cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 164 Documents
CITRA TUBUH DAN FUNGSI SEKSUAL WANITA PENDERITA KANKER PAYUDARA DI YAYASAN KANKER INDONESIA Cristiana Haryanti Putri; Yhenti Widjayanti; Yuni Kurniawaty
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i2.115

Abstract

Kanker payudara menyebabkan perubahan pada tubuh yang dapat menimbulkan masalah citra tubuh serta fungsi seksual. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan antara citra tubuh dengan fungsi seksual wanita penderita kanker payudara di YKI. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Responden pada penelitian ini adalah 35 pasien kanker payudara yang tinggal di YKI pada bulan Maret sampai Mei 2017 menggunakan teknik consecutive sampling. Data diambil dengan alat ukur BIS (Body Image Scale) dan FSFI (Female Sexual Function Index). Hasil penelitian didapatkan sebagian besar responden (89%) memiliki citra tubuh negatif dan sebagian besar responden (91%) memiliki fungsi seksual buruk. Hasil uji Rank Spearman menggunakan program SPSS 16.0, p = 0,000 (? = 0,05) dimana p ? ? berarti HO ditolak dan H1 diterima dengan koefisien korelasi +0,852 maka ada hubungan positif sangat kuat antara citra tubuh dan fungsi seksual wanita penderita kanker payudara. Saran bagi pengurus YKI untuk melakukan kegiatan konseling seperti kognitif behavior terapi secara pribadi atau kelompok untuk meningkatkan penerimaan diri dan memperbaiki konsep diri.
POSISI DUDUK DAN KELUHAN NYERI PUNGGUNG BAWAH PADA MAHASISWA Rosalia Ragil Dita Pratiwi; Yhenti Wijayanti; Etik Lusiani
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i1.116

Abstract

Seseorang dituntut untuk melakukan posisi yang benar pada saat melakukan aktivitas seperti duduk tegak dan posisi membungkuk. Fenomena yang terjadi pada mahasiswa STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya didapatkan mahasiswa yang mengeluh nyeri punggung bawah duduk dengan posisi yang salah seperti duduk dengan posisi membungkuk, tegak dan menyandar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan posisi duduk dengan keluhan nyeri punggung bawah pada mahasiswa. Desain penelitian ini yang digunakan adalah studi korelasi dengan pendekatan cross-sectional. Variabel independen penelitian ini adalah posisi duduk mahasiswa dan variabel dependennya adalah keluhan nyeri punggung bawah mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya. Sampel pada penelitian ini sebanyak 46 respondendiambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian didapatkan sebanyak 85% responden memiliki kebiasaan duduk yang salah, 78% responden mengeluh nyeri punggung bawah. Hasil uji chi-square dengan nilai signifikasi ? = 0,05 dan hasil uji didapatkan nilai p = 0,001 (p<?), maka H0 ditolak yang berarti posisi duduk berhubungan secara signifikan dengan keluhan nyeri punggung bawah pada mahasiswa. Kebiasaan olahraga yang jarang dilakukan dapat menunjang posisi duduk yang salah dan menyebabkan nyeri punggung bawah.
PERAN PERAWAT DAN TINGKAT KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PENDERITA TB PARU Maya Puspa Indasari; Raditya Kurniawan Djoar; Simplisia Guarda Mayesti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 2 (2017): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i2.117

Abstract

Tuberkulosis paru adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Mycobacterium Tuberculosis. Kesembuhan dan keberhasilan pengobatan dipengaruhi oleh kepatuhan penderita dalam minum obat. Untuk meminimalkan dampak dari ketidakpatuhan, salah satu upaya yang bisa dilakukan adalah memaksimalkan peran perawat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan peran perawat dengan tingkat kepatuhan minum obat penderita tuberkulosis. Desain penelitian ini menggunakan correlational dengan pendekatan cross-sectional, populasi penelitian adalah penderita tuberkulosis di Puskesmas Sawahan Surabaya. Partisipan penelitian ini adalah 33 responden, dan teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah Consecutive Sampling. Instrumen menggunakan kuesioner peran perawat dengan skala Likert serta MMAS-8 digunakan sebagai kuesioner kepatuhan. Hasil persentase dari analisa statistic deskriptif proporsi menunjukkan bahwa lebih dari 58% peran perawat berada dibawah nilai ratarata dan 49% responden memiliki tingkat kepatuhan sedang. menyarankan kepada kepala puskesmas dan perawat untuk menginisiasi keluarga terkait Pengawas Minum Obat serta membentuk paguyupan penderita TB Paru.
KONSUMSI JUNK FOOD DAN OBESITAS PADA REMAJA Yesa Lovenia Ambariyati; Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i1.118

