cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
hendri@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
japm@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
ISSN : 3030864X     EISSN : 30308631     DOI : https://doi.org/10.61722/japm.v1i2.534
Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 566 Documents
MENGEMBANGKAN GENERASI MUDA DIGITAL YANG BERKARAKTER POSITIF DALAM MENGGUNAKAN MEDIA SOSIAL DAN INTERNET Fajri, Chotamul; Suci Oktaviyanti; Bella Fitriana; Ariella Aurellia Putri
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8041

Abstract

The development of information and communication technology has made social media and the internet an integral part of the lives of the younger generation. The high intensity of digital media use among students has both positive impacts and potential problems if it is not accompanied by an understanding of ethics and good character. This Community Service (PKM) activity aims to increase digital literacy and shape the positive character of the younger generation in using social media and the internet wisely and responsibly. The activity was conducted face-to-face at Muhammadiyah 25 Pamulang High School, South Tangerang City, using methods of socialization, counseling, and interactive discussion. The material presented included digital literacy, social media ethics, the impact of digital media use, and the importance of positive character building. The results of the activity showed an increase in students' understanding and awareness of the importance of ethics, responsibility, and critical thinking in digital media. Thus, this PKM activity made a positive contribution in supporting the formation of a positive and ethical digital generation in utilizing social media and the internet.
BIJAK BERMEDIA SOSIAL, EDUKASI LITERASI DIGITAL UNTUK MENGURANGI DAMPAK NEGATIF DUNIA MAYA Suworo Suworo; M Fauzan H M; Meta Yolanda; Khoirul Ardi Yansah
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8042

Abstract

The rapid development of social media has provided significant benefits in terms of information access and communication; however, it has also generated various negative impacts such as the spread of misinformation, hate speech, cyberbullying, and low digital ethics awareness. These challenges highlight the importance of digital literacy education in fostering responsible and wise social media behavior. This study aims to analyze the effectiveness of digital literacy education in reducing the negative impacts of the online environment and enhancing users’ awareness and understanding of responsible social media use. The research employed a participatory educational approach through digital literacy socialization and educational activities, involving participants as the main subjects. Data were collected through observation, documentation, and evaluations conducted before and after the program implementation. The results indicate a significant improvement in participants’ understanding of social media ethics, information evaluation skills, and awareness of the negative consequences of irresponsible digital behavior. The digital literacy education program was proven to encourage positive behavioral changes and promote responsible social media usage. This study contributes to the development of digital literacy education programs as a preventive strategy to minimize the negative impacts of the digital environment in society.
PERAN LITERASI DIGITAL DALAM MEMBENTUK GENERASI CERDAS, BIJAK, DAN SEHAT BERMEDIA SOSIAL Fajri, Chotamul; Hanif Nur Khalis; Andini Resti Aprisha; Dewi Mutya Haq
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8043

Abstract

The rapid advancement of information technology requires today’s generation to possess adequate digital literacy skills in order to use social media intelligently, responsibly, and in a healthy manner. Digital literacy not only refers to the ability to search for and understand information, but also includes skills in processing, creating, and behaving ethically in the digital environment. This study aims to examine how digital literacy contributes to shaping a generation that is critical, wise in using social media, and capable of maintaining mental health during digital activities. The research method employed a literature study based on various references related to digital literacy and social media user behavior. The results of the analysis indicate that digital literacy plays an important role in improving the ability to evaluate information, preventing the spread of misinformation, strengthening digital ethics, and reducing risks such as cyberbullying and social media addiction. Therefore, strengthening digital literacy is a strategic step in building a generation that is better prepared to face digital challenges in a positive and productive manner.
PROGRAM PENCEGAHAN BULLYING DI SEKOLAH MELALUI PENDIDIKAN KARAKTER Yeni Septiani; Riesma Putri Melantie; Hanie Fadillah; Meva Dwi Yanti
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8070

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, serta prestasi belajar siswa. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying melalui pendidikan karakter di SMK Purnama 1 Jakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi edukasi, diskusi interaktif, dan studi kasus yang berkaitan dengan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, serta dampak negatifnya. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya nilai empati, toleransi, dan sikap saling menghargai sebagai upaya mencegah bullying. Dengan demikian, program edukasi melalui pendidikan karakter ini efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
MENTAL HEALTH DAN BULLYING: HUBUNGAN YANG SERING DIABAIKAN Yeni Septiani; M Regi Faizal Nurdin; Cantika Marsya; Rahman Sanjoko
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8071

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan dapat berdampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, serta prestasi belajar siswa. Salah satu upaya preventif yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah melalui pendidikan karakter. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pencegahan bullying melalui pendidikan karakter di SMK Purnama 1 Jakarta. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi edukasi, diskusi interaktif, dan studi kasus yang berkaitan dengan perilaku bullying di lingkungan sekolah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa tentang keterkaitan tindakan bullying dengan kondisi kesehatan mental, hubungan antara bullying dan kesehatan mental, serta dampak jangka panjanganya. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya nilai empati, toleransi, dan sikap saling menghargai sebagai upaya mencegah bullying. Dengan demikian, program edukasi melalui pendidikan karakter ini efektif dalam mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses pembelajaran.
BULLYING BUKAN GAYA TAPI BUMERANG: BANGUN PEER SUPPORT DI SEKOLAH Yeni Septiani; Angelia Putri Roscahyani; Anis Sumiati Dewi; Elma Yuliawan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8072

