cover
Contact Name
Muhammad Davi
Contact Email
muhammad.davi@pnl.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
eprotik@pnl.ac.id
Editorial Address
Jl. Banda Aceh-Medan Km. 280,3, Buketrata, Mesjid Punteut, Blang Mangat, Kota Lhokseumawe, 24301, Aceh, Indonesia
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
eProceeding of TIK
ISSN : 30311454     EISSN : 27979768     DOI : -
Core Subject : Science,
eProceeding of TIK (eProTIK) merupakan media publikasi hasil penelitian atau karya proyek akhir atau karya ilmiah dari Skripsi/tugas akhir mahasiswa Program Pendidikan Vokasi Sarjana Terapan (D-4) jurusan Teknologi Informasi dan Komputer (TIK) Politeknik Negeri Lhokseumawe. Artikel yang dipublikasikan ditulis bersama dosen pembimbing serta diterbitkan secara online setelah melalui proses review oleh 2 orang reviewer dan editor eProTIK. Penerbitan dilakukan 2 kali dalam setahun yaitu setiap bulan Mei dan Desember. eProceeding of TIK (eProTIK) mencakup bidang Computer Science, Artificial Intelligence, Machine Learning, Image Processing, Computer Networking, Computer Security, Multimedia, Software Engineering, Data Mining dan Internet of Things.
Articles 161 Documents
Implementasi Cloud Computing Pada Aplikasi Chatbot Sebagai Virtual Assisten Zikra Afnadi; Mursyidah Mursyidah Mursyidah; Fachri Yanuar Rudi
eProceeding of TIK Vol 5, No 2 (2025): eProTIK: November, 2025
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengimplementasikan cloud computing pada aplikasi chatbot berbasis Artificial Intelligence Markup Language (AIML) untuk Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer di Politeknik Negeri Lhokseumawe guna meningkatkan efisiensi dan responsivitas layanan akademik. Hasil uji menunjukkan bahwa responsivitas chatbot masih perlu ditingkatkan, dengan 33,3% responden menyatakan cukup setuju dalam menangani pertanyaan ambigu, dan 25% tidak setuju dan sangat tidak setuju terhadap jawaban yang diberikan. Tingkat kepuasan mahasiswa mencapai 75%. Evaluasi Quality of Service (QoS) menunjukkan performa jaringan yang sangat baik dalam throughput, packet loss, delay dan jitter pada beban tinggi, meskipun terjadi penurunan performa pada throughput di beban rendah. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi layanan dan penyediaan aplikasi inovatif bagi mahasiswa. Kata Kunci: Layanan jurusan, Chatbot, Artificial Intelligence Quality of Service, AIML
Implementasi Load Balancing dan Failover menggunakan metode PCC pada MikroTik Muhammad Ikrammullah; Atthariq Atthariq; Fachri Yanuar Rudi F
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja dan kehandalan jaringan dengan mengimplementasikan teknik load balancing menggunakan metode Per Connection Classifier (PCC) pada router MikroTik. Dalam lingkungan jaringan yang semakin kompleks, kebutuhan akan koneksi internet yang stabil dan efisien semakin meningkat. Dengan menggabungkan dua koneksi internet dari penyedia layanan yang berbeda, penelitian ini berusaha untuk mengatasi masalah seperti kemacetan jaringan, keterbatasan bandwidth, dan risiko putus koneksi. Metode PCC memungkinkan pembagian lalu lintas jaringan secara cerdas berdasarkan karakteristik koneksi, sehingga beban dapat didistribusikan secara merata ke kedua jalur koneksi. Selain itu, fitur failover yang diimplementasikan memastikan bahwa jika salah satu koneksi mengalami gangguan, lalu lintas akan secara otomatis dialihkan ke koneksi yang masih aktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan load balancing dengan metode PCC dan failover pada router MikroTik berhasil meningkatkan kinerja jaringan, terutama dalam hal throughput dan stabilitas koneksi. Metode ini juga terbukti efektif dalam mengatasi masalah bottleneck jaringan dan meningkatkan kualitas layanan.Kata Kunci— load balancing, PCC, MikroTik, failover, kinerja jaringan, bandwidth
Implementasi Stateful Multilayer Inspection dan Proxy Eksternal untuk Mitigasi Serangan DoS pada Router MikroTik Muhammad Farhan; Amri Amri; Novira Dwina
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serangan DoS merupakan salah satu bentuk serangan jaringan yang membanjiri perangkat target dengan paket berlebihan sehingga mengakibatkan penurunan kinerja, gangguan layanan, bahkan kegagalan sistem. Router MikroTik dipilih karena banyak digunakan pada skala jaringan kecil hingga menengah, sementara proxy eksternal berbasis VPS digunakan untuk menyembunyikan identitas IP asli client. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan melakukan pengujian serangan DoS menggunakan variasi beban paket dari 100 hingga 10.000 paket, baik sebelum maupun sesudah penerapan metode. Efektivitas metode diukur melalui parameter CPU Load, Free Memory, serta kestabilan akses Winbox pada router MikroTik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Stateful Multilayer Inspection dapat menekan peningkatan CPU Load dan menjaga kestabilan Free Memory meskipun terjadi lonjakan serangan penggunaan External Proxy berhasil menggantikan IP asli client dengan IP VPS sehingga menambah lapisan keamanan jaringan.
