cover
Contact Name
I Gede Arya Wiguna
Contact Email
aryasanggem@gmail.com
Phone
+6282326881987
Journal Mail Official
aryasanggem@gmail.com
Editorial Address
Jl. Eltari Km 9 Kelurahan Sasi, Kota Kefamenanu, TTU, NTT
Location
Kab. timor tengah utara,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Journal Science of Biodiversity
Published by Universitas Timor
ISSN : -     EISSN : 28297385     DOI : https://doi.org/10.32938/jsb/vol3i1
Sci-Bio: Journal Science of Biodiversity adalah Jurnal Ilmu Biologi yang terbit secara berkala sebagai sarana penyebarluasan hasil penelitian dan ilmu pengetahuan di bidang ilmu biologi. Adapun bidang kajian pada jurnal ini yaitu Biologi Teoritis seperti Ekologi, Botani, Mikobiologi, Zoologi dan Aplikasinya. Journal Science of Biodiversity diterbitkan oleh Program Studi Biologi Dua Kali dalam Setahun (April dan Oktober). Setiap artikel di tinjau oleh para Ahli dalam bidangnya.
Articles 36 Documents
Identifikasi Jenis-Jenis Hewan yang Digunakan Masyarakat Peureulak Sebagai Obat tradisional Inka Fara Dina; Shally Rezeki; Nurliyanti Nurliyanti
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp73-80

Abstract

Latar Belakang: Seiring semakin banyaknya macam penyakit membuat masyarakat Indonesia takut untuk mengonsumsi obat-obatan sintetis berbahan kimia yang dimana menyebabkan banyak efek samping. Maka dari itu masih banyak masyarakat yang memanfaatkan hewan menjadi obat tradisional salah satunya ialah masyarakat Peureulak. Kecamatan Peureulak merupakan salah satu daerah yang terletak pada Kabupaten Aceh Timur Provinsi Aceh yang masih ada spesies hewan. Pengobatan tradisional menggunakan hewan yang dilakukan oleh masyarakat Peureulak adalah solusi alternatif untuk mengatasi persoalan kesehatan. Banyak sekali metode pengolahan hewan sebagai obat yang dilakukan oleh praktisi pengobatan tradisional masyarakat sesuai pengetahuan serta pengalaman. Bagian-bagian hewan yang umumnya digunakan menjadi obat tradisional diantaranya: daging, ceker, lendir dan madu. Metode: Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Maret hingga Juni 2022 di lokasi penelitian Kecamatan Peureulak dan menggunakan metode deskriptif kualitatif berdasarkan wawancara dan pengamatan langsung yang telah dilakukan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Peureulak masih memanfaatkan hewan sebagai obat tradisional walaupun sudah jarang karena masyarakat setempat menggunakan obat-obatan modern yang ada di pasaran untuk mengobati penyakit. Kesimpulan: Jumlah jenis hewan yang dimanfaatkan oleh masyarakat Peureulak untuk obat ada 11 spesies dengan Insecta dan Aves yang mendominasi. Bagian hewan yang dimanfaatkan antara lain seluruh tubuh, daging, ceker, lendir dan madu. Pemanfaatan hewan sebagai obat ini dimanfaatkan masyarakat Peureulak untuk mengatasi beberapa penyakit terutama penyakit gatal, asma dan obat luka pasca operasi.
Laju Pertumbuhan Ayam Kampung Laju Pertumbuhan Ayam Kampung (Gallus gallus domesticus) yang Diberi Ransum dengan Tingkat Protein dan Energi yang Berbeda Joice Jusmiaty Bana; Amor T Karyawati; Theresia L Boro; Maria Danong
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp81-88

Abstract

Komposisi ransum menjadi salah satu faktor penting terhadap performa produksi ayam kampung. Komposisi nutrisi yang tepat dalam ransum akan memberikan performa produksi terbaik. Penelitian ini bertujuan untuk membuat formula ransum yang mengandung konsentrasi protein dan energi yang tepat dan seimbang untuk menunjang performa produksi ayam kampung. Penelitian ini menggunakan ayam berumur 4-5 bulan sebanyak 28 ekor yang diberi ransum dengan kombinasi 3 level protein yaitu 14%, 16% dan 18% serta 2 level energi yaitu 2600 kkal/kg dan 2800 kkal/kg. Ransum komersial digunakan sebagai kontrol. Tujuh perlakuan yaitu R0 (Ransum komersial), R1 ransum dengan kombinasi PK 14% dan EM 2600kkal/kg; R2 ransum dengan kombinasi PK 14% dan EM 2800kkal/kg, R3 ransum dengan kombinasi PK 16% dan EM 2600kkal/kg, R4 ransum dengan kombinasi PK 16% dan EM 2800kkal/kg, R5 ransum dengan kombinasi PK 18% dan EM 2600kkal/kg, R6 ransum dengan kombinasi PK 18% dan EM 2800kkal/kg, Masing masing perlakuan diulang 4 kali sehingga diperoleh 28 unit percobaan. Parameter yang diukur adalah pertambahan bobot badan (PBB), konsumsi ransum, specific growth rate (SGR) dan konversi ransum. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan SPSS for windows versi 25, bila perlakuan berpengaruh nyata terhadap parameter dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa perlakuan R6 yaitu ransum dengan kombinasi protein 18% dan energi 2800 kkal/kg memberikan performa produksi terbaik secara signifikan dengan kelompok perlakuan lainnya kecuali perlakuan R5. Kata kunci : Gallus gallus domesticus , pertambahan bobot badan, konsumsi ransum, specific growth rate, konversi ransum.
Etnozoologi Vertebrata Masyarakat Desa Be’nus Kabupaten Timor Tengah Utara Dicky Frengky Hanas; Julia Edeltrudis Koa; Anna Theresya Taboy; Stanislaus Sila
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp89-94

Abstract

Masyarakat Desa Be’nus memiliki pengetahuan tradisional tentang pemanfaatan sumber daya hewani dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk pemanfaatan kelompok hewan vertebrata oleh masyarakat Desa Be’nus dengan menggunakan metode eksplorasi dan wawancara terhadap responden yang nerupakan tetua adat dan tokoh masyarakat. Data hasil pengamatan dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menjabarkan jenis-jenis hewan vertebrata dan bentuk-bentuk pemanfaatannya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Be’nus mempunyai pengetahuan lokal dalam pemanfaatan sumber daya hewan yang meliputi pemanfaatan sebagai bahan pangan dan ternak, sarana ritual adat, hewan peliharaan serta pemanfaatan sebagai obat tradisional. Pengetahuan etnozoologi vertebrata dalam ritual adat dan obat tradisional merupakan bagian dari warisan pengetahuan lokal masyarakat Desa Be’nus.
Respon Humoral Serangga Trigona Sp Pasca Infeksi Patogen Penyebab Penyakit Darah (Blood Disease) pada Tanaman Pisang Maria Marselina Bay; Tjandra Anggraeni
Journal Science of Biodiversity Vol 3 No 2: Oktober 2022
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol3i2pp95-101

Abstract

Trigona sp merupakan salah satu serangga pengunjung bunga pisang yang berperan sebagai vektor penyebar penyakit darah (blood disease) pada tanaman pisang yang disebabkan oleh bakteri blood disease bacterium. Interaksi Trigona sp dan blood disease bacterium dapat memicu aktifnya sistem pertahanan humoral tubuh serangga tersebut. Aktifnya respon humoral Trigona sp ditandai dengan sintesis enzim phenoloksidase (PO) dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Tujuan penelitian untuk mengukur respon humoral serangga Trigona sp setelah terinfeksi patogen penyebab penyakit darah. Sistem pertahanan humoral serangga Trigona sp diukur dengan melihat aktifitas enzim PO dan sintesis peptida antibakteri (AMP). Infeksi BDB dilakukan secara oral infeksi dengan jumlah sel bakteri yang berbeda dan lama infeksi divariasikan yaitu 0 (kontrol), 4, 8, 12 dan 24 jam. Hasil penelitian, lama infeksi 4 jam jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,19 unit/mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 19 x 109/ml . Lama infeksi 8 jam, jumlah PO yang dihasilkan sebanyak 0,33 unit/ mg protein pada infeksi jumlah sel bakteri 14. 8 x 109/ml. Lama infeksi 12 jam, jumlah PO yang dihasilkan yaitu 0,18 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 9.5 x 109/ml. Lama infeksi 24 jam, PO yang dihasilkan yaitu 0,25 unit/mg protein pada infeksi dengan jumlah sel bakteri 14.2 x 109/ml. Uji aktifitas menunjukkan daya hambat sebesar 1,9 cm. Disimpulkan bahwa aktifnya respon humoral ditandai dengan meningkatnya unit PO dan sintesis peptida antibakteri yang ditandai dengan adanya zona hambat pada medium agar Tryphenil Tetrazolium Chloride (TZC).
Analisa Pigmen Monascus sp yang Ditumbuhkan pada Berbagai Varietas Beras dhanang puspita; Lydia Ninan Lestario; Fitri Hayuningrat Al-janati
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp6-11

Abstract

Monascus sp adalah salah satu organisme multiseluler yang mampu menghasilkan pigmen alami. Monascus dapat tumbuh di media yang mengandung pati. Monascus dapat tumbuh di media yang mengandung pati. Pigmen Monascus banyak digunakan sebagai pewarna makanan dan minuman, karena tidak beracun. Beras banyak digunakan sebagai media pertumbuhan, salah satunya digunakan untuk produksi angkak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa jenis-jenis pigmen yang dihasilkan oleh Monascus sp yang ditumbuhkan di beberapa jenis varietas beras. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap yaitu; isolasi Monascus sp, produksi pigmen, ekstaksi dan analisa pigmen. Hasil penelitian menunjukan, semua jenis beras dapat dijadikan media pertumbuhan Monascus sp. Terdapat 5 jenis pigmen yang dapat diidentifikasi yaitu;
Isolasi dan Uji Aflatoksin Cendawan Pengkontaminasi Kacang Merah (Phaseolus vulgaris L.) di Kabupaten Timor Tengah Utara Ria S Mauresi; Gergonius Fallo; Ite Morina Yostianti Tnunay
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp30-36

Abstract

Kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) merupakan salah satu produk unggulan pertanian di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang seringkali terkontaminasi cendawan dan mengakibatkan pembusukan hingga memproduksi aflatoksin. Tujuan penelitian yaitu mengisolasi, mengidentifikasi dan mengetahui kandungan aflatoksin cendawan pengkontaminasi kacang merah. Penelitian diawali dengan pengambilan sampel kacang merah di Desa Suanae dan Desa Noepesu secara random sebanyak 1 kg dengan lamanya penyimpanan 3-4 bulan. Kacang merah yang bergejala ditumbuhkan pada media PDA dengan metode penanaman langsung. Cendawan diidentifikasi secara makroskopis dan mikroskopis, sedangkan uji aflatoksin menggunakan metode TLC. Hasil isolasi didapatkan dua isolat cendawan yaitu isolat SBP dan isolat NK. Isolat SBP memiliki karakter makroskopis yaitu warna koloni hijau, permukaan cokelat kehijauan dengan diameter pertumbuhan koloni 5,1-7,0 mm, sedangkan isolat NK warna miselium hijau muda dengan diameter koloni 1,1-1,5 mm. Kedua isolat secara mikroskopis memiliki bentuk spora oval, warna spora hitam kecoklatan dan hitam, memiliki konidia berbentuk bulat serta konidiafor tegak. Kedua isolat diduga Aspergillus sp. Hasil uji aflatoksin total yaitu B1 : <3.01 µg/Kg, B2 : <3.50 µg/Kg, G1 : <0.54 µg/Kg, dan G2 : <1.0 µg/Kg. Kadar aflatoksin total hasilnya di bawah batas regulasi Standar Nasional Indonesia (<5 µg/Kg).
Analisa Kandungan Mikroplastik pada Organ Ikan Konsumsi dari Rawa Pening dhanang puspita; Pulung Nugroho; Elisabeth Nadia Kurnia Sena
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp16-22

Abstract

Mikroplastik adalah cemaran dari proses degradasi plastik yang berukuran partikel kurang dari 5mm. Rawa pening adalah salah satu rawa terbesar di Indonesia dan biota air memiliki potensi tercemar mikroplastik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan mikroplastik pada organ ikan konsumsi yang diperoleh dari rawa pening. Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan tahapan penelitian; isolasi mikroplastik dan analisis mikroplastik dengan FITR. Hasil analisis sampel organ ikan ditemukan adanya kandungan mikroplastik dalam bentuk fragment, fiber, film dan foam. Jenis mikroplastik yang ditemukan sebagian besar adalah Polytetrafluoroethylene (PTPE), Polycarbonate, Polymethyl methacrylate (PMMA) dan Polyamaides (Nilon).
Populasi dan Intensitas Serangan Larva Spodoptera litura F. pada Tanaman Sawi Hijau (Brassica juncea L.) Herminda Rafu; Blasius Atini; Made Santiari
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp1-5

