cover
Contact Name
Utama Alan Deta
Contact Email
utamadeta@unesa.ac.id
Phone
+62895429851500
Journal Mail Official
dedikasi.mep@gmail.com
Editorial Address
Mitra Edukasi dan Publikasi Griya Taman Asri AB/26 Tawangsari, Taman, Sidoarjo, Indonesia
Location
Kab. sidoarjo,
Jawa timur
INDONESIA
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment
ISSN : -     EISSN : 29862930     DOI : https://doi.org/10.58706/dedikasi
Core Subject : Education,
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment menerima artikel hasil Pengabdian Kepada Masyarakat dan Pemberdayaan Masyarakat. Adapun ruang lingkup dari jurnal ini meliputi Pengabdian Kepada Masyarakat, Pemberdayaan Masyarakat, Kuliah Kerja Nyata, Pendidikan Informal di Masyarakat, dan Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025" : 5 Documents clear
Menjembatani Teknologi dan Kelembagaan Desa: Analisis Literatur IoT Pertanian dan Peran BUMDes dalam Inovasi Digital Romadhon, Ahmad Isna Fatkhur; Safitri, Dini Luki Mulya; Deta, Utama Alan
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p63-69

Abstract

Digitalisasi pertanian berbasis Internet of Things (IoT) berkembang pesat, namun keberlanjutan implementasinya di kawasan pedesaan masih menghadapi tantangan kelembagaan. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tren implementasi IoT dalam pertanian desa, (2) menganalisis tantangan teknis dan tata kelola, serta (3) mensintesis peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai pengelola inovasi digital pertanian. Penelitian menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) terhadap 50 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Proses pencarian dilakukan pada September–November 2025 melalui basis data Google Scholar, DOAJ, Scopus, dan ResearchGate menggunakan kata kunci: “Internet of Things agriculture”, “IoT irrigation system”, “smart farming village”, “digital agriculture governance”, dan “BUMDes and digital innovation”. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi terkait relevansi topik, kualitas publikasi, dan keterkaitan dengan konteks pedesaan. Hasil sintesis menunjukkan bahwa mayoritas penelitian berfokus pada sistem irigasi cerdas berbasis sensor kelembaban tanah dengan efisiensi penggunaan air 30–40%. Namun, sebagian besar studi berhenti pada tahap prototipe dan belum membahas model tata kelola pasca-implementasi. Temuan ini menunjukkan adanya kesenjangan antara inovasi teknis dan kesiapan kelembagaan desa. Kesimpulannya, keberhasilan implementasi IoT di desa sangat bergantung pada model tata kelola kolektif. BUMDes berpotensi berperan sebagai operator sistem, agregator pembiayaan, dan pengelola data pertanian desa. Penelitian ini merekomendasikan model integrasi IoT berbasis kelembagaan desa untuk memastikan keberlanjutan, inklusivitas, dan dampak sosial-ekonomi jangka panjang.
Analisis Penerapan Irigasi Pintar Berbasis IoT Sebagai Upaya Optimalisasi Pemberdayaan BUMDes Dinas PMD Sidoarjo Alda, Munshif; Romadhon, Ahmad Isna Fatkhur; Rahayu, Sih Suwitaning; Deta, Utama Alan
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p54-62

Abstract

Permasalahan distribusi air pertanian yang belum efisien masih menjadi tantangan utama bagi masyarakat desa di Kabupaten Sidoarjo dan berdampak pada rendahnya produktivitas serta pemborosan sumber daya air. Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang penerapan sistem irigasi pintar yang mampu mengatur aliran air secara lebih terukur dan berbasis data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja teknis sistem irigasi pintar berbasis IoT sebagai langkah awal dalam mendukung optimalisasi pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di bawah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sidoarjo. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif yang dipadukan dengan Research and Development (R&D) melalui model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Pengujian dilakukan secara terkontrol dengan mengukur waktu aliran air, volume air, dan debit air menggunakan stopwatch dan gelas ukur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu aliran air berpengaruh langsung terhadap volume air yang dihasilkan. Pada kondisi kontrol, volume air meningkat secara bertahap seiring bertambahnya waktu aliran dalam rentang yang relatif sempit, sedangkan pada kondisi manipulasi peningkatan waktu aliran yang lebih besar menghasilkan volume air yang lebih tinggi dibandingkan kondisi kontrol. Secara umum, peningkatan waktu aliran berbanding lurus dengan peningkatan volume air, meskipun pada durasi tertentu terjadi kecenderungan penurunan debit. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengaturan waktu dan laju aliran air memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi distribusi air pertanian. Secara keseluruhan, sistem irigasi pintar berbasis IoT yang dikembangkan telah berfungsi sesuai prinsip dasar aliran fluida dan layak digunakan sebagai evaluasi teknis awal sebelum implementasi lebih luas melalui skema pemberdayaan BUMDes. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar pengembangan lanjutan guna mendukung sistem pertanian desa yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Pelatihan Penerapan Asesmen dalam Implementasi Kurikulum Merdeka untuk Guru-Guru IPA Sabtiawan, Wahyu Budi; Sudibyo, Elok; Sari, Dhita Ayu Permata; Purnomo, Aris Rudi; Roqobih, Fikky Dian; Septaria, Kiki; Pramesti , Alya Rifda; Fauziah, Iffah Nur
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p42-53

