cover
Contact Name
Ahmad Fitriansyah
Contact Email
ahmad.fitriansyah@swadharma.ac.id
Phone
+6287870716976
Journal Mail Official
jurnal.swadimas@swadharma.ac.id
Editorial Address
Kampus 1 Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma Jl. Malaka No.3, Tambora, Jakarta Barat 11230
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
ISSN : 29648297     EISSN : 29648289     DOI : 10.56486/swadimas
Fokus utama pada lingkup bidang pengabdian kepada masyarakat antara lain kegiatan pelatihan, Teknologi Tepat Guna (TTG), pemberdayaan masyarakat, dan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan. Pengabdian kepada masyarakat berisi berbagai kegiatan penanganan dan pengelolaan berbagai potensi, kendala, tantangan, dan masalah yang ada di masyarakat. Pelaksanaan kegiatan pengabdian juga melibatkan partisipasi masyarakat dan mitra. Kegiatan pengabdian tersebut disusun dalam suatu kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
PERANCANGAN INSTALASI KELISTRIKAN UNTUK MENGHINDARI BAHAYA LISTRIK DAN SESUAI KETENTUAN STANDARISASI DI SMP NEGERI 1 TAJUR HALANG Nurtiyanto, Woro Agus; Triyanto, Aripin; Jasir, Abib Dzaki Mu`Afa; Palawa, Danur Kusuma; Karyanto, Luthfi Rangga Putra; Insani, Muhammad Fikri; Athilla, Zidane Taqi
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.794

Abstract

This activity aims to provide education related to the design and installation of electrical systems that not only prioritize safety aspects but also refer to applicable safety standards, such as the General Requirements for Electrical Installations (PUIL) 2011 and the Indonesian National Standard (SNI). The primary emphasis is placed on the importance of designing electrical systems that comply with technical standards to minimize the risk of electrical hazards. The evaluation of the implementation refers to the analysis of power requirements and technical regulations to ensure that the design meets standards, thereby improving user safety and ensuring long-term system reliability. Compliance with established safety procedures is a preventive measure against potential electrical system failures that are generally caused by design errors, use of inappropriate materials, or inadequate implementation of safety principles.Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait perancangan dan pemasangan sistem kelistrikan yang tidak hanya mengedepankan aspek keamanan, tetapi juga mengacu pada standar keselamatan yang berlaku, seperti Persyaratan Umum Instalasi Listrik (PUIL) 2011 dan Standar Nasional Indonesia (SNI). Penekanan utama diberikan pada pentingnya merancang sistem kelistrikan yang sesuai dengan standar teknis guna meminimalkan risiko bahaya listrik. Evaluasi pelaksanaan mengacu pada analisis kebutuhan daya dan regulasi teknis, dengan harapan bahwa penerapan desain yang sesuai standar akan meningkatkan keselamatan pengguna serta menjamin keandalan sistem dalam jangka panjang. Kepatuhan terhadap prosedur keselamatan yang telah ditetapkan menjadi langkah preventif terhadap potensi kegagalan sistem listrik yang umumnya disebabkan oleh kesalahan desain, penggunaan material yang tidak sesuai, maupun penerapan prinsip keselamatan yang tidak memadai.
PEMBERDAYAAN UMKM BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI: PRODUKSI VIDEO TUTORIAL EKONOMI UNTUK UMKM GEBLEK MAKNYUSS, KULON PROGO, DIY Putra, Jeffry Andhika; Pabowo, I Putu Deny Arthawan Sugih; Sulistyawati, Arum Kurnia; Ramadhani, Surya Tri Atmaja; Muhtar, Ali
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.806