Abstract

Remaja diperkotaan banyak mengalami perubahan gaya hidup yaitu sering mengkonsumsi junk food yang mengakibatkan obesitas. Fenomena di SMPK Karitas III Surabaya menunjukkan remaja sering mengkonsumsi junk food. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara konsumsi junk food terhadap obesitas remaja di SMPK Karitas III Surabaya. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi cross sectional. Sampel dipilih dengan cara simple random sampling sebanyak 70 responden. Variabel terikat pada penelitian ini adalah obesitas dan variabel bebas adalah konsumsi junk food. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner FFQ dan IMT kemudian dimasukkan pada grafik CDC untuk persentil. Hasil Analisis Deskriptif Proporsi Persentase didapatkan 43% responden sering mengkonsumsi junk food, 57% responden jarang mengkonsumsi junk food dan 34% responden obesitas, 60% responden Overweight, 6% responden gizi kurang. Hasil uji statistik menggunakan Korelasi SpearmenRank didapatkan p = 0,000 yang menunjukkan ada hubungan antara konsumsi junk food terhadap obesitas dengan coefficients corelation +0,668 yang berarti hubungan positif kuat antara konsumsi junk food dengan obesitas. Hal ini terjadi karena tersedianya makanan yang tergolong junk food baik dikantin sekolah maupun dilingkungan sekitar sekolah, kurangnya remaja dalam kegiatan olahraga atau extrakulikuler. Sehingga, peneliti menyarankan kepada kepala sekolah untuk menambah program extrakulikuler, olahraga dan kepada petugas UKS dalam pengontrolan makanan dikantin atau diluar sekolah.
PERBEDAAN PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK TODDLER YANG MENGIKUTI PAUD DAN TIDAK MENGIKUTI PAUD Maylisa Margaretha Sinadia; Arief Widya Prasetya
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i1.119

Abstract

Salah satu tugas perkembangan toddler yang penting ialah perkembangan sosial. Perkembangan sosial merupakan pencapaian kematangan dalam hubungan sosial. Tahap perkembangan sosial toddler ialah mulai mengetahui aturan-aturan, mulai menyadari hak dan kepentingan orang lain, berpikir kritis dan logis, serta anak mulai bermain bersama teman sebaya. Namun yang terjadi anak- anak di RW 05 Manukan Kulon Surabaya yang tidak mengikuti PAUD jauh lebih sulit bersosialisasi dengan teman sebaya, mereka cenderung memilih bermain sendiri dengan barang kesukaannya, sebaliknya anak yang mengikuti PAUD lebih mudah bersosialisasi dan bermain dengan teman sebaya. Tujuan penelitian ini mengidentifikasi perbedaan perkembangan sosial yang mengikuti PAUD dan tidak mengikuti PAUD. Penelitian ini merupakan penelitian komparasi dengan membandingkan perkembangan sosial antara toddler yang mengikuti PAUD dan tidak mengikuti PAUD. Jumlah Responden 23 anak yang mengikuti PAUD dan 25 anak yang tidak mengikuti PAUD yang ditentukan dengan menggunakan teknik Simple random sampling. Kematangan sosial anak toddler diukur dengan Vineland Social Maturity Scale. Hasil yang diperoleh perkembangan sosial anak yang mengikuti PAUD 100% sudah matang dan perkembangan sosial anak yang tidak mengikuti PAUD 68% belum matang. Hasil uji statistik Mann Whitney Test dengan tingkat signifikan ?=0.05 didapatkan nilai p=0.000 maka p<? sehingga ada perbedaan yang signifikan pada perkembangan sosial anak yang mengikuti PAUD dan tidak mengikuti PAUD.
KUALITAS TIDUR DAN TINGKAT DEMENSIA PADA PASIEN LANSIA Belatrix Rebeca Abislong; Sisilia Indriasari Widianingtyas; Ni Nyoman Wahyu Lestarina
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 7 No. 1 (2017): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v7i1.120