Abstract

Bullying masih menjadi salah satu persoalan yang cukup serius di lingkungan sekolah karena dapat mengganggu perkembangan psikologis, sosial, dan akademik peserta didik. Perilaku ini dapat muncul dalam bentuk verbal, fisik, sosial, maupun melalui media digital dan biasanya terjadi secara terus-menerus sehingga menimbulkan tekanan bagi korban. Jika tidak ditangani dengan baik, bullying dapat menyebabkan kecemasan, stres, penurunan rasa percaya diri, kesulitan bersosialisasi, hingga berdampak pada prestasi belajar siswa. Oleh sebab itu, diperlukan upaya pencegahan yang tidak hanya melibatkan pihak sekolah, tetapi juga dukungan aktif dari teman sebaya melalui penguatan peer support. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bullying sekaligus menumbuhkan kesadaran pentingnya peran teman sebaya dalam membantu mencegah tindakan perundungan. Program dilaksanakan di SMK Purnama 1 Jakarta melalui beberapa rangkaian kegiatan, antara lain penyuluhan, diskusi interaktif, pembahasan studi kasus, serta sesi berbagi pengalaman. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap jenis-jenis bullying, dampak yang ditimbulkan, dan langkah yang dapat dilakukan ketika menghadapi bullying. Selain itu, siswa menunjukkan sikap yang lebih peduli, berani saling mendukung, serta tidak lagi menganggap bullying sebagai hal yang wajar. Secara keseluruhan, penguatan peer support terbukti mampu menjadi salah satu strategi preventif yang efektif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi peserta didik.
EMPATI DAN SOLIDARITAS: KUNCI MENGAKHIRI BULLYING DI SEKOLAH Yeni Septiani; Mochamad Revanda Abiyu Mulyono; Rafi Julian Nugroho; Septian Nur Hidayattulloh
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8073

Abstract

Bullying merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental serta perkembangan sosial siswa. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan empati dan solidaritas siswa sebagai upaya preventif dalam mencegah perilaku bullying di SMK Purnama 1 Jakarta. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui penyuluhan, diskusi interaktif, simulasi kasus, dan pendampingan edukatif. Tahapan kegiatan meliputi observasi awal, pelaksanaan program, dan evaluasi hasil kegiatan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep bullying, empati, dan solidaritas, serta munculnya sikap saling menghargai dan peduli antar siswa. Kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang lebih aman, inklusif, dan kondusif. Dengan demikian, penguatan empati dan solidaritas terbukti menjadi strategi efektif dalam pencegahan bullying di lingkungan pendidikan.
STOP BULLYING: MEMBANGUN KESADARAN DAN SIKAP POSITIF SISWA DI SEKOLAH Yeni Septiani; Faisal Akram; Riski Alfaris; Robby Kurnia Hadiyono
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8074

Abstract

Bullying merupakan permasalahan yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dan berdampak negatif terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, serta prestasi belajar siswa. Rendahnya kesadaran dan sikap empati siswa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan perilaku bullying masih dianggap sebagai candaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan membangun sikap positif siswa dalam mencegah bullying melalui pendekatan pendidikan karakter. Kegiatan dilaksanakan di SMK Purnama 1 Jakarta dengan metode sosialisasi edukatif, diskusi interaktif, simulasi kasus, ice breaking, serta pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai bentuk dan dampak bullying, serta tumbuhnya sikap empati, toleransi, dan keberanian untuk menolak perilaku bullying. Kegiatan ini berkontribusi dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan kondusif.
Keluarga Tangguh: Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak untuk Meningkatkan Pemahaman Mengenai Perkembangan Psikologis Anak di Desa Tanjung Lago Safira Dwi Ramadhanti; Rina Oktaviana
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8085

Abstract

This Community Service Program (KKNT) was conducted in Tanjung Lago Village with a focus on strengthening families through effective communication between parents and children. The background of the program is the lack of parental understanding of children's psychological development, especially during adolescence, which may lead to rigid and less adaptive parenting styles. The aim of this activity is to provide psychoeducation on the stages of child psychological development based on Piaget’s and Hurlock’s theories, as well as to train effective communication skills such as active listening and the use of I-Messages. The method used was an educational workshop with a participatory approach, supplemented by self-reading modules for parents. The results showed a significant increase in parents' understanding of adolescent developmental characteristics, a shift from instructive to dialogic parenting patterns, and the creation of more harmonious two-way communication. Additionally, the distributed modules successfully served as independent literacy instruments that supported program sustainability. It can be concluded that family-based psychoeducational interventions are capable of strengthening family resilience and supporting children's psychological well-being amidst the challenges of the Industry 4.0 era.
Peran Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Dalam Menurunkan Angka Anak Putus Sekolah Di Kabupaten Bone Bolango Dewi Humaira Maspeke; Fajriani As; Fasya Toliu; Jamila A. Pakaya; Moh. Wahyu Toana; Oktaviani Djibran; Siti Nurdea Ananda Putri Djafar; Sulistiawati Abdullah; Magvirah El Walidayni Kau
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i1.8093

Abstract

Out-of-School Children (OOSC), school dropouts, and graduates who do not continue their education remain challenges in educational development in Bone Bolango Regency. This study aims to examine the role of the Bone Bolango Regency Office of Education and Culture in reducing the rates of OOSC, dropouts, and non-continuing graduates through the use of Verification and Validation (Verval) data from Pusdatin of the Ministry of Primary and Secondary Education and actual field conditions. The research employed a descriptive qualitative approach, using in-depth interviews with the Head of the Office of Education and Culture and Subdistrict Education Coordinators, supported by quantitative data from the Verval system. The findings indicate that the Office has implemented several efforts, including strengthening non-formal education services through community learning centers (PKBM), conducting data collection and community outreach, and planning affirmative programs such as scholarships and school uniform assistance. However, these efforts have not been fully effective due to data inaccuracies, weak cross-sector coordination, and the absence of a strong early detection system at the school level.