cover
Contact Name
Munnik Haryanti
Contact Email
yanti2801@unsurya.ac.id
Phone
+62818342913
Journal Mail Official
yanti2801@unsurya.ac.id
Editorial Address
Jl. Halim Perdana Kusuma No.1, RT.1/RW.9, Halim Perdana Kusumah, Kec. Makasar, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13610
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Teknologi Industri
ISSN : 23022191     EISSN : 30309964     DOI : https://doi.org/10.35968/jti.v12i2
Jurnal Teknologi Industri adalah jurnal yang fokus pada teknologi industri yang diterapkan dalam industri, pemerintah, dan universitas.
Articles 104 Documents
PROTOTIPE KUNCI PINTU OTOMATIS MENGGUNAKANSENSOR KAMERA BERBASIS RASPBERRY Rizkyellyasa Simon Martin; Yohanes Dewanto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 12, No 1 (2023): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v12i1.1044

Abstract

Perkembangan jaman serta ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama di bidang Elektronika dan Informatika, dapat meningkatkan teknologi sistem keamanan yang ada pada rumah. Sistem keamanan rumah sudah banyak mengalami perkembangan yang berfungsi untuk mencegah tindak kejahatan dan membuat penghuni rumah merasa nyaman. Pada sistem kunci pintu otomatis ini, pengguna dapat membuka pintu dengan sensor wajah yang diproses oleh Raspberry Pi dan jika wajah sesuai dengan data yang tersimpan, maka tegangan akan memicu Relay untuk menjalankan Solenoid Doorlock. Dibuat prototipe kunci pintu otomatis menggunakan sensor kamera berbasis Raspberry Pi 4 yang akan berjalan jika dataset sesuai. Raspberry Pi 4 berperan sebagai kontrol, Solenoid Doorlock sebagai kunci pintu otomatis, Speaker Bluetooth sebagai output suara ketika pintu dapat dibuka, LCD TFT sebagai penampil layar wajah pengguna dan mempunyai tombol interaksi untuk dapat menangkap wajah pengguna, dan kamera Webcam untuk menangkap wajah pengguna. Ujicoba prototipe, sistem mampu untuk merekam data wajah oleh kamera, lalu dikirimkan ke Raspberry Pi 4 untuk di proses, kemudian oleh Raspberry Pi 4 akan mengirim tegangan ke Solenoid Doorlock untuk waktu respon kamera terhadap Solenoid Doorlock yaitu sebesar 4,59 detik. Kata Kunci: Raspberry Pi, Solenoid Doorlock, Webcam
PENGENDALIAN ROBOT PENGINTAI DARI JARAK JAUH Risdo Saragih; Yohannes Dewanto
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 7 (2018): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v7i0.307

Abstract

Ponsel yang sekarang dimiliki, selain dapat digunakan sebagai alat komunikasi juga dapat digunakan sebagai pengendali alat-alat elektronika dari jarak jauh. Pada laporan tugas akhir ini digunakan handphone sebagai pengendali robot pengintai, dengan memanfaatkan komunikasi DTMF (Dual Tone Multy Frequency). Saat terjadi penekanan pada salah satu tombol yang ada pada handphone, maka akan dihasilkan tone yang nantinya akan terdengar pada ponsel penerima. Tone ini kemudian diterjemahkan oleh IC DTMF decoder (IC MT8870) sehingga menjadi data biner. Data biner ini kemudian diolah unit pengendali dan dianggap sebagai suatu perintah untuk menggerakkan dan menjalankan robot pengintai yang terdapat pada stasiun pengendali. Jadi dengan menekan tombol-tombol tertentu yang terdapat pada handphone, maka dapat menggerakkan dan menjalankan robot pengintai tersebut dari jarak jauh. Dari hasil uji coba  diperoleh robot pengintai ini memiliki kecepatan robot maksimum pada kerataan atau dilantai keramik adalah 25 cm/s, sedangkan kecepatan robot maksimum pada tempat yang bergelombang seperti di aspal adalah 21cm/s. Untuk pergerakan roda pada saat  belok kiri dan belok kanan pada posisi 90º. Sedangkan jarak tangkap kamera maksimum sejauh 20 m dan pada saat penekanan tombol handphone yang mengendalikan kamera adalah tombol 1 (satu) yang berfungsi untuk memutar kamera kekiri pada sudut 45º dan untuk tombol 3 (tiga) yang berfungsi untuk memutar kamera kekanan pada sudut 45º, sedangkan untuk tombol 2 (dua) yang berfungsi untuk mengembalikan posisi kamera pada semula. Komponen yang menggerakan kamera ini adalah motor servo.
PENJADWALAN PROYEK H2S GAS MONITORING SERVICES PADA INDUSTRI GEOTHERMAL DENGAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) DAN CRASHING PROJECT DI PT. DYFCO ENERGY Debbie Kemala Sari; Miftakhul Arfah Hadiani
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 2 (2013): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v2i0.678

