cover
Contact Name
Aris Budi Setiawan
Contact Email
darmasaskara@gunadarma.ac.id
Phone
+6221-78881112
Journal Mail Official
darmasaskara@gunadarma.ac.id
Editorial Address
Jalan Margonda Raya 100
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara
Published by Universitas Gunadarma
ISSN : 30266262     EISSN : 28086945     DOI : https://doi.org/10.35760/abdimasug
Jurnal Darma Saskara merupakan jurnal yang melalui proses peer-review. Jurnal Darma Saskara diperuntukkan bagi para akademisi dan peneliti untuk mempublikasikan artikelnya yang merupakan teks asli yang belum pernah diterbitkan di jurnal lain. Focus dan Scope Jurnal Darma Saskara adalah Ekonomi kreatif, Keuangan dan IT bisnis, Knowledge Transfer for Community Development, partisipasi dalam Pembangunan Pedesaan, RW, RT, Pelatihan dan Pengembangan Kompetensi, Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan, Pembangunan Lingkungan yang Berkelanjutan, IT Development, Engineering and Transfer Knowledge, Agribisnis, Budidaya, Ecobricks, Pengembangan Budaya dan Kearifan Lokal, Arsitektur, Ekowisata, Rekayasa Sosial, Literasi Informasi dan Digital, Psikologi dan Transformasi sosial, Kesehatan Masyarakat, School Development Program.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Program Peningkatan Kapasitas Masyarakat Kinerja Baca Tulis dan Berhitung Bidang Kelompok Bimbingan Belajar Anak Didik Rumah Baca ABADIBA, Pelatihan dan Orientasi Lapangan Pelaku Usaha Kecil dan Menengah, Kunciran Mas Permai Tangerang Herfita Libria Ursulawaty; Fani Yulia Rosyada; Perli Iswanto; Febrianti Dwianjani
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2025.v5i2.216

Abstract

Universitas Gunadarma, Program Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui tiga kegiatan utama: (1) pendampingan baca tulis dan berhitung bagi anak didik pada kelompok bimbingan belajar di Rumah Baca ABADIBA dan mitra; (2) pendampingan manajemen dan administrasi perpustakaan; serta (3) penyuluhan, pelatihan, dan pembekalan kewirausahaan bagi kelompok UMKM dan masyarakat umum. Kegiatan pembelajaran ditujukan bagi siswa tingkat sekolah dasar hingga menengah dengan pendekatan sesuai kebutuhan, sementara pelatihan kewirausahaan diarahkan untuk meningkatkan pemahaman, inovasi, dan keterampilan usaha berbasis teknologi. Target luaran program mencakup peningkatan kemampuan akademik anak didik, perbaikan tata kelola perpustakaan, serta peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi masyarakat UMKM. Pelaksanaan kegiatan melibatkan lima fakultas dengan total 86 anggota tim dan menghasilkan luaran berupa publikasi ilmiah, pengembangan IPTEK terapan, model pembelajaran inovatif, serta pembentukan wirausaha baru. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan, penguatan ekonomi masyarakat, dan optimalisasi peran dosen dalam kegiatan abdimas. Gunadarma University, Community Service Program, is carried out to improve community knowledge and skills through three main activities: (1) literacy and numeracy assistance for students in tutoring groups at ABADIBA Reading House and partners; (2) library management and administration assistance; and (3) counseling, training, and entrepreneurship briefings for MSME groups and the general public. Learning activities are aimed at elementary to secondary school students with an approach according to needs, while entrepreneurship training is directed to improve understanding, innovation, and technology-based business skills. The program output targets include improving students' academic abilities, improving library governance, and increasing the capacity and economic independence of the MSME community. The implementation of the activity involved five faculties with a total of 86 team members and produced outputs in the form of scientific publications, the development of applied science and technology, innovative learning models, and the formation of new entrepreneurs. Overall, this program contributes to improving the quality of education, strengthening the community's economy, and optimizing the role of lecturers in community service activities.
Pembekalan Keterampilan Manajerial dan Komunikasi Efektif Bagi OSIS dan Siswa SMA Pangudi Luhur Sukaraja Catharina Clara; Ega Leovani; Florentinus Heru Ismadi; Yohanes Heri Pranoto; Anselmus Inharjanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.173

