cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
hendri@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
japm@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
ISSN : 3030864X     EISSN : 30308631     DOI : https://doi.org/10.61722/japm.v1i2.534
Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 783 Documents
Optimalisasi Komoditas Lokal Buah Salak melalui Inovasi Produk Olahan dalam Upaya Meningkatkan Nilai Tambah Masyarakat Desa Sered Pamungkas Stiya Mulyani; Hanna Safiroh; Farhah Salsa Nabella; Nurul Azizah; Diana Kamila Rahma
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12644

Abstract

Desa Sered, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara merupakan salah satu wilayah penghasil buah salak yang cukup melimpah. Namun, pemanfaatannya masih terbatas pada konsumsi langsung dan penjualan dalam bentuk buah segar sehingga nilai ekonominya belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pengolahan buah salak menjadi produk pangan bernilai tambah, yaitu pie kering dengan isian selai salak, guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah komoditas lokal. Kegiatan dilaksanakan pada 7 September 2026 dengan melibatkan 25 peserta ibu-ibu PKK Desa Sered melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, ceramah interaktif, demonstrasi, serta praktik langsung pembuatan selai salak dan pie selai salak, mulai dari pemilihan bahan, pembuatan adonan, pengisian selai, pemanggangan, hingga pengemasan produk. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami dan mempraktikkan tahapan pengolahan dengan antusias, serta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya pengemasan dan peluang usaha berbasis potensi lokal. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat Desa Sered untuk mengembangkan produk olahan salak secara mandiri, kreatif, dan berkelanjutan sehingga mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.
Ngayah di Tengah Tuntutan Kehidupan Modern: Opportunity Cost, Beban Psikososial, dan Kesehatan Masyarakat Bali Salsabilla Caesaria; Ni Putu Amik Putri Wulandari; Dewa Ayu Nanda Yudhantari; Dianggu Manggrayani; Ni Kadek Deviana Putri; I Nyoman Haldi Septiawan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12645

Abstract

Ngayah merupakan tradisi gotong royong masyarakat Bali yang kaya akan nilai sosial-religius, namun intensitasnya di era modern berpotensi memicu tekanan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan frekuensi dan durasi ngayah dengan beban psikososial serta produktivitas ekonomi masyarakat Bali sebagai dasar rekomendasi berbasis bukti untuk menjaga keberlanjutan tradisi sekaligus kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan adalah library research dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis jurnal, buku, dan laporan terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas ngayah yang tinggi, dengan durasi panjang dan persiapan fisik yang intens, menimbulkan beban waktu dan tenaga signifikan bagi masyarakat usia produktif. Kondisi ini menciptakan opportunity cost terhadap waktu kerja, keluarga, dan istirahat, serta memicu kelelahan fisik yang berpotensi menjadi salah satu sumber beban psikososial. Meski tidak berhubungan sebab-akibat secara langsung, beban fisik dan stresor lingkungan ini berkorelasi dengan peningkatan risiko masalah kesehatan seperti hipertensi dalam konteks beban multiperan. Implikasinya, keberlanjutan tradisi ngayah di era modern memerlukan penyesuaian yang adaptif dan proporsional melalui pengelolaan waktu yang seimbang dan pembagian tugas yang bijaksana oleh pihak banjar maupun desa adat guna melindungi kesejahteraan pelaksananya.
Dari Limbah Menjadi Energi: Pemanfaatan Sekam Padi sebagai Biobriket dalam Mendukung Energi Alternatif Berkelanjutan di Desa Kemuning Muda Siti Niah; Lamhot Gabriel Nainggolan; Najiha Azzahra; Aulia Zahra; Siti Intan Kumala Sari; Aldi Sepriyadi; Zahwa Furoka
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12647

Abstract

Peningkatan kebutuhan energi dan permasalahan limbah pertanian menjadi tantangan yang perlu mendapatkan perhatian dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Sekam padi sebagai salah satu limbah hasil penggilingan padi memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif melalui pengolahan menjadi biobriket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi pemanfaatan sekam padi sebagai bahan baku biobriket dalam mendukung energi alternatif berkelanjutan di Desa Kemuning Muda. Metode yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara sederhana, serta pengamatan terhadap proses pembuatan dan pembakaran biobriket. Proses pembuatan dilakukan melalui tahapan pengeringan sekam, pengarangan, penghalusan arang, pencampuran dengan bahan perekat, pencetakan, dan pengeringan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sekam padi dapat diolah menjadi biobriket yang memiliki bentuk lebih padat, mudah disimpan, dan dapat digunakan sebagai bahan bakar alternatif. Pemanfaatan tersebut juga berpotensi mengurangi penumpukan dan pembakaran sekam secara terbuka serta meningkatkan nilai guna limbah pertanian. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, pengembangan biobriket dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat serta membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal secara produktif. Dengan demikian, pemanfaatan sekam padi menjadi biobriket memiliki potensi untuk mendukung pengelolaan limbah, penggunaan energi alternatif, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan di Desa Kemuning Muda..