cover
Contact Name
Made Pradnyawati Chania
Contact Email
pradnyawatichania@gmail.com
Phone
+6281259675190
Journal Mail Official
jurnal.genitri@gmail.com
Editorial Address
Jalan Piranha No.2 Pegok-Sesetan, Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan
ISSN : -     EISSN : 29647010     DOI : https://doi.org/10.36049/genitri.v2i2
Core Subject : Health, Social,
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan diterbitkan 2 (dua) kali setahun (Juni dan Desember) oleh LPPM Politeknik Kesehatan Kartini Bali. Genitri memuat hasil pengabdian kepada masyarakat. Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu. Jurnal Genitri bertujuan untuk mepublikasikan pemikiran atau gagasan konseptual dan hasil penelitian yang telah dicapai di bidang pengabdian kepada masyarakat. Ruang lingkup jurnal ini adalah semua kegiatan pengabdian masyarakat dan aplikasi penelitian tentang isu-isu terkini dalam ilmu-ilmu di bidang Kesehatan: Kesehatan Masyarakat Kesehatan Ibu dan Anak Keperawatan Kesehatan Reproduksi Teknologi informasi kesehatan Terapi Komplemeter Kes lingkungan Gizi
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2022): Desember" : 15 Documents clear
Pelatihan Kesiapsiagaan pada Anak Tersedak (Choking) di Desa Selat Kecamatan Abiansemal Badung Bali Ni Made Ari Sukmandari; Komang Yogi Triana; Putu Ari Sukriyanti; Desak Putu Risna Dewi
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.65

Abstract

Tersedak merupakan suatu kondisi terjadinya sumbatan atau hambatan respirasi oleh benda asing yang menyempit pada saluran napas internal, termasuk faring, hipofaring, dan trakea. Penyempitan jalan napas bisa berakibat fatal jika itu mengarah pada gangguan serius oksigenasi dan ventilasi. Oleh karena itu, untuk meminimalisir terjadinya korban akibat anak mengalami tersedak akibat terlambat mendapatkan pertolongan, diperlukan kesiapan Ibu yang memiliki anak usia balita dan Kader posyandu balita dalam memberikan pertolongan pertama pada anak. Desa Selat Kecamatan Abiansemal Kabupaten Badung merupakan salah satu desa yang terletak di utara Kabupaten Badung dimana di Desa Selat belum pernah dilakukan pelatihan kesiapsiagaan pada anak tersedak untuk ibu yang memiliki anak usia Balita dan untuk Kader Posyandu Balita. Selama ini yang para ibu lakukan jika anaknya mengalami tersedak adalah dengan menepuk punggung dan dada serta memberikan anaknya minum air putih. Oleh karena itu solusi yang ditawarkan dalam program pengabdian ini adalah melaksanakan pelatihan kesiapsiagaan pada anak tersedak (choking). Kegiatan ini memberikan informasi dan simulasi langsung tentang cara penanganan anak tersedak. Berdasarkan hasil yang didapatkan, terdapat peningkatan pengetahuan para kader posyandu balita sebelum diberikan pelatihan dengan setelah diberikan pelatihan yang dilihat dari nilai pre test dan post test. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan penanganan anak tersedak efektif dilakukan untuk menambah pengetahuan dan melatih keterampila para kader posyadu balita dalam menangani anak yang tersedak.
Penyuluhan PHBS dan Pemeriksaan Kesehatan Pra-Lansia dan Lansia Banjar Bukit Munduk Tiying Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung Putu Ika Farmani; I Kadek Agus Riki Gunawan; Sita Rismayuni; Mirah Utami D; Septia Eka P; Riska Tri W; Yudha Pramesticha; Mirah Triyade S; Panji Kamajaya S; Felisia D; Dewini; N P Sintia; N P Suiadnyani
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.67