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan komunikasi siswa, khususnya anggota pengurus OSIS dan siswa non-OSIS di SMA Pangudi Luhur Sukaraja, OKU Timur. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pembekalan praktis terkait keterampilan kepemimpinan, public speaking, dan komunikasi efektif yang dibutuhkan siswa dalam mendukung aktivitas organisasi dan akademik. Program dilaksanakan pada 13 Oktober 2025 dengan melibatkan 138 siswa yang dibagi ke dalam dua kelompok, yaitu kelompok pengurus OSIS yang mendapatkan pelatihan desain presentasi visual dan public speaking, serta kelompok siswa kelas X, XI, dan XII yang mendapatkan pelatihan komunikasi efektif. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi kelompok, dan praktik langsung berbasis experiential learning. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri, kemampuan presentasi, serta efektivitas komunikasi siswa dalam berbagai situasi formal maupun informal. Kegiatan ini memberikan kontribusi penting dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan siswa dan mendukung peran aktif mereka dalam organisasi sekolah serta kehidupan sosial yang lebih luas. This community service program aimed to enhance the managerial and communication skills of students, particularly student council (OSIS) members and non-OSIS students at SMA Pangudi Luhur Sukaraja, East OKU. The program was initiated due to the limited practical training in leadership, public speaking, and effective communication skills, which are essential for supporting students’ academic and organizational activities. The activity was conducted on October 13, 2025, involving 138 students divided into two groups. The first group consisted of OSIS members who received training in visual presentation design and public speaking, while the second group included students from grades X, XI, and XII who participated in effective communication training. The methods applied included lectures, group discussions, and experiential learning-based practice sessions. The results indicated an improvement in students’ confidence, presentation abilities, and communication effectiveness in both formal and informal contexts. This program contributes to strengthening students’ leadership capacity and supports their active participation in school organizations and broader social interactions.
Program Penerapan IPTEKS Berbasis Aset Dengan Menggunakan Aplikasi POS “Kios Darma” Pada Transaksi Penjualan Untuk Usaha Kuliner Ayam Bakar Solo di Kota Depok Dyah Mieta Setyawati; Sri Sapto Darmawati; Sri Supadmini; Sudaryono; Kamiliya Riska Andira; Harits Raharjo Setiono
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.282

