerjemahan tujuan pendidikan nasional. Pendidikan adalah pembelajaran mengenai keterampilan dan pengetahuan yang membutuhkan cara tertentu dari masing - masing individu dalam menangkap, mengatur, dan mengelola sebuah informasi yang diterima yang disebut sebagai gaya belajar. Gaya belajar yang fasilitasi dengan model belajar pada proses pembelajaran sangatlah penting agar peserta didik dapat aktif mengembangkan potensi dirinya dan memiliki karakter. Berdasarkan kemampuan yang dimiliki otak dalam menyerap, mengelola dan menyampaikan informasi, terbagi dalam 3 (tiga) kategori. Ketiga kategori tersebut adalah cara belajar visual, auditorial dan kinestetik yang ditandai dengan ciri-ciri perilaku tertentu. Analisis gaya belajar siswa kelas X yang bersekolah di SMA Negeri 2 Samarinda. Sebagian besar peserta didik memiliki gaya belajar visual dengan presentase 48 % . Hal ini selaras dengan hasil penelitian yaitu pada siswa maupun siswi lebih banyak memiliki gaya belajar visual.

Page 4 of 14 | Total Record : 131