cover
Contact Name
Andini Putri Riandani
Contact Email
andiniriandani@pelitabangsa.ac.id
Phone
+622128518181
Journal Mail Official
semnas.fatek@pelitabangsa.ac.id
Editorial Address
Jl. Inspeksi Kalimalang No.9, Cibatu, Cikarang Sel., Kabupaten Bekasi, Jawa Barat 17530
Location
Kab. bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
SAINTEK
ISSN : -     EISSN : 29623545     DOI : 10.37366/SAINTEK
Prosiding Sains dan Teknologi (SAINTEK) merupakan wadah publikasi dari hasil penelitian yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) yang diselenggarakan setiap tahun oleh Fakultas Teknik Universitas Pelita Bangsa. Penelitian yang dipublikasikan bersifat multi-disiplin dalam ruang lingkup Teknik tentang analisa dan implementasi perkembangan teknologi. 
Articles 355 Documents
Pengaruh Sudut Kemiringan Lereng Terhadap Kejadian Longsor Takalar Situmorang, Yogina Lestari Ayu
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari studi ini adalah menganalisis penyebab kejadian longsor berulang dengan memperhatikan kembali parameter tanah desain. Pada studi ini juga akan disampaikan besar pengaruh sudut kemiringan lereng terhadap faktor keamanan sehingga terpilih sudut kemiringan yang optimal sebagai alternatif solusi masalah longsor. Analisis kemantapan lereng dilakukan menggunakan metode elemen hingga. Data tanah yang digunakan adalah hasil penyelidikan lapangan dan laboratorium untuk uji sifat fisik, uji sifat mekanik dan kandungan mineral tanah. Kemudian dilakukan pengukuran pada geometri lereng di lapangan hingga pada pemodelan komputer. Analisis kondisi eksisting melibatkan analisis balik dengan metode elemen hingga, sehingga hasil komputasi sesuai dengan keadaan longsor di lapangan. Dari hasil analisis, lereng plinth di lokasi Bendungan Pamakkulu terindikasi stabil pada sudut kemiringan lereng 20 o, dengan faktor keamanan sebesar 1,717 dan peningkatan presentase faktor keamanan sebesar 72.7%. Hubungan antara besar sudut kemiringan lereng terhadap faktor keamanan adalah berbanding terbalik. Semakin kecil pelandaian sudut lereng maka semakin besar pula faktor keamanan yang dihasilkan.
Implementasi Algoritma Hill Cipher untuk Pengamanan Invoice Muhammad Alwi Nurfathihah; Ihsan Nurul Alam; Muhammad Iskandar
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di era digital ini, penggunaan invoice secara online sangat umum dilakukan. Namun dengan penggunaan teknologi digital yang serba praktis, sangat memungkinkan terjadinya kebocoran data invoice yang seharusnya tidak terjadi. Salah satu cara yang bisa mencegah hal ini terjadi adalah dengan mengenkripsi invoice tersebut, yaitu dengan menerapkan metode Hill Cipher. Enkripsi Hill Cipher adalah sebuah metode enkripsi dalam kriptografi klasik yang menggunakan matriks untuk mengubah teks terbuka (plaintext) menjadi teks sandi (ciphertext) dan sebaliknya. Dalam penelitian ini, kami sebagai penulis akan menjelaskan sebuah website yang digunakan untuk mengenkripsi sebuah file invoice dengan output invoice yang sudah terenkripsi.
Peran Ruang Terbuka Sebagai Penggerak Kawasan Kota Studi Kasus Revitalisasi Kawasan Pasar Baru Adistira, Gagas; Solo, Adrianus; Aryanti, Dwi; Andayani, Keti; Fairus Silmi, Zahra
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini adalah bagian dari penelitian yang bertujuan untuk mengeksplorasi strategi revitalisasi Pasar Baru dengan mengembangkan ruang terbuka sebagai komponen generator kawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif rasionalistik. Permasalahan yang daijukan adalah bagaimana peran ruang terbuka dalam revitalisasi kawasan. Pembahasan yang dilakukan adalah dengan membahas peran ruang terbuka dalam vitalitas kawasan dan mengkaji dalam konteks kawasan studi. Dari hasil analisis dan pembahasan dapat dikemukakan bahwa keberadaan ruang terbuka yang ada belum cukup berperan untuk menciptakan aktivitas yang mendorong vitalitas kawasan. Untuk itu diperlukan pemaknaan atas ruang dan place making dalam dalam penciptaan ruang terbuka baru yang menjadi penggerak kawasan.