Abstract

Latar Belakang: Digitalisasi sistem akuntansi merupakan kebutuhan mendasar bagi UMKM untuk bertahan di era teknologi keuangan. Namun, banyak UMKM, seperti usaha kuliner "Ayam Bakar", masih mengandalkan pencatatan manual, yang menyebabkan ketidakakuratan data keuangan dan inefisiensi operasional. Tujuan: Program Pengabdian Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk mentransformasi praktik akuntansi mitra melalui implementasi sistem Point of Sales (POS) terintegrasi dengan otomatisasi barcode, berdasarkan kerangka strategis dalam Setyawati dkk. (2023). Metode: Program ini menggunakan metode Pengembangan Komunitas Berbasis Aset (ABCD) yang dikombinasikan dengan Model Fintech untuk akuntansi otomatis. Tahapannya meliputi penemuan aset, desain sistem, dan transfer teknologi melalui pendampingan intensif. Hasil: Implementasi pemindai barcode sebagai bentuk otomatisasi teknologi secara signifikan mengurangi waktu transaksi sebesar 50% dan menghilangkan kesalahan manusia dalam entri data. Lebih lanjut, mitra berhasil bertransisi ke sistem pelaporan digital, mencapai efisiensi 80% lebih tinggi dalam rekonsiliasi keuangan harian. Kesimpulan: Sinergi antara pemanfaatan aset internal dan intervensi teknologi keuangan memberikan landasan yang kredibel untuk transformasi akuntansi UMKM. Model ini berfungsi sebagai prototipe yang dapat diskalakan untuk digitalisasi bisnis kuliner tradisional di Indonesia.   Background: The digitalization of accounting systems is a fundamental necessity for MSMEs to survive in the financial technology era. However, many MSMEs, such as the "Ayam Bakar" culinary business, still rely on manual recording, leading to financial data inaccuracy and operational inefficiency. Objective: This Community Service (PkM) program aims to transform the accounting practices of the partner through the implementation of a Point of Sales (POS) system integrated with barcode automation, based on the strategic framework in Setyawati et al. (2023) Methods: The program employed the Asset-Based Community Development (ABCD) method combined with the Fintech Model for automated accounting. The stages included asset discovery, system design, and technology transfer through intensive mentoring. Results: The implementation of barcode scanners as a form of technology automation significantly reduced transaction time by 50% and eliminated human error in data entry. Furthermore, the partner successfully transitioned to a digital reporting system, achieving 80% higher efficiency in daily financial reconciliation. Conclusion: The synergy between internal asset utilization and financial technology intervention provides a credible foundation for MSME accounting transformation. This model serves as a scalable prototype for digitalizing traditional culinary businesses in Indonesia.
Edukasi Pencatatan Bank Sampah Berbasis Microsoft Excel untuk Meningkatkan Pengetahuan Pengurus RT 07 Pasar Kemis Tangerang Ratih Wulandari; Henry Choiril Adam; Rakhma Oktavina; Ina Siti Hasanah
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.291

Abstract

Peningkatan jumlah sampah botol plastik rumah tangga memerlukan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan di tingkat masyarakat. Bank Sampah Botol Plastik Kuta Baru Tangerang telah menjalankan kegiatan pengumpulan sampah plastik, namun pengelolaannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain pencatatan yang dilakukan secara manual, belum tersusunnya struktur organisasi yang formal, serta belum terdokumentasinya prosedur operasional secara sistematis. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelolaan bank sampah melalui digitalisasi administrasi menggunakan Google Forms dan Microsoft Excel. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) yang meliputi tahapan Discovery, Dream, Design, Define, dan Destiny. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya struktur organisasi dan pembagian tugas yang lebih jelas, tersusunnya standard operating procedure (SOP) dan alur operasional, tersedianya media edukasi dan formulir digital, serta terimplementasinya sistem informasi administrasi berbasis Microsoft Excel. Penerapan sistem digital mampu meningkatkan efisiensi pencatatan, memudahkan pengelolaan data, serta mendukung penyusunan laporan secara lebih cepat dan terstruktur. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kemampuan pengelola dalam memanfaatkan teknologi digital sederhana, memperkuat kelembagaan bank sampah, dan mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah. Model yang dikembangkan berpotensi direplikasi pada komunitas lain untuk mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat.   The increasing volume of household plastic bottle waste requires an effective and sustainable community-based management system. The Plastic Bottle Waste Bank in Kuta Baru, Tangerang has implemented plastic waste collection activities; however, its management was constrained by manual recordkeeping, the absence of a formal organizational structure, and undocumented operational procedures. This community service program aimed to strengthen waste bank management through administrative digitalization using Google Forms and Microsoft Excel. The program adopted the Asset-Based Community Development (ABCD) approach, consisting of the Discovery, Dream, Design, Define, and Destiny stages. The results showed the establishment of a clearer organizational structure and task allocation, the development of standard operating procedures (SOPs) and operational workflows, the provision of educational media and digital forms, and the implementation of an Excel-based administrative information system. The digital system improved recording efficiency, facilitated data management, and enabled faster and more structured report generation. In addition, the program enhanced managers’ digital competencies, strengthened local institutional capacity, and encouraged greater community participation in waste management activities. The developed model has the potential to be replicated in other communities to support sustainable waste management and community empowerment.
Peningkatan Pengetahuan dan Kesiapan Kader Melalui Sosialisasi Digitalisasi Bank Sampah di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor Lestari Octavia; Sri Hayuningsih; Sri Hermawati; Erma Triawati Christina; Dody Pernadi; Hernama; Arimbi Kurniasari; Tissa Maharani; Fitrianingsih
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.295

Abstract

Pengelolaan bank sampah di tingkat desa masih menghadapi kendala berupa pencatatan manual, keterbatasan literasi digital, serta rendahnya efisiensi dalam pelaporan kegiatan. Kondisi tersebut juga ditemukan pada unit-unit bank sampah di Desa Rawapanjang, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang telah menjalankan kegiatan pemilahan dan penimbangan sampah secara rutin tetapi belum didukung sistem administrasi digital yang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada sosialisasi digitalisasi bank sampah sebagai tahap awal penguatan kapasitas mitra sebelum implementasi teknologi dilakukan secara penuh. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan kader mengenai pemilahan sampah, dampak pengelolaan sampah terhadap kesehatan dan lingkungan, serta memperkenalkan rancangan aplikasi bank sampah digital sebagai solusi atas permasalahan pencatatan dan pelaporan. Metode kegiatan dilakukan melalui survei awal, penyusunan materi edukasi, pelaksanaan sosialisasi, diskusi interaktif, serta evaluasi pemahaman peserta. Sosialisasi dilaksanakan pada 4 Juli 2025 di Balai Desa Rawapanjang dan diikuti oleh 32 kader dari setiap unit bank sampah. Hasil kegiatan menunjukkan partisipasi peserta yang tinggi, peningkatan pengetahuan kader berdasarkan hasil tes setelah pemaparan materi, serta munculnya antusiasme kader terhadap penggunaan aplikasi untuk mendukung pengelolaan bank sampah yang lebih tertib dan transparan. Kegiatan ini menegaskan bahwa sosialisasi digitalisasi bank sampah memiliki peran penting dalam membangun kesiapan sosial, teknis, dan kelembagaan masyarakat menuju pengelolaan sampah berbasis teknologi di tingkat desa.   Waste Bank, Digitalization, Cadres, Environmental Literacy, Socialization.  Waste bank management at the community level still faces obstacles such as manual recording, limited digital literacy, and low efficiency reporting. This condition is also found in waste bank units in Desa Rawapanjang, Bojonggede District, Bogor Regency, which routinely carry out waste sorting and weighing activities but lack an adequate digital administration system. This community service activity focuses on the socialization of waste bank digitalization as an initial stage of strengthening partner capacity before full technology implementation. The objective of the activity is to increase cadres' knowledge about waste sorting, the impact of waste management on health and the environment, and introduce a digital waste bank application design as a solution to recording and reporting problems. The activity method is carried out through an initial survey, development of educational materials, implementation of socialization, interactive discussions, and evaluation of participant understanding. The socialization was held on July 4, 2025, at the Rawapanjang Village Hall and was attended by 32 cadres from each waste bank unit. The activity results showed high participant participation, increased cadre knowledge as evidenced by post-presentation test results, and cadres' enthusiasm for using the application to support more orderly and transparent waste bank management. This activity confirms that the socialization of waste bank digitalization has a crucial role in building the social, technical, and institutional readiness of the community towards technology-based waste management at the community level.    
Rekomendasi Desain Mural Untuk Di Dinding Taman Lingkungan Pada Perumahan Tanah Baru Rt 05, Bogor Rizky Astria; Oni Indah Cahyani; Rina Widayanti; Diana Susilowati; Westi Sari; Edy Sutomo
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.303

