cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.swadimas@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 29648297     EISSN : 29648289     DOI : 10.56486/swadimas
Fokus utama pada lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain kegiatan pelatihan, Teknologi Tepat Guna (TTG), pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PEMASARAN MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DI DESA KALISUREN KECAMATAN TAJURHALANG BOGOR Suryowati, Budi; Pohan, Fanny Suzuda; Hayzavina, Aliesha; Aryani, Putri
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.716

Abstract

Bogor is a city with economic potential in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector. However, most entrepreneurs in Bogor have not optimally utilized digital technology to market their products. Based on the survey conducted, it was found that the community is reluctant to use digital media to promote their products, primarily due to a lack of knowledge and skills related to digital marketing. This activity aims to enhance the understanding and skills of MSME actors in using digital technology, mainly social media like Instagram and WhatsApp, as marketing tools. The methods used include lectures, discussions, hands-on practice in using social media, and evaluations through pre-tests and post-tests. The training results showed a significant improvement among participants in understanding digital marketing, with 75% of participants better understanding marketing concepts and 67% understanding digital marketing in greater depth. Additionally, 50% of the participants can now create engaging social media content and plan to implement it in their businesses. This activity is expected to encourage MSME actors to continue utilizing digital technology in developing their businesses.Bogor merupakan kota yang memiliki potensi ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku usaha di Bogor belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk pemasaran produk mereka. Berdasarkan survei yang dilakukan, ditemukan bahwa masyarakat enggan menggunakan media digital dalam promosi produk mereka, sebagian besar karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan terkait pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, sebagai alat pemasaran. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktek langsung penggunaan media sosial, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada peserta dalam hal pemahaman pemasaran digital, dengan 75% peserta lebih memahami konsep pemasaran dan 67% memahami digital marketing secara lebih mendalam. Selain itu, 50% peserta kini mampu membuat konten media sosial yang menarik dan berencana untuk menerapkannya dalam bisnis mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka.
LITERASI DIGITAL BAGI KARANG TARUNA RW 08 GELAM JAYA UNTUK MENDUKUNG PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL Usanto, Usanto; Sopian, Adi; Sucahyo, Nur; Suhanda, Yogasetya; Dewi, Christine Sientta; Syahrial, Riza; Nasri, Jelman; Taufiqqurahman, Taufiqqurahman; Broto, Satrio; Larsen, Jhon
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.675

Abstract

This Community Service (PkM) activity is conducted to develop digital literacy among the Karang Taruna RW 08, Gelam Jaya Village, Pasar Kemis. Digital literacy is very important in the digital era, especially for the younger generation, so they not only become users of technology but also creators who can utilize technology productively to support the local economy. This activity uses the Community Based Participatory method with the following stages: (1) initial observation and needs mapping to understand the participants' digital literacy conditions and the local economic potential that can be developed, (2) digital literacy training and workshops covering technical skills in using social media, e-commerce, and entrepreneurial mindset, and (3) mentoring and monitoring stages to ensure the implementation of the taught skills. The activity results show a significant increase in the participants' understanding and skills in digital literacy. After the training, 80% of the participants were able to create creative and effective promotional content, use business features on social media, and understand basic strategies in digital marketing. This program also contributes to the local economy with a 15-20% increase in product sales within one month. This PkM activity has successfully bridged the participants' digital skills gap. It has positively impacted the local economic potential through the creative and productive use of digital technology.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk mengembangkan literasi digital di kalangan remaja Karang Taruna RW 08, Kelurahan Gelam Jaya, Pasar Kemis. Literasi digital sangat penting di era digital, terutama untuk generasi muda, agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi juga kreator yang dapat memanfaatkan teknologi secara produktif dalam mendukung ekonomi lokal. Kegiatan ini menggunakan metode Community Based Participatory dengan tahapan: (1) observasi awal dan pemetaan kebutuhan untuk memahami kondisi literasi digital peserta serta potensi ekonomi lokal yang bisa dikembangkan, (2) pelatihan dan workshop literasi digital yang mencakup keterampilan teknis penggunaan media sosial, e-commerce, dan pola pikir kewirausahaan, dan (3) tahap pendampingan dan monitoring untuk memastikan implementasi keterampilan yang diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan literasi digital para peserta. Setelah pelatihan, 80% peserta mampu membuat konten promosi yang kreatif dan efektif, menggunakan fitur bisnis di media sosial, serta memahami strategi dasar dalam pemasaran digital. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dengan kenaikan penjualan produk sebesar 15-20% dalam satu bulan. Kegiatan PkM ini telah berhasil menjembatani kesenjangan keterampilan digital peserta dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital secara kreatif dan produktif.
PEREMAJAAN INSTALASI LISTRIK DI MASJID BABUSALAM PERUMAHAN DARU ESTATET, MEKAR SARI, KEC, JEMBE, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN Irawati, Irawati; Sumarno, Edy; Juhana, Juhana; Kartikasari, Deasy; Gazali, Ria
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.682

