cover
Contact Name
Hendri Rasminto
Contact Email
hendri@kampusakademik.co.id
Phone
+6289669609417
Journal Mail Official
japm@kampusakademik.co.id
Editorial Address
Jl.Pedurungan Kidul IV rt.03/01 No.62 Kel. Pedurungan Kidul/ Kec.Pedurungan Semarang 50192 , Semarang, Provinsi Jawa Tengah
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Akademik Pengabdian Masyarakat
ISSN : 3030864X     EISSN : 30308631     DOI : https://doi.org/10.61722/japm.v1i2.534
Manajemen, Ekonomi, Ekonomi Syariah, Akuntansi, Kewirausahaan, Bisnis, Ilmu Sosial Humaniora, Sastra, Bahasa, Pertanian, Kesehatan, Peternakan, perikanan, Politik, Pendidikan, Ilmu Teknik, Sistem Informasi, Teknik Elektro dan Informatika, Desain Komunikasi Visual, Ilmu Komunikasi, Hukum, Agama
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 783 Documents
Edukasi Pengelolaan Utang dan Tabungan Keluarga Secara Bijak kepada Para Anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor Tutri Indraswari; Kartika Sari Dewi; Wirawan Suryanto
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12605

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pengelolaan utang dan tabungan keluarga secara bijak kepada para anggota Majelis Taklim Sunan Drajat, Ciseeng, Bogor. Permasalahan yang dihadapi mitra antara lain rendahnya literasi keuangan keluarga, tingginya penggunaan utang konsumtif, rendahnya kebiasaan menabung, serta belum optimalnya pencatatan keuangan rumah tangga. Kondisi tersebut dapat berdampak pada ketidakstabilan ekonomi keluarga apabila tidak dikelola dengan baik. Metode pelaksanaan dilakukan melalui observasi, penyuluhan, diskusi, simulasi pengelolaan keuangan keluarga, dan pendampingan sederhana dalam penyusunan anggaran rumah tangga. Materi meliputi pengelolaan utang yang sehat, pentingnya tabungan dan dana darurat, penyusunan skala prioritas kebutuhan, serta pencatatan pemasukan dan pengeluaran keluarga secara sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya pengelolaan keuangan keluarga yang sehat dan terencana. Peserta mulai memahami cara membedakan kebutuhan dan keinginan, pentingnya menghindari utang konsumtif berlebihan, serta pentingnya menyisihkan sebagian pendapatan untuk tabungan dan dana darurat. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan dan mulai menerapkan pencatatan keuangan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
SOSIALISASI DAN DEMONSTRASI TEKNOLOGI KOMPOSTER TEPAT GUNA UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN PANGAN PERKOTAAN (URBAN FARMING) Nurmala Fauzi; Anggi Agiesta; Ai Fatria; Ahmad Fadli Nawawi
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12610

Abstract

Household organic waste remains a major contributor to municipal solid waste in Indonesian cities, yet it holds significant potential as raw material for organic fertilizer to support urban agriculture. This activity aims to describe the socialization and demonstration of an appropriate composter technology for processing household organic waste as an initial step toward supporting urban farming-based food security. The activity was carried out through waste-sorting socialization for residents, a hands-on composter demonstration at the village head's (Kepala Desa) residence, and the distribution of composters to five households in Kampung Cipacung, Sidamukti Village, using a descriptive qualitative approach based on activity observation and documentation. The results show that participants gained a clearer understanding of organic-inorganic waste sorting and the basic principles of composting, the demonstration at the village head's residence served as a practical reference point for the community, and the distributed composters became an initial, replicable model for household-level organic waste processing. These findings indicate that, even on a limited scale, appropriate composter technology combined with socialization and demonstration is a feasible, low-cost entry point for integrating household waste management with urban farming practices as part of a broader household food security strategy.
TRANSFORMASI PENGELOLAAN SAMPAH MELALUI INOVASI ROCKET STOVE SEBAGAI TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI DESA RANDEGAN KAB. BANJARNEGARA Caecilia Ovita Dhani Sunarko; Kurniawati Mutmainah; Ummul Azki Lu’luil Maulidiyah; Hafid Dwi Nugroho; Andri Rizkiansyah; Rifki Aniisa; Ndaru Muhammad Damarjati; Siti Nur’aini; Charirah Malikal Bulqis; Nila Amalia; Firos Javier Alzena; Fika Nurhidayati; Muhammad Yusuf Masyhar; Khusnul Lita Romadhoni; Cempaka Nur Pratiwi
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12617