Abstract

PT. Dyfco Energy adalah perusahaan penyedia jasa H2S Gas Monitoring yang merupakan persyaratan sebelum dilakukannya proses drilling hingga proses tersebut selesai. Proses drilling dibutuhkan pada proses eksplorasi sumber daya energi, baik di industri geothermal maupun industri minyak dan gas. Penjadwalan proyek H2S Gas Monitoring untuk setiap aktivitas sudah ditentukan oleh perusahaan geothermal maupun migas, begitu pula dengan anggarannya. Semakin banyak proyek yang dikerjakan, maka semakin kompleks pula manajemennya. Berdasarkan permasalahan tersebut, dapat dirumuskan permasalahan: bagaimana membandingkan penjadwalan proyek yang telah ditetapkan oleh perusahaan vendor geothermal (tanpa crashing project) dengan penjadwalan proyek usulan (dengan crasing project) menggunakan metode PDM dan apakah crashing project dapat menjadi solusi untuk penambahan sumberdaya dalam rangka mempercepat durasi proyek. Hasil dari penelitian ini adalah Penjadwalan proyek usulan dengan PDM dan crashing project menghasilkan durasi. Total cost dengan crashing project menjadi lebih sehingga akan menurunkan margin yang diperoleh perusahaan. Jadi sebaiknya PT Dyfco Energy tidak perlu melakukan penambahan sumber daya. Kata kunci  :  geothermal energy, H2S Gas Monitoring, Energi Panas
ANALISA PENGELOLAAN ENERGI LISTRIK PADA GEDUNG UNTUK SISTEM PENERANGAN DENGAN BAS (BUILDING AUTOMATION SYSTEM) Ibrahim Ibrahim; Sumpena Sumpena
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 2 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i2.949

Abstract

Dengan berkembangnya pembangunan gedung-gedung dengan pesat saat ini, maka penggunaan energi listrik juga terus meningkat. Hal ini dikarenakan penggunaan peralatan mekanikal dan elektrikal pada Gedung yang jumlahnya banyak dan memerlukan energi listrik yang besar. Pengendalian dan pemantauan peralatan-peralatan pada Gedung tersebut diterapkan sistem automatis Gedung atau sering disebut Building Automation System (BAS). Penggunaan BAS Pada sistem Penerangan untuk melakukan monitoring, mengontrolan dan pengambilan data report yang dikendalikan di ruang control (Ruang BAS). Perangkat yang di monitor dan di control berhubungan pada Lampu (Start/Stop, Status), sehingga diharapkan dapat menggunakan energi yang efisien. Perhitungan Intensitas konsumsi energi di gedung sangat efisiensi penggunaannya yaitu 3,229 kWh/m² per bulan. Nilai IKE perlantai masih dalam kriteria sangat efisien dan untuk hitungan beban max dengan jam operasional 8 jam yaitu IKE 5,99 kWh/m² per bulan. Kata Kunci : Energi listrik, Sistem penerangan, Building Automation System (BAS)
PENGGUNAAN GOOGLE SKETCH UP SOFTWARE DALAM MERANCANG KOPLING FLENS W T Bhirawa
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 4 (2015): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v4i0.669