Abstract

Lanjut usia merupakan tahapan usia dalam hidup yang ditandai dengan berbagai penurunan (kondisi fisik, psikologis, dan sosial). Peningkatan kualitas hidup lansia dapat dilakukan dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Perilaku hidup bersih dan sehat adalah perilaku yang berkaitan dengan upaya kegiatan seseorang untuk menciptakan dan meningkatkan kesehatanya dengan menggambarkan pola perilaku sehari-hari yang mengarah pada upaya memelihara kondisi fisik, mental, dan sosial. Kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat lansia dengan media power point dan pemeriksaan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, dan asam urat. Kegiatan diikuti oleh masyarakat dengan kategori pra-lansia dan lansia sebanyak 42 orang di Banjar Bukit Munduk Tiying Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Hasil evaluasi menunjukkan terdapat peningkatan pengetahuan PHBS, 22 orang dengan tekanan darah > 140 mmHg, 1 orang mengalami hiperglikemia, dan 12 orang dengan kadar asam urat di atas normal. Penyuluhan mengenai perilaku hidup bersih dan sehat pada masyarakat di lingkungan Banjar Bukit Munduk Tiying mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuan mengenai PHBS sebagai langkah awal deteksi dini penyakit tidak menular (PTM) sehingga nanti bisa dilanjutkan untuk pemeriksaan rutin di puskesmas pembantu maupun di puskesmas induk setempat.
Edukasi dan Pembagian VCO dan Biskuit Blondo untuk Meningkatkan Tinggi Badan dan Berat Badan Balita Ulfa Aulia; Herlina Jusuf; Sitti Radhia; Sarinah Basri K; Vidya Avianti Hadju; Lintje Boekoesoe; Ryman Napirah
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.68

Abstract

Masalah kekurangan gizi secara global sampai saat ini masih mendapatkan perhatian utama terutama di sebagian negara berkembang. Stunting dapat mempengaruhi dan menghambat proses tumbuh kembang anak. Masalah stunting di kabupaten parigi, tingginya angka stunting di kabupaten Parigi mendorong perlunya upaya-upaya penanggulangan sehingga menjadi latar belakang kami dalam melakukan kegiatan pembagian VCO dan biskuit blondo serta memberikan edukasi pada kelompok sasaran bahwa kelapa yang melimpah di sekitar mereka dapat dimanfaatkan untuk mengatasi masalah stunting. Kegiatan ini dilakukan dengan bekerjasama dengan beberapa pihak diantaranya Baznas, Bapelitbangda, dan instansi terkait. Kegiatan berlangsung selama satu hari yang dimulai dari koordinasi bersama pihak Bapelitbangda, baznas, dan puskesmas terkait masyarakat sasaran pemberian VCO dan biskuit blondo. Kemudian mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan, mengukur tinggi badan dan berat badan balita, memberikan informasi tentang manfaat VCO dan biskuit blondo bagi tumbuh kembang balita dan memberikan VCO dan biskui blondo pada balita.
Sosialisasi dan Edukasi Implementasi Pendaftaran Online Rawat Jalan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan Mitha Amelia Rahmawati; Siti Makrifatus Sholikhah
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.69

Abstract

Pendaftaran online merupakan salah satu metode pendaftaran dengan teknologi berbasis mobile phone yang dapat digunakan oleh pasien agar tidak perlu antri di rumah sakit terlalu lama. Berdasarkan hasil penelitian pengguna aplikasi pendaftaran online rawat jalan (portal rsml) pengguna/pemakainya masih 38%. Oleh karena itu perlu adanya sosialisasi dan edukasi pendaftaran online rawat jalan di Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan. Kegiatan ini dilaksanakan dengan harapan pasien yang hendak berobat memahami tata cara pendaftaran online yang sesuai sehingga pengggunaan aplikasi pendaftaran online (portal rsml) lebih meningkat. Implementasi pendaftaran online di RSML pasien mendapatkan informasi pendaftaran online paling banyak dari orang lain dengan presentase 32,2 %, pendaftaran online yang sesuai dengan kebutuhan pasien adalah Portal Rsml dengan hasil sebanyak 38,6 %, Lama waktu tunggu pendaftaran yang dibutuhkan untuk melakukan pendaftaran secara langsung dengan hasil >20 menit sebanyak 56,2%, Sebanyak 83,9% pasien adalah pengguna handphone atau android di rumah atau di tempat kerja.
Sosialisasi Panduan Pemeriksaan Ibu Hamil pada Masa Era Adaptasi Kebiasaan Baru Di PMB Ni Made Serioni,A.Md.Keb Ni Wayan Sukma Adnyani; Anggreny Gita Loka
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.71

