cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.swadimas@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 29648297     EISSN : 29648289     DOI : 10.56486/swadimas
Fokus utama pada lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain kegiatan pelatihan, Teknologi Tepat Guna (TTG), pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 63 Documents
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PEMASARAN MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DI DESA KALISUREN KECAMATAN TAJURHALANG BOGOR Suryowati, Budi; Pohan, Fanny Suzuda; Hayzavina, Aliesha; Aryani, Putri
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.716

Abstract

Bogor is a city with economic potential in the Micro, Small, and Medium Enterprises (MSME) sector. However, most entrepreneurs in Bogor have not optimally utilized digital technology to market their products. Based on the survey conducted, it was found that the community is reluctant to use digital media to promote their products, primarily due to a lack of knowledge and skills related to digital marketing. This activity aims to enhance the understanding and skills of MSME actors in using digital technology, mainly social media like Instagram and WhatsApp, as marketing tools. The methods used include lectures, discussions, hands-on practice in using social media, and evaluations through pre-tests and post-tests. The training results showed a significant improvement among participants in understanding digital marketing, with 75% of participants better understanding marketing concepts and 67% understanding digital marketing in greater depth. Additionally, 50% of the participants can now create engaging social media content and plan to implement it in their businesses. This activity is expected to encourage MSME actors to continue utilizing digital technology in developing their businesses.Bogor merupakan kota yang memiliki potensi ekonomi di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, sebagian besar pelaku usaha di Bogor belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk pemasaran produk mereka. Berdasarkan survei yang dilakukan, ditemukan bahwa masyarakat enggan menggunakan media digital dalam promosi produk mereka, sebagian besar karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan terkait pemasaran digital. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi digital, khususnya media sosial seperti Instagram dan WhatsApp, sebagai alat pemasaran. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, dan praktek langsung penggunaan media sosial, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan pada peserta dalam hal pemahaman pemasaran digital, dengan 75% peserta lebih memahami konsep pemasaran dan 67% memahami digital marketing secara lebih mendalam. Selain itu, 50% peserta kini mampu membuat konten media sosial yang menarik dan berencana untuk menerapkannya dalam bisnis mereka. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong pelaku UMKM untuk terus memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha mereka.
LITERASI DIGITAL BAGI KARANG TARUNA RW 08 GELAM JAYA UNTUK MENDUKUNG PEMBERDAYAAN EKONOMI LOKAL Usanto, Usanto; Sopian, Adi; Sucahyo, Nur; Suhanda, Yogasetya; Dewi, Christine Sientta; Syahrial, Riza; Nasri, Jelman; Taufiqqurahman, Taufiqqurahman; Broto, Satrio; Larsen, John
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.675

