cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281917456446
Journal Mail Official
jp3tcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T)
ISSN : 29874440     EISSN : 29874459     DOI : https://doi.org/10.61116/jp3t.v1i3.248
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2025): Maret" : 5 Documents clear
Persepsi Guru dan Orang Tua terhadap Pemanfaatan Konten Edukasi di YouTube untuk Pembelajaran PAUD Dwi Septi Anjas Wulan
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.573

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru dan orang tua terhadap pemanfaatan konten edukasi di YouTube sebagai sumber pembelajaran tambahan bagi anak usia dini (PAUD) di Kota Medan. Pemanfaatan teknologi digital, termasuk platform berbagi video seperti YouTube, telah menjadi fenomena yang tidak terhindarkan dalam pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan 10 guru PAUD dan 15 orang tua siswa dari berbagai sekolah di Kota Medan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik guru maupun orang tua memiliki persepsi positif terhadap manfaat konten edukasi di YouTube, terutama dalam hal kemudahan akses, variasi materi, dan kemampuan menarik minat anak. Namun, terdapat beberapa kekhawatiran dan tantangan, seperti konten yang tidak sesuai, risiko paparan iklan, dan ketergantungan anak pada gawai. Temuan ini memberikan wawasan berharga bagi pendidik dan orang tua dalam mengoptimalkan pemanfaatan YouTube secara bijak dan aman.
Analisis Strategi Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Siswa Sekolah Dasar Habibah, Habibah
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.574

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi yang digunakan oleh guru dalam mengatasi kesulitan membaca pada siswa sekolah dasar di SDN 064011 Medan. Kemampuan membaca merupakan fondasi krusial bagi keberhasilan akademis siswa. Namun, banyak siswa masih menghadapi tantangan dalam menguasai keterampilan ini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan 5 guru kelas rendah (kelas 1-3) dan 10 siswa yang teridentifikasi mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi di kelas, dan analisis dokumen Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi, seperti metode fonik, penggunaan media visual, pendekatan individual, dan pembiasaan membaca di luar jam pelajaran. Meskipun demikian, efektivitas strategi ini bervariasi tergantung pada tingkat kesulitan siswa dan ketersediaan sumber daya. Temuan ini menyarankan perlunya pelatihan guru yang lebih terstruktur mengenai strategi membaca, pengadaan media pembelajaran yang beragam, dan kolaborasi yang lebih erat antara guru dan orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memahami praktik terbaik dan tantangan yang dihadapi guru dalam membantu siswa mengatasi kesulitan membaca.
Peran Ekstrakurikuler Seni dalam Pengembangan Karakter Siswa Sekolah Menengah Atas Afrianti Sembiring; Nona Carolina
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran ekstrakurikuler seni dalam pengembangan karakter siswa di SMA N 1 Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai. Fokus utama adalah mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang terbentuk melalui partisipasi siswa dalam kegiatan seni, seperti tari, musik, dan teater. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, melibatkan 15 siswa yang aktif di ekstrakurikuler seni, 5 guru pembina, dan 3 orang tua. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrakurikuler seni berperan signifikan dalam membentuk berbagai karakter positif, di antaranya disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan kreativitas. Melalui proses latihan dan pementasan, siswa belajar untuk menghargai proses, mengatasi tantangan, dan berinteraksi secara efektif. Meskipun demikian, ditemukan pula tantangan seperti kurangnya dukungan finansial dan ketersediaan waktu. Temuan ini menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya terjadi di kelas formal, tetapi juga dapat diimplementasikan secara efektif melalui kegiatan non-akademik. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi sekolah untuk meningkatkan dukungan terhadap program ekstrakurikuler seni sebagai media strategis dalam membentuk karakter generasi muda.
Tinjauan Kualitatif tentang Kesiapan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan dalam Menghadapi Industri Kerja Pasca-Lulus Frensa Hasdian; Muhammad Askuri Hasibuan
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara kualitatif kesiapan siswa SMK jurusan teknik di SMK N 1 Bintang Bayu Kabupaten Serdang Bedagai dalam menghadapi dunia kerja pasca-lulus. Fokus utama penelitian adalah mengeksplorasi persepsi siswa, guru, dan pihak industri mengenai kesenjangan antara kurikulum sekolah dan tuntutan kompetensi di lapangan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 10 siswa kelas XII jurusan Teknik Mesin dan Teknik Otomotif, 4 guru produktif, dan 3 perwakilan industri di wilayah Serdang Bedagai. Hasil analisis tematik menunjukkan bahwa meskipun siswa memiliki pemahaman teoritis yang baik, mereka masih menghadapi tantangan dalam hal keterampilan praktis, soft skills, dan pengalaman magang yang relevan. Perbedaan antara ekspektasi siswa dan realitas industri juga menjadi isu krusial. Temuan ini menyarankan perlunya peningkatan program praktikum, kolaborasi lebih erat dengan industri, dan pengembangan kurikulum yang lebih adaptif untuk memastikan lulusan SMK benar-siap bersaing di pasar kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pemahaman mendalam tentang isu-isu yang dihadapi siswa SMK dan menawarkan rekomendasi praktis bagi sekolah dan pemangku kepentingan terkait.
Kontribusi Metode Bercerita untuk Meningkatkan Pemahaman Akidah Siswa Kelas Rendah (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri 014 Teluk Piyai Pesisir) Dwi Santi
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 3 No. 1 (2025): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v3i1.581

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan metode bercerita dalam meningkatkan pemahaman akidah siswa kelas rendah di SDN 014 Teluk Piyai Pesisir, Kabupaten Rokan Hilir. Pemahaman akidah yang kuat merupakan fondasi penting dalam pembentukan karakter religius siswa. Namun, penyampaian materi akidah yang seringkali bersifat abstrak menjadi tantangan tersendiri bagi guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus. Partisipan penelitian terdiri dari 3 guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 10 siswa kelas 1-3. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi di kelas, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode bercerita berperan signifikan dalam membuat materi akidah lebih konkret dan menarik bagi siswa. Melalui cerita-cerita tentang para nabi, teladan tokoh-tokoh saleh, dan kisah-kisah Islami, siswa mampu memahami konsep akidah secara lebih mudah. Meskipun efektif, ditemukan pula beberapa tantangan seperti ketersediaan referensi cerita yang relevan dan keterampilan guru dalam bercerita. Temuan ini menegaskan bahwa metode bercerita adalah strategi pedagogis yang powerful untuk pendidikan agama di tingkat dasar. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi guru dan pihak sekolah untuk mengintegrasikan metode ini secara lebih sistematis dalam kurikulum PAI.

Page 1 of 1 | Total Record : 5