cover
Contact Name
Syaekudin
Contact Email
syaekudins@gmail.com
Phone
+6281325385115
Journal Mail Official
dhabitjurnal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Sisingamangaraja No.5, Wonotingal, Kec. Candisari, Kota Semarang, Jawa Tengah 50252
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 28093364     EISSN : 2809168X     DOI : -
Artikel yang dimuat disini merupakan hasil penelitian, kajian dan gagasan di bidang pendidikan Islam dari para guru Pendidikan Agama Islam, pengawas PAI, dosen, pejabat dan pemerhati pendidikan Islam terutama Pendidikan Agama Islam di sekolah.
Articles 80 Documents
IMPLEMENTATION OF INNOVATION FOR PAI (ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION) TEACHER TO IMPROVE STUDENTS’ SPIRITUAL INTELLIGENCE: A CASE STUDY IN SCHOOL Mohammad Jailani
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to determine the implementation of Islamic religious education, to determine the conditions of innovation that had been carried out by Islamic religious education teachers and to determine the supporting and inhibiting factors of Islamic religious education teacher innovation in developing students' spiritual intelligence. The method used in writing this research is the observation method, interview method and documentation method. while the author's data analysis using descriptive qualitative analysis. the results of the study concluded that: the implementation of Islamic religious education learning at SMK Negeri 1 Kebumen is quite good. The innovation that has been carried out by the teacher to develop students' spiritual intelligence is with learning media that is adapted to the method used. The driving and inhibiting factors of the innovation of Islamic religious education teachers in developing spiritual intelligence include: from students of different levels of intelligence, and awareness of the students themselves, while from the teacher because of the teacher's ability to create an interesting learning atmosphere and master many methods and adjust it, time, accuracy of media and learning methods.
KONSEP ULUL ALBAB DAN MULTIPLE INTELLIGENCES DALAM PENDIDIKAN ISLAM Mariani; M. Ramli
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsep ulul albab adalah seseorang yang memiliki pemahaman mendalam, kebijaksanaan, dan integritas moral yang tinggi. Sementara teori multiple intelligences oleh Howard Gardner menjelaskan bahwa setiap individu memiliki berbagai jenis kecerdasan. Penelitian ini menggunakan studi literature dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Ulul Ulbab yang bersinergi dengan teori multiple intelligences menjadi pilihan paradigma dalam pendidikan Islam. Keduanya mendorong pembentukan manusia yang tidah hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki keseimbangan spiritual, emosional, dan sosial. Pembelajaran yang didesain dengan memperhatikan fitrah “kecerdasan” manusia yang menjadi wahana untuk membangun iklim yang dimungkinkan tumbuh dan berkembangnya aspek dzikir, fikir, dan amal shaleh diproyeksikan mampu untuk membentuk sosok manusia ideal, manusia ulul albab. Penelitian ini diharapkan memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pendidikan agama islam yang sesuai dengan kebutuhan zaman, dengan tetap mempertahankan nilai-nilai dasar islam.
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN AKHLAQ MELALUI KITAB AKHLAQ LIL BANIN PADA SANTRI MADRASAH DINIYAH DARUS SHOBIY PENUMPAAN DESA SEMAMBUNG KEC. JABON KAB. SIDOARJO Abdul Manaf; Imam Syafi’i
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akhlak memegang peranan yang penting dalam kehidupan manusia, dengan akhlak manusia dalam kehidupannya dapat menuju kearah martabat yang tinggi, baik di hadapan Allah SWT dan manusia. Selaras dengan tujuan pendidikan islam yaitu untuk mewujudkan manusia seutuhnya, sedangkan tujuan pendidikan agama islam adalah membimbing akhlak agar mereka menjadi muslim sejati, yang salah satunya melalui Lembaga non formal yakni madrasah diniyah melalui kitab akhlaq lil banin yang dikarang oleh Syaikh Ahmad Umar Baraja. Fokus penelitian ini adalah: 1) Bagaimana implementasi pembelajaran akhlaq melalui kitab Akhlaq Lil Banin pada santri madrasah diniyah Darus Shobiy Penumpaan Desa Semambung Kec. Jabon Kab. Sidoarjo?, 2) Apa kontribusi pembelajaran kitab Akhlaq Lil Banin dalam membentuk akhlaq santri madrasah diniyah darus Shobiy Penumpaan Desa Semambung kec. Jabon kab. Sidoarjo?. Hasil Penelitian menunjukan bahwa 1) Implementasi Pembelajaran akhlaq melalui Kitab Akhlaq Lil Banin pada santri madrasah Diniyah Darus Shobiy dibangun melalui pembelajaran yang saling mempengaruhi antara kemauan dari dalam diri peserta didik itu sendiri untuk bertingkah laku yang baik dengan linkungan belajar yang ada di sekitarnya. 2) Kontribusi Pembelajaran Kitab Akhlaq Lil Banin Dalam Membentuk Akhlak santri Madrasah diniyah Darus Shobiy Dalam Membentuk Akhlak Siswa Kepada Guru dikembangkan melalui pendekatan habitualisasi humanistik integratif yaitu pembiasaan melakukan nilai-nilai kemanusiaan yang terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE (VCT) DI KELAS VIII SMP NEGERI 1 PACET Risa Nur Sa’adah; Hasyim Asy’ari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penanaman karakter serta budi pekerti memalui pengamalan nilia-nilai yang terkandung dalam mata pelajaran pendidikan agama Islam perlu untuk dilakukan. Dalam rangka untuk membentuk karakter peserta didik menjadi decision maker, model pembelajaran Value Clarification Technique (VCT) bisa dikatakan dapat menjadi salah satu alternatif dalam menjawab tantangan dunia pendidikan saat ini. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah keefektifan dalam pengembangan bahan ajar pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis Value Clarification Technique (VCT). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (Development Research) dengan model ADDIE, dengan menggunakan uji validasi materi, desain dan bahasa serta eksperimen dengan pre-test dan post-test. Kemudian untuk mengetahui tingkat keefektifannya adalah dengan Uji-T. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan pengembangan buku ajar yang telah disusun, proses belajar mengajar memiliki efektifitas dan efisiensi didalam peningkatan dalam pembelajaran PAI. Dengan nilai t-hitung 5.493876333 > t-tabel 2.048407142 dengan taraf kepercayaan 99%. Artinya ada perbedaan yang signifikan antara nilai akhir dengan nilai awal.
STRATEGI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN BERIBADAH SALAT 5 WAKTU BERJAMA’AH Hanipin
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana peranan bimbingan salat 5 waktu Guru Pendididkan Agama Islam Terhadap Kedisiplinan Beribadah seperti salat 5 waktu sehari semalam. Metode yang di gunakan adalah Kualitatif, yang itu kombinasi pengamatan lapangan dengan kualifikasi data. Peneliti menggambarkan mengenai status suatu pendekatan kualitatif dan kemudian di lakukan interprestasi dan penjabaran data dari informasi lapangan yang di dapatkan. Teknik pengunpulan data yang di gunakan adalah observasi, wawancara, dan studi komonikasi. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa pengetahuan siswa mengenai pembelajaran fikih yang di ajarkan oleh guru pendidikan agama Islam mampu memberikan dorongan dalam melaksanakan ibadah terutama salat 5 waktu sehari semalam, hal ini juga di dukung dengan strategi atau metode yang beragam yang di gunakan oleh guru pendidikan agama Islam. Namun adanya ini perlu adanya bimbingan dan motivasi/semangat serta arahan dari guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan salat 5 waktu pada peserta didik, agar peserta didik mampu melaksanakan salat 5 waktu dalam sehari semalam tanpa adannya perasaan malas. hal ini bisa dilihat dari hasil data buku mintoring atau buku penghubung atara guru dan orang tua.
MENGHADAPI TANTANGAN GLOBAL : ETIKA PROFESI TEKNOLOGI INFORMASI BERBASIS PAI DI SMK Nyimas Depi Arisanti; Ashif Azafi
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas urgensi pengintegrasian etika profesi dalam Teknologi Informasi (TI) yang berbasis pada pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian ini bertujuan untuk menilai pengaruh pendidikan agama Islam dalam pembentukan etika profesi di bidang TI. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, data dikumpulkan dari guru dan ahli kurikulum, serta dianalisis untuk mengeksplorasi integrasi etika dalam pendidikan TI. Temuan menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memberikan kontribusi signifikan terhadap perilaku etis dalam praktik TI, mendorong kejujuran, integritas, dan tanggung jawab. Penelitian ini menyarankan peningkatan kurikulum dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam guna mempersiapkan siswa menghadapi tantangan etis di era digital.
PEMIKIRAN FILSAFAT PENDIDIKAN IBNU KHALDUN Mukharomah; Hilwa Nurul Fikriyah; Fatimah Azzahra Salim b; Herlini Puspika Sari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibnu Khaldun merupakan salah satu pemikir Islam yang mempunyai pengaruh besar terhadap perkembangan ilmu pengetahuan. Ibnu Khaldun paling dikenal sebagai sejarawan dan pakar sosial. Sebagaimana tertuang dalam karya ``Muqoddimah'', gagasan pendidikan bukan hanya sekedar konsep yang berkaitan dengan pendidikan, tetapi juga merupakan hasil pemikiran Ibnu Khaldun yang menekankan pada pendidikan. Pandangan Ibnu Khaldun mengenai pendidikan didasarkan pada konsep dan pendekatan filosofis dan empiris. Melalui pendekatan ini, ia mengemukakan visi pendidikan Islam yang ideal dan praktis Berdasarkan hasil penelitian literatur yang dilakukan, Ibnu Khaldun merupakan seorang tokoh besar dunia Islam dan mampu memberikan kontribusi yang signifikan bagi komunitas ilmiah dunia.Pemikiran Ibnu Khaldun sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari landasan pemikiran Islam. Ibnu Khaldun meyakini bahwa pendidikan merupakan hakikat keberadaan manusia. Ibnu Khaldun berpendapat bahwa tujuan pendidikan adalah mewujudkan masyarakat yang berbudaya dan memelihara kelangsungan hidup masyarakat yang sedang sekarat. Pandangan Ibnu Khaldun mengenai pendidikan didasarkan pada konsep dan pendekatan filosofis dan empiris. Melalui pendekatan ini, ia mengemukakan visi pendidikan Islam yang ideal dan praktis. Menurut Ibnu Khaldun, tantangan pendidikan adalah mampu mewujudkan masyarakat yang berbudaya dan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas yang mampu memperjuangkan kelangsungan hidup dan kemajuan masyarakat di masa depan.