Abstract

This Community Service (PkM) activity is conducted to develop digital literacy among the Karang Taruna RW 08, Gelam Jaya Village, Pasar Kemis. Digital literacy is very important in the digital era, especially for the younger generation, so they not only become users of technology but also creators who can utilize technology productively to support the local economy. This activity uses the Community Based Participatory method with the following stages: (1) initial observation and needs mapping to understand the participants' digital literacy conditions and the local economic potential that can be developed, (2) digital literacy training and workshops covering technical skills in using social media, e-commerce, and entrepreneurial mindset, and (3) mentoring and monitoring stages to ensure the implementation of the taught skills. The activity results show a significant increase in the participants' understanding and skills in digital literacy. After the training, 80% of the participants were able to create creative and effective promotional content, use business features on social media, and understand basic strategies in digital marketing. This program also contributes to the local economy with a 15-20% increase in product sales within one month. This PkM activity has successfully bridged the participants' digital skills gap. It has positively impacted the local economic potential through the creative and productive use of digital technology.Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan untuk mengembangkan literasi digital di kalangan remaja Karang Taruna RW 08, Kelurahan Gelam Jaya, Pasar Kemis. Literasi digital sangat penting di era digital, terutama untuk generasi muda, agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi tetapi juga kreator yang dapat memanfaatkan teknologi secara produktif dalam mendukung ekonomi lokal. Kegiatan ini menggunakan metode Community Based Participatory dengan tahapan: (1) observasi awal dan pemetaan kebutuhan untuk memahami kondisi literasi digital peserta serta potensi ekonomi lokal yang bisa dikembangkan, (2) pelatihan dan workshop literasi digital yang mencakup keterampilan teknis penggunaan media sosial, e-commerce, dan pola pikir kewirausahaan, dan (3) tahap pendampingan dan monitoring untuk memastikan implementasi keterampilan yang diajarkan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman dan keterampilan literasi digital para peserta. Setelah pelatihan, 80% peserta mampu membuat konten promosi yang kreatif dan efektif, menggunakan fitur bisnis di media sosial, serta memahami strategi dasar dalam pemasaran digital. Program ini juga berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dengan kenaikan penjualan produk sebesar 15-20% dalam satu bulan. Kegiatan PkM ini telah berhasil menjembatani kesenjangan keterampilan digital peserta dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan potensi ekonomi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital secara kreatif dan produktif.
PEREMAJAAN INSTALASI LISTRIK DI MASJID BABUSALAM PERUMAHAN DARU ESTATET, MEKAR SARI, KEC, JEMBE, KABUPATEN TANGERANG, BANTEN Irawati, Irawati; Sumarno, Edy; Juhana, Juhana; Kartikasari, Deasy; Gazali, Ria
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 1 (2025): SWADIMAS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no1.682

Abstract

Electricity is a fundamental need for all levels of society, ranging from industrial requirements to basic household necessities. Ensuring the safety of electrical installations in homes or offices is crucial, as these systems must comply with established standards to prevent incidents such as electric shocks and fires caused by short circuits, which can lead to significant material losses and even fatalities. Despite this, many communities lack adequate knowledge about proper electrical installation and maintenance procedures, increasing the risk of fires and electrocution. To address these issues, the Community Service Program (PKM) conducted by lecturers from the Electrical Engineering Study Program, Faculty of Engineering, Universitas Pamulang, focuses on the renovation of electrical installations at Babusalam Mosque, located in Daru Estate Residential Area, Mekar Sari, Jembe Subdistrict, Tangerang Regency, Banten. This activity involves replacing and upgrading outdated electrical components and systems to ensure compliance with safety standards. The program aims to enhance public awareness and understanding of safe electrical energy use, thereby promoting the safety and security of equipment, buildings, and the community. Regular and comprehensive inspections of electrical installations are emphasized as a preventive measure to mitigate potential hazards, ensuring a safer environment for all.Listrik merupakan kebutuhan mendasar bagi semua kalangan masyarakat, mulai dari kebutuhan industri hingga kebutuhan rumah tangga. Memastikan keamanan instalasi listrik di rumah atau kantor sangat penting, karena sistem ini harus sesuai dengan standar yang telah ditentukan untuk mencegah insiden seperti sengatan listrik dan kebakaran akibat korsleting, yang dapat menyebabkan kerugian materiil yang besar bahkan kehilangan nyawa. Meskipun demikian, banyak masyarakat yang kurang memiliki pengetahuan memadai tentang prosedur instalasi dan pemeliharaan listrik yang benar, sehingga risiko kebakaran dan tersengat listrik semakin meningkat. Untuk mengatasi masalah tersebut, Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang dilakukan oleh dosen-dosen dari Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Pamulang, berfokus pada peremajaan instalasi listrik di Masjid Babusalam, yang terletak di Perumahan Daru Estate, Mekar Sari, Kecamatan Jembe, Kabupaten Tangerang, Banten. Kegiatan ini melibatkan penggantian dan pembaruan komponen serta sistem listrik yang sudah usang untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang penggunaan energi listrik yang aman, sehingga keselamatan peralatan, bangunan, dan masyarakat dapat lebih terjamin. Pemeriksaan instalasi listrik secara menyeluruh dan berkala juga ditekankan sebagai langkah preventif untuk mengurangi potensi bahaya, menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pihak.