cover
Contact Name
Lalu Jaswadi Putera
Contact Email
elputra@unram.ac.id
Phone
+6283830259411
Journal Mail Official
darmadiksani@unram.ac.id
Editorial Address
Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram Jln. Majapahit No. 62 Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora
Published by Universitas Mataram
ISSN : 27986918     EISSN : 27986799     DOI : https://doi.org/10.29303/darmadiksani
Core Subject : Education, Social,
Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora merupakan wahana untuk menerbitkan dan menyebarluaskan hasil dari program pengabdian atau layanan kepada masyarakat dalam pengembangan teori keilmuan, konsep pemikiran, model, atau hasil penelitian yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Jurnal ini diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram. Darma Diksani: Jurnal Pengabdian Ilmu Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan dua nomor dalam setiap volume atau dua kali terbit dalam satu tahun yakni pada bulan Juni dan Desember.
Articles 308 Documents
Peran Relawan Pajak dalam Meningkatkan Kepatuhan Pelaporan SPT Tahunan berbasis Coretax di KPP Pratama Malang Selatan: The Role of Tax Volunteers in Improving the Compliance of Annual Tax Return Cortex-based Reporting at KPP Pratama Malang Selatan Office Shany Putri Nabilla; Siti Khayatun Nufus; Siti Hurhamidah; Umi Nandiroh
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10190

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji peran relawan pajak dalam meningkatkan kepatuhan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Orang Pribadi pada masa transisi sistem administrasi perpajakan menuju Coretax di KPP Pratama Malang Selatan. Kegiatan dilaksanakan pada periode 26 Januari hingga 31 Mei 2026 dengan melibatkan 30 mahasiswa dari Universitas Islam Malang dan Universitas Negeri Malang sebagai relawan pajak. Metode yang digunakan adalah pendampingan langsung (direct assistance) dengan pendekatan one-on-one assistance yang dipadukan dengan edukasi singkat kepada setiap wajib pajak (WP). Sasaran kegiatan adalah WP orang pribadi kategori karyawan dan pelaku usaha dengan omzet di bawah Rp500 juta yang datang langsung ke KPP. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 46.232 NPWP aktif yang memiliki kewajiban pelaporan, sebanyak 44.105 SPT atau 95,4% berhasil dihimpun hingga batas akhir relaksasi pelaporan pada 30 April 2026, melampaui rasio kepatuhan nasional tahun 2023 sebesar 86,97%. Selama periode Januari hingga April 2026, relawan pajak berhasil mendampingi sebanyak 23.597 WP secara langsung, dengan kendala dominan berupa kesulitan aktivasi akun Coretax, pengisian formulir SPT, dan pemahaman prosedur pelaporan suami-istri. Kegiatan ini membuktikan bahwa program relawan pajak efektif sebagai solusi atas keterbatasan sumber daya manusia KPP sekaligus instrumen edukasi perpajakan berbasis komunitas pada era transformasi digital.
Pemberdayaan Anggota Pokdarwis Pantai Bintang melalui Pelatihan Literasi Digital untuk Penguatan Pariwisata Lokal: Empowerment Program for the Members of Pantai Bintang Tourism Awareness Community through Digital Literacy Training to Strengthen Local Tourism Ilham Ilham
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10206

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas literasi digital anggota Pokdarwis Pantai Bintang sebagai upaya penguatan promosi pariwisata lokal. Pelatihan dilaksanakan melalui rangkaian penyuluhan, pelatihan, workshop, dan praktik langsung yang difokuskan pada penggunaan bahasa Inggris fungsional, teknik dasar pembuatan konten digital, dan pemanfaatan media sosial sebagai sarana branding destinasi. Mitra kegiatan terdiri dari 35 anggota Pokdarwis berusia 25–40 tahun. Evaluasi pelatihan menggunakan kuesioner skala Likert untuk menilai efektivitas materi, metode, dan dampak kegiatan terhadap peningkatan kompetensi peserta. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap peningkatan keterampilan halus (soft skills) seperti kepercayaan diri, motivasi, dan kemampuan komunikasi peserta sebesar 60–70%, serta peningkatan keterampilan kasar (hard skills) seperti kemampuan membuat foto dan video sederhana, penyusunan caption promosi, dan pemahaman penggunaan platform digital pada kisaran 65–75%. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan literasi digital mampu memperkuat peran Pokdarwis sebagai penggerak utama promosi pariwisata berbasis komunitas. Selain itu, peserta menunjukkan minat tinggi terhadap keberlanjutan program. Oleh karena itu, kegiatan lanjutan berupa pendampingan intensif dan pelatihan tematik direkomendasikan guna memastikan penerapan keterampilan digital secara konsisten dalam pengembangan promosi Pantai Bintang.
Implementasi Komunikasi Informasi Publik dan Administrasi pada BBPOM Mataram: Perspektif Manajemen Pemasaran: The Implementation of Public Information Communication and Administration at the Food and Drug Supervisory Agency of Mataram: A Marketing Management Perspective Reza Irawan; Rini Anggriani; Fajar Hari Firmansyah; M Mulya Haqiqi
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10235

Abstract

Kegiatan magang merupakan bagian penting dari kurikulum pendidikan tinggi yang menghubungkan teori akademik dengan praktik kerja nyata. Penelitian berbasis magang di dunai kerja ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi komunikasi informasi publik dan administrasi pada Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram serta menganalisisnya dalam perspektif manajemen pemasaran. Metode yang digunakan adalah observasi partisipatif dan deskriptif kualitatif selama pelaksanaan magang pada 2 Februari hingga 2 Maret 2026. Penulis ditempatkan di dua divisi, yaitu Tata Usaha dan Informasi dan Komunikasi (Infokom). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa BBPOM Mataram menerapkan prinsip-prinsip manajemen pemasaran dalam konteks pelayanan publik, meliputi strategi promosi melalui media sosial, segmentasi audiens, social marketing melalui program GAS-PAMAN (Gerakan Ayo Sadar Pangan dan Makan), serta pembentukan brand image institusi. Pemanfaatan platform digital seperti Instagram dan TikTok terbukti efektif dalam menjangkau segmen masyarakat yang lebih luas, khususnya generasi muda. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa komunikasi informasi publik yang efektif di instansi pemerintah memiliki dimensi strategis yang selaras dengan konsep pemasaran modern, khususnya dalam menciptakan nilai bagi masyarakat melalui edukasi keamanan obat dan makanan.
Penguatan Literasi Digital Guru SD melalui Pelatihan Penggunaan Educaplay: Strengthening the Elementary School Teachers’ Digital Literacy through Training Program on the Use of Educaplay Vivi Rachmatul Hidayati; Baiq Yuni Wahyuningsih; Darmiany Darmiany; Husniati Husniati
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10429

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital guru sekolah dasar melalui pelatihan penggunaan Educaplay sebagai media pembelajaran interaktif di SDN 40 Mataram. Permasalahan yang dihadapi mitra meliputi rendahnya kemampuan guru dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis digital serta terbatasnya pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran. Program ini dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu sosialisasi dan diskusi, pelatihan, praktik dan pendampingan, serta evaluasi dan refleksi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan praktik langsung (learning by doing) sehingga peserta dapat memahami sekaligus mempraktikkan penggunaan Educaplay dalam pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk menciptakan media pembelajaran interaktif. Guru-guru peserta pelatihan mampu membuat berbagai aktivitas pembelajaran seperti kuis digital, permainan edukatif, dan evaluasi pembelajaran berbasis Educaplay sesuai dengan mata pelajaran yang diampu. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri guru dalam mengintegrasikan media digital ke dalam proses pembelajaran di kelas. Partisipasi aktif peserta selama kegiatan menjadi faktor pendukung keberhasilan program. Dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berhasil memberikan solusi terhadap permasalahan mitra sekaligus mendukung penguatan pembelajaran digital yang inovatif dan interaktif di sekolah dasar.
Sosialisasi Menabung Dini melalui Celengan Botol Bekas untuk Meningkatkan Kebiasaan Menabung Siswa SD Islam Paropo: Socialization Program on Promoting Early Saving Habits through Recycled Plastic Bottle Piggy Banks among Students of SD Islam Paropo Syarifah Nur Fajrin; Nadia Nafisa Nuraqila; Nur Anugrah Safar; Rabiatul Adawiah
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10430

Abstract

Kebiasaan menabung sejak dini merupakan salah satu upaya penting dalam membentuk sikap disiplin, hemat, dan tanggung jawab siswa dalam mengelola uang saku. Namun, kebiasaan menabung pada siswa sekolah dasar masih tergolong rendah karena kurangnya pemahaman mengenai pentingnya menabung serta minimnya pembelajaran yang bersifat praktis dan menarik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa dalam membiasakan perilaku menabung melalui sosialisasi dan praktik pembuatan celengan dari botol bekas. Program dilaksanakan di SD Islam Paropo, kecamatan Panakkukang, kota Makassar dengan melibatkan siswa kelas IV sebagai peserta. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pelaksanaan program diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya menabung sejak dini, kemudian dilanjutkan dengan praktik pembuatan dan menghias celengan dari botol bekas sebagai media pembelajaran yang kreatif dan kontekstual. Evaluasi dilakukan melalui observasi, angket sederhana, dan wawancara untuk mengetahui tingkat partisipasi, pemahaman, dan respons siswa terhadap program yang dilaksanakan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan antusias dan aktif. Setelah mengikuti sosialisasi dan praktik pembuatan celengan, sebagian besar siswa menunjukkan peningkatan motivasi untuk mulai menabung secara rutin. Program ini juga mampu meningkatkan kreativitas siswa serta memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna. Dengan demikian, sosialisasi menabung melalui praktik pembuatan celengan dari botol bekas efektif dalam meningkatkan pemahaman dan motivasi siswa untuk membiasakan perilaku menabung sejak dini.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Kobotoolbox untuk Mengdidentifikasi Kesulitan Fungsional Belajar Siswa di SDN 31 Mataram: Training Program on the Utilization of the KoboToolbox Application for Identifying Students’ Functional Learning Difficulties at SDN 31 Elementary School of Mataram Fitri Puji Astria; Lalu Hamdian Affandi; Nurkhaerat Alimuddin; Hikmah Ramdhani Putri; Hasnawati Hasnawati
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10489

Abstract

Pendidikan inklusif di sekolah bertujuan menyediakan kesempatan belajar yang setara bagi seluruh peserta didik tanpa perlakuan diskriminatif. Akan tetapi, peserta didik yang memiliki hambatan fisik maupun kesulitan belajar di sekolah reguler masih belum memperoleh layanan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan individual mereka. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan terkait identifikasi kesulitan belajar siswa. Metode pengabdian dilakukan dengan melaksanakan tiga tahapan kegiatan, yakni sosialisasi, pelatihan dan pendampingan dan evaluasi. Sosialisasi dilaksanakan dengan berkoordinasi dengan mitra. Pelaksanaan pelatihan dilakukan dengan memberikan pelatihan mengenai konsep dasar dan jenis-jenis kesulitan fungsional belajar dan penggunaan aplikasi Kobotoolbox. Pendampingan dilakukan dengan meminta guru melakukan praktik identifikasi kesulitan fungsional belajar siswa berbasis Kobotoolbox. Evaluasi dilaksanakan dengan melihat bagaimana peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dasar dan identifikasi kesulitan fungsional belajar siswa menggunakan Kobotoolbox. Hasil pelaksanaan pengabdian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap penggunan aplikasi Kobotoolbox . Hasil respons menunjukkan peserta sangat puas dengan kegiatan pelatihan yang dilakukan.
Ikigai Kick Start: Strategi Onboarding Berbasis Pelatihan Soft Skills dalam Meningkatkan Kompetensi Konsultan di Ikigai Consulting: Ikigai Kick Start: An Onboarding Strategy Based on Soft Skills Training to Improve Consultant Competencies at Ikigai Consulting Shelma Rania Putri Nugroho; Nova Nur Anisa; Pundani Eki Pratiwi; Flavia Norpina Sungkit
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10494

Abstract

Proses onboarding konvensional di agensi konsultan sering kali terjebak pada hal administratif, sehingga mengabaikan internalisasi nilai perusahaan dan memicu kesenjangan (gap) performa lapangan pada talenta baru. Program ini bertujuan mengatasi masalah tersebut di Ikigai Consulting melalui program Ikigai Kick Start, sebuah pelatihan keterampilan halus (soft skills) interaktif yang mengintegrasikan nilai 3C (Compassion, Curious, Courage) secara holistik. Metode intervensi meliputi koordinasi, pelatihan partisipatif, serta evaluasi menggunakan instrumen pre-test, post-test, dan experience survey. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan pada internalisasi nilai peserta, dengan peningkatan rata-rata skor kognitif dari pre-test sebesar 45 menjadi 80 pada post-test. Selain itu, experience survey mencatatkan skor kepuasan peserta yang sempurna, yaitu 10 dari 10. Implikasi program ini membuktikan bahwa pelatihan soft skills berbasis nilai kultural efektif dalam menjaga standarisasi mutu layanan. Direkomendasikan bagi mitra untuk melembagakan kurikulum ini ke dalam sistem pembinaan internal berkelanjutan.
Pendampingan Literasi Digital Perpajakan bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dalam Menghadapