cover
Contact Name
Muhammad Fauzan
Contact Email
muhammadfauzan665@gmail.com
Phone
+6282387499548
Journal Mail Official
amnesia.ingreat@gmail.com
Editorial Address
Jl. Prof. M. Yamin, S.H., Kelurahan Tembilahan Hilir, Kecamatan Tembilahan, Kab. Indragiri Hilir, Riau 29200
Location
Kab. indragiri hilir,
Riau
INDONESIA
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA)
ISSN : -     EISSN : 23029626     DOI : DOI 10.61167/amnesia.v1i2
Core Subject : Economy, Social,
AMNESIA ini fokus pada pengembangan Ilmu Pengetahuan Manajemen Sumber Daya Manusia yang merupakan wadah untuk publikasi ilmiah dan media pertukaran informasi serta karya ilmiah bagi para akademisi. Jurnal ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian Indragiri Research Center (Ingreat) di bawah naungan Yayasan Alfaizan Putra Harapan Indragiri. Di mana dalam setahun karya ilmiah yang diterbitkan empat kali yaitu Bulan Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, Oktober-Desember. Diharapkan dengan adanya AMNESIA ini dapat memperluas dan meningkatkan kinerja akademis dan pengembangan ilmu Manajemen Sumberdaya Manusia.
Articles 63 Documents
IMPLEMENTASI DANA DESA DALAM PENGUKURAN KINERJA PROGRAM PEMBANGUNAN DESA TASIK RAYA: ANALISIS BALANCED SCORECARD DAN PENGEMBANGAN KAPASITAS APARATUR DESA Andriyanto Andriyanto; SM. Guntur; Sri Hidayanti
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 4 No. 2 (2026): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v4i2.325

Abstract

This study aims to describe and analyze the implementation of the Village Fund (Dana Desa) in measuring the performance of development programs in Tasik Raya Village using the Balanced Scorecard approach, as well as to examine the role of village apparatus capacity development in supporting program effectiveness. This research employs a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Informants were selected using purposive sampling, consisting of village officials and community beneficiaries. Data analysis was conducted using the Miles and Huberman model with the Balanced Scorecard approach, which includes financial, community, internal process, and learning and growth perspectives. The results show that the implementation of the Village Fund has been relatively effective, particularly in financial accountability and community benefits; however, several challenges remain, including limited community participation, suboptimal coordination in program implementation, and insufficient development of village apparatus capacity. Therefore, strengthening the capacity of village apparatus is an important factor in improving the effectiveness of Village Fund implementation and achieving more optimal and sustainable village development performance.
PENGARUH WORK-LIFE BALANCE TERHADAP KINERJA KADER PEREMPUAN DI POSYANDU DESA GEMBARAN Misriyani; Bayu Fajar Susanto; Asniati Bindas
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 4 No. 2 (2026): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v4i2.326

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Work-life balance terhadap kinerja kader perempuan di Posyandu Desa Gembaran, Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir. Kader Posyandu merupakan relawan perempuan yang menjalankan peran ganda sebagai ibu rumah tangga dan pelayan kesehatan masyarakat. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan konflik peran yang memengaruhi kinerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang terdiri dari kader aktif, bidan pembina, dan perangkat desa. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Work-life balance kader berada pada kategori cukup baik dengan dukungan keluarga sebagai faktor dominan. Kader yang memiliki keseimbangan peran menunjukkan kinerja lebih konsisten dalam aspek kehadiran, kualitas pelayanan, ketelitian administrasi, dan kerja sama tim. Sebaliknya, konflik peran yang tinggi berdampak pada kelelahan emosional dan penurunan fokus kerja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Work-life balance berpengaruh positif terhadap kinerja kader perempuan di Posyandu Desa Gembaran.
ANALISIS EFEKTIVITAS KINERJA DALAM MENGGUNAKAN APLIKASI E-KINERJA DI DINAS KOMUNIKASI INFORMATIKA, PERSANDIAN DAN STATISTIK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Zoly Nova; Ahmad Rifa'i; Raju Maulana
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 4 No. 2 (2026): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v4i2.328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kinerja PNS dalam menggunakan aplikasi e-Performance dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya di Dinas Komunikasi, Informatika, Kriptografi, dan Statistika Kabupaten Indragiri Hilir. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, dengan seluruh PNS di kantor diambil sampelnya menggunakan teknik sampling jenuh. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, and SaldaƱa (2014) yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas aplikasi e-Performance berada dalam kategori cukup efektif namun tidak optimal. Penggunaan aplikasi ini telah meningkatkan keteraturan pelaporan kinerja, namun masih ada kelemahan dalam disiplin pengisian, akurasi data, dan konsistensi pemanfaatan fitur. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas ini termasuk keterampilan literasi digital karyawan, kualitas sistem dan infrastruktur jaringan, disiplin dan kesadaran karyawan, serta dukungan organisasi dan pengawasan kepemimpinan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi e-Performance tidak hanya ditentukan oleh kualitas teknologi, tetapi juga oleh kesiapan sumber daya manusia dan komitmen organisasi