Abstract

Green mustard farmers in the Beba area experienced a decrease in crop yields due to attacks by armyworm larvae. A study needs to be conducted to determine the average population and intensity of the attack by larvae of S. litura F. on mustard greens aged 6 DAP, 8 DAP, 10 DAP, and 12 DAP in the determined plots. The study was conducted in the Beba area, Oelami Village, South Bikomi District, from December 2021 to January 2022. The total observation sub-plots were 16 and the size of each sub-plot is 60 x 60 cm. The collection of S. litura F. and attack intensity observation were carried out starting from 6 DAP – 12 DAP at 06.00-08.00 am. The mean population of S. litura F. larvae obtained from mustard greens aged 6 DAP; 8 DAP, 10 DAP, and 12 DAP was respectively 0.029 DAP/clump; 0.154 head/clump, 0.632 head/clump, and 0.688 head/clump. The percentage of attack intensity on plants aged 6 DAP, 8 DAP, 10 DAP, and 12 DAP were respectively 0.041%; 0.097%; 0.23%, and 0.246%. The attack intensity category is still in the mild category. The highest average population of S. litura F. larvae and the highest percentage of attack intensity was at the age of 12 DAP.
Identifikasi Karakteristik dan Keanekaragaman Jenis Lamun di Daerah Intertidal di Pantai Litianak Desa Oelua Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao Midel Delfi Wehelmina Ndolu; Abdul Majid; Marthinus Dethan
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp12-15

Abstract

Lamun (seagrass) adalah salah satu kelompok tumbuhan berbunga yang secara penuh mampu beradaptasi di lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik dan keanekaragaman jenis lamun (seagrass) di Pantai Litianak Desa Oelua Kecamatan Rote Barat Laut Kabupaten Rote Ndao. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah jelajah. Penjelajahan dilakukan dengan berpatokan pada heterogenitas (keanekaragaman) dan homogenitas (persamaan jenis) lamun. Penentuan sampel dilakukan dengan metode jelajah dengan penentuan plot kontinyu yang terdiri dari 16 plot. Jarak masing-masing plot 10 meter. Peletakan plot pengamatan dengan ukuran setiap plot 1 x 1 meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah spesies dengan berbagai karakteristik dan keanekaragaman yang di temukan di Pantai Litianak terdiri dari 6 spesies yaitu Thalassia Hemprichii (5,2243), Halophila Minor (2,3528), Halodule Pinifolia (3,8559), Cymodocea Rotundata (1,4179), Enhalus Acoroides (1,0141), Syringodium Isoetifolium (1,0574)
Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Endofit dari Batang Talas (Colocasia esculenta L.) Jusanty Antoneta Pakh; Adelya Irawan Manalu; Lukas Pardosi
Journal Science of Biodiversity Vol 4 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Program Studi Biologi, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsb/vol4i1pp37-40

Abstract

TARO (COLOCASIA ESCULENTA L.) IS A TYPE OF TUBER THAT IS USED AS A TRADITIONAL MEDICINE TO TREAT VARIOUS DISEASES. THIS PLANT CONTAINS SECONDARY METABOLITES, INCLUDING ALKALOIDS, TANNINS AND FLAVONOIDS. THE PURPOSE OF THIS STUDY WAS TO DETERMINE THE ANTIBACTERIAL POTENTIAL OF ENDOPHYTIC BACTERIAL ISOLATES FROM TARO (COLOCASIA ESCULENTA L.) ON THE GROWTH OF PATHOGENIC ESCHERICHIA COLI BACTERIA. THE STAGES IN THIS STUDY WERE THE ISOLATION OF ENDOPHYTIC MICROBES FROM TARO PLANTS, ANTIMICROBIAL TESTING USING THE AGAR DIFFUSION METHOD, BIOCHEMICAL CHARACTERIZATION INCLUDING IDENTIFICATION OF COLONY MORPHOLOGY AND CELL MORPHOLOGY. THE MEDIA USED FOR THE ISOLATION OF ENDOPHYTIC BACTERIA IS NUTRIENT AGAR (NA). THE ISOLATES OBTAINED WERE THEN SUBJECTED TO ANTIMICROBIAL TESTS USING THE AGAR DIFFUSION METHOD, AND THE COST OF INHIBITION. Keyword: TARO, ENDOPHYTIC BACTERIA, ANTIMICROBIAL

Page 2 of 4 | Total Record : 36