Perancangan Sistem Informasi Percetakan Pada PT. Grafika Karya Indah Lestari Berbasis Java Ridho Saputra; Fauzan Natsir; Iis Dewi Lestari
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan sistem informasi menjadi suatu hal yang sangat penting bagi suatu perusahaan atau tempat usaha. Karena, aplikasi percetakan ini mempunyai fungsi untuk mencatat, mengolah, atau menyimpan data-data terkait perusahaan tersebut. aplikasi percetakan juga memberikan keyakinan bahwa data yang disimpan di dalam aplikasi tersebut akan aman dan akurat. Penggunaan aplikasi percetakan ini dimaksudkan untuk menghindari penumpukan atau kesalahan dalam proses pengolahan atau penyimpanan data pada perusahaan tersebut karena proses olah data masih dilakukan secara manual dengan menggunakan media kertas. Cara manual tersebut bisa sangat berbahaya terhadap keberadaan data itu sendiri, mulai dari bisa basah karena kehujanan, tulisan pudar, kertas yang tidak sengaja robek, dan masalah lain. Perusahaan yang menjadi obyek penelitian penulis yaitu adalah PT. Grafika Karya Indah Lestari. Tujuan penelitian ini yaitu adalah membangun aplikasi sistem informasi tersebut. Sedang metode yang digunakan yaitu adalah Grounded Research. Dari hasil penelitian yang dilakukan di perusahaan ini, penulis menyimpulkan bahwa dengan menggunakan sistem yang telah terkomputerisasi ini, pengolahan data menjadi lebih akurat dan kesalahan-kesalahan dalam pengolahan data juga semakin berkurang.
Analisa Perawatan Mesin Dengan Metode Reability Centered Maintenance (RCM) Terhadap Mesin Over Wrapping E3060 Line 1 Pratama, Yudha; Haspak Pradipto, Gigih; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies in the pharmaceutical industry produce health products such as herbs and medicines. Due to intense competition, companies must optimize the use of their machines to increase productivity. In machine maintenance PT. Kalbe Farma, the total production treatment method is used, but its application is not maximized, as happened with the machines in line 1. PT. Kalbe Farma produces Promag products, which are in great demand in the market, with the production of 30 to 40 batches a month. In February 2023, the percentage breakdown on the E3060 Overwrapping machine was very high, reaching 11.59%. However, the breakdown should not exceed 10% of the Working Time. Therefore, damage can cause many losses such as reduced quantities of products, increased costs and other losses. A machine maintenance Program is required to ensure machine optimization. Using a reliability-centered (RCM) maintenance approach, this study investigated the maintenance of the e3060 wrapper and found critical components. The results showed that the Sade Lipat component has the highest damage frequency of 15 times and has the highest RPN value of 128 which indicates that this component is the component that experiences the most downtime. This RCM methodology helps identify maintenance actions and recommendations for implementing better Predictive Maintenance, Preventive Maintenance, and Inventory Management so that equipment remains optimal according to its function Keywords: Pharmaceutical Industry, Reability Centered Maintenance (RCM), Total Productive Maintenance (TPM)
The Pengaruh FWH (Flexible Working Hours) terhadap Work-Life Balance dan Stres Kerja pada Pekerja Remote, Hybrid dan On-site : Digital transformation in sustainable industrial development Sugiyanto, Laras Ati; Widyastuti, Mega; Wiyatno, Tri Ngudi
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Menurut Global Happiness Index 2023, Finlandia dinyatakan menjadi Negara yang paling bahagia di Dunia dengan Index skor 7.8 berdasarkan survey Tahunan yang dilakukan World Happiness Report [1] Sedangkan Indonesia sendiri memiliki Index skor 5.2 Menurut Global Happiness Index yang mana skor tersebut terpaut sangat jauh dengan Finlandia. Keseimbangan Kehidupan Kerja (Work-Life Balance) adalah salah satu poin terpenting dari kebahagiaan orang Finlandia, Budaya di Finlandia menekankan keseimbangan kehidupan kerja yaitu dengan memiliki jam kerja yang lebih pendek, lebih banyak hari libur, waktu bersama keluarga, dan jam kerja yang fleksibel [2]. Perkembangan industri yang terjadi di seluruh Dunia termasuk di Indonesia yang memanfaatkan Tren transformasi Digital juga menjadi faktor yang mengakibatkan banyak pekerjaan dapat dilakukan dengan jam kerja yang flexible. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengetahui pengaruh FWH (Flexible Working Hours) terhadap Work-Life Balance dan Stres Kerja pada Karyawan yang bekerja dengan metode Remote, Hybrid atapun On-site. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif kausal dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan penelitian sebelumnya oleh [3] Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan rumus Slovin pada nilai kritis 10%. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Sedangkan metode analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda, uji T, uji F, uji koefisien determinasi R². [4]
Analisis Efisiensi Energi Pada Penerapan Burner Tube Di Industri Keramik (Studi Kasus PT EFG) Effendi Listyanto, Rudy; Romli, Ikhsan; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya energi pada industri keramik terdiri dari biaya energi gas dan biaya energi listrik. Biaya energi yang dibutuhkan untuk memproduksi keramik lantai adalah sekitar 40% dari total biaya produksi. Kiln merupakan salah satu mesin produksi di industri yang menggunakan sebagian besar energi gas yaitu sekitar 51% dari total konsumsi gas yang dibutuhkan dalam proses produksi keramik. Permasalahan penting yang dihadapi adalah konsumsi gas kiln masih belum sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) perusahaan. Penelitian ini mencoba untuk mendukung pihak manajemen dalam mencari permasalahan konsumsi energi pada kiln. Tabung burner didesain sedemikian rupa sehingga temperatur udara di dalam burner dapat meningkat dan tekanannya lebih stabil sehingga mudah terbakar dan pada akhirnya konsumsi gas menjadi lebih rendah dibandingkan desain burner aslinya. Penggunaan burner tube berdampak pada penurunan tekanan ruang bakar kiln, agar kiln tetap beroperasi sesuai standar operasionalnya maka perlu dilakukan pengurangan daya motor kipas angin asap sehingga akan mengurangi energi listrik kiln.
Perancangan Wisma Atlet dengan Pendekatan Biophilic Mufrizon, Harry; Waluyo, Agus
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Sport activities not only require training and competition facilities in the form of stadium building facilities but also require accommodation facilities for athletes and support teams so that training and competition activities can be carried out well. The accommodation design that will be located in Balikpapan City is in the form of athlete dormitory with a variety of supporting facilities with a Biophilic approach to architectural design with the aim that the architecture offered will be one of the triggers for enthusiasm for training and competition for athletes and teams. The application of Biophilic in architectural design has 14 forms which can be applied together or individually according to the needs of the design application. The application of biophilic to accommodation facilities is in the form of visual and non-visual connections with nature, where the patterns will be applied in direct visual form to natural elements, living systems and natural processes combined with non-visual patterns related to the senses other than seeing. - hearing, feeling, smelling, tasting to evoke spatial references. Architectural design is not only the creation of forms, but also involves the involvement of the human body and environmental conditions considered at a certain scale such as: position, direction, orientation, center, surface; as well as types of formal manipulation in superimposition, visual and conceptual superposition. Keywords: athlete dormitory, biophillic, visual, non-visual Abstrak Kegiatan olahraga ternyata tidak hanya membutuhkan sarana latih dan tanding dalam bentuk fasilitas bangunan stadion tetapi juga membutuhkan sarana akomodasi untuk atlet dan team pendukung agar kegiatan pelatihan dan pertandingan dapat terlaksana