Abstract

This community service program aims to address the challenges faced by Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in enhancing digital promotion strategies and increasing product appeal. The partner, Geblek Maknyuss MSME, located in Kranggan, Galur, Kulon Progo, Special Region of Yogyakarta (DIY), experienced limitations in digital marketing skills, particularly in producing engaging visual content and effectively utilizing information technology. To overcome these challenges, the program focused on developing audiovisual promotional media and strengthening the product brand identity. The implementation methods included field surveys, participatory discussions, storyboard design, documentation of production processes, video editing, and the creation of printed promotional materials such as logos, banners, standing banners, and stickers. The program’s output consisted of an economic tutorial video showcasing the production process and product branding, along with printed materials that could be used for marketing purposes. This initiative enhanced the partner’s ability to utilize digital platforms for promotion, expanded market reach, and provided students with practical experience in applying academic knowledge. Collaboration between academia and MSME is key to fostering sustainable local economic growth.Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan mitra Usaha Mikro, Kecil, serta Menengah (UMKM) dalam meningkatkan strategi promosi digital serta daya tarik produk. Mitra, UMKM Geblek Maknyuss di Kranggan, Galur, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menghadapi keterbatasan keterampilan pemasaran digital dalam hal konten visual yang kurang menarik serta belum optimal dalam pemanfaatan teknologi informasi. Solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut mencakup pembuatan media promosi audiovisual, serta penguatan identitas merek produk. Metode pelaksanaan yang dilakukan meliputi survei lapangan, diskusi partisipatif, perancangan storyboard, dokumentasi proses produksi, penyuntingan video, serta pengembangan media cetak (logo, banner, stand banner, serta stiker). Hasil kegiatan berupa video tutorial ekonomi yang memperlihatkan proses produksi, branding produk, serta media cetak pendukung yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pemasaran. Program ini meningkatkan kemampuan mitra dalam memanfaatkan platform digital untuk pemasaran, memperluas jangkauan pasar, serta memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa dalam menerapkan ilmu akademik. Kolaborasi antara akademisi serta UMKM menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL DALAM PENGEMBANGAN PETA WISATA INTERAKTIF KOTA MALANG SEBAGAI PENINGKATAN KUALITAS MEDIA PROMOSI PARIWISATA Syarif, Faisal Nawwaf; Aditya, Addin; Kusumasari, Adita Ayu; Prastiningtyas, Diah Arifah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.823

Abstract

The tourism sector in Malang City continues to grow positively, marked by an increase in both domestic and international visitor numbers. However, providing accessible, up-to-date, and integrated tourist information remains a challenge, especially for independent travellers. The community service partner, Malang Tourist Information Centre (MTIC), continues to rely on conventional media, which has limited outreach. This community service program aims to develop an interactive tourism map website to enhance tourists’ access to key destination information in Malang City. The implementation involved training, digital product development, and demonstration of website use to tourism stakeholders and visitors. The main output is a publicly accessible website featuring 18 recommended destinations, interactive navigation tools, and a visual gallery. Preliminary evaluation indicates increased user satisfaction and growing enthusiasm among tourism actors to utilise the platform. This community service contributes to strengthening Malang City’s tourism promotion by utilising digital technology.Pertumbuhan sektor pariwisata di Kota Malang semakin menunjukkan perkembangan positif, ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. Namun, penyediaan informasi destinasi wisata yang mudah diakses, terkini, dan terintegrasi masih menjadi tantangan, terutama bagi wisatawan yang ingin merencanakan kunjungan secara mandiri. Mitra pengabdian, Malang Tourist Information Center (MTIC), saat ini masih menggunakan media informasi konvensional yang terbatas daya jangkaunya. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan peta wisata interaktif berbasis website sebagai solusi yang mempermudah wisatawan dalam mengakses informasi destinasi unggulan di Kota Malang. Metode pelaksanaan mencakup pelatihan, pengembangan produk digital, dan demonstrasi penggunaan website kepada pelaku pariwisata dan wisatawan. Hasil program berupa website yang memuat informasi 18 destinasi wisata unggulan, fitur navigasi interaktif, dan galeri visual, yang kini dapat diakses secara daring. Evaluasi awal menunjukkan peningkatan kepuasan pengguna dan antusiasme pelaku pariwisata terhadap pemanfaatan platform ini. Pengabdian ini berkontribusi dalam penguatan promosi wisata Kota Malang berbasis teknologi digital.
MERAJUT MIMPI ANAK SEJAK DINI: DRAMA KOLOSAL SEBAGAI MEDIA EDUKASI NILAI-NILAI POSITIF Azizah, Annafi Nurul Ilmi; Firyal, Marzuqoh Nabilah; Wati, Rahma Widia; Maharani, Saffa; Aqatha, Vitaria; Muti’ah, Muti’ah; Nurhayati, Dewi Andini; Zahra, Revalya Ananta
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.830

