cover
Contact Name
Yunida Iashania
Contact Email
yunida.iashania@mining.upr.ac.id
Phone
+6285251136207
Journal Mail Official
jtp@upr.ac.id
Editorial Address
Kampus UPR Tunjung Nyaho Jalan Hendrik Timang
Location
Kota palangkaraya,
Kalimantan tengah
INDONESIA
Jurnal Teknik Pertambangan (JTP)
ISSN : 20871058     EISSN : 29887712     DOI : 10.36873
JTP atau Jurnal Teknik Pertambangan merupakan media komunikasi yang berupa penelitian, kajian ataupun penemuan dalam bidang Teknik Pertambangan, membantu para akademis, peneliti dan praktisi untuk memberikan hasil penelitian. Semua publikasi di jurnal JTP bersifat akses terbuka yang memungkinkan artikel tersedia secara bebas online tanpa berbayar atau berlangganan apapun. JTP menerbitkan artikel dalam setahun terbit secara berkala yaitu 2 kali pada bulan Febuari dan Agustus. Artikel jurnal berfokus pada apalikasi pertambangan yaitu: Eksplorasi, Geologi,Geomekanik, Pengolahan Mineral dan Batubara,Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Pertambangan, Sistem Manajemen Pertambangan, Ekonomi Mineral dan Batubara dan Lingkungan Pertambangan.
Articles 44 Documents
ANALISIS CRUSH ZONE PADA PELEDAKAN LAPISAN BATU KAPUR (LIMESTONE): Analysis of the Crush Zone in Limestone Layer Blasting Noveriady; Virgiyanti, Lisa; Novalisae; Nainggolan, Willy Kusuma
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.21274

Abstract

Peledakan merupakan tahapan penting dalam kegiatan penambangan terbuka yang bertujuan untuk memecah massa batuan menjadi ukuran yang sesuai untuk proses selanjutnya. Salah satu zona krusial dalam proses ini adalah zona remuk (crush zone), yaitu area di sekitar lubang ledak yang mengalami kerusakan total akibat tekanan tinggi bahan peledak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik zona remuk pada lapisan limestone berdasarkan data geometri aktual lubang ledak. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data lapangan berupa burden, spasi, kedalaman lubang, stemming, dan kolom bahan peledak, serta perhitungan muatan bahan peledak, radius zona remuk, dan volume zona remuk. Muatan bahan peledak per lubang diperoleh sebesar 43,28 kg berdasarkan powder factor desain sebesar 0,245 kg/m³ dan volume batuan sebesar 176,64 m³. Radius zona remuk dihitung menggunakan rumus empiris Konya & Walter sebesar 4 meter dengan volume sebesar 134 m³. Nilai powder factor aktual pada zona remuk sebesar 0,323 kg/m³, lebih tinggi dari nilai desain, menunjukkan adanya potensi overblasting. Hasil ini menjadi dasar penting untuk optimalisasi desain peledakan agar energi lebih efisien dan fragmentasi batuan lebih terkendali. Kata kunci: Peledakan, Zona Remuk, Powder Factor, Limestone, Fragmentasi
ANALISIS KUALITAS DAN INDEKS PENCEMARAN AIR PERMUKAAN PADA KOLAM BEKAS PENAMBANGAN PASIR DI KELURAHAN SEI GOHONG KECAMATAN BUKIT BATU KOTA PALANGKA RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH: ANALYSIS OF QUALITY AND INDEX OF SURFACE WATER POLLUTION IN EX-SAND MINING POND IN SEI GOHONG VILLAGE YOSINDO YOHANES; SAPTAWARTONO; YUNIDA IASHANIA; FERRA MURATI; YOS DAVID INSO
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 26 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v26i1.19884

