cover
Contact Name
Kadek Sutrisna
Contact Email
pvskuliner@undiksha.ac.id
Phone
+6287860459291
Journal Mail Official
pvskuliner@undiksha.ac.id
Editorial Address
Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner Jurusan Teknologi Industri Fakultas Teknik dan Kejuruan Universitas Pendidikan Ganesha Jl. Udayana, Kampus Tengah, Singaraja-Bali Kode Pos 81116
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Kuliner
ISSN : -     EISSN : 28095561     DOI : https://doi.org/10.23887/jk.v3i2
Core Subject : Education,
Jurnal Kuliner adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Ganesha dan dikelola secara profesional oleh Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner, Jurusan Teknologi Industri, Fakultas Teknik dan Kejuruan. Jurnal ini bertujuan untuk menampung artikel hasil penelitian dan hasil pengabdian masyarakat di bidang Kuliner, baik itu baik mengenai teknik persiapan, pengolahan dan penyajian makanan dan minuman, teknik meracik minuman alkohol dan non alkohol, serta higiene-sanitasi makanan dan minuman. Pada akhirnya Jurnal ini diharapkan dapat memberikan gambaran tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang seni kuliner bagi sivitas akademika. Jurnal ini diterbitkan 2 kali dalam setahun (Maret dan Agustus).
Articles 55 Documents
Onigiri Substitusi Beras Ketan Putih Dengan Cita Rasa Khas Nusantara: Business Opportunity for White Glutinous Rice Substitute Onigiri with Nusantara Flavor Lancah Saba Bestari, Zedala Murti Birah; Enjelika.N; Banurea.M.N; Mahdiyah
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83479

Abstract

Onigiri Nusantara Oishi merupakan bisnis usaha kuliner makanan selingan dari substitusi nasi ketan putih dengan isian opor ayam dan pelengkap serundeng. ONO merupakan inovasi baru pangan lokal yang unik, karena merupakan produk asimilasi antara makanan khas Jepang berupa onigiri atau nasi kepal dengan cita rasa Nusantara yaitu opor ayam dan serundeng. Rasa yang autentik dapat mudah diterima oleh lidah orang Indonesia dan dapat dikonsumsi oleh semua kalangan seperti anak kecil, remaja, hingga orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk merencanakan rintisan usaha onigiri. Produk “ONO” memiliki keunggulan, yaitu unik, simple dan mampu menjadi alternative menu praktis, yang dapat dikonsumsi sambil beraktifitas. Promosi bisnis ini dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Tiktok, dan Whatsapp juga melakukan promosi langsung atau offline, misalnya saat ada event spesial. Produk ini dipasarkan dengan harga satuan Rp 7.000,- satuan kemasan spesial Rp 8.500,- dan Rp 21.500,- kemasan box yang berisi 3 buah onigiri. Awal pada target penjualan, omzet yang direncanakan adalah sebesar Rp 1.612.500,. Penjualan dilakukan selama 1 bulan dengan mencapai bahkan melebihi target omzet, yaitu sebesar Rp 1.784.000,-. Berdasarkan analisis kelayakan usaha yang dilihat dari aspek pemasaran, aspek organisasi dan manajemen, aspek produksi dan aspek keuangan, bisnis ini layak untuk dijalankan dan dikembangkan.
Optimalisasi Penyimpanan Bahan Makanan Basah di UNP Hotel & Convention Center Padang: Optimizing the Storage of Wet Food Ingredients at the UNP Hotel & Convention Center Padang haru hasnel; Asnur, Lise
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyimpanan bahan makanan di UNP Hotel and Convention Center Padang, ruang penyimpanan yang terlihat sangat kotor, tempatnya berkarat dan sampah sisa-sisa tidak dibersihkan dan tidak mengelompokkan bahan makanan menurut jenis barang berdasarkan aroma. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Data dikumpulkan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi yang melibatkan informan. Hasil penelitian ini menemukan bahwa: (1) Tempat penyimpanan di UNP Hotel and Convention Center Padang sudah memiliki rak yang berjarak, Tetapi ruang penyimpanan yang terlihat sangat kotor. (2) Setiap bahan makanan disimpan dalam wadahnya masing-masing, dikategorikan berdasarkan jenisnya. (3) Di UNP Hotel & Convention Center Padang tidak menerapkan food labeling dan tidak memiliki kartu stok. (4) Beberapa bahan makanan terlihat telah kadaluwarsa dan kondisinya buruk karena sistem FIFO tidak diterapkan secara efektif. (5) Sudah memisahkan bahan makanan basah dan kering tapi tidak ada pemisah antara bahan makanan basah yang berbau tajam dan lainnya. (6) Tidak ada pencatatan khusus untuk makanan basah yang masuk ataupun bahan makanan basah yang keluar. (7) Tetesan air dari makanan basah menyebabkan terbentuknya genangan air di rak lemari es. (8) Tidak adanya system pencatatan. (9) Selalu membuat laporan secara berkala. (10) Tidak adanya pengecekan pada suhu.
Uji Hedonik Onigiri Beras Ketan Putih Cita Rasa Nusantara: Hedonic Test Of White Glutinous Rice Onigiri With The Taste Of Nusantara Enjelika, Natalia; Bestari.Z.M.B.L; Banurea.M.N; Mahdiyah
Jurnal Kuliner Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v4i2.83655

