cover
Contact Name
Muhamad Suhardi
Contact Email
jurnalcendekia123@gmail.com
Phone
+6281917456446
Journal Mail Official
jp3tcendekia@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Simpang 4 By Pass BIL Tandek, Labulia, Kec. Jonggat, Kab. Lombok Tengah, Prov. NTB
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T)
ISSN : 29874440     EISSN : 29874459     DOI : https://doi.org/10.61116/jp3t.v1i3.248
Core Subject : Education,
Jurnal ini berisi artikel hasil pemikiran dan penelitian yang ditulis oleh para guru, dosen, pakar, ilmuwan, praktisi, dan pengkaji dalam semua disiplin ilmu yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK)
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 134 Documents
Pengaruh Metode Latihan Dumbbell Press dan Medicine Ball Wall Throw terhadap Kecepatan Pukulan Gyaku Tsuki pada Atlet Karate Nurtajudin Nurtajudin
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i1.1228

Abstract

Kecepatan pukulan gyaku tsuki atlet Karateka Dojo Sidekarye Prestasi (SDKP) masih belum optimal sehingga diperlukan metode latihan yang mampu meningkatkan kekuatan dan power otot lengan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh latihan dumbbell press dan medicine ball wall throw terhadap kecepatan pukulan gyaku tsuki. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain pretest-posttest two treatment. Sampel terdiri atas 20 atlet yang ditentukan menggunakan sampling jenuh, kemudian dibagi melalui pengundian menjadi kelompok dumbbell press dan kelompok medicine ball wall throw, masing-masing 10 atlet. Instrumen penelitian berupa tes kecepatan pukulan gyaku tsuki selama 30 detik yang dilakukan tiga kali, dengan skor terbaik sebagai hasil tes. Instrumen dinyatakan valid berdasarkan [metode dan nilai validitas] serta reliabel dengan koefisien [nilai reliabilitas]. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji t pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kelompok dumbbell press meningkat dari 51,1 pada pretest menjadi 73,4 pada posttest, dengan t hitung 13,515 lebih besar daripada t tabel 1,833. Rata-rata kelompok medicine ball wall throw meningkat dari 48,7 menjadi 67,5, dengan t hitung 11,359 lebih besar daripada t tabel 1,833. Dengan demikian, kedua metode latihan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan pukulan gyaku tsuki, tetapi peningkatan rata-rata kelompok dumbbell press lebih besar daripada kelompok medicine ball wall throw.
Perencanaan Pembelajaran Pendidikan Islam berbasis Teknologi Digital di era Society 5.0 Nur Muhabibudin
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i1.1230

Abstract

Era Society 5.0 menuntut pendidikan Islam untuk mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran tanpa kehilangan orientasi nilai keislaman. Namun, kajian yang secara khusus membahas perencanaan pembelajaran pendidikan Islam berbasis teknologi digital secara sistematis masih terbatas, karena sebagian besar penelitian terdahulu lebih menekankan aspek implementasi digitalisasi materi. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara konseptual urgensi, komponen, tantangan, dan strategi perencanaan pembelajaran pendidikan Islam berbasis teknologi digital di era Society 5.0. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka (library research), menelaah artikel jurnal, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan melalui teknik analisis isi tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran pendidikan Islam berbasis teknologi digital mencakup lima komponen utama, yaitu perumusan tujuan pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi digital dan spiritual, pengembangan materi dan kurikulum digital, pemilihan strategi dan model pembelajaran adaptif, pemanfaatan media dan platform teknologi, serta evaluasi dan asesmen berbasis data. Tantangan utama meliputi kesenjangan digital, keterbatasan kompetensi pedagogik-digital pendidik, dan risiko pergeseran orientasi nilai. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital pendidik, penyusunan kebijakan kelembagaan, dan integrasi nilai keislaman dalam setiap komponen perencanaan menjadi kunci keberhasilan transformasi pembelajaran pendidikan Islam pada era Society 5.0.
Dari Ritual Adat ke Destinasi Wisata: Transformasi Kelembagaan Seumeuleung Raja dalam Tata Kelola Pariwisata Budaya Berkelanjutan Muntaha Mardhatillah; Ikhwan Rahmatika Latif; Sudarman Sudarman; Nurhaslita Sari
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i1.1231