Abstract

Electricity is a fundamental need for all levels of society, ranging from industrial requirements to basic household necessities. Ensuring the safety of electrical installations in homes or offices is crucial, as these systems must comply with established standards to prevent incidents such as electric shocks and fires caused by short circuits, which can lead to significant material losses and even fatalities. Despite this, many communities lack adequate knowledge about proper electrical installation and maintenance procedures, increasing the risk of fires and electrocution. To address these issues, the Community Service Program (PKM) conducted by lecturers from the Electrical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Pamulang, focuses on the renovation of electrical installations at Babusalam Mosque, located in Daru Estate Residential Area, Mekar Sari, Jembe Subdistrict, Tangerang Regency, Banten. This activity involves replacing and upgrading outdated electrical components and systems to ensure compliance with safety standards. The program aims to enhance public awareness and understanding of safe electrical energy use, thereby promoting the safety and security of equipment, buildings, and the community. Regular and comprehensive inspections of electrical installations are emphasized as a preventive measure to mitigate potential hazards, ensuring a safer environment for all.Listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi semua kalangan masyarakat, mulai dari kebutuhan industri hingga kebutuhan rumah tangga. Memastikan keamanan instalasi listrik di rumah atau kantor sangat penting, karena sistem ini harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan untuk mencegah insiden seperti sengatan listrik dan kebakaran akibat korsleting, yang dapat menyebabkan kerugian materiil yang besar bahkan kehilangan nyawa. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan memadai tentang prosedur instalasi dan pemeliharaan listrik yang benar, sehingga risiko kebakaran dan tersengat listrik semakin meningkat. Untuk mengatasi masalah tersebut, Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen-dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang, berfokus pada peremajaan instalasi listrik di Masjid Babusalam, yang terletak di Perumahan Daru Estate, Mekar Sari, Kecamatan Jembe, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini melibatkan penggantian dan pembaruan komponen serta sistem listrik yang sudah usang untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan energi listrik yang aman, sehingga keselamatan peralatan, bangunan, dan masyarakat dapat lebih terjamin. Pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh dan berkala juga ditekankan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi bahaya, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pihak.
CAPACITY BUILDING TATA KELOLA POTENSI DESA SUMBERREJO MELALUI NILAI EKOLOGIS Nuruddin, Nuruddin; Fauzi, M. Asif Nur; Yudowati, Dewi Mumpuni; Machrus, Ali; Abadi, Rukhul; Badriyah, Lailatul
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.947