Abstract

Onigiri merupakan salah satu jenis makanan Jepang yang dikenal dan dimakan oleh masyarakat di seluruh dunia. Hidangan khas Jepang yang masuk di Indonesia perlu disesuaikan dengan potensi lokal yang ada di Indonesia, penyesuaian potensi lokal pada penelitian ini menggunakan bahan beras ketan putih sebagai bahan substitusinya, menggunakan isian opor ayam dan pelengkap serundeng. Penelitian bertujuan untuk (1) mendapatkan hasil uji daya terima konsumen dengan penilaian hedonik yang meliputi aspek warna, rasa, aroma, tekstur, dan bentuk) dari onigiri substitusi beras ketan putih isian opor ayam dan pelengkap serundeng. (2) menguji daya terima produk pada konsumen terlatih dan tidak terlatih. Metode yang digunakan pada penelitian yaitu metode eksperimen untuk menguji coba produk substitusi beras ketan putih 10%, 20% dan 30% dengan isian opor ayam dan pelengkap serundeng untuk mendapatkan formula terbaik. Pengumpulan data daya terima dilakukan dengan metode survei kepada 75 panelis tidak terlatih dan 25 panelis terlatih menilai aspek kesukaan pada produk onigiri dengan skala penilaian 5-1. Berdasarkan hasil yang diperoleh, kesimpulan dari hasil validasi dan daya terima bahwa penilaian rata-rata tertinggi ada pada onigiri substitusi beras ketan putih 10%.
KAJIAN TENTANG VARIASI RASA DAN PENYAJIAN SERTA MAKNA FILOSOFI BABI GULING DALAM TRADISI GULING SIU PADA UPACARA USABA SUMBU DESA ADAT TIMBRAH KARANGASEM : THE STUDY OF THE VARIATION OF FLAVOR AND PRESENTATION AND THE PHILOSOPHICAL MEANING OF BABI GULING IN THE GULING SIU TRADITION IN THE USABA SUMBU CEREMONY OF TIMBRAH KARANGASEM TRADISIONAL VILLAGE Dwipayana, I Kadek Windu; Ni Wayan Sukerti; Damiati
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.91482