Abstract

COVID-19 sangat rentan menyerang masyarakat di berbagai kalangan kelompok dan usia, salah satunya adalah ibu hamil. Pada masa pandemi Covid-19 banyak ibu hamil yang enggan memeriksakan kehamilannya di tempat pelayanan kesehatan karena takut tertular virus corona dan adanya anjuran menunda pemeriksaan kehamilan dan kelas ibu hamil. Dukungan Bidan dalam mempertahankan kualiatas pelayanan ANC dengan sosialisasi Pedoman Pemeriksaan kehamila saat pandemi sangat penting diberikan. Melakukan identifikasi masalah , sosialisasi pedoman pemeriksaan kehamilan saat pandemi dan upaya pencegahan, dan evalusi dengan pemberian kuesioner. Berdasarkan pengetahuan diperoleh, sebagian besar (73%) dengan pengetahuan baik, berdasarkan penerapan protokol kesehatan diperoleh seluruh responden (100%) sudah menerapkan protokol kesehatan dan sebagian besar yaitu 12 (80%) teratur melakukan pemeriksaan kehamilan. Tenaga kesehatan khususnya bidan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan tentang pemberian KIE kepada ibu hamil agar dapat melakukan pemeriksaan secara teratur selama masa pandemic sesuai dengan umur kehamilan.serta bermanfaat bagi masyarakat dalam menambah wawasan ibu hamil khususnya.
Pengenalan Pola Hidup Bersih dan Sehat kepada Siswa untuk Meningkatkan Taraf Hidup yang Lebih Baik I Gusti Agung Ayu Devita Maharani; Ni Putu Ayu Mellani Legianti; Kadek Ayu Dewik Anjani; Ni Putu Putra Dewi; Putu Ayu Laksmini; Putu Ika Farmani; Made Karma Maha Wirajaya
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.72

Abstract

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat adalah perilaku yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran seseorang atau sekelompok orang mampu menolong dirinya sendiri (mandiri) di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan masyarakat. Sasaran pada kegiatan ini adalah para siswa kelas 4 di SDN 9 Peguyangan, Kecamatan Denpasar Utara, Provinsi Bali. Metode pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan beberapa tahap dengan memberikan pre-test mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, penyampaian materi mengenai pentingnya menjaga kebersihan, mempraktikkan langkah-langkah mencuci tangan dan menggosok gigi yang baik dan benar, memberikan post-test untuk mengetahui pemahaman siswa setelah diberikan materi dan melakukan praktik, serta sesi tanya jawab seputar perilaku hidup bersih dan sehat. Tingkat kehadiran peserta sebanyak 20 orang (66,7%) dari jumlah siswa-siswi kelas 4 yaitu 30 orang, sebagian besar siswa adalah laki-laki 13 orang (65%) dan sisanya siswi perempuan 7 orang (35%). Dari hasil evaluasi menunjukkan bahwa hasil evaluasi terhadap nilai pre-test dan post-test para peserta mengalami peningkatan rata-rata pengetahuan antara sebelum pemberian materi dan sesudah pemberian materi yaitu dari rata-rata 70,5 menjadi 85,0. Hal ini sangat bermanfaat untuk menyadarkan para siswa akan pentingnya melakukan upaya perilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan pengetahuan bagaimana cara merealisasikannya agar terwujud masyarakat yang peduli sehat sejak dini.
Deteksi Dini Penyakit Kronis pada Lansia Melalui Pemeriksaan Kesehatan Sederhana I Wayan Edi Sanjana; Ni Putu Kamaryati; I Gede Edy Sagitha
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.73

