cover
Contact Name
Konradus Silvester Jenahut
Contact Email
ejurnal.sibernetik@gmail.com
Phone
+6282213331314
Journal Mail Official
ejurnal.sibernetik@gmail.com
Editorial Address
Jln. Veteran No. 1-3 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang - Provinsi Nusa Tenggara Timur
Location
Kab. kupang,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Published by Universitas San Pedro
ISSN : 29880858     EISSN : 29880823     DOI : https://doi.org/10.59632
Core Subject : Education,
Fokus dan ruang lingkup SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran terkait dengan isu-isu yang relevan dalam bidang pendidikan dan pembelajaran untuk semua jenjang pendidikan yang meliputi: Teori pendidikan dan pembelajaran, Filosofi pendidikan dan pembelajaran, Teknologi pendidikan dan pembelajaran, Kurikulum pendidikan dan pembelajaran, Media pendidikan dan pembelajaran, Kebijakan pendidikan dan pembelajaran, Metode dan strategi pembelajaran, Evaluasi pendidikan, Manajemen pendidikan, Inovasi pendidikan dan pembelajaran, Pendidikan formal, Pendidikan informal, Pendidikan non formal, Pendidikan inklusi, dan Asesmen pembelajaran.
Articles 75 Documents
Rancang Bangun Media Pembelajaran Konversi Energi Berbasis Generator Mini untuk Pendidikan Fisika di Era Digital Learning Nadifatul Auliya; Nurhamidah Nurhamidah; Herma Widya; Galdah Mawa; Ira Ira
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran fisika pada era digital masih dihadapkan pada keterbatasan media eksperimen yang mampu menghadirkan kegiatan belajar secara interaktif, akurat, dan terintegrasi dengan teknologi. Di banyak sekolah, materi konversi energi masih disampaikan melalui demonstrasi tradisional, sehingga siswa sering mengalami kesulitan ketika harus memahami hubungan kuantitatif antara tegangan, arus, daya, dan intensitas cahaya. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengembangan media pembelajaran yang lebih relevan, kontekstual, serta mendukung penerapan digital learning. Penelitian ini diarahkan untuk merancang dan mengembangkan media belajar mengenai konversi energi dengan memanfaatkan generator mini yang terhubung dengan perangkat digital sebagai alat bantu eksperimen fisika. Pendekatan yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D), yang mencakup tahap perencanaan, pembuatan prototipe, pengujian kinerja, serta analisis data. Pengambilan data tegangan, arus, dan daya dilakukan menggunakan multimeter, sedangkan tingkat pencahayaan diukur melalui aplikasi Light Meterv. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa semakin besar tegangan yang diberikan, semakin tinggi pula arus, daya, dan intensitas cahaya yang dihasilkan oleh sistem. Temuan tersebut menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan mampu merepresentasikan proses konversi energi dengan cara yang interaktif dan dapat diukur secara jelas. Keberadaan media ini memberikan kontribusi penting bagi pembelajaran fisika karena membantu siswa memahami konsep secara lebih nyata, meningkatkan partisipasi belajar, serta selaras dengan kebutuhan pembelajaran modern yang berbasis teknologi abad ke-21.
Peran Penugasan Jumat Ibadah terhadap Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Heykhel Ahmad Novaldi Ilham; Isnadiah Nur Aini; Lilis Setiyowati; Asmaroni Asmaroni; Ulfah Susilawati
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis peran Penugasan Jumat Ibadah sebagai kegiatan keagamaan terstruktur berbasis penugasan peran publik dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa di MTs Negeri Salatiga. Penugasan Jumat Ibadah melibatkan siswa secara bergilir sebagai pelaku utama kegiatan, seperti menjadi MC, memimpin pembacaan Yasin, tahlil, doa, dan menyampaikan kultum, sehingga memberi pengalaman langsung tampil di depan umum dalam konteks religius. Penelitian ini dilandasi asumsi bahwa pemberian tanggung jawab dan pengalaman keberhasilan (mastery experience) dapat memperkuat self-confidence siswa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru pembimbing dan siswa kelas VII–IX yang terlibat aktif dalam program tersebut. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum bertugas, sebagian besar siswa mengalami kecemasan, rasa takut, dan kurang percaya diri. Namun, setelah mengikuti penugasan secara berkelanjutan, siswa menunjukkan peningkatan kepercayaan diri yang nyata, terutama pada dimensi afektif (rasa lega, bangga, dan termotivasi), perilaku (kelancaran berbicara, stabilitas suara, dan keberanian tampil), serta kognitif (keyakinan terhadap kemampuan diri). Penugasan Jumat Ibadah terbukti berperan sebagai wahana pembelajaran berbasis pengalaman religius yang efektif dalam memperkuat self-efficacy siswa, meskipun masih memerlukan penguatan pada aspek latihan singkat dan pendampingan sistematis.
Implementasi Pendekatan TPACK dalam Pembelajaran Qur’an Hadits pada Siswa Kelas IX MTs Negeri Salatiga Adinda Nisaa Tiyarningarum; Qori Widias Putri; Ulfah Susilawati
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.504