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifkasi; 1) variasi rasa dari babi guling dalam tradisi Guling Siu pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah. 2) penyajian dari babi guling dalam tradisi Guling Siu pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah, serta 3) makna filosofi babi guling dalam tradisi Guling Siu pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah, Karangasem. Metode penelitian menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Terdapat 4 responden keluarga yang digunakan dari masing-masing perwakilan yaitu dari Pauman Desa, Pauman Lambuan, Pauman Anakan Yeh, dan Pauman Beji, dalam menentukan responden keluarga digunakan teknik Purposive sampling. Metode pengumpulan data berupa wawancara serta observasi. Instrumen pengumpulan data berupa pedomaan wawancara dan pedoman observasi. Data yang telah dikumpulkan akan direduksi dan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian ini adalah 1) adanya variasi rasa babi guling pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah, Karangasem. Penggunaan bumbu yang berbeda-beda menciptakan rasa yang bervariasi tergantung bumbu yang digunakan seperti menggunakan bumbu genep, bumbu pencok, daun mangkuning serta perpaduan daun salam dan mangkuning, bumbu genep memiliki rasa yang kuat, tajam dan gurih, bumbu pencok memiliki rasa yang pedas dan daun mangkuning memiliki rasa sepat. Babi guling dibuat dari jenis babi babi lokal memiliki rasa yang lebih gurih baik dagingnya dan kulitnya. Teknik pengolahan mempengaruhi tingkat kematangan, rasa asam dengan aroma babi guling yang kurang segar pada daging babi guling dipengaruhi oleh tingkat kematangan babi guling 2) penyajian babi guling pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah, Karangasem dalam bentuk banten (sesajen) yaitu banten pengapit guling /banten pamuja serta 3) makna filosofi dalam tradisi Guling Siu pada upacara Usaba Sumbu Desa Adat Timbrah, Karangasem adalah bentuk dari ucapan puji syukur masyarakat terhadap hasil bumi dan ternak serta karunia yang telah diberikan oleh Ida Bhatara Sesuhunan yang beristana di desa Adat Timbrah yaitu Ida Bhatara Muter Jagat Dan Bhatara Mayun untuk di Pura Panti Kaler dan Bhatara Nini (Dewi Sri).
PENGEMBANGAN FLIPBOOK SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI PELAYANAN PRIMA BAGI SISWA TATA BOGA: DEVELOPMENT OF FLIPBOOKS AS LEARNING MEDIA IN PRIMARY SERVICE MATERIALS FOR STUDENTS CULLINARY ART Kasih Pratiwi, Ni Luh Putu Mita; Cokorda Istri Raka Marsiti; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima, uji kelayakan media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima dan mengetahui respon siswa di SMKS Pariwisata Triatma Jaya terhadap media flipbook pembelajaran pada materi pelayanan prima. Jenis penelitian ini adalah penelitian R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4-D (define, design, development, disseminate). Penelitian ini melibatkan subjek validator yaitu, ahli materi, ahli media serta untuk uji kelompok terbatas menggunakan peserta didik sebanyak sepuluh orang. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini berupa wawancara dan angket yang diberikan kepada para ahli dan responden dengan menggunakan teknik skoring skala likert. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan perhitungan formula Gregory dan perhitugan rumus presentase. Pengujian dilakukan untuk mengetahui tingkat kelayakan Media Flipbook Pembelajaran Pada Materi Pelayanan Prima Bagi Siswa Kelas XI di SMKS Pariwisata Triatma Jaya Singaraja, diantaranya hasil pengujian terhadap media yang dilakukan oleh ahli materi dan ahli media tergolong “sangat tinggi” dan hasil uji respon pengguna terhadap media tergolong dalam kategori “sangat layak”.
PENGEMBANGAN MEDIA VIDEO PEMBELAJARAN NAPKIN FOLDING UNTUK MATA KULIAH TATA HIDANG RESTORAN DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN VOKASIONAL SENI KULINER.: DEVELOPMENT OF FOLDING NAPKIN LEARNING VIDEO MEDIA FOR THE RESTAURANT COURSE COURSE IN THE CULINARY ARTS VOCATIONAL EDUCATION STUDY PROGRAM. Indarwan, Anandita R; Cokorda Istri Raka Marsiti
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92001

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Langkah-langkah pengembangan, Kelayakan dan Respon mahasiswa terhadap Media Video Pembelajaran Napkin Folding untuk Mata Kuliah Tata Hidang Restoran di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R&D (Research & Development) dengan model 4D (define, design, development, disseminate). Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan angket yang disebar kepada sepuluh orang mahasiswa prodi PVSK Undiksha. Hasil yang diperoleh dari pengujian oleh ahli materi dikategorikan Sangat Layak sebagai media pembelajaran. Selanjutnya hasil pengujian dari ahli media dikategorikan Sangat Layak dan Perolehan dari ahli desain pembelajaran yang menunjukkan kategori Sangat Layak. Hasil yang didapatkan dari sepuluh orang responden terhadap Media Video Pembelajaran Napkin Folding untuk Mata Kuliah Tata Hidang Restoran di Program Studi Pendidikan Vokasional Seni Kuliner dikategorikan termasuk dalam kriteria Sangat Layak digunakan sebagai media video pembelajaran untuk Mata Kuliah Tata Hidangan Restoran.
INOVASI ROLL CAKE DENGAN TEKNIK KUKUS MENGGUNAKAN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF: STEAMED ROLL CAKE INNOVATION USING MOCAF FLOUR SUBSTITUTION Cristina D, Elisabeth; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92177