Abstract

Tradisi Seumeuleung Raja di Lamno, Kabupaten Aceh Jaya, merupakan warisan budaya yang tidak hanya memiliki nilai historis, spiritual, dan sosial, tetapi juga menunjukkan potensi sebagai daya tarik wisata budaya. Perkembangan tersebut menghadirkan tantangan tata kelola, terutama dalam mempertahankan otoritas kelembagaan adat di tengah meningkatnya keterlibatan pemerintah, masyarakat, dan kepentingan pariwisata. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi kelembagaan Seumeuleung Raja dari ritual adat menuju wisata budaya serta menjelaskan mekanisme tata kelola yang mendukung keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi pemangku lembaga adat, pemerintah daerah, pemerintahan gampong, dan anggota rumpun Kerajaan Daya Poteumeureuhom. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seumeuleung Raja memiliki hierarki kelembagaan yang jelas, dengan Sultan atau keluarga pewaris sebagai sumber legitimasi adat, didukung pejabat adat, pemerintahan gampong, dan pemerintah daerah. Transformasi menuju wisata budaya tidak menghilangkan otoritas adat, tetapi mendorong reposisi fungsi kelembagaan melalui pembagian kewenangan antara aspek sakral yang dipertahankan berdasarkan amanat adat dan aspek operasional yang dikelola melalui musyawarah serta koordinasi lintas aktor. Temuan ini menunjukkan terbentuknya tata kelola yang adaptif dan kolaboratif, di mana kelembagaan adat berperan sebagai indigenous intermediary antara pelestarian budaya, pemerintahan formal, partisipasi masyarakat, dan pengembangan pariwisata. Penelitian berkontribusi pada kajian heritage tourism governance dengan menunjukkan bahwa keberlanjutan wisata budaya tidak semata ditentukan oleh pengembangan destinasi, tetapi oleh kemampuan kelembagaan adat beradaptasi tanpa kehilangan legitimasi dan otoritas budayanya.
Penerapan Teknologi Green Extraction Berbantu Ultrasonik pada Ekstrak Daun Pecut Kuda: Optimalisasi Rendemen dan Identifikasi Organoleptik Risda Waris; Asni Amin
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i1.1232

Abstract

Maserasi dan perkolasi sering kali digunakan dalam metode ekstraksi konvensional, namun membutuhkan waktu operasional berhari-hari, boros pelarut sehingga biaya pelarut tinggi, dan nilai rendemen ekstrak yang dihasilkan rendah, mengakibatkan tidak efisien digunakan dalam skala industri. Sebagai solusi dipilih metode ekstraksi Ultrasonic Assisted Extarction (UAE) yang lebih ramah lingkungan (green extraction). Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh nilai rendemen ekstrak daun pecut kuda (EDPK) yang tinggi melalui optimasi waktu ekstraksi UAE, dan identifikasi organoleptiknya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa eksperimen laboratorium dengan sampel daun diperoleh dari kabupaten Enrekang. Setelah panen, sampel dibuat simplisia kering dalam lemari pengering pada suhu terkontrol. Simplisia kering lalu diekstraksi dengan pelarut etanol 70% metode UAE, dengan durasi waktu 20 (UAE-20’), 40 (UAE-40’), dan 60 menit (UAE-60’). Ekstrak kental hasil evaporasi diidentifikasi sifat fisis ekstrak secara organoleptik, terdiri dari uji; bau, warna, rasa dan konsistensi ekstrak, dan juga dihitung nilai rendemen ekstrak. Adapun dari hasil penelitian yang diperoleh pada uji organoleptik diketahui sifat fisis EDPK yang sama dari ketiga perlakuan tersebut berupa warna coklat kehitaman, tidak berbau, dan konsistensi ekstrak seperti pasta dan liat, dari hasil uji rasa EDPK hasil UAE-20’ dan UAE-40” menunjukkan hasil yang sama yaitu rasa agak pahit, sedangkan pada UAE-60’ memiliki rasa pahit. Hasil optimasi waktu ekstraksi menunjukkan semakin lama durasi UAE, maka semakin tinggi rendemen EDPK dengan nilai berturut-turut adalah UAE-20’ = 12,4%; UAE-40’ = 16,2%, dan UAE-60’ =19,18%. Dapat disimpulkan bahwa ekstraksi UAE-60’ adalah waktu optimal mendapatkan nilai rendemen tertinggi EDPK, dan direkomendasikan untuk diterapkan dalam industri obat bahan alam.