Abstract

This community service aims to educate early childhood about positive values through role-playing activities in the form of a colossal drama entitled “My Ambition, My Dream”. Early childhood is a rapid stage of character development, so it requires a creative approach that is engaging and taps into the emotional aspects. Colossal drama was chosen as an educational medium because it can stimulate imagination, foster self-expression, and serve as an effective means of conveying moral messages. This activity was carried out at Insan Kamil Kartasura Kindergarten. The method used includes Preparation of activities, Initial observation and identification of needs, implementation of drama performance, and Reflection and Evaluation. The positive values instilled include the spirit of achieving goals, cooperation, self-confidence, discipline, and a sense of responsibility. The results of the activity showed that the children were able to understand the messages conveyed in the story. This activity proves that drama can be an effective educational method in instilling positive values in children from an early age.Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi anak usia dini tentang nilai-nilai positif melalui kegiatan seni peran dalam bentuk drama kolosal berjudul "Cita-Citaku, Mimpiku". Anak usia dini berada pada tahap perkembangan karakter yang sangat pesat, sehingga perlu pendekatan yang kreatif, menyenangkan, dan menyentuh aspek emosional. Drama kolosal dipilih sebagai media edukasi karena mampu merangsang imajinasi, melatih ekspresi diri, serta menjadi sarana efektif dalam menyampaikan pesan moral. Kegiatan ini dilaksanakan di TK Insan Kamil Kartasura. Metode yang digunakan mencakup Persiapan kegiatan, Observasi awal dan Identifikasi Kebutuhan, Pelaksanaan / Pementasan Drama, serta Refleksi dan Evaluasi. Nilai-nilai positif yang ditanamkan meliputi semangat meraih cita-cita, kerja sama, percaya diri, disiplin, dan rasa tanggung jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa anak-anak mampu memahami pesan-pesan yang disampaikan dalam cerita. Kegiatan ini membuktikan bahwa drama dapat menjadi media edukasi yang efektif dalam menanamkan nilai positif pada anak sejak usia dini.
PEMBINAAN UNTUK MEMAHAMI RISIKO BAHAYA LISTRIK DAN LANGKAH PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 TAJUR HALANG Irawati, Irawati; Irwansyah, Nurkahfi; Pramudya, Anas Hari; Saputra, Alfin Rizal; Ahmad, Fadhal; Azam, Farros Ibnu; Cahyadi, Ro'uf
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.786

Abstract

The Community Service Program, implemented at SMPN 2 Tajur Halang, aims to increase public awareness and understanding of Occupational Safety and Health (K3) to prevent electrical hazards. This initiative aims to create a safer environment by applying K3 principles in accordance with established standards. This program includes a series of educational and training activities that focus on identifying potential electrical hazards, implementing safe work procedures, using personal protective equipment (PPE), and effectively handling emergencies in the event of an electrical accident. By increasing awareness and knowledge of electrical risks, both individuals and organizations can take proactive steps to protect themselves and others. Continuous education and consistent implementation of safety practices significantly contribute to minimizing electrical incidents and building a strong safety culture in the community.Program Pengabdian kepada Masyarakat yang dilaksanakan di SMPN 2 Tajur Halang, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam upaya pencegahan bahaya listrik. Inisiatif ini bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih aman melalui penerapan prinsip-prinsip K3 yang sesuai dengan standar. Program ini mencakup serangkaian kegiatan edukasi dan pelatihan yang berfokus pada identifikasi potensi bahaya listrik, penerapan prosedur kerja yang aman, penggunaan alat pelindung diri (APD), serta penanganan darurat secara efektif apabila terjadi kecelakaan listrik. Dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang risiko kelistrikan, baik individu maupun organisasi dapat mengambil langkah proaktif untuk melindungi diri mereka sendiri dan orang lain. Edukasi berkelanjutan dan penerapan praktik keselamatan secara konsisten sangat berkontribusi dalam meminimalkan kejadian yang berkaitan dengan listrik serta membangun budaya keselamatan yang kuat di lingkungan masyarakat.
PELATIHAN IBU-IBU UMKM DALAM MENGELOLA KEUANGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING USAHA KECIL Irwandi, Irwandi; Syafitri, Yuli; Astika, Reni; Sulaimawan, Deddy; Verawati, Verawati
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.887