Abstract

This community service program aims to strengthen the Sumberrejo Village community's capacity to manage its potential in line with ecological values. Sumberrejo Village is rich in natural resources and local potential that has not been managed optimally and sustainably. Problems faced include low ecological awareness among the community, especially regarding waste disposal; limited institutional capacity within the village; and a lack of innovation in environmentally friendly utilization of natural resources. Therefore, strengthening capacity-building based on ecological values is an initiative to foster this awareness. This activity was implemented through a capacity-building approach with a participatory discussion forum with community leaders, village officials, and youth groups. The results of the activity showed an increase in community understanding of the importance of managing environmental potential, the emergence of a collective action plan based on ecological values, and strengthened cross-actor collaboration in village resource management. This activity is expected to become a model for village community empowerment that aligns with the principles of sustainable development.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas masyarakat Desa Sumberrejo dalam tata kelola potensi desa berbasis nilai-nilai ekologis. Desa Sumberrejo memiliki kekayaan alam dan potensi lokal yang belum dikelola secara optimal dan berkelanjutan. Permasalahan yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran ekologis masyarakat terutama pada kesadaran dalam membuang sampah, terbatasnya kapasitas kelembagaan desa, serta kurangnya inovasi dalam pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan. Maka dari itu, penguatan capacity building berbasis nilai ekologis menjadi inisiasi untuk membangun kesadaran tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendekatan capacity building dengan forum diskusi partisipatif dengan tokoh masyarakat, perangkat desa, dan kelompok pemuda. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pentingnya tata kelola potensi berbasis lingkungan, lahirnya rencana aksi kolektif berbasis nilai ekologis, serta penguatan kolaborasi lintas aktor dalam pengelolaan sumber daya desa. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat desa yang selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan
PELATIHAN LITERASI BIG DATA DAN DATA ANALYTICS DASAR UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN ANALISIS DIGITAL BAGI SISWA SMK DI JAKARTA BARAT Usanto, Usanto; Sopian, Adi; Suhanda, Yogasetya; Sucahyo, Nur; Syahrial, Riza; Dewi, Christine Sientta; Nurlaela, Lela; Ningtyas, Septiana; Hasibuan, Tuhfatul Habibah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.976

Abstract

This Community Service (PkM) activity aims to improve big data literacy and basic data analysis skills for Vocational High School (SMK) students in West Jakarta. This activity was motivated by students' limited understanding of big data and the digital skills gap needed in the world of work in the Industrial Revolution 4.0 era. The method used in this activity was practice-based training with an interactive approach, including the delivery of conceptual material, data processing practices using simple software, discussions, and evaluations through pre-tests, post-tests, observations, and satisfaction questionnaires. The participants were 50 students from the Computer and Network Engineering and Multimedia departments, selected based on the recommendations of their accompanying teachers. The activity results showed a significant increase in students' understanding and skills. The average pre-test score of 42.3 increased to 78.6 in the post-test, indicating an increase of 85.8%. In addition, students showed a shift in learning behavior from passive to more active, including asking questions, discussing, and practicing data processing. The satisfaction questionnaire results indicated that more than 90% of participants found the training useful and relevant to their needs. Thus, this Community Service Program (PKM) activity has proven effective in improving big data literacy and basic digital analysis skills among vocational high school students. In addition to directly improving student competency, this activity produces learning modules that mentor teachers can use as supplementary teaching materials, ensuring sustainable benefits.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi big data dan keterampilan dasar analisis data bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Jakarta Barat. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman siswa mengenai big data serta kesenjangan keterampilan digital yang dibutuhkan di dunia kerja era Revolusi Industri 4.0. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan interaktif, meliputi penyampaian materi konseptual, praktik pengolahan data menggunakan perangkat lunak sederhana, diskusi, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, observasi, dan kuesioner kepuasan. Peserta kegiatan berjumlah 50 siswa dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan serta Multimedia, yang dipilih berdasarkan rekomendasi guru pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan siswa. Nilai rata-rata pre-test sebesar 42,3 meningkat menjadi 78,6 pada post-test, menandakan peningkatan sebesar 85,8%. Selain itu, siswa menunjukkan perubahan perilaku belajar dari pasif menjadi lebih aktif dalam bertanya, berdiskusi, dan melakukan praktik pengolahan data. Hasil kuesioner kepuasan mengindikasikan bahwa lebih dari 90% peserta menilai pelatihan bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan mereka. Dengan demikian, kegiatan PkM ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi big data dan kemampuan analisis digital dasar siswa SMK. Selain memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kompetensi siswa, kegiatan ini juga menghasilkan modul pembelajaran yang dapat digunakan guru pendamping sebagai bahan ajar tambahan, sehingga manfaatnya berkelanjutan.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN PEDALAMAN MELALUI PENGUATAN MENTAL QUR’ANI DAN SKILL PENGELOLAAN NEEM OIL DI DESA BICABBI, DUNGKEK Kamelia, Serina; Hanun, Helmiyatul; Fikriyati, Ulya
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.978