Abstract

Sinkronisasi antara asesmen dengan kurikulum adalah aspek yang substansi dalam proses belajar mengajar. Telah dilakukan suatu pendampingan penerapan asesmen dalam implementasi suatu kurikulum. Kegiatan ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas dari pendampingan tersebut yang didasarkan atas capaian pemahaman, keterampilan, dan respon guru. Metode pelaksanaan dilakukan secara blended (syncronous dan asyncronous) yang dibagi menjadi empat tahap, yaitu persiapan, pemaparan materi, pelatihan dan pendampingan, dan evaluasi. Efektivitas dari pendampingan tergambar dari peningkatan meningkatkan pemahaman guru IPA, yang ditandai dengan kenaikan signifikan skor rata-rata dari 43,00 menjadi 76,00 (p < 0,001). Selain itu, Peserta juga berhasil merancang dan menerapkan instrumen asesmen pada implementasi Kurikulum Merdeka. Respon peserta terhadap kegiatan juga sangat positif, dengan tingkat kepuasan mencapai di atas 90% pada hampir seluruh aspek. Dengan demikian, kegiatan pendampingan dapat dikatakan efektif, dan memberikan dampak positif bagi komunitas guru mitra melalui lembar kerja yang dapat digunakan sebagai panduan guru dalam merancang dan menerapkan asesmen.
Segar, Sehat, Serat: Mulai Gaya Hidup Sehat dengan Jus Prebiotik Wardani, Alfiah Putri; Makiyyah, A'inun; Azzahra, Adinda Zalyanti; Wangi, Ligika Cahya; Batari, Andi Sri Rezky Dian; Anggarani, Mirwa Adiprahara
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p70-76

Abstract

Ilmu Kimia Pangan berperan penting dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap komponen kimia dalam pangan yang berdampak pada kesehatan, termasuk senyawa prebiotik sebagai bagian dari pangan fungsional. Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai prebiotik serta memperkenalkan jus buah prebiotik sebagai alternatif minuman sehat berbasis bahan lokal. Sasaran kegiatan adalah remaja dan orang tua di Desa Gilang, Sidoarjo. Metode yang digunakan berupa pelatihan yang mencakup penyuluhan materi dan demonstrasi pembuatan jus berbahan dasar pisang ambon dan buah naga merah sebagai sumber prebiotik alami, dengan desain one-group pretest-posttest. Data dikumpulkan melalui angket pretest untuk mengukur pengetahuan awal serta uji hedonik skala 1–5 untuk menilai penerimaan organoleptik produk. Hasil menunjukkan bahwa hanya 16% peserta memahami konsep dasar prebiotik, sementara 84% mampu menyebutkan contoh sumbernya. Setelah intervensi, terjadi peningkatan pemahaman peserta, dan uji hedonik menunjukkan tingkat penerimaan tinggi, terutama pada aspek warna (80%) dan rasa (60%). Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan literasi gizi masyarakat mengenai pentingnya prebiotik bagi kesehatan pencernaan. Selain itu, produk jus prebiotik berbasis buah lokal menunjukkan tingkat penerimaan yang baik, sehingga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif minuman sehat yang mudah diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Secara lebih luas, penelitian ini memberikan dampak positif terhadap penguatan edukasi pangan fungsional di tingkat komunitas, mendorong pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai sumber prebiotik alami, serta mendukung upaya promotif dan preventif dalam peningkatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan berbasis sains dan praktik langsung.
Kajian Prinsip Fisika pada Teknologi IoT Pertanian untuk Optimalisasi Pengelolaan Air dan Energi Febianti, Andiny Tri; Safitri, Dini Luki Mulya; Rahayu, Sih Suwitaning
Dedikasi: Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 3 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Mitra Edukasi dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58706/dedikasi.v3n2.p77-88

Abstract

Kemajuan teknologi Internet of Things (IoT) membuka peluang besar dalam meningkatkan efisiensi pengelolaan sumber daya air serta energi pada sektor pertanian desa, khususnya yang dikelola oleh BUMDes. Penerapan IoT tentunya tidak lepas dari prinsip-prinsip fisika yang mendasari kerja sensor, aktuator dalam melakukan transmisi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip fisika pada teknologi IoT pertanian serta menganalisis kontribusinya terhadap optimalisasi pengelolaan air dan energi di lingkungan desa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan penalaran ilmiah yang bersifat konseptual-analitis dengan deduktif melalui observasi teknis lapangan terbatas dan literatur ilmiah. Hasil kajian menunjukkan bahwa hukum-hukum fisika seperti hukum Ohm, prinsip kapasitansi, hukum Bernoulli berperan penting dalam mendukung kinerja sistem irigasi otomatis berbasis IoT. Sistem ini mampu mengontrol penyiraman secara presisi berdasarkan kelembapan tanah sehingga dapat menekan pemborosan listrik. Oleh karena itu, penerapan IoT berbasis pemahaman prinsip fisika tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga relevan sebagai solusi pemberdayaan BUMDes dalam pengelolaan sumber daya air dan energi yang efisien dan berkelanjutan.

Page 1 of 1 | Total Record : 5