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh Tim Abdimas Universitas Gunadarma pada ATA 2025-2026 adalah mendesain mural pada area taman lingkungan Perumahan Tanah Baru RT 05 RW 08. Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh harapan warga setempat agar taman lingkungan tersebut dapat menjadi ruang sosial sekaligus sarana edukasi. Untuk menciptakan suasana yang nyaman untuk bersosialisasi, inspiratif sekaligus memiliki nilai edukasi, dinding kosong dioptimalkan dengan mengaplikasikan desain mural. Pengguna taman lingkungan tersebut didominasi anak-anak sehingga warna-warna yang berkesan ceria dipilih untuk desain mural yang akan dibuat pada dinding berukuran 4m x 2.5m dan menjadi pembatas antara taman lingkungan dengan Posyandu. Tema dan konsep yang dipilih pada desain mural ini adalah keceriaan sehingga warna-warna dengan karakter ceria dan gambar-gambar dunia fantasi anak menjadi elemen penting dalam desain. Kegiatan pengabdian ini berlokasi di Perumahan Tanah Baru RT 05 RW 08, Bogor yang dilaksanakan sejak bulan April 2026. Tahapan yang dilakukan antara lain: menjalin komunikasi antara ketua RT setempat, koordinasi antar anggota Tim Abdimas, survei dan wawancara, merumuskan masalah dan mencari tema dan konsep desain yang sesuai, studi literatur, pembuatan desain mural, dan penyerahan desain mural kepada warga Perumahan Tanah Baru RT 05 RW 08. Kegiatan Abdimas yang dilakukan pada ATA 2025-2026 ini berhasil memberikan rekomendasi desain mural yang diharapkan dapat membawa suasana ceria bagi anak-anak dan warga setempat saat bersosialisasi di area taman serta menjadi wahana edukasi dengan memberikan wawasan soal warna.   The community service activity carried out by the Gunadarma University Abdimas Team in ATA 2025-2026 was to design a mural in the Tanah Baru Housing neighborhood park area, RT 05 RW 08. This community service was motivated by the hope of local residents that the neighborhood park could become a social space as well as an educational facility. To create a comfortable atmosphere for socializing, inspiring and having educational value, empty walls were optimized by applying mural designs. The users of the neighborhood park were predominantly children so that cheerful colors were chosen for the mural design which would be made on a 4m x 2.5m wall and become a boundary between the neighborhood park and the Posyandu. The theme and concept chosen in this mural design were cheerful so that colors with cheerful characters and images of children's fantasy worlds became important elements in the design. This community service activity is located in Tanah Baru Housing RT 05 RW 08, Bogor which has been carried out since April 2026. The stages carried out include: establishing communication between local RT heads, coordination between members of the Abdimas Team, surveys and interviews, formulating problems and finding appropriate themes and design concepts, literature studies, making mural designs, and handing over mural designs to residents of Tanah Baru Housing RT 05 RW 08. The Abdimas activity carried out in ATA 2025-2026 succeeded in providing recommendations for mural designs which are expected to bring a cheerful atmosphere to children and local residents when socializing in the park area and become an educational tool by providing insight into colors.
Pemberdayaan Wisata Desa melalui Digital Tourism dan Promosi Media Sosial di Desa Cihanjawar Yanti Trianita; Iqbal Al Khazim; Dwi Asih Haryanti; Yohanes Ari KY; Olly Aurora; Pipit Fitriyah; Choirul Umam; Susilowati Dyah K; Edy Prihantoro; Noviawan Rasyid O
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.307