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pendekatan Technological Pedagogical and Content Knowledge (TPACK) dalam pembelajaran Qur’an Hadits kelas IX MTs Negeri Salatiga. Latar belakang penelitian didasarkan pada kebutuhan pembelajaran agama yang lebih interaktif dan kontekstual di era digital. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan guru Qur’an Hadits serta siswa kelas IX. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mampu mengintegrasikan pengetahuan konten, pedagogis, dan teknologi melalui penggunaan aplikasi Al-Qur’an digital, video pembelajaran, serta media interaktif seperti Wordwall dan Blooket, yang dipadukan dengan model pembelajaran saintifik berbasis diskusi. Integrasi ini meningkatkan motivasi, partisipasi, dan pemahaman siswa terhadap materi ayat dan hadis. Kendala jaringan dan keterbatasan perangkat diatasi dengan alternatif koneksi serta penyediaan materi offline. Penerapan TPACK terbukti memberikan dampak positif dan relevan bagi pembelajaran Qur’an Hadits dalam konteks madrasah yang bergerak menuju transformasi digital.
Transformasi Pola Sintaksis Pembawa Berita Metro TV Tahun 2008 dan Tahun 2025 Zahra Aulia; Rachma Ismatul Maula; Himatul Kamila; Julyana Putri Sanjaya; Redika Cindra Reranta
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.505

Abstract

Penelitian ini secara eksplisit bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan mekanisme transformasi sintaksis pada naskah berita MetroTV bertema ekonomi dalam dua era teknologi yang berbeda, yaitu tahun 2008 dan tahun 2025. Menggunakan metode campuran (mixed method) dengan desain sekuensial eksplanatori, penelitian ini mengolah data primer sebanyak 586 kalimat dari tahun 2008 dan 3.966 kalimat dari tahun 2025. Hasil penelitian menunjukkan temuan yang kontradiktif dengan hipotesis awal mengenai penyederhanaan bahasa di era digital. Berita tahun 2008 didominasi oleh struktur yang lugas, yaitu kalimat tunggal (62%), pola parataktis (63%), dan frasa deskriptif (52%). Sebaliknya, berita tahun 2025 menampilkan struktur yang jauh lebih kompleks melalui dominasi kalimat majemuk (66%), pola hipotaktis (60%), penggunaan konjungsi subordinatif yang masif (74%), serta kecenderungan kuat pada frasa derivatif (95%). Dapat disimpulkan bahwa kecepatan komunikasi digital di ranah media formal tidak menyebabkan penyederhanaan bahasa, melainkan memicu evolusi sintaksis menjadi lebih padat informasi. Perubahan ini membuktikan adanya adaptasi peran media yang kini lebih mengedepankan penyajian konteks dan kedalaman analisis melalui struktur kalimat yang lebih berlapis.
Ekstrakurikuler Pramuka sebagai Pembentukan Karakter Disiplin Siswa Nurul Inarah; Devina Ayu Nur Khotimah; Iktilannur Citadewi; Rabil. F. Dj Ibrahim; Yusril Kordam; Fitri Annisa Djafar
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.506