Abstract

The financial management training program for MSMEs aims to improve basic financial skills in recording and managing business finances. A common issue faced by these enterprises, especially those run by housewives, is the lack of separation between personal and business finances, as well as the absence of consistent daily financial records. This program was implemented over one day and involved 20 participants from Jati Indah, Lampung Selatan Village, using participatory training and hands-on practice methods. The effectiveness of the program was evaluated using pre-test and post-test assessments based on five core indicators of financial literacy. Results showed a significant improvement: the average pre-test score of 40.4% increased to 79.2% in the post-test. The most notable progress was observed in the participants' ability to compile cash flow reports and use digital financial applications. Beyond improved understanding, participants began recording daily transactions and creating simple business budgets. This mentoring program proved effective in building good financial habits, supporting business sustainability and competitiveness.Kegiatan pelatihan  pengelolaan keuangan bagi ibu-ibu pelaku UMKM bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dasar dalam mencatat dan mengelola keuangan usaha secara sederhana. Masalah yang sering dihadapi UMKM, khususnya yang dikelola oleh ibu rumah tangga, adalah tidak adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan usaha, serta tidak adanya pencatatan transaksi harian yang konsisten. Kegiatan ini dilakukan selama satu hari dengan melibatkan 20 peserta dari Kelurahan Jati Indah, Lampung Selatan, melalui metode pelatihan partisipatif dan praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test pada lima indikator utama literasi keuangan dasar. Hasil menunjukkan peningkatan yang signifikan: rata-rata skor pre-test sebesar 40,4% meningkat menjadi 79,2% pada post-test. Peningkatan tertinggi terlihat pada kemampuan menyusun laporan kas dan penggunaan aplikasi keuangan digital. Selain peningkatan pemahaman, peserta mulai menerapkan pencatatan harian dan menyusun anggaran usaha secara mandiri. Pelatihan  ini terbukti efektif dalam membentuk kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik, sehingga mendukung keberlanjutan dan daya saing usaha kecil
EDUKASI DAN SOSIALISASI DIGITAL SMART DAN DIGITAL SAFE SEBAGAI PERISAI DIRI DARI ANCAMAN KEJAHATAN ONLINE Kurniati, Ike; Nurlaela, Lela; Ar-Rasyid, Harun; Ningtyas, Septiana; Suryantoro, Hari; Dharmalau, Andy; Suhanda, Yogasetya
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.923