Abstract

Women's mental and economic independence remains a challenge, especially in rural areas. These issues are often only superficially apparent, while the true root causes lie beneath the surface. This community service activity focused on education, mentoring, and training for women to strengthen their Quranic mentality and encourage them to be productive in producing herbal products from local ingredients. The activity was implemented using Participatory Action Research (PAR) and Asset-Based Community Development (ABCD) methods, using a participatory approach. The mentoring and training received positive feedback, providing knowledge and skills to village women and having a tangible impact on women's independence, strengthening the local economy, and building a sustainable empowerment model in Bicabbi Village.Kemandirian perempuan dari sisi mental dan ekonomi masih menjadi tantangan terutama pada daerah pedalaman. Permasalahan ini seringkali hanya tampak sebagian kecil saja di permukaan sedangkan akar masalah yang sebenarnya tersembunyi dibawah permukaan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini difokuskan pada edukasi, pendampingan dan pelatihan untuk perempuan sebagai bentuk penguatan mental diri bersifat Qurani serta mendorong perempuan untuk produktif dalam memproduksi produk herbal dari bahan lokal. Kegiatan dilaksanakan dengan metode Participatory Action Research (PAR) dan Asset Based Community Development (ABCD) dengan pendekatan partisipatif. Pendampingan dan pelatihan yang dilakukan mendapat tanggapan respon positif karena memberikan pengetahuan dan keterampilan perempuan desa serta memberikan dampak nyata dalam kemandirian perempuan, penguatan ekonomi berbasis potensi lokal dan membangun model pemberdayaan berkelanjutan di Desa Bicabbi.
SOSIALISASI DIGITAL MARKETING UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN PRODUK UMKM GAPOKTANHUT KABUPATEN PESAWARAN Syafitri, Yuli; Irwandi, Irwandi; Sulaimawan, Deddy; Astika, Reni; Ridhawati, Eka
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1117

Abstract

This Community Service activity aims to improve MSMEs’ understanding and skills in Pesawaran Regency’s GAPOKTANHUT in utilizing digital marketing to expand their product reach. The activity was implemented through outreach, demonstrations, and mentoring on the use of digital platforms. 20 MSMEs from various business types attended the program. The results, measured through pretest and posttest evaluations, showed a significant increase in participants’ understanding, with an average initial score of 46.3 increasing to 81.3 after the activity. These results confirm that the outreach program can improve digital literacy, promotional skills, and MSME readiness to compete in the online marketing era. This activity also positively impacts sales strategies and increases the potential for sustainable MSME turnover.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM GAPOKTANHUT Kabupaten Pesawaran dalam memanfaatkan digital marketing untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Kegiatan dilaksanakan dengan metode sosialisasi, demonstrasi, serta pendampingan penggunaan platform digital. Program diikuti oleh 20 UMKM dari berbagai jenis usaha. Hasil kegiatan diukur melalui evaluasi pretest dan posttest menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman peserta, dengan rata-rata nilai awal 46,3 meningkat menjadi 81,3 setelah kegiatan. Hasil ini menegaskan bahwa sosialisasi mampu meningkatkan literasi digital, kemampuan promosi, serta kesiapan UMKM untuk bersaing di era pemasaran online. Kegiatan ini juga berdampak positif pada strategi penjualan dan potensi peningkatan omzet UMKM secara berkelanjutan
PENDAMPINGAN PENGELOLAAN KEUANGAN USAHA ES TEH JUMBO MENGGUNAKAN MICROSOFT EXCEL UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DAN AKURASI PENCATATAN KEUANGAN UMKM Nabila, Vika; Ningsih, Evaliana Wulan; Maya, Lunna; Mentari, Theresia; Christian, Iwan
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1024