Abstract

Dengan berkembangnya kebutuhan manusia dalam bidang teknik, khususnya untuk memnggabar perancangan benda teknis, dibutuhkan teknologi untuk mempermudah dan mempercepat pekerjaan tersebut. Google Sketch Up merupakan aplikasi berbasis desain gambar yang mudah dan cukup powerfull, dibalik tool yang sederhana ternyata software ini bisa dibandingkan dengan software sejenisnya untuk gambar tiga dimensi seperti desain rumah atau yang lainnya, tidak hanya itu Google SketchUp mempunyai banyak kelebihan dalam hal teknik gambar, begitu cepat, mudah dan efisien, apalagi kalau digabungkan dengan plugin Vray, sejenis software Rendering yang paling populer sekarang, hasilnya bisa jauh lebih bagus.Dengan metode penggunaan Google Sketch Up,  dapat dijelaskan bagaimana cara menggunakan ikon-ikon Google Sketch Up, maka dapat dibuat benda teknis sederhana , yaitu kopling flens .Secara garis besar kita akan untuk pembuatan kopling flens , dimulai dengan langkah membuat lingkaran dengan jari-jari 15 cm, 20 cm , 56 cm dan 60 cm. Melakukan extrude dengan memilih icon extrude dengan mengarahkan keatas dan memasukkan angka 10 cm,Menggambar lubang untuk pasak, diambil dari titik pusat, dengan panjang 4 cm dan tinggi 1 cm. Setelah membuat lubang untuk pasak di dalam lubang untuk poros , maka di extrude , dengan memberikan ketinggian sebesar 15 cm, dan pada dasar benda di extrude sebesar 2 cm,.Setelah semua dimensi benda lengkap , maka bisa diberikan jenis material pada benda , dengan memilih Icon Pain Bucket, dan memilih Metal, kemudian memilih Jenis Metal Seamed.Google SketchUp merupakan aplikasi berbasis desain gambar yang mudah dan cukup powerfull, dibalik tool yang sederhana ternyata software ini bisa dibandingkan dengan software sejenisnya untuk gambar tiga dimensi seperti desain rumah atau yang lainnya, tidak hanya itu Google Sketch Up mempunyai banyak kelebihan dalam hal teknik gambar, begitu cepat, mudah dan efisien, apalagi kalau digabungkan dengan plugin Vray, sejenis software Rendering yang paling populer sekarang, hasilnya bisa jauh lebih bagus. Kata kunci : Google Sketch Up, Kopling Flens,Elemen Mesin
POWER METER PADA TELEMETERING SCADA DI GARDU INDUK 150 KV UNTUK MENINGKATKAN AKURASI DATA Anshory Ramadhan; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 11, No 1 (2022): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v11i1.880

Abstract

Kecepatan dan keakuratan data  SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition System) sangatlah dibutuhkan pada pengaturan sistem tenaga listrik. Operasi sistem tenaga listrik untuk area tertentu  dikendalikan oleh Area Control Center (ACC). ACC bertanggung jawab terhadap kehandalan pasokan tenaga listrik yang menjadi daerah pengendaliannya, mengatur Subsistem 150 kV dan 70 kV. Data Telemetering Gardu Induk Mitsui 150 kV masih menggunakan Transducer yang masih berupa data analog (mili Ampere) yang dikirim ke RTU (Remote Terminal Unit) dan kelengkapan data metering yang dikirim ke Control Center hanya MW dan Mvar sehingga Dispathcer harus menghitung manual untuk mengetahui nilai Ampere. Serta data telemetering dari Transducer tidak akurat jika dibandingkan dengan data kWh Meter sebagai acuan.  Berdasarkan analisis peralatan Transducer maka dilakukan penggantian Transducer ke Power Meter untuk mengakomodir akurasi dan kelengkapan data Telemetering dengan data yang dikirim ke RTU sudah berupa data digital (protocol Modbus). Power Meter sebelum beroperasi dilakukan tahap pengujian injeksi arus dan tegangan Power Meter agar didapatkan nilai akurasi data mencapai 100% dari nilai batas ± 5% (Standar PLN Pedoman Pemeliharaan Remote Station) hingga sesuai dengan nilai kWh Meter sebagai acuan pembanding.  Kata Kunci : SCADA, ACC, RTU, Protocol Modbus
PERANCANGAN PROTOTIPE MEJA RIAS PORTABLE Lanjar Widi Kusuma; Munnik Haryanti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 9 (2020): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v9i0.660