Abstract

In recent years, there has been an increase in the number and complexity of cyberattacks; therefore, insight is needed to avoid these crimes. Smartly managing privacy and personal data is not only a technical matter, but also a matter of habit and awareness. In today's digital age, protecting personal data is part of safeguarding our identity and future. The cyber world is very different from the real world; it knows no boundaries of time or territory. Efforts are being made to provide education to raise awareness and vigilance against cybersecurity threats. The purpose of this Community Service activity is to provide insight into what and how internet crimes are committed, both through social media and smartphones, among other means. This activity was held in the neighbourhood of RT 10 RW 09, Jembatan Besi Village, West Jakarta. The activity was designed for teenagers, parents, and homemakers and was attended by 20 participants. Overall, the education and outreach event regarding cybersecurity was well-received and met with a positive response.Pada beberapa tahun terakhir ini telah terjadi peningkatan jumlah dan kompleksitas dalam kasus serangan Cyber, untuk itu perlunya wawasan agar terhindar dari kejahatan ini. Cerdas mengelola privasi dan data pribadi bukan hanya soal teknis, tetapi juga soal kebiasaan dan kesadaran. Di era digital saat ini, melindungi data pribadi adalah bagian dari melindungi identitas dan masa depan kita. Dunia Cyber berbeda jauh dengan dunia nyata, dunia cyber tidak mengenal batas waktu dan wilayah.  Upaya yang dilakukan dengan memberikan edukasi untuk meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan terhadap ancaman keamanan Cyber. Tujuan dari Pengabdian Kepada Masyarakat ini  memberikan wawasan apa dan bagaimana kejahatan Internet dilakukan baik melalui media sosial maupun Smartphone dan  lainnya.  Kegiatan ini dilaksakan di lingkungan RT 10 RW 09 Kelurahan Jembatan Besi, Jakarta Barat. Kegiatan ini ditujukan untuk para remaja, orang tua dan ibu rumah tangga, dihadiri oleh 20 Peserta. Secara keseluruhan acara edukasi dan sosialisasi mengenai keamanan cyber ini berjalan dengan baik dan mendapat respon yang cukup baik pula.
PENGUATAN NILAI KARAKTER KESADARAN ANTI BULLYING PADA ANAK MELALUI PERTUNJUKAN SOSIODRAMA Azizah, Annafi Nurul Ilmi; Mardita, Al; Tsabitha, Hanifah Adya; Ramadhania, Nova; Salma, Rochdiyah Kurnia; Muna, Firkha Naili; Aprilianingrum, Dwi Ayu; Makarima, Arina
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.835

Abstract

This community service project aims to strengthen anti-Bullying values in early childhood through sociodrama activities at Perwanida Gatak Kindergarten. Bullying is a social problem that can negatively impact children's psychological and social development. Therefore, instilling anti-Bullying values from an early age is crucial through engaging and interactive methods. Sociodrama was chosen as a learning medium because it can depict real situations dramatically and actively involve children in different social roles. This performance showcases various forms of Bullying and offers solutions to address them. The methods used include activity preparation, initial observation and identification of needs, implementation/performance of the drama, and reflection and evaluation. The results of the community service show an increase in children's awareness of the importance of respecting friends, rejecting Bullying behavior, and fostering empathy and cooperation. Sociodrama has proven effective as a fun character education tool, building a positive and safe learning environment for early childhood.Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan nilai-nilai anti-Bullying pada anak usia dini melalui kegiatan sosiodrama di TK Perwanida Gatak. Bullying merupakan masalah sosial yang dapat berdampak negatif pada perkembangan psikologis dan sosial anak. Oleh karena itu, penanaman nilai anti-Bullying sejak dini sangat penting dilakukan melalui metode yang menarik dan interaktif. Sosiodrama dipilih sebagai media pembelajaran karena dapat menggambarkan situasi nyata secara dramatik dan melibatkan anak secara aktif dalam peran-peran sosial yang berbeda. Pertunjukan ini menggambarkan berbagai bentuk Bullying dan solusi penyelesaiannya. Metode yang digunakan mencakup Persiapan kegiatan, Observasi awal dan Identifikasi Kebutuhan, Pelaksanaan/Pementasan Drama, serta Refleksi dan Evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan kesadaran anak tentang pentingnya menghargai teman, menolak perilaku Bullying, serta menumbuhkan sikap empati dan kerja sama. Sosiodrama terbukti efektif sebagai sarana edukasi karakter yang menyenangkan dan mampu membangun lingkungan belajar yang positif dan aman bagi anak usia dini
PENERAPAN TEKNOLOGI DIGITAL DAN EDUKASI KREATIF UNTUK DAYA SAING PRODUK UMKM DESA IWUL, PARUNG, BOGOR Kaspia, Qinara Azra Puja; Putra, Fajar Ariya; Setiawan, Rifai Ady; Fida, Syafatul; Henifa, Henifa; Piliang, Tchinda Eliza; Ramadhan, Muhammad; Prijanisa, Almira Ayumi; Pranoto, Gatot Tri; Syihab, Faizah
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.902