Abstract

Permasalahan sampah di wilayah perdesaan masih dipengaruhi oleh keterbatasan pemilahan, pengangkutan, dan pemanfaatan sampah dari sumbernya. Kondisi tersebut mendorong perlunya alternatif pengelolaan berbasis masyarakat dan teknologi tepat guna. Kegiatan ini bertujuan mengkaji penerapan Rocket Stove dalam mendukung pengelolaan sampah di Desa Randegan, Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui identifikasi masalah, edukasi pemilahan sampah, pembuatan dan demonstrasi Rocket Stove, serta observasi partisipatif. Teknologi ini digunakan untuk memanfaatkan residu biomassa kering, seperti ranting dan potongan kayu, yang telah dipilah dari sampah lainnya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan Rocket Stove berpotensi meningkatkan pemanfaatan residu biomassa sekaligus mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemilahan sampah. Teknologi ini juga berpotensi menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dibandingkan pembakaran terbuka. Namun, keberlanjutannya tetap bergantung pada pemilahan yang konsisten, pemilihan bahan bakar yang tepat, keselamatan penggunaan, dan keterlibatan masyarakat. Dengan demikian, Rocket Stove dapat menjadi salah satu teknologi pendukung dalam pengelolaan sampah dan pemanfaatan biomassa secara lebih berkelanjutan di tingkat desa.
Penguatan Karakter Anak melalui Kegiatan Edukatif dan Keagamaan di Kelurahan Kenteng, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara Mukromin Mukromin; Karisma Rihadatul Aisia; Tamara Syagita; Dwi Marsya Nur Izzatie Ena; Velli Alvina; Nurmalita Dewi Aryeni; Nabilla Nuzulul Nasa; Saiful Anwar; Fabiyan Apriyansyah; Muhammad Ali Ma’ruf; Liya Nurohman; Eri Yana Zahra Fikria
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12618

Abstract

Pendidikan karakter merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya saing. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkuat karakter anak di Kelurahan Kenteng, Kecamatan Madukara, Kabupaten Banjarnegara melalui pendekatan edukatif dan keagamaan yang menyasar jenjang PAUD, TK, SD, serta Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ). Metode pelaksanaan meliputi pembiasaan hidup bersih dan sehat, storytelling, perlombaan kreativitas, karnaval, pendampingan mengaji, serta perlombaan keagamaan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi, kepercayaan diri, kreativitas, kedisiplinan, serta pemahaman nilai moral dan keagamaan pada anak-anak sasaran. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model penguatan karakter anak berbasis komunitas yang berkelanjutan.
PENGGUNAAN BAMBU LOKAL SEBAGAI INFRASTRUKTUR PENDUKUNG KESELAMATAN JALAN MELALUI PEMBUATAN REFLEKTOR JALAN Chairil Septa Miraj; Raihan Agustian; Imelda Ramadhani; Muhammad Faiz; A Maulana Ilhan
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12621

Abstract

Road user safety at night is an important concern, particularly on rural roads with limited lighting and visual markers. This condition was also found in the border area of Kampung Cipacung, Sidamukti Village, where a road section of approximately 1 km has limited lighting at night. This activity aimed to improve road visibility and user safety through the utilization of local bamboo as a supporting medium for road reflectors. The method used was descriptive with a participatory approach involving road condition observation, coordination with the local community, material preparation, reflector production, installation, and direct evaluation. A total of 17 bamboo poles, each approximately 1 meter long, were used as supporting media for the reflectors. The bamboo was obtained free of charge through collaboration with the surrounding community, making it a simple and economical alternative material. The results showed that the reflectors were able to reflect vehicle headlights, providing visual markers along the poorly illuminated road section. The community responded positively, as the presence of the reflectors helped improve visibility, comfort, and a sense of safety when traveling along the road at night. Therefore, the utilization of local bamboo as a supporting medium for road reflectors can serve as a simple alternative to support road user safety in rural areas.
PENANAMAN POHON PELINDUNG MATA AIR DAN POHON BUAH SEBAGAI UPAYA KONSERVASI SUMBER AIR DI DESA TWELAGIRI PAGEDONGAN BANJARNEGARA Izatin Nisa; Silfi Arlina; Liana Herawati; Alia Suryani; Ratih Nur Alfiyana; Ashfa Hilya Nauvila; Agita Nur Ngazma; Hima Amelia Erviana; Indah Tri Mulkiah; Sendi Wahyu Triyono; Indra Dwi Prasetyo; Said Khoirul Fatihin; Khasnudia Achmad Maulana; Farid Firjatulloh; Margi Astuti
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12622