Abstract

Pada kegiatan merias diri, penyedia jasa make-up perlu sarana penunjang seperti meja rias untuk melakukan kegiatan tersebut. Meja rias ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan peralatan make-up , tempat pemasangan kaca dan lampu            Perancangan prototipe meja rias portable ini menggunakan mikrokontroler arduino uno, dilengkapi sensor ultrasonic, 1 buah power switching dan 1 set baterai 18650 sebagai sumber tegangan bagi perancangan alat ini. Semua sistem kerja mikrokontroller arduino uno  sudah diprogram menggunakan bahasa program C  pada mikrokontroler Arduino Uno             Berdasarkan hasil pengujian prototipe meja rias portable , prototipe ini dapat berfungsi menggunakan 2 sumber listrik yang berbeda yang dimana sumber listrik utama merupakan yang berasal dari PLN dan sumber listrik dari baterai sebagai backup dengan rata-rata waktu penggunaan secara terus menerus selama 3 jam 12 menit.  Prototipe ini juga berhasil mengaplikasikan motor servo sebagai pengunci dari dalam kotak yang bekerja secara elektrikal. Dengan berbagai fitur yang tersaji dalam prototipe ini, dapat membuat proses merias diri bagi kaum perempuan lebih muda dan aman dalam di setiap kondisiKata Kunci : mikrokontroler,make-up,power switching,prorotipe,motor servo
SIMULATOR PROSES CLEAR WATER TANK PENGOLAHAN AIR DENGAN ARDUINO Kristiawan Kristiawan; Bekti Yulianti
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 6 (2017): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v6i0.755

Abstract

Air sungai di daerah perkotaan merupakan sumber daya air alami yang harus dijaga dan diamankan dari penyebab pencemaran, seperti discharge dari limbah industri, limbah domestik, limbah pertanian dan lainnya. Salah satu kegunaannya adalah sebagai bahan baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).Monitoring parameter penentu kualitas air menjadi satu hal yang sangat penting.untuk dilakukan pemrosesan data hingga dapat dihasilkan kualitas air sungai dan titik potensial sumber pencemaran. Setiap titik dilengkapi dengan sensor-sensor yang dapat melakukan identifikasi parameter-parameter penentu kualitas air seperti sensor suhu, PH, Dissolved Oxygen (DO), serta kejernihan.Hasil keluaran berupa nilai konsentrasi parameter yang terkandung dalam air sungai menuju lokasi pengolahan selanjutnya digunakan untuk parameter penentu kendali proses pengolahan air sungai menjadi air yang layak dikonsumsi masyarakat.Kata Kunci: sensor suhu, PH, Dissolved Oxygen (DO)
PROTOTIPE SMART FARMING BERBASIS IOT DENGAN MEMANFAATKAN ENERGI BARU TERBARUKAN Rohim, Irvan Nur; Yulianti, Bekti; Juswara, Andi
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 12 No 2 (2023): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v12i2.1115