Abstract

Gerakan Pramuka merupakan organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kegiatan kepramukaan di Pangkalan MAN Insan Cendekia Halmahera Barat menjadi kegiatan ekstrakurikuler yang banyak diikuti siswa baru kelas X di MAN Insan Cendekia Halamhera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Kegiatan Ekstrakurikuler Pramuka di MAN Insan Cendekia Halmahera Barat dapat membentuk Karakter Disiplin Siswa Kelas X MAN Insan Cendekia Halmahera Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini ialah metode penelitian kualitatif. Teknik pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan ekstrakurikuler pramuka di MAN Insan Cendekia Halmahera Barat dapat membentuk karakter disiplin siswa kelas X di MAN Insan Cendekia Halmahera Barat. Ekstrakurikuler pramuka membantu siswa menjadi disiplin dalam beribadah dan menjalankan aktivitas akademik di sekolah. Kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler pramuka yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu, seperti kegiatan latihan mingguan yang mencakup latihan teknik kepramukaan, peraturan baris-berbaris, simpul dan tali temali, kompas, sandi dan isyarat, semaphore, pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K), dan pengetahuan bertahan hidup memiliki peran penting dalam membentuk karakter disiplin siswa, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pembinaan kepribadian dan pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Krisis Moral Generasi Z di SMK Muhammadiyah Salatiga Siti Nurkhasanah; Salmaa Rihhadatul ‘Aisy; Muhammad Nur Soleh; Ahmad Sultoni
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2025): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v3i2.528

Abstract

Krisis moral Generasi Z di SMK Muhammadiyah Salatiga tercermin dari rendahnya kedisiplinan, melemahnya etika komunikasi, serta penyalahgunaan media digital yang berdampak pada pembentukan karakter peserta didik. Kondisi ini menegaskan urgensi strategi pembelajaran yang relevan dan responsif dari Guru Pendidikan Agama Islam. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi yang diterapkan Guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani krisis moral siswa, menganalisis proses implementasinya, serta mengevaluasi efektivitasnya dalam membentuk karakter religius. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik purposive sampling, melibatkan dua Guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, serta enam peserta didik. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembiasaan ibadah, keteladanan guru, pendekatan personal, serta integrasi pembelajaran berbasis digital mampu meningkatkan kesadaran moral, kedisiplinan, dan etika keberagamaan siswa. Praktik langsung seperti kegiatan salat berjamaah, tadarus, dan proyek digital keagamaan memperkuat internalisasi nilai dalam perilaku sehari-hari. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa strategi Guru Pendidikan Agama Islam efektif dalam mengatasi krisis moral Generasi Z dan berfungsi sebagai investasi karakter jangka panjang, meskipun keberhasilannya memerlukan dukungan sinergis antara sekolah, keluarga, dan lingkungan sosial.
Implementasi Teaching Factory Konsentrasi Keahlian Teknik Sepeda Motor di SMKN 8 Kabupaten Tangerang Muhammad Azis Yanuar; Haris Abizar; Ikhsanudin Ikhsanudin
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.509

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penerapan Teaching Factory (TEFA) karena keterbatasan peralatan bengkel yang sesuai standar industri, waktu praktik karena padatnya jadwal pembelajaran, maka diperlukan penguatan integrasi antara pihak sekolah dan industri agar pelaksanaannya semakin efektif guna meningkatkan kualitas pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lebih relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang ditinjau dari tujuh indikator, yaitu: identifikasi produk, analisis cakupan kompetensi, perancangan produk, analisis kecukupan sumber daya, pengerjaan produk TEFA, hasil produk, serta evaluasi dan umpan balik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian berjumlah 43 responden yaitu; 5 guru, 18 siswa, 5 mitra industri, dan 15 pelanggan. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert dengan 98 butir pernyataan. Uji validitas dilakukan menggunakan korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 5%, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach Alpha dengan hasil reliabilitas sangat tinggi (α > 0,90). Analisis data dilakukan dengan kriteria persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang secara keseluruhan berada pada kategori sangat baik dengan persentase capaian akhir sebesar 87,5%. Secara rinci, indikator identifikasi produk memperoleh 85,7%, analisis cakupan kompetensi 88,2%, perancangan produk 86,5%, analisis kecukupan sumber daya 89,0%, pengerjaan produk TEFA 87,3%, hasil produk 88,7%, serta evaluasi dan umpan balik 86,9%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan Teaching Factory di SMKN 8 Kabupaten Tangerang telah berjalan optimal pada semua indikator yang diteliti dan dapat menjadi acuan dalam pengembangan pembelajaran berbasis industri di SMK.
Pengaruh Media Manipulatif Block terhadap Kemampuan Representasi Matematis Siswa Kelas II SD pada Materi Pengurangan Ratih Shafira Wati; Meiliana Nurfitriani; N Leni Sri Mulyani
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.624