Abstract

Kekurangan dalam tidur dapat memberikan efek negatif pada kesehatan fisik dan mental, salah satunya kepikunan (demensia). Fenomena di Panti Werda Bakti Luhur Tropodo Sidoarjo menunjukkan bahwa kebanyakan lansia mengeluhkan mereka sering susah tidur dan terbangun pada saat malam hari. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara kualitas tidur dengan tingkat demensia di Panti Werda Bakti Luhur Tropodo Sidoarjo. Desain penelitian yang digunakan adalah studi korelasi cross sectional. Jumlah sampel dipilih dengan cara simple random sampling sebanyak 36 responden. Variabel terikat pada penelitian ini adalah tingkat demensia lansia dan variabel bebas adalah kualitas tidur lansia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner PSQI untuk mengetahui kualitas tidur lansia dan menggunakan kuisioner MMSE untuk mengetahui tingkat demensia lansia.. Hasil uji statistik menggunakanrank spearman dengan piranti software SPSS 16 didapatkan nilai ?= 0.000 dengan correlation coefficient0,575 yang berarti hubungan sedang antara kualitas tidur dengan tingkat demensia yang memiliki arti semakin buruknya kualitas tidur lansia maka tingkat demensia lansia semakin meningkat. Hal ini disebabkan karena faktor penyakit dan konsumsi lansia sebelum lansia tidur.
AKTIVITAS FISIK DALAM KAITANNYA DENGAN KEJADIAN OBESITAS PADA REMAJA Fujiati Rambu Rija Hamumeha; Cicilia Wahju Djajanti; Yuni Kurniawaty
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i1.121

Abstract

Aktivitas fisik adalah pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga secara sederhana. Apabila aktivitas yang dilakukan kurang maka kelebihan energy dalam tubuh akan diubah menjadi lemak dan disimpan dalam sel - sel lemak yang akan menyebabkan obesitas. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Katolik Diponegoro Blitar. Desain penelitian ini adalah studi korelasional dengan teknik Crosssectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa/siswi SMA Katolik Diponegoro Blitar yang mengalami obesitas sebanyak 30 orang dan memenuhi kriteria inklusi. Pengambilan sampling menggunakan teknik simple ramdom sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah aktivitas fisik dengan kejadian obesitas. Pengumpulan data menggunakan kuesioner IPAQ dan pengukuran IMT. Hasil penelitian didapatkan aktivitas fisik sebesar 67% aktivitas tergolong ringan, 17% aktivitas tergolong sedang, dan 16 % aktivitas tergolong berat serta sebagian besar 67% responden tergolong obesitas tinggi. berdasarkan hasil uji statistik Rank Spearman menggunakan program SPSS 16 didapatkan p = 0.000, p < ? (0,05) maka H1 diterima dengan koefisien korelasi -0,612 berarti ada hubungan negatif kuat aktivitas fisik dengan kejadian obesitas.
PERANAN KONSELING DALAM MENINGKATKAN SIKAP POSITIF WANITA TENTANG KANKER PAYUDARA Stefania Efenhilda Tefa; Yhenti Widjayanti; Th Etik Lusiani
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i1.122