Abstract

Tujuan dari penelitian ini memberikan formulasi inovasi roll cake dengan teknik kukus menggunakan substitusi tepung mocaf, dilanjutkan dengan menguji kualitas dan tingkat kesukaan konsumen terhadap roll cake mocaf dengan teknik kukus menggunakan substitusi tepung mocaf pada aspek bentuk, warna, tekstur, aroma, dan rasa. Jenis penelitian yang digunakan yaitu eksperimen, di mana penelitian dilakukan dengan melakukan beberapa tahap uji coba untuk mengetahui hasil yang didapatkan. Hasil data yang didapatkan selanjutnya dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan menghitung rata-rata. Penelitian ini melibatkan dua panelis yaitu panelis terbatas dengan melibatkan 3 dosen dari Program Studi Pendidikan Vokasional di Universitas Pendidikan Ganesha dan 50 anggota masyarakat umum sebagai panelis konsumen untuk uji kesukaan dengan menggunakan skala likert. Hasil analisis melalui teknik deskriptif kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat kualitas dan kesukaan konsumen terhadap roll cake mocaf. Hasil penelitian diperoleh bahan formula untuk roll cake dengan teknik kukus menggunakan substitusi tepung mocaf yaitu dengan substitusi 50% tepung mocaf. Berdasarkan hasil pengujian kualitas menunjukkan skor pada aspek bentuk (4,30) sangat baik, rasa (3,60) baik, warna (3,00) cukup baik, tekstur (3,00) cukup baik, aroma (3,00) cukup baik. Berdasarkan hasil pengujian kesukaan menunjukkan skor pada aspek rasa (4,46) sangat suka, bentuk (4,40) sangat suka, aroma (4,36) sangat suka, warna (4,34) sangat suka, tekstur (4,32) sangat suka. Secara keseluruhan, hasil analisis data menunjukkan bahwa roll cake mocaf kukus dengan tepung mocaf dapat diterima dengan baik oleh konsumen dalam hal dengan baik oleh konsumen dari segi bentuk, warna, tekstur, aroma, dan rasa. Dengan tingkat penerimaan tersebut, produk ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.
UJI HEDONIK BOLU KLEMBEN SUBSTITUSI TEPUNG MOCAF (MODIFIED CASSAVA FLOUR): HEDONIC TEST OF KLEMBEN CAKE SUBSTITUTION WITH MOCAF FLOUR (MODIFIED CASSAVA FLOUR) Anggita Sari, Luh Vira; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Ni Made Suriani
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan konsumen terhadap bolu klemben dengan formulasi substitusi 80% dan 60% tepung mocaf yang dilihat dari aspek penampilan, tekstur dan rasa. Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Panelis pada penelitian ini adalah panelis tidak terlatih yang berjumlah 50 orang yang dipilih secara acak di masyarakat, kemudian panelis melakukan uji hedonik atau uji kesukaan bolu klemben tepung mocaf dengan skala likert. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan teknik deskriptif kuantitatif dengan menggunakan rumus persentase. Hasil analisis uji kesukaan masyarakat terhadap bolu klemben dengan formulasi substitusi 80% tepung mocaf jika dilihat dari aspek penampilan memperoleh persentase 83,6% dengan kategori SS (sangat suka), dari aspek tekstur memperoleh persentase 80% dengan kategori SS (sangat suka), dan dari aspek rasa, memperoleh persentase 83,2% dengan kategori SS (sangat suka). Hasil analisis uji kesukaan masyarakat terhadap bolu klemben dengan formulasi substitusi 60% tepung mocaf jika dilihat dari aspek penampilan memperoleh persentase 78,4% dengan kategori S (suka), dari aspek tesktur memperoleh persentase 72,4% dengan kategori S (suka), dan dari aspek rasa memperoleh persentase 79,2% dengan kategori S (suka). Jadi dapat disimpulkan bahwa tingkat kesukaan masyarakat terhadap bolu klemben formulasi substitusi 80% tepung mocaf lebih tinggi jika dibanding bolu klemben formulasi substitusi 60% tepung mocaf. Namun secara keseluruhan bolu klemben formulasi substitusi 80% dan 60% tepung mocaf dapat diterima masyarakat dengan baik.
UJI HEDONIK SELAI KACANG GUDE (CAJANUS CAJAN): HEDONIC EVALUATION OF GUDE PEANUT (CAJANUS CAJAN) SPREAD Yumita Lestari, Ida Ayu; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Risa Panti Ariani
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i1.92195