Simulasi dan Analisis BGP pada Jaringan ISP dengan Metode Konfigurasi Multihoming Lukmanul Hakim; Aswandi Aswandi; Afla Nevrisa
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan jaringan Internet Service Provider (ISP) berskala besar membutuhkan mekanisme routing yang andal untuk memasikan kontinuitas layanan, terutama saat terjadi gangguan pada jalur koneksi. Border Gateway Protocol (BGP) sebagai protokol antar Autonomous System (AS) memainkan peran penting dalam pemilihan jalur terbaik dan penyediaan redudansi koneksi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menyimulasikan BGP dengan metode konfigurasi multihoming pada jaringan ISP menggunakan platform simulasi PNetLab. Fokus utama penelitian adalah menganalisis tiga parameter, yaitu AS Path Prepending, Local Preference, dan Route Filtering. Melalui simulasi yang dilakukan, penelitian ini mengevaluasi pengaruh dari setiap parameter terhadap kestabilan routing, respons failover saat terjadi gangguan koneksi, dan efisiensi distribusi trafik pada skenario Multihoming. Selain itu, penelitian ini juga membuktikan bahwa konfigurasi Multihoming secara signifikan lebih unggul dalam menjaga kestabilan dan ketersediaan jaringan dibandingkan konfigurasi jaringan single homing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan ketiga parameter BGP secara tepat dapat meningkatkan keandalan jaringan, mempercepat pemulihan koneksi, serta mengoptimalkan jalur lalu lintas internet.
Implementasi Algoritma Naive Bayes pada Sistem Klasifikasi Kelayakan UMKM Penerima Bantuan Modal Usaha Agung Anggara; M. Khadafi; Muhammad Reza Zulman
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberhasilan program pemberdayaan UMKM sangat bergantung pada ketepatan dalam menentukan kelayakan penerima bantuan modal usaha. Penelitian ini membahas perancangan dan pembangunan sistem klasifikasi berbasis web untuk menentukan kelayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menerima bantuan modal usaha dari Baitul Mal Aceh Utara. Permasalahan utama yang dihadapi adalah proses seleksi penerima bantuan yang masih dilakukan secara manual, memakan waktu, dan berpotensi menimbulkan subjektivitas. Sebagai solusi, penelitian ini mengimplementasikan algoritma Naive Bayes karena kemampuannya memproses data dengan cepat, sederhana, dan konsisten. Data penelitian mencakup empat belas variabel bebas dan satu variabel terikat, yaitu status kelayakan (Layak/Tidak Layak) serta kategori penerima modal (Rp3.000.000, Rp5.000.000, dan Rp10.000.000). Proses penelitian meliputi pengumpulan data, preprocessing, pelabelan, pelatihan model, evaluasi menggunakan classification report, serta implementasi sistem berbasis web terintegrasi Flask API dan PHP. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model Naive Bayes mencapai akurasi sebesar 95%, dengan nilai precision, recall, dan F1-score masing-masing 0,95, yang menandakan bahwa model mampu melakukan klasifikasi kelayakan dan kategori penerima modal usaha dengan baik.Kata kunci: Naive Bayes, UMKM, klasifikasi, machine learning, Baitul Mal Aceh Utara
Analisis Kerentanan dan Kelemahan Keamanan Content Delivery Network (CDN) Terhadap Serangan SQL Injection Menggunakan Metode Vulnerability Assesment (VA) Arya Saputra; Husaini Husaini; Hari Toha Hidayat
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan pesat teknologi internet telah secara signifikan meningkatkan kebutuhan akan bandwidth untuk website, yang menyebabkan overload pada server dan penurunan kualitas layanan. Untuk mengatasi Permasalahan tersebut dapat digunakan teknologi Content Delivery Network (CDN) sebagai pengoptimalisasi kinerja website dan memberikan perlindungan keamanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kerentanan CDN terhadap serangan SQL Injection dengan menggunakan metode Vulnerability Assessment (VA). Pengujian dilakukan pada empat website menggunakan alat Acunetix Web Vulnerability Scanner dan SQLMap. Temuan menunjukkan tingkat keamanan yang bervariasi, dengan persentase keamanan antara 83,5% hingga 100%. Meskipun CDN membantu meringankan beban server, kerentanan aplikasi web tetap dapat dieksploitasi oleh beberapa jenis serangan jika tidak dilindungi dengan benar. Meskipun serangan SQL Injection tidak terdeteksi dalam semua kasus, risiko yang ditimbulkan oleh direktori yang tidak terlindungi, file sensitif, dan informasi yang terekspos menyoroti pentingnya langkah-langkah keamanan yang menyeluruh. Penelitian ini menekankan kebutuhan penting bagi pengembang dan administrator web untuk meningkatkan protokol keamanan CDN, di luar perlindungan dasar dari Distributed Denial of Service (DDoS), guna melindungi dari ancaman siber yang terus berkembang. Penelitian ini memberikan wawasan berharga untuk meningkatkan pertahanan aplikasi web dan memastikan sistem CDN dikonfigurasi dengan efektif untuk melindungi data pengguna dan fungsi keseluruhan website.