Abstract

Kanker payudara (Carcinoma Mammae) adalah keganasan yang terjadipada payudara. Kanker payudara menyebabkan banyak kasus kematian.Sebagianwanita mengabaikan faktor risiko pemicu kanker payudara yang sebenarnya dapatdicegah.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling terhadap sikapwanita tentang kanker payudara.Desain yang digunakan dalam penelitian ini praeksperimental dengan rancangan One Group Pre-Post Test Design.Variabelindependen dalam penelitian ini adalah konseling.Variabel dependen dalam penelitianini adalah sikap terhadap kanker payudara. Populasi pada penelitian ini adalah wanitausia 20-50 tahun di RT VII kelurahan Darmo dengan sampel 37 responden yangdiambil dengan teknik simple random sampling. Instrumen yang digunakan adalahkuesioner.Hasil penelitian sebelum diberikan konseling 46% wanita memiliki sikappositif dan 54% wanita memiliki sikap negatif terhadap kanker payudara.Sesudahdiberikan konseling 73% wanita memiliki sikap positif dan 27% wanita memilikisikap negatif terhadap kanker payudara. Hasil uji Wilcoxon Sign Rank Testmenunjukkan hasil nilai p= 0,002 dengan nilai ?= 0,05 didapatkan nilai p<? maka H0ditolak yang berarti ada pengaruh konseling terhadap sikap wanita tentang kankerpayudara.
KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN Maria Yuliana Wanda; Yustina Kristianingsih; Yuni Kurniawaty
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i1.123

Abstract

Pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat yang semakin optimal dan efektif akan memberikan kepuasan terhadap pasien. Tujuan penelitianini adalah menganalisis hubungan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat dengan tingkat kepuasan pasien. Desain penelitian ini adalah studi korelasidengan pendekatan cross sectional.Pengambilan sampling menggunakan teknik consecutive sampling, besar sampel 33 responden. Hasil penelitian didapatkan pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat sangat baik 46%, pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat sedang 21%, pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat baik 12%, pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat buruk 12%, pelaksanaan komunikasi terapeutik perawat sangat buruk 9% dan tingkat kepuasan pasien 46% responden sangat puas, 30% responden kurang puas dan 24% responden puas. Berdasarkan hasil uji statstik Rank Spearman menggunakan program SPSS16.0 didapatkan hasil p=0,002P < ? 0,005 maka H0 ditolak dengan koefisien korelasi +0.521. Peneliti memberikan saran kepada rumah sakit bekerja sama dengan diklat rumah sakit dan diklat kepeawatan untuk memberikan pembinaan terhadap perawat tentang holistic care dan transcultural nursing.
GAMBARAN KUALITAS TIDUR WANITA MENOPAUSE Yhenti Widjayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 8 No. 1 (2018): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v8i1.125

Abstract

Perubahan yang pasti dialami oleh seorang wanita adalah menopause. Padamasa menopause terjadi perubahan-perubahan tertentu akibat penurunan kadarestrogen yang dapat menyebabkan gangguan ringan sampai berat. Pada wanitamenopause terjadi perubahan fisik dan psikologis. Perubahan psikis yang seringterjadi pada masa menopause yaitu depresi, cepat lelah, kurang bersemangat, insomniaatau sulit tidur (Pieter, 2011). Kekurangan tidur ditenggarai dapat memberikan efeknegatif pada kesehatan fisik dan mental dan kadang dapat menimbulkan permasalahankognitif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kualitas tidur wanitamenopause. Desain penelitian ini adalah deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalahseluruh anggota WHDI Pura Jagad Dumadi Desa Laban Kecamatan Mengantikabupaten Gresik yang telah menopause. Responden pada penelitian ini sebanyak 35responden yang dikumpulkan dengan teknik simple random sampling. Datadikumpulkan dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian didapatkan 22responden (63 %) memiliki kualitas tidur baik dan 13 responden (37 %) memilikikualitas tidur yang buruk. Hal ini disebabkan wanita menopause mengalamiketidaknyamanan akibat penurunan kadar hormon estrogen, maka wanita tersebutberesiko memiliki kualitas tidur yang buruk . Selain itu penurunan kadar estrogenmenyebabkan peningkatan enzim MOA yang dapat menginaktivasi serotonin dannoradrenalin yang menyebabkan stres emosional yang berpengaruh pada kualitastidur.

Page 4 of 17 | Total Record : 164