Abstract

Ragam kuliner terus berkembang seiring dengan keinginan untuk menciptakan inovasi produk yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk : 1) menganalisis formulasi selai kacang gude, 2) mengetahui hasil uji hedonik selai kacang gude dilihat dari aspek warna, tekstur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan melibatkan dua orang ahli untuk menguji formulasi selai kacang gude dan 50 orang panelis untuk pengujian hedonik. Pengujian hedonik menggunakan instrumen lembar uji hedonik dengan skala likert yang diklasifikasikan ke dalam lima kategori, yaitu: 1) Sangat Tidak Baik, 2) Kurang Baik, 3) Cukup Baik, 4) Baik, dan 5) Sangat Baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; 1) Formulasi pembuatan selai dengan menggunakan 100% kacang gude, yaitu Kacang gude 100 gram, Gula pasir 50 gram, Minyak sayur 10 ml , Air 50 mili liter, Garam 1 gram. 2) Hasil uji hedonik selai kacang gude pada aspek warna memperoleh nilai 3,96 dengan kategori ”suka”, aspek tekstur memperoleh nilai 4,42 dengan kategori ”sangat suka”, dan aspek rasa memperoleh nilai 4,6 dengan kategori ”sangat suka”. Jadi dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan tingkat kesukaan masyarakat terhadap selai kacang gude sebagai produk inovasi berada dalam kategori sangat suka.
UJI MUTU HEDONIK BAKSO IKAN TONGKOL DENGAN PURE RUMPUT LAUT (EUCHEUMA COTTONII): HEDONIC QUALITY TEST OF TUNA MEATBALLS WITH SEAWEED PURE (EUCHEUMA COTTONII) Ni Luh De Paramita Sari; Ida Ayu Putu Hemy Ekayani; Luh Masdarini
Jurnal Kuliner Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jk.v5i2.102323

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan proses pengolahan bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii; 2) Mendeskripsikan kualitas bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii berdasarkan aspek aroma, tekstur, dan rasa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif yang dilaksanakan di Laboratorium Tata Boga Universitas Pendidikan Ganesha.  Instrumen penelitian yang digunakan merupakan lembar observasi uji hedonik yang disusun dalam skala penilaian lima tingkat untuk mengevaluasi kualitas bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii berdasarkan karakteristik organoleptik meliputi aspek aroma, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian ini yaitu: 1) Proses pembuatan bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii meliputi pra-eksperimen untuk menentukan resep standar, kemudian dilakukan eksperimen utama yang mencakup persiapan bahan dan alat serta pengolahan bakso melalui tahap pencampuran, pembentukan, dan perebusan bakso hingga matang; 2)  Bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii berkualitas sangat baik berdasarkan uji hedonik dari 15 panelis terlatih dengan aspek aroma memperoleh skor 4,73, aspek tekstur memperoleh 4,86, dan aspek rasa memperoleh skor 4,93. Secara keseluruhan bakso ikan tongkol dengan penambahan pure rumput laut Eucheuma cottonii sudah sangat baik dan layak dikembangkan, namun tetap peerlu perbaikan khususnya pada aroma yang sedikit anyir dari beberapa sampel dan bentuk yang belum sama ukurannya.