Deteksi Dini Keterlambatan Belajar pada Siswa Menggunakan Algoritma Decision Tree Classification and Regression Trees (Cart) Rizki Saputra Sarma; Hendrawaty Hendrawaty; Radhiyatammardhiyyah Radhiyatammardhiyyah
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Deteksi dini terhadap keterlambatan belajar pada anak usia dini sangat penting karena intervensi yang cepat dan tepat dapat membantu perkembangan aspek motorik, bahasa, dan kognitif secara optimal. Di banyak sekolah, proses deteksi dini keterlambatan belajar belum berjalan secara efektif. Akibatnya, intervensi sering dilakukan terlambat dan kurang tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem deteksi berbasis web dengan algoritma Decision Tree CART untuk mengklasifikasikan siswa ke dalam kategori “Normal” atau “Terlambat”. Data pelatihan diambil dari dataset publik Salman Ahmad, yang telah melalui proses pra-pemrosesan dan penyeimbangan kelas menggunakan teknik SMOTE. Model menghasilkan aturan klasifikasi berdasarkan tiga atribut dominan, yaitu usia, kemampuan ekspresif, dan komunikasi lisan. Pengujian pada data latih menunjukkan akurasi sebesar 77,02%. Hasil pada validasi silang dan data uji Salman Ahmad lebih rendah, masing-masing 50,75% dan 49,78%. Perbedaan ini diduga disebabkan oleh overfitting pada data latih serta perbedaan karakteristik antara data pelatihan dan data uji. Menariknya, ketika diuji pada data nyata dari SLB Cinta Mandiri dan TK S Al-Alaq, model menunjukkan peningkatan performa yang signifikan dengan akurasi 90%, precision 93%, recall 90%, dan F1-score 91%. Threshold optimal diperoleh pada nilai 0,556, sesuai F1-score tertinggi. Sistem ini dilengkapi fitur penilaian guru, visualisasi hasil klasifikasi, laporan PDF, dan dashboard orang tua yang memuat rekomendasi intervensi. Dengan dukungan fitur-fitur tersebut, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis bagi guru dan orang tua untuk mendeteksi potensi keterlambatan belajar secara lebih efisien dan tepat guna.
Perancangan Game 2D "Bertutur Aceh Dasar" Berbasis Android Muhammad Adillah; Guntur Syahputra; Umri Erdiansyah
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Aceh merupakan salah satu kekayaan budaya yang perlu dilestarikan di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap bahasa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun game edukasi 2D berbasis Android berjudul Bertutur Aceh Dasar sebagai media pembelajaran interaktif untuk mengenalkan kosakata dasar Bahasa Aceh. Pengembangan aplikasi dilakukan menggunakan metode Game Development Life Cycle (GDLC) melalui tiga tahap utama, yaitu inisiasi, produksi, dan rilis. Desain antarmuka dibuat dengan Figma, sedangkan pengembangan dilakukan menggunakan Unity Engine. Pada fitur permainan, algoritma Fisher–Yates Shuffle diterapkan untuk mengacak urutan soal secara dinamis. Pengujian dilakukan dengan metode blackbox untuk memastikan fungsionalitas berjalan sesuai kebutuhan, serta evaluasi efektivitas pengacakan soal pada dua mode permainan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua fitur utama, termasuk menu belajar, bermain, dan audio interaktif, berfungsi dengan baik. Pada game Asah Otak, efektivitas pengacakan soal mencapai 56,9% pada Level 1, serta 50% pada Level 2 dan Level 3. Pada game Susun Kata, efektivitas pengacakan juga berada pada nilai 76,92%. Berdasarkan kategori efektivitas, nilai tersebut termasuk dalam kategori baik. Hasil ini membuktikan bahwa algoritma Fisher Yates Shuffle mampu menjaga keacakan soal dan mencegah pengulangan pola dalam satu sesi permainan. Aplikasi ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang mendukung pelestarian bahasa daerah di era digital.