Abstract

Desa Cihanjawar Kabupaten Purwakarta memiliki potensi wisata lokal yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik ekonomi masyarakat, namun pemanfaatannya belum optimal akibat keterbatasan kemampuan sumber daya manusia dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus wisata desa, khususnya anggota karang taruna, dalam penerapan digital tourism dan strategi promosi berbasis media sosial. Metode pelaksanaan diawali dengan analisis kebutuhan melalui survei sederhana, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan yang dilaksanakan selama satu bulan oleh tim tenaga pengajar Universitas Gunadarma. Hasil kegiatan menunjukkan terciptanya interaksi dan komunikasi yang baik antara pemateri dan peserta, tercapainya target materi pelatihan, meningkatnya pemahaman peserta terhadap penerapan digital tourism, serta kemampuan pengajar dalam memberikan solusi terhadap kendala yang dihadapi peserta selama pelatihan berlangsung. Kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anggota karang taruna dalam mempromosikan potensi wisata desa secara lebih efektif, kreatif, dan berkelanjutan. Selain itu, penerapan koordinasi lintas disiplin ilmu oleh LPPM Universitas Gunadarma turut mendukung keberhasilan program berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang sinergis antara institusi pendidikan dan masyarakat agar pelaksanaan pelatihan serupa dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.   Cihanjawar Village in Purwakarta Regency has local tourism potential that can be developed as an economic attraction for the community; however, its utilization has not been optimal due to the limited capability of human resources in using social media as a promotional medium. This community service activity aimed to improve the capacity of village tourism managers, particularly youth organization members, in implementing digital tourism and social media-based promotional strategies. The implementation method began with a needs analysis conducted through a simple survey, followed by a one-month training program carried out by lecturers from Universitas Gunadarma. The results showed the establishment of effective interaction and communication between trainers and participants, the achievement of training material targets, increased participants’ understanding of digital tourism implementation, and the instructors’ ability to provide solutions to challenges encountered during the training process. This activity successfully enhanced the knowledge and skills of youth organization members in promoting village tourism potential in a more effective, creative, and sustainable manner. In addition, cross-disciplinary coordination implemented by the Community Service Institute of Universitas Gunadarma contributed to the success of the information and communication technology-based program. Therefore, synergistic collaboration between educational institutions and the community is necessary to ensure that similar training programs can be implemented more optimally and sustainably.
Peningkatan Kompetensi Siswa MA NU Pakis Malang Melalui Pelatihan Desain Grafis Nensy Enlanda Putri Pratama; Rendi Saputra; Dicki Dwi Karyanto; Karmilasari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Darma Saskara Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/abdimasug.2026.v6i1.351

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi digital siswa MA NU Pakis melalui pelatihan desain grafis berbasis praktik menggunakan Adobe Photoshop dan Canva. Latar belakang kegiatan ini adalah keterbatasan akses siswa terhadap keterampilan teknologi informasi praktis, sementara kebutuhan kompetensi digital pada era revolusi industri 4.0 semakin meningkat. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahapan utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 18 siswa kelas XI yang mengikuti pelatihan selama lima kali pertemuan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pre-test, pemberian materi teori dan praktik, post-test, penugasan proyek desain, serta evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa dalam penggunaan aplikasi desain grafis. Sebagian besar peserta yang sebelumnya belum pernah menggunakan perangkat lunak desain grafis mampu menghasilkan produk desain berupa flyer, banner, dan pamflet secara mandiri setelah mengikuti pelatihan. Selain itu, hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta memberikan respons positif terhadap materi, instruktur, dan fasilitas pelatihan. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas, literasi digital, dan kesiapan siswa menghadapi dunia kerja berbasis teknologi.   This community service activity aimed to improve the digital competencies of students at MA NU Pakis through practical graphic design training using Adobe Photoshop and Canva. The activity was motivated by students’ limited access to practical information technology skills, while the need for digital competencies in the era of Industry 4.0 continues to increase. The program was conducted through three mainstages: planning, implementation, and evaluation. The participants consisted of 18 eleventh- grade students who attended five training sessions. The implementation methods included pre-tests, theoretical and practical training sessions, post- tests, design project assignments, and evaluation questionnaires. The results showed an improvement in students’ understanding and skills in using graphic design applications. Most participants who previously had no experience with graphic design software were able to independently create digital products such as flyers, banners, and pamphlets after completing the training. In addition, the evaluation results indicated positive responses from participants regarding the materials, instructors, and training facilities. This activity is expected to enhance students’ creativity, digital literacy, and readiness to face technology-based employment opportunities.