Abstract

Aktivitas penambangan bahan galian pasir banyak dilakukan di daerah jalan lintas Palangka Raya Tangkiling. Hal ini menyebabkan terbentuknya kolam bekas penambangan pasir tersebut yang berdampak pada perubahan bentang alam dan ekosistem perairan di lingkungan sekitar. Tujuan analisis  kualitas dan indeks pencemaran air permukaan pada kolam bekas penambangan pasir di kelurahan sei gohong ini dilakukan untuk menganalisis perbandingan kualitas air lampiran VII Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang baku mutu air dan menganalisis tingkat pencemaran air yang ada pada permukaan kolam bekas penambangan pasir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode sampling lapangan langsung (kuantitatif). Berdasarkan hasil analisis kualitas air pada  kolam bekas penambangan pasir, diperoleh bahwa parameter pH, Cu, Fe, dan BOD tidak memenuhi  baku mutu sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 Lampiran IV untuk Kelas III.  Sementara   itu, parameter TSS, DO, TDS, dan Mn memenuhi standar baku mutu, dan parameter COD memenuhi baku mutu, kecuali pada kolam P3. Hasil perhitungan indeks pencemaran menunjukkan nilai IP 2,3 yang berarti kondisi kualitas air berada dalam kategori tercemar ringan. Kata kunci: Kualitas Air, Indeks Pencemaran, Penambangan Pasir.
PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ANGKUT SWAKELOLA DAN KONTRAKTOR DALAM PEMBONGKARAN OVERBURDEN DI PT. INTERNASIONAL PRIMA COAL: PERHITUNGAN PRODUKTIVITAS ALAT GALI MUAT DAN ANGKUT SWAKELOLA DAN KONTRAKTOR DALAM PEMBONGKARAN OVERBURDEN DI PT. INTERNASIONAL PRIMA COAL Putrawiyanta, I Putu; Lumbantoruan, Pudan S.; Pati Lewar, Immanuel
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 25 No. 2 (2025): Agustus, 2025
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v25i2.21250

Abstract

PT. Internasional Prima Coal merupakan sebuah perusahaan pertambangan batubara yang berlokasi  di Kelurahan Bantuas. Permasalahan utama yang sering dialami perusahaan PT.Internasional Prima Coal adalah permasalahan pada produktivitas seperti target produksi yang tidak tercapai.Pengamatan ini bertujuan untuk menghitung produktivitas alat gali muat dan angkut dalam kegiatan pembongkaran overburden, dan memperbaiki faktor faktor yang menghambat pada kegiatan produksi. Pada pengamatan yang dilakukan ada beberapa faktor yang mempengaruhi kegiatan produksi. Diantaranya tingkat keserasian alat gali muat dengan alat angkut, faktor hujan dan front yang sempit. Analisis produktivitas dilakukan menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel untuk menghitung produktivitas harian pembongkaran overburden. Dari  analisis produktivitas alat gali muat didapat hasil sebagai berikut, pada 7 Januari 2025  297,27 BCM/jam, 10 Januari 2025  241,441  BCM/jam,  dan 11 Januari 2025  241,441  BCM/jam. Hasil Pengamatan ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan evaluasi oleh perusahaan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memepengaruhi kegiatan    produksi, sehingga meningkatkan kinerja alat gali muat dan angkut dalam mendukung tercapainya target produksi yang sudah di rencanakan perusahaan. Kata kunci: Alat Gali Muat, Alat Angkut, Overburden, Produktivitas
KOMPARASI METODE PENGGARUAN DAN PELEDAKAN PADA PROSES PEMBERAIAN OVERBURDEN DI PIT E BANKO TENGAH, KABUPATEN MUARA ENIM, SUMATERA SELATAN: COMPARISON OF RIPPING AND BLASTING METHODS FOR OVERBURDEN REMOVAL AT PIT E, CENTRAL BANKO, MUARA ENIM REGENCY, SOUTH SUMATERA Nurul 'Aini, Rizqika; Haeruddin
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 26 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v26i1.22626

Abstract

Pemberaian overburden merupakan tahapan penting dalam kegiatan penambangan batubara karena secara langsung berpengaruh terhadap efektivitas penggalian dan pencapaian target produksi. Salah satu perusahaan di Pit E Banko Tengah, Sumatera Selatan, menggunakan dua metode pemberaian yaitu penggaruan dan peledakan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas kedua metode tersebut, mengevaluasi efisiensi alat gali-muat, serta menganalisis biaya operasional yang diperlukan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan data yang dibutuhkan yaitu dimensi pemberaian, waktu edar alat, spesifikasi alat, kebutuhan bahan peledak, dan rincian biaya operasional. Analisis dilakukan dengan menghitung produktivitas pemberaian dan alat gali-muat serta menghitung biaya satuan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas penggaruan sebesar 487.225 BCM/bulan, sedangkan peledakan mencapai 782.271 BCM/bulan. Produktivitas excavator untuk material hasil garu (Komatsu PC1250SP) sebesar 439 BCM/jam dan untuk hasil ledak sebesar 536 BCM/jam. Biaya satuan penggaruan sebesar Rp4.720/BCM, sedangkan peledakan sebesar Rp2.524/BCM. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode peledakan lebih efisien dan ekonomis dalam kegiatan pemberaian overburden di Pit E Banko Tengah. Namun, metode penggaruan tetap relevan sebagai alternatif saat peledakan tidak memungkinkan dilakukan. Kata kunci: Overburden, penggaruan, peledakan, produktivitas, biaya operasional