Abstract

This community service program aims to enhance the competitiveness of local MSME products in Iwul Village, Parung, Bogor, by applying digital technology and creative education. The main challenges faced by local entrepreneurs include the lack of effective digital marketing strategies and limited skills in creating visually appealing content. The implementing project conducted a series of training sessions and mentoring activities, including the use of social media, digital catalog creation, and visual content design using Canva. Additionally, creative educational activities were provided to elementary school students, and a hydroponic installation was developed to support the village's environmental aesthetics. The results showed an increase in digital marketing awareness among MSMEs and an improvement in technological skills. The creative education initiatives received positive feedback from both students and teachers. Overall, the program successfully contributed to the economic and social empowerment of Iwul Village.Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk UMKM Desa Iwul, Parung, Bogor melalui penerapan teknologi digital dan edukasi kreatif. Permasalahan utama yang dihadapi pelaku UMKM di desa tersebut adalah kurang optimalnya strategi pemasaran digital dan keterbatasan dalam pembuatan konten visual yang menarik. Tim pelaksana melakukan serangkaian pelatihan dan pendampingan, mulai dari penggunaan media sosial, pembuatan katalog digital, hingga pelatihan desain konten visual menggunakan Canva. Selain itu, dilakukan kegiatan edukatif berbasis kreativitas kepada siswa SD dan pembuatan instalasi hidroponik untuk mendukung estetika lingkungan desa. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM terhadap pemasaran digital dan meningkatnya keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi. Program edukasi kreativitas juga mendapat respons positif dari siswa dan guru. Secara keseluruhan, kegiatan ini berhasil memberikan kontribusi nyata terhadap pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat Desa Iwul.
PELATIHAN OPTIMALISASI DIRI DENGAN TEKNOLOGI KECERDASAN BUATAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS, MANAJEMEN WAKTU, DAN MOTIVASI MENUJU DUNIA KERJA Usanto S, Usanto S; Sopian, Adi; Suhanda, Yogasetya; Syahrial, Riza; Dewi, Christine Sientta; Sari, Jamah; Nurlaela, Lela
SWADIMAS: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2025): SWADIMAS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/swadimas.vol3no2.858

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) technology has brought significant changes to various aspects of life, including the world of education and job preparation for Vocational High School (SMK) students. However, many vocational high school students still face challenges in time management, learning motivation, and effectively utilising technology. This activity aims to enhance vocational high school students' skills through training in time management, self-motivation, and the application of AI technology, thereby increasing productivity and readiness for the workforce. The method used is a participatory-educational approach, involving 80 students in grades XI and XII from the Computer and Network Engineering, Accounting, and Online Business and Marketing departments at SMK Kartika X West Jakarta. The training was conducted over one week, offline, with interactive sessions, group discussions, hands-on practice, and reflection. The material covered an introduction to AI, time management strategies, techniques for maintaining motivation, and the application of AI for enhancing learning and productivity. The training results demonstrated significant improvements in students' time management skills, learning motivation, and proficiency in AI technology. Participants became more adept at managing time effectively, maintaining learning motivation, and utilising AI applications to support learning activities and job preparation.Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dunia pendidikan dan persiapan kerja siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, banyak siswa SMK masih menghadapi tantangan dalam manajemen waktu, motivasi belajar, dan pemanfaatan teknologi secara optimal. Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan diri siswa SMK melalui pelatihan pengelolaan waktu, motivasi diri, dan pemanfaatan teknologi AI untuk meningkatkan produktivitas dan kesiapan menghadapi dunia kerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif, melibatkan 80 siswa kelas XI dan XII dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, Akuntansi, serta Bisnis Daring dan Pemasaran di SMK Kartika X Jakarta Barat. Pelatihan dilaksanakan selama satu minggu secara luring dengan sesi interaktif, diskusi kelompok, praktik langsung, dan refleksi. Materi mencakup pengenalan AI, strategi manajemen waktu, teknik menjaga motivasi, dan pemanfaatan AI untuk produktivitas belajar. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan manajemen waktu, motivasi belajar, serta literasi teknologi AI siswa. Peserta menjadi lebih mampu mengelola waktu secara efektif, menjaga motivasi belajar, dan menggunakan aplikasi AI untuk mendukung aktivitas belajar dan persiapan kerja.