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh dari media manipulatif balok edukatif (Block) terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas dua sekolah dasar dalam mengerjakan soal pengurangan. Kompetensi kunci dalam pendidikan matematika adalah kemampuan untuk menggambarkan ide-ide matematika dalam berbagai cara. Hal ini memungkinkan siswa untuk lebih mudah memahami topik matematika yang abstrak. Keterampilan siswa kelas dua SD masih berada dalam tahap awal perkembangan, sehingga diperlukan inovasi pembelajaran yang sesuai dengan usianya, seperti penggunaan media manipulatif yang dapat membantu siswa belajar sesuai dengan tahap perkembangan kognitifnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif desain kelompok kontrol non-ekuivalen dengan teknik kuasi-eksperimental. Penelitian ini melibatkan 32 siswa kelas dua SDIT baitussalam, 16 siswa kelompok eksperimen dan siswa kelompok kontrol. Instrumen tes berbentuk esai yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya untuk mengukur kemampuan representasi matematis siswa. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji homogenitas, kemudian dilanjutkan dengan uji hipotesis menggunakan Mann-Whitney U karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan rata-rata kemampuan representasi matematis antara siswa kelas eksperimen yang mendapatkan pembelajaran menggunakan media manipulatif Balok Edukatif (Block) dengan siswa di kelas kontrol yang tidak menggunakan media manipulatif Balok Edukatif (Block) dalam pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan hasil uji Mann-Whitney U yang memperoleh nilai sig. sebesar 0,047 (< 0,05), sehingga H0 ditolak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media manipulatif Balok Edukatif (Block) berpengaruh terhadap kemampuan representasi matematis siswa kelas II Sekolah Dasar pada materi pengurangan.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Berbantuan Media Educaplay terhadap Hasil Belajar IPAS pada Siswa Kelas V SDN Cicariu Riki Abdul Hak; Yopa Taufik Saleh; N Leni Sri Mulyani
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.632

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) berbantuan media educaplay terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas V SDN Cicariu. Penelitian ini menggunakan desain quasi experiment berbentuk nonequivalent control group design. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kesetaraan kemampuan siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pretest kelas eksperimen sebesar 73,2 dan kelas kontrol 71,2. Setelah perlakuan, rata-rata posttest meningkat menjadi 91 pada kelas eksperimen dan 86 pada kelas kontrol. Persentase peningkatan kelas eksperimen sebesar 24,32%, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 20,79%. Nilai N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,66 (sedang mendekati tinggi), sedangkan kelas kontrol 0,51 (sedang). Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-test pada bagian Equal variances assumed, diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,047 < 0,05. Dengan demikian, H₀ ditolak dan Hₐ diterima, yang berarti terdapat pengaruh yang signifikan serta perbedaan hasil belajar antara kelas eksperimen dan kelas kontrol setelah perlakuan.
Relasi Pendidikan Kejuruan, Etos Kerja, dan Nilai Keagamaan terhadap Aspirasi Karier Siswa di SMK Pesantren Al Kausar Haelah Kajalakee; Muh. Hanif
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 4 No. 1 (2026): SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v4i1.657

Abstract

Penelitian ini tujuan untuk menganalisis relasi antara pendidikan kejuruan etos kerja, dan nilai keagamaan dalam membentuk aspirasi karir siswa SMK Islam. Penelitian ini berfokus pada bagaimana sekolah mempersiapkan siswa dalam menghadapi dunia kerja melalui pembelajaran kejuruan, pembentuk karakter, serta penerapan nilai-nilai agama dalam kehidupan sekolah. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah, guru pendidikan agama islam, dan siswa dari beberapa jurusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan karir siswa dilakukan melalui sinkronisasi kurikulum dengan dunia industri, pembelajaran praktik, dan program Praktik Kerja Lapangan (PKL). Selain keterampilan kerja, sekolah juga menanamkan disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan akhlak melalui pembiasaan nilai keagamaan. Nilai agama turut mempengaruhi pandangan siswa terhadap pekerjaan, makna kesuksesan, dan sikap dalam dunia kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendidikan kejuruan di SMK Islam tidak hanya membentuk kompetensi kerja, tetapi juga membangun karakter dan orientasi karir siswa secara religius dan sosial.