PENGGUNAAN GAME KAHOOT UNTUK ASESMEN SUMATIF MATERI MELESTARIKAN ALAM KELAS VIIIB DI SMPN 3 LEKSONO Ratna Sundari Pupitosari
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan game Kahoot sebagai alat asesmen sumatif pada materi pelestarian alam di kelas VIIIB SMPN 3 Leksono. Latar belakang penelitian ini berfokus pada tantangan yang muncul dalam proses pembelajaran, seperti rendahnya minat baca dan motivasi belajar peserta didik. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah asesmen sumatif yang dilaksanakan setelah kegiatan pembelajaran selesai, dengan memanfaatkan platform Kahoot yang berbasis permainan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot tidak hanya meningkatkan motivasi belajar peserta didik, tetapi juga memberikan pengalaman asesmen yang menyenangkan dan bermakna. Selain itu, permainan edukatif ini mampu menumbuhkan jiwa kompetisi di antara peserta didik, yang berkontribusi pada peningkatan hasil belajar mereka. Kesimpulan dari penelitian ini menekankan pentingnya keberagaman dalam model dan metode pembelajaran, serta pemanfaatan teknologi dalam asesmen untuk memenuhi kebutuhan belajar pada masing – masing peserta didik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi para pendidik lain dalam merancang asesmen yang kreatif dan inovatif, sekaligus dapat menyesuaikan dengan perkembangan teknologi yang ada.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PAI MELALUI TGT PADA SISWA KELAS VIII SMP ISLAM SUNAN GIRI Novi Tazkiyatun Nihayah
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik menggunakan model pembelajaran Team Games Tournament (TGT) pada peserta didik kelas VIII B SMP Islam Sunan Giri Salatiga tahun pelajaran 2024/ 2025 pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dengan melibatkan 30 siswa. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis & Taggart, di mana guru sebagai pelaksana pembelajaran sekaligus peneliti. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik, yaitu pada siklus I rata-rata nilainya 75 (kategori baik), kemudian pada siklus II meningkat menjadi 80,5 (kategori sangat baik). Hal ini berarti terjadi peningkatan sebesar 5,5%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran team games tournament dalam mata pelajaran PAI dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B SMP Islam Sunan Giri Salatiga.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PRODUK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS XI DI SMA NEGERI 1 CILACAP Ahmad Rifa’i
DHABIT : Jurnal Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): Jurnal Dhabit : Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Kementerian Agama Prov Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran diferensiasi menjadi penting karena di dalam penerapannya mengakui perbedaan individual siswa dan memberikan pengalaman belajar yang sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Penerapan pembelajaran diferensiasi produk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI materi Dakwah, Khutbah, dan Tablig di SMA Negeri 1 Cilacap dilakukan melalui beberapa langkah-lagkah praktis yaitu memahami capaian pembelajaran, merumuskan tujuan pembelajaran, menyusun alur tujuan pembelajaran, merancang modul ajar. melakukan kegiatan pembelajaran, dan diakhiri dengan refleksi kegiatan pembelajaran. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini bahwa pembelajaran diferensiasi produk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI materi Dakwah, Khutbah, dan Tablig di SMA Negeri 1 Cilacap meliputi dakwah melalui ceramah, dakwah melalui lagu dan alat musik, dakwah melalui saripati lantunan ayat al-Qur’an, dakwah melalui acara talkshow, dan dakwah melalui pantun. Sedangkan dampak yang dihasilkan dari Penerapan pembelajaran diferensiasi produk pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam kelas XI materi Dakwah, Khutbah, dan Tablig di SMA Negeri 1 Cilacap yaitu (1) siswa dapat mengekspresikan berdasarkan minatnya, (2) pembelajaran menjadi lebih menyenangkan, (3) memunculkan kreativitas para siswa, (4) menjadikan pembelajaran lebih berkesan, dan (5) meningkatkan peran aktif para siswa.