dengan baik. Desain akomodasi yang akan diletakan di Kota balikpapan ini berupa akomodasi inap dengan beragam fasilitas pendukungnya dengan pendekatan Biophilic terhadap perancangan arsitekturalnya dengan tujuan agar arsitektur yang ditawarkan menjadi salah satu pencetus semangat berlatih dan bertanding bagi bagi atlet dan team. Penerapan Biophilic dalam desain arsitektural mempunyai 14 bentuk yang dapat diterapkan secara bersama ataupun secara satuan secara mandiri sesuai kebutuhan dalam penerapan dalam desain. Penerapan biophilic terhadap fasilitas akomodasi ini dalam bentuk keterkaitan visual dan non-visual dengan alam, dimana pola yang akan diterapkan dalam bentuk visual langsung terhadap terhadap unsur-unsur alam, sistem kehidupan dan proses alam dikombinasikan dengan non-visual berupa pola pola terkait inderawi selain melihat - mendengar, merasakan, mencium, mencicipi guna membangkitkan referensi keruangan. Desain arsitektural yang dilakukan tidak hanya pembuatan bentuk, tetapi juga melibatkan keterlibatan tubuh manusia dan kondisi lingkungan dipertimbangkan pada skala tertentu seperti: posisi, arah, orientasi, pusat, permukaan; serta jenis-jenis manipulasi formal dalam superimposisi, superposisi secara visual dan konseptual. Kata kunci: wisma atlet, biophillic, visual, non-visual
OPTIMASI KONDISI NILAI KALOR ARANG DENGAN PROSES CO-TOREFAKSI BIOMASSA DAN PLASTIK MENGGUNAKAN RESPONSE SURFACE METHODOLOGY (RSM) Sihombing, Bintang Angelica Natalya; Wahyu Kristian Sugandi; S. Rosalinda; Otong Nurhilal
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Universitas merupakan ruang publik yang akan menghasilkan sampah organik maupun anorganik setiap harinya. Keberadaan sampah dapat diurai dengan proses konversi termokimia dua bahan atau co-torefaksi menjadi bahan bakar alternatif seperti briket. Plastik yang bersifat hidrofobik dengan nilai kalor tinggi diketahui dapat menjadi penyumbang hidrogren sehingga dapat memperbaiki nilai kalor pada biomassa. Jenis bahan, suhu dan waktu tinggal merupakan faktor yang dapat mempengaruhi proses co-torefaksi. Menggunakan Response Surface Methodology (RSM) tipe CCD dengan batas minimum suhu yaitu 250°C dan batas maksimum suhu yaitu 400°C serta batas minimum waktu tinggal yaitu 30 menit dan batas maksimum waktu tinggal yaitu 120 menit. Diketahui suhu 343°C dengan waktu tinggal 102 menit menghasilkan nilai kalor optimal sebesar 6551 kal/g dengan kadar air sebesar 0.96%, kadar abu sebesar 18.65%, kadar zat terbang 49.90% dan kadar karbon terikat sebesar 31.45%.
Penerapan Green Infrastructure pada Rancangan Lanskap di Jakarta International Stadium Sari, Pawitra; Bomo Promesetiyo, Desta
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rancangan lanskap dengan tidak memperhatikan lingkungan adalah salah satu dampak negatif yang dapat memberikan kontribusi buruk sehingga menimbulkan permasalahan seperti genangan air pada permukaan jalan, bahkan banjir. Rancangan lanskap berwawasan lingkungan dengan penerapan green infrastructure diharapkan dapat menyelesaikan tantangan pembangunan berbasis tepat guna lahan. Jakarta International Stadium (JIS) merupakan bangunan stadion yang memiliki konsep zero runoff. Salah satu penilaian yang dapat digunakan sebagai panduan dalam green infrastructure adalah manajemen air hujan. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus dan literature review untuk menganalisis penerapan green infrastructure pada rancangan lanskap. Hasil menunjukkan bahwa JIS telah menerapkan green infrastructure berdasarkan 1) pola sirkulasi, 2) pemilihan material hardscape, dan 3) lanskap pada lahan. Pola sirkulasi memiliki bentuk secara visual adalah berkelok atau meliuk mengikuti kontur dan elevasi tanah sehingga limpasan air hujan di hardscape diarahkan ke softscape dan infrastruktur. Konsep zero runoff diterapkan dalam infrastruktur dengan menggunakan sumur resapan, tangki air baku, modular tank, dan danau retensi. Pemilihan material hardscape dengan menerapkan green infrastructure, yaitu cor beton dan batu alam. Softscape dalam rancangan lanskap sebesar 40% dari luas lahan JIS.