Abstract

Financial management mentoring for MSMEs is a crucial aspect in supporting business sustainability. This activity was conducted at the Jumbo Es Teh MSME in Palangka Raya City, which still lacks a financial recording system. The purpose of this community service activity was to increase business owners’ understanding of the importance of simple financial recording and provide hands-on practice using Microsoft Excel. The methods used included discussions and financial recording practice at the business location. The results of this activity indicated an increase in business owners’ skills and understanding in recording sales transactions, raw material expenditures, and operational costs in a more structured manner. Using Excel helps business owners understand their financial position, monitor profits, and plan business strategies based on accurate data. Therefore, this mentoring has a positive impact on improving financial literacy among MSME owners and has the potential to serve as a foundation for more professional business management.Pendampingan pengelolaan keuangan pada UMKM menjadi aspek penting dalam mendukung keberlanjutan usaha. Kegiatan ini dilakukan pada UMKM Es Teh Jumbo di Kota Palangka Raya yang masih belum memiliki sistem pencatatan keuangan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelaku usaha terkait pentingnya pencatatan keuangan sederhana serta praktik langsung menggunakan aplikasi Microsoft Excel. Metode yang digunakan berupa diskusi dan praktik pencatatan keuangan di lokasi usaha. Hasil dari kegiatan ini mengindikasikan adanya peningkatan pada tingkat keterampilan serta pemahaman pelaku usaha dalam mencatat transaksi penjualan, pengeluaran bahan baku, serta biaya operasional secara lebih terstruktur. Penerapan Excel membantu pemilik usaha mengetahui kondisi keuangan, memantau keuntungan, serta merencanakan strategi bisnis berdasarkan data yang akurat. Dengan demikian, pendampingan ini berdampak positif terhadap peningkatan pemahaman literasi keuangan para pelaku UMKM, sekaligus berpotensi menjadi fondasi awal bagi pengelolaan usaha yang lebih profesional.
PEMBENTUKAN BANK SAMPAH PURI INDAH PADA MASYARAKAT PERUMAHAN PURI KECAMATAN KEDUNGWUNI Afiana, Lia; Madaliyah, Mihda; Said, Umar
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.1122