Abstract

AbstrakProduksi daging sapi, kerbau dan kambing menjadi prioritas Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mencapai swasembada komoditas daging. Peternakan sapi potong harus dapat menghasilkan sapi potong yang sehat dan mempunyai berat yang maksimal untuk mencukupi kebutuhan daging sapi nasional. Tentunya dengan pemantauan sapi secara berkala untuk memastikan kesehatan dan tumbuh kembang sapi dapat dimaksimalkan. Lalu kebutuhan listrik di kandang yang jauh dari pemukiman merupakan salah satu masalah yang harus diperhatikan oleh pemilik ternak sapi maka dari itu dibutuhkan suatu sistem yang dapat memanfaatkan energi baru terbarukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sebuah sistem peternakan pintar yang digunakan untuk pemantauan kondisi hewan ternak secara berkala dan pemeliharaan kendang yang lebih efisien dan mudah serta penggunaan listrik dengan memanfaatkan energi baru terbarukan yaitu biogas. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode eksperimental. Tahapan dalam sistem ini meliputi flowchart dan blok diagram untuk memudahkan membaca alur kerja yang akan dibuat dan diuji. Hasil penelitian ini adalah sebuah sistem smart farming berbasis IoT dengan memanfaatkan energi baru terbarukan. Menggunakan NodeMCU ESP8266 dan Wemos DI Mini sebagai kontrol utama, RFID dan juga motor dc sebagai pembacaan kondisi sampi serta penggerak untuk membersihkan kotoran sapi secara otomatis. Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan pemantauan perkembangan sapi secara berkala dapat dilakukan secara tepat dan efisien menggunakan RFID dengan data yang diinput dan tersimpan di Google Spreadsheet kemudian data yang berhasil terdeteksi akan menampilkan sejumlah informasi sapi dan kinerja motor DC dengan kontrol melalui Blynk  juga sangat baik dengan torsi 0,039 Nm dapat menarik beban hingga 1000 gram beban pada prototipe ini serta konsumsi listrik yang digunakan sangat kecil yakni 0,065-0,157 Wmin dengan rata-rata 0.546 Wmin dan dalam sehari diperlukan 2 kali kerja maka daya yang diperlukan dengan ditambah 20% dari komponen pendukung lainnya adalah 1,30 Wmin. Sehingga sangat mungkin sistem dijalankan dengan sumber listrik yang dihasilkan oleh energi baru terbarukan dalam hal ini adalah prototipe PLTGU. Kata Kunci : IoT, Smart Farming, RFID, Motor DC, NodeMCU ESP8266, Blynk
SINYAL KENDALI PADA QUADROTOR MENGGUNAKAN MIKROKONTROLER Atmega 328P Edy Putranto; Yohanes D; Munik Munik
JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI Vol 5 (2016): JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI
Publisher : JURNAL TEKNOLOGI INDUSTRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jti.v5i0.760

Abstract

Quadrotor merupakan sebuah miniatur pesawat udara jenis rotary wing, pesawat yang mempunyai sayap bergerak/berputar. Quadrotor termasuk jenis miniatur helikopter yang memiliki 4 buah motor yang dikendalikan secara terpisah satu sama lain. Keempat motor ini akan dikendalikan dengan masukan dari sinyal PWM yang diberikan dari Remote Control. Dari sinyal PWM ini kemudian akan diproses oleh mikrokontroler Atmega 328P dan diteruskan ke Electronic Speed Control (ESC) untuk pengaturan dari RPM pada tiap-tiap motor. Dari hasil ujicoba disimpulkan bahwa komposisi persentase RPM pada tiap-tiap motor brushless ketika melakukan gerakan pitch maka motor 1 dan 3 persentasenya 62% dan 100% dari RPM motor sedangkan motor 2 dan 4 persentasenya 91% dari RPM motor. Ketika melakukan gerakan yaw, motor 1 dan 3 persentasenya 62% dari RPM motor sedangkan motor 2 dan 4 masing-masing persentasenya 82% dan 100% dari RPM motor.  Kata kunci : Sinyal PWM, RPM, Quadrotor. 

Page 6 of 11 | Total Record : 104