Abstract

Lansia didefinisikan sebagai seseorang yang memiliki usia lebih dari 60 tahun. Adanya peningkatan dalam usia angka harapan hidup mengindikasikan adanya peningkatan jumlah lansia. Seseorang yang telah berada pada usia lansia dari survey memiliki lebih dari satu jenis penyakit kronis. Dua penyakit kronis yang ditemukan sering pada lansia yaitu diabetes melitus dan hipertensi. Lansia yang mengalami permasalahan penyakit kronis dan diperkirakan akan mengalami peningkatan setiap tahunnya. Dua penyakit teratas tersebut disebutkan angka kematian dan angka kesakitan yang tergolong tinggi di dunia, serta juga dikatakan sebagai penyakit dengan peringkat teratas di Indonesia. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat memiliki tujuan untuk mendeteksi penyakit kronis pada lansia yaitu diabetes melitus dan hipertensi melalui pemeriksaan Berat Badan, tinggi badan, indeks masa tubuh, tekanan darah dan gula darah sewaktu. Metode dalam pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan terbagi menjadi tiga proses kegiatan yaitu persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil analisis menunjukkan responden yang menjadi sasaran kegiatan pengabdian kepada masyarakat memiliki usia yang tergolong lanjut usia. Responden memiliki IMT pada katagori berat badan berlebih. Responden kegiatan mayoritas memiliki tekanan darah lebih dari 140 mmHg dan memiliki kadar gula darah sewaktu kurang dari 200 mg/dL dari pemeriksaan glukometer. Responden pada kegiatan ini belum dapat didiagnosis memiliki hipertensi ataupun diabetes melitus sehingga diperlukan pemeriksaan lanjutan yang lebih akurat.
Penyuluhan Penyakit Mulut Kuku (PMK) dan Bahaya Paparan Penggunaan Pestisida Tanpa Alat Pelindung Diri pada Masyarakat di Banjar Bukit Munduk Tiying, Desa Pelaga Kecamatan Petang Kabupaten Badung I Kadek Agus Riki Gunawan; Putu Ika Farmani; Husain Ahmad; Mia Andari Putri; Tria Mas; Weni Diah; Nova Novityani; Sri Anggita; Mahendra Jaya
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.75

Abstract

Pertanian dan perternakan masih menjadi salah satu sektor yang mempunyai peranan penting dalam pembangunan perekonomian nasional. Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) merupakan penyakit yang sangat menular menyerang hewan berkuku belah. Ternak berkuku belah yang peka terhadap PMK diantaranya adalah sapi, kerbau, domba, kambing dan babi. Agen penyebab PMK adalah Virus Foot Mouth Disease(FMDV). Pestisida kimia merupakan bahan beracun yang sangat berbahaya bagi kesehatan jika saat menggunakan pestisida tanpa menggunakan alat pelindung diri. Pengukuran tingkat pengetahuan masyarakat mengenai PMK dan bahaya pestisida dievaluasi dengan melakukan Pre-test dan Post-test menggunakan instrument berupa kuesioner pada kedua penyuluhan, kegiatan ini diakhiri dengan pemeriksaan kesehatan menggunakan spirometry untuk menilai fungsi paru serta pembagian alat pelindung diri berupa masker dan handscoon. Hasil dari pencapaian program kerja ini adalah masyarakat Banjar Bukit Munduk memahami tentang bahaya paparan pestisida saat jika tidak menggunakan APD dan mengatahui bagaimana cara pengendalian penyakit mulut kuku (PMK) sehingga tidak perlu panik jika hewan ternak terjangkit PMK.
Pendampingan Self Efficacy (Keyakinan) Bagi Akseptor KB pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Pasca Pandemi COVID-19 di Desa Padangsambian Kaje Ni Made Rai Widiastuti; Kadek Widiantari
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.77