Abstract

The "Tempe Daun Nyangkuh" MSME in Argasoka Village, Banjarnegara Regency, is a local food business with significant economic potential; however, it faces challenges regarding digital marketing, business location visibility, and product legality. These issues limit its market reach and competitiveness in the digital era. This community service initiative aims to enhance the MSME's competitiveness by optimizing digital marketing—specifically through strengthening product branding, establishing a Google Maps business location, and providing guidance on the halal certification process. The implementation employed a participatory approach involving observation, needs assessment, outreach, training, mentoring, implementation, and evaluation. The branding program focused on refining the product's visual identity and digital promotional materials. Creating a Google Maps location aimed to make it easier for consumers to find the business and to boost the MSME's digital presence. Mentoring on halal certification was provided to improve the business owner's understanding of certification requirements and application procedures, thereby fostering greater consumer trust. The results indicate that the MSME now possesses a clearer brand identity, is registered on Google Maps (making it more accessible to consumers), and that the business owner understands and has begun the steps for halal certification. Implementing this program has positively impacted the business owner's capacity to utilize digital technology for promotion and business development. This initiative is expected to serve as a model for digital marketing-based MSME empowerment that can be applied to other local food MSMEs to expand market access, build consumer trust, and sustainably strengthen business competitiveness.
OPTIMALISASI PROGRAM BAJAK SAWAH MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH ANORGANIK UNTUK MENDUKUNG PELUNASAN PBB TEPAT WAKTU DI DESA SIGALUH Via Amanda Qauri’ah; Rohmah Istikharoh; Ibnu Karim ‘Abdallah; Putri Hasna Mufida; Halim Al Ansori; Ahmad Habibi Firdausi; Lu'luatul 'azhizhah; Jenzia Imellia; Sofi Arini Susmita; Nafsiyah Nafsiyah; Ahmad Wildan Nasir; Ratna Wijayanti
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12626

Abstract

Pengelolaan sampah anorganik dan pemenuhan kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) merupakan dua permasalahan yang dapat diintegrasikan melalui inovasi berbasis masyarakat. Desa Sigaluh, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara memiliki Bank Sampah yang telah berkembang menjadi Program Bajak Sawah (Bayar Pajak Pakai Sampah Warga Sigaluh), yaitu pemanfaatan nilai ekonomi sampah anorganik untuk membantu pembayaran PBB masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan Program Bajak Sawah melalui pengelolaan sampah anorganik sebagai upaya mendukung pelunasan PBB secara tepat waktu. Metode yang digunakan adalah Difusi Ipteks melalui tahapan observasi dan wawancara, identifikasi, sosialisasi, implementasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sampah anorganik yang berasal dari aktivitas rumah tangga memiliki potensi nilai ekonomi apabila dilakukan pemilahan dan pengumpulan secara terorganisasi. Pelaksanaan Program Bajak Sawah menunjukkan adanya keterkaitan antara pengelolaan sampah dengan pemenuhan kewajiban pembayaran PBB, sehingga memberikan manfaat tidak hanya dalam aspek kebersihan lingkungan, tetapi juga dalam aspek ekonomi masyarakat. Pengelolaan sampah melalui Bank Sampah mendorong masyarakat untuk lebih memahami nilai guna sampah serta meningkatkan partisipasi dalam kegiatan pengumpulan dan pemilahan sampah anorganik. Pemanfaatan hasil ekonomi sampah untuk mendukung pembayaran PBB menjadi bentuk inovasi sosial yang mengintegrasikan pengelolaan lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan demikian, optimalisasi Program Bajak Sawah dapat menjadi salah satu alternatif dalam meningkatkan pemanfaatan sampah anorganik sekaligus mendukung masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran PBB secara tepat waktu..
MAHASISWA KELOMPOK KKM 92 GELAR SOSIALISASI BERSAMA CEGAH BULLYING DAN KENAKALAN REMAJA Guna Mandiri; Agung Prabowo Wisnubroto; Rizqi Fadillah; Lilis Risnawati; Zidane Zamil Hakim; Salsa Rizkiyah Ramadhani; Nurul Cahayati
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12628