Pengembangan Animasi 2D Edukatif Untuk Meningkatkan Kesadaran Kebersihan Kampus Sri Yuningsih; Guntur Syahputra; Mahlil Mahlil
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kebersihan lingkungan kampus merupakan isu yang masih sering diabaikan oleh sebagian mahasiswa, ditandai dengan rendahnya kepedulian terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan sekitar. Kurangnya media edukatif yang menarik menjadi salah satu penyebab utama rendahnya kesadaran ini. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media animasi 2D edukatif berjudul “Kampus Sehat, Mahasiswa Hebat” guna meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan kampus. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengembangan animasi dilakukan melalui tahapan pra-produksi, produksi, dan pasca-produksi menggunakan teknik frame by frame. Data dikumpulkan melalui observasi dan kuesioner dengan teknik purposive sampling kepada 20 mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dan Komputer.Pengujian dilakukan melalui uji fungsionalitas serta evaluasi user experience berdasarkan tiga aspek: kualitas visual, daya tarik, dan pemahaman pesan. Hasil pengujian frame by frame menunjukkan bahwa setiap gerakan karakter, seperti berbicara dan berjalan, ditampilkan melalui susunan frame yang detail. Gerakan mulut menggunakan lima bentuk vokal dengan total 400 frame, sedangkan gerakan berjalan direalisasikan dengan 72 frame dalam durasi 3 detik (24 fps). Distribusi frame pada adegan lain, seperti membuka pintu, mengetik, hingga menoleh, juga memperlihatkan transisi yang halus dan konsisten. Hal ini membuktikan bahwa metode frame by frame efektif menghasilkan animasi yang ekspresif dan natural dalam menyampaikan pesan edukasi kebersihan kampus. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa animasi 2D berdurasi 2 menit ini mampu berjalan dengan baik di berbagai perangkat, dengan visual yang jelas dan narasi yang efektif.Kata kunci: Animasi 2D, Animasi 3D, Rigging, Tari, FPS
Implementasi Teknik 2.5D dan 2D Dalam Pembuatan Animasi Teuku Andrian Saputra; Safriadi Safriadi; Jamilah Jamilah
eProceeding of TIK Vol 6, No 1 (2026): eProTIK: Mei, 2026
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Animasi umumnya dikenal sebagai animasi 2D dan 3D. Animasi 2D memiliki gaya visualisasi datar dari satu arah saja dengan gaya pewarnaan yang lebih simpel tetapi menghabiskan banyak waktu produksi. Animasi 3D memiliki kelebihan pada kedalaman gambar, penempatan arah kamera dan aset yang dapat digunakan kembali tetapi membutuhkan perangkat keras dengan spesifikasi tinggi. Oleh karena itu diperlukan alternatif pembuatan animasi namun mempertahankan gaya visual 2D dan dipadukan dengan elemen tiga dimensi yaitu teknik 2.5D. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan komparatif pada kedua sampel animasi 2.5D dengan 2D untuk mengetahui kesamaan kualitas visual menggunakan perangkat lunak FFmpeg yang menerapkan metrik SSIM untuk menilai kesamaan visual dan metrik PSNR untuk menghitung hasil noise dihasilkan pada empat format yang berbeda. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan teknik animasi 2.5D dapat menghasilkan kualitas visual yang mendekati animasi 2D dengan rata-rata nilai SSIM mendekati 1.0 pada 0.927167 dan PSNR dalam batas rata-rata tanpa merusak visual asli dari animasi dan masih dapat dinikmati sebagai animasi. Dengan demikian Teknik 2.5D dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan efisiensi waktu dalam produksi animasi tanpa mengubah gaya visual asli dari animasi 2D.