Abstract

The closure of the Degayu Landfill has led the Pekalongan City Government to declare a waste emergency status from March 21 to September 21, 2025, due to the accumulation of waste along Pantura Road and at street corners in Pekalongan City. The closure of the Degayu Landfill also affects the Bojonglarang Linggoasri Landfill in Pekalongan Regency, which is under threat of closure due to increasing waste volumes. This community service activity aims to empower waste management by establishing the Puri Indah Waste Bank in RT 7 of the Puri Housing Complex in East Kedungwuni, Pekalongan Regency. This waste bank will be the first example of bridging other areas around the Kedungwuni Timur Village to do the same, thereby reducing the volume of waste entering the landfill. The method used is community-based development, involving RT, RW, and local youth movements as the main drivers. The community service activity successfully engaged the community of RT 7 in the Puri Housing Complex, becoming the first to establish a waste bank, named the Puri Indah Waste Bank, and a savings book for waste depositors.Dampak penutupan TPA Degayu menyebabkan Pemerintah Kota Pekalongan menetapkan status darurat sampah pada periode 21 Maret hingga 21 September 2025 akibat penumpukan sampah sepanjang jalan pantura dan sudut-sudut jalan Kota Pekalongan. Hal ini berdampak pula terhadap TPA Bojonglarang Linggoasri Kabupaten Pekalongan yang turut mengalami ancaman penutupan karena volume sampah yang semakin meningkat. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan melakukan pemberdayaan pengelolaan sampah melalui pembentukan Bank Sampah Puri Indah di lingkungan masyarakat RT 7 Perumahan Puri Kedungwuni Timur Kabupaten Pekalongan. Bank sampai ini akan menjadi contoh pertama dalam menjembatani wilayah lain di sekitar Kelurahan Kedungwuni Timur untuk turut melakukan hal serupa sehingga volume sampah yang masuk ke TPA dapat dikurangi. Adapun metode yang digunakan adalah pengembangan berbasis komunitas dengan melibatkan RT, RW,dan gerakan pemuda setempat untuk turut menjadi penggerak utama. Pengabdian berhasil merangkul masyarakat RT 7 Perumahan Puri untuk menjadi contoh pertama pembentukan bank sampah yang diberi nama Bank Sampah Puri Indah, dan buku tabungan nasabah penyetor sampah
BIMBINGAN PENINGKATAN KEMAMPUAN DAN KUALITAS SANTRI DALAM TULIS MENULIS ARAB MELALUI EFEKTIFITAS TEAM BASIC LEARNING KHAT IMLA’ KHAOLANE (KHATTATHAH OF LATEE ONE) Hasanah, Maliyatul
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 4, No 1 (2026): SWADIMAS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol4no1.991

Abstract

The effectiveness of the basic learning team for Arabic writing for students is still a challenge, especially for the KHAOLANE team. This effectiveness is often overlooked, so that some students do not know the benefits of consistency. This community service activity focuses on guidance and training for the KHAOLANE team to foster development and innovation and increase students’ potential in Arabic writing. The community service activity is carried out using the guided learning method within the zone of proximal development (ZPD) framework proposed by Lev Vygotsky, with a participatory approach. The activity is carried out through gradual training, with details on learning to write khat naskhi material, consisting of 3 volumes, until completed, then continuing to the next stage, namely learning Khot Riq’ah material. The results of the activity show an increase in the quality of development and innovation of the KHAOLANE team in managing local potential and the creation of typical Islamic boarding school products in the form of Arabic writing art (calligraphy). The guidance and training activities received a positive response and a real impact on the KHAOLANE team, advancing the potential of Arabic writing for students and enabling new, sustainable innovations at the Annuqayah Latee 1 Islamic boarding school.Efektifitas team basic learning tulis menulis arab bagi kalangan santri masih menjadi tantangan tersendiri, terutama bagi tim KHAOLANE. Keefektifitasan ini sering kali terabaikan sehingga sebagian santri tidak mengetahui manfaat akan konsistensinya. Kegiatan pengabdian ini berfokus kepada bimbingan dan pelatihan bagi tim KHAOLANE sebagai bentuk pengembangan dan inovasi baru dalam meningkatkan potensi santri dalam tulis menulis arab. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan metode guided learning melalui teori zone of proximal development(ZPD) yang dikemukakan oleh Lev Vygotsky dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan bertahap dengan rincian belajar menulis materi khat naskhi yang terdiri dari 3 jilid sampai khatam, kemudian dilanjut pada tahapan selanjutnya yakni pada pembelajaran materi Khot Riq’ah. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan kualitas pengembangan dan inovasi tim KHAOLANE dalam mengelola potensi lokal dan terciptanya produk khas pesantren berupa karya seni tulis menulis arab (kaligrafi). Kegiatan bimbingan dan pelatihan yang terlaksana mendapat respon positif dan memiliki dampak nyata bagi tim KHAOLANE dalam progresifitas potensi seni menulis arab santri dan inovasi baru yang berkelanjutan di pondok pesantren Annuqayah latee 1.