Abstract

The socialization activity entitled “Together to Prevent Bullying and Juvenile Delinquency” was conducted by students of the Student Community Service Program (KKM) of Universitas Bina Bangsa at SMKN 11 Tangerang Regency. This activity aimed to increase students’ awareness and understanding of the dangers of bullying and various forms of juvenile delinquency, as well as the importance of developing positive behavior in the school environment. The participants were students, particularly eleventh-grade students, with support from teachers and a police officer as the resource person. The materials covered the psychological and social impacts of bullying, forms of juvenile delinquency, legal awareness, and the importance of discipline, responsibility, empathy, and self-control. The activity was conducted through material presentations and interactive sessions with the participants. The results indicated that the students participated enthusiastically and actively throughout the activity. Collaboration among KKM students, the school, and the police served as a joint effort to create a safe, comfortable, and conducive educational environment. This activity is expected to increase students’ awareness of preventing bullying and juvenile delinquency while encouraging the development of young people who are well-characterized, ethical, responsible, and capable of becoming positive role models in society.
Edukasi dan Pendampingan Pengelolaan Limbah Rumah Tangga melalui Pemanfaatan Tepung Cangkang Telur dan Pembentukan Kelompok Sedekah Sampah di Dukuh Sawo, Desa Sumberharjo Muhammad Yusuf Raihan; Dewangga Kusuma Tirta; Dewi Mayasari; Dyah Intan Maharani; Fajarina Wahyu Rahmawati; Khrisna Putri Maharani; Nasya Falaqya Azzahra; Nawra Rahmafalah Dewandaru; Nurul Fadhillah; Rizqiana Wardahani; Tetri Widiyani
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12637

Abstract

Penumpukan limbah rumah tangga, baik organik maupun anorganik, menjadi salah satu persoalan lingkungan yang belum terkelola secara optimal di Dukuh Sawo, Desa Sumberharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pendampingan pengelolaan limbah rumah tangga melalui dua pendekatan, yaitu pelatihan pemanfaatan tepung cangkang telur sebagai pupuk tanaman dengan mitra sasaran kegiatan meliputi ibu-ibu PKK RT 04, RT 05, dan RT 06 Dukuh Sawo. dan sosialisasi, edukasi, serta pembentukan Kelompok Sedekah Sampah dengan target seluruh warga Dukuh Sawo. Metode pelaksanaan terdiri atas tahap sosialisasi dan penyampaian materi, demonstrasi/pelatihan pengolahan cangkang telur menjadi tepung, serta sosialisasi dan pembentukan kelompok sedekah sampah yang didukung penyediaan sarana tong sampah pemilahan botol plastik. Kegiatan pelatihan cangkang telur dilaksanakan pada 30 Juli 2026, sedangkan sosialisasi sedekah sampah dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup. Luaran kegiatan berupa bertambahnya pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengenali potensi cangkang telur sebagai bahan yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman serta tersedianya produk tepung cangkang telur sebagai contoh hasil pengolahan. Pada pengelolaan sampah anorganik, kegiatan menghasilkan pembentukan Kelompok Sedekah Sampah dan penyediaan sarana pemilahan botol plastik sebagai langkah awal keberlanjutan pengelolaan sampah di tingkat dusun.
BUDIDAYA MAGGOT BSF SEBAGAI UPAYA MENGURANGI SAMPAH ORGANIK RUMAH TANGGA DI DESA SEMPULUR, KARANGGEDE, BOYOLALI Muhammad Kenny Umar Syarief; Muhammad Naufal Harits Musyaffa'; Maulana Aditya; Aditya Rizki Ramadhan; Eni Wulan Safitri; Fania Az Zahra; Fita Kiyan Salsabil; Angellika Dalillah Nur Aslama; Eka Puja Fernanda; Luthfiana Azizatul Muslimah; Joko Riyanto
JURNAL AKADEMIK PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 4 No. 5 (2026): September
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/japm.v4i5.12638

Abstract

Pengelolaan sampah organik rumah tangga masih menjadi salah satu permasalahan lingkungan yang perlu mendapat perhatian, termasuk di Desa Sempulur, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Salah satu alternatif pemanfaatan sampah organik adalah melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), yang mampu memanfaatkan bahan organik sebagai sumber pakan sekaligus menghasilkan biomassa yang berpotensi dimanfaatkan sebagai pakan ternak maupun ikan. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan sampah organik rumah tangga melalui budidaya maggot BSF. Kegiatan dilaksanakan pada 18 Agustus 2026 di Balai Desa Sempulur dengan melibatkan anggota PKK melalui metode sosialisasi, demonstrasi, dan praktik langsung. Tahapan kegiatan meliputi pengenalan maggot BSF, alat dan bahan, pemilahan serta persiapan sampah organik, penyiapan media pakan, praktik budidaya, dan penjelasan pemanenan serta pemanfaatan maggot. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai tahapan dasar budidaya serta pemanfaatan sampah organik sebagai media pakan. Kegiatan juga menunjukkan ketertarikan peserta terhadap budidaya maggot sebagai alternatif pengelolaan sampah. Budidaya maggot BSF berpotensi memberikan manfaat lingkungan dan ekonomi melalui pemanfaatan sampah organik serta hasil budidaya. Keberlanjutan penerapan budidaya oleh masyarakat diperlukan agar manfaat tersebut dapat dikembangkan secara optimal.