Abstract

Secara Nasional hasil pelayanan KB pada masa pandemi COVID-19 terdapat penurunan jumlah penggunaan alat kontrasepsi mencapai 40%. Hal ini menimbulkan berbagai masalah diantaranya meningkatnya angka kehamilan yang tidak diinginkan (unwanted pregnancy) dan baby boom atau peningkatan angka kelahiran. Hal ini disebabkan dari terhambatnya akses untuk mendapatkan pelayanan, menunda ke fasilitas kesehatan oleh karena kekhawatiran tertular COVID-19 dan peningkatan hubungan suami istri tanpa menggunakan alat kontrasepsi yang memiliki resiko hamil. Oleh karena itu perlu dilakukan edukasi kepada para ibu agar tetap mengikuti program KB di masa pandemi ini. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kepercayaan pada akseptor di masa pandemi Covid-19 ini untuk tetap mengikuti KB. Sasarannya adalah wanita pasangan usia subur berusia 15 – 45 tahun sebagai peserta KB aktif baik peserta KB MKJP dan Non MKJP. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengkaji tingkat pemahaman responden dengan pre test, pelaksanaan penyuluhan dan konseling KB, pada tahap terakhhir melakukan evaluasi dengan post test. Hasil kegiatan menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan peserta tentang metode KB secara umum dan jenis KB yang sedang digunakan. Diharapkan peserta KB tetap menggunakan alat kontrasepsi dengan baik sehingga diharapkan dapat mengatisipasi terjadinya kehamilan yang tidak diinginkan
Perancangan dan Implementasi Media Informasi Kesehatan tentang Mitigasi Bencana Alam di Desa Ban, Karangasem Bali Putu Ayu Laksmini; Made Karma Maha Wirajaya; Putu Ika Farmani; I Nyoman Mahayasa Adiputra; Viktorinus Alfred Saptiono Mulana; Made Sudiari; I Ketut Tunas
Genitri: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Kesehatan Vol 1 No 2 (2022): Desember
Publisher : Politeknik Kesehatan Kartini Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36049/genitri.v1i2.79

Abstract

Bencana gempa bumi sering menimbulkan kerugian dan kerusakan bagi masyarakat yang terdampak. Salah satu bukti gempa bumi yang terjadi di Provinsi Bali yang berpusat di daerah timur Kabupaten Karangasem dengan kekuatan 4,8 SR terjadi 8 km barat laut Karangasem, pada Sabtu dini hari (16/10/2021), pukul 03.18 WIB. Guncangan gempa berdampak pada jatuhnya korban jiwa dan kerusakan bangunan di wilayah Kabupaten Karangasem dan Bangli, Provinsi Bali. Gempa bumi termasuk permasalahan penting yang dapat diatasi dengan cara memberikan edukasi mitigasi bencana sejak dini. Adapun tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan informasi dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi dan Gunung Meletus dan untuk memberikan media informasi kesehatan berupa X-Banner yang telah dirancang dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat pasca Gempa Bumi di Desa Ban, Karangasem, Bali. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Sosialisasi dan Penyuluhan dengan media informasi kesehatan berupa X-Banner tentang Mitigasi Bencana Alam Gempa Bumi dan Gunung Meletus di Desa Ban, Karangasem Bali. Kegiatan pengabdian masyarakat ini telah terlaksana dengan baik selama 2 hari. Kegiatan pengabdian masyarakat pada hari pertama dilaksanakan pada hari Jumat, 10 Desember 2021 dan pada hari kedua dilaksanakan pada tanggal Jumat, 18 Desember 2022. Adapun output dari pengabdian masyarakat ini adalah X-Banner yang telah didesign sesuai dengan kebutuhan masyarakat pasca gempa bumi dan sudah diimplementasikan dalam bentuk sosialisasi dan penyuluhan di Desa Ban, Karangasem, Bali.

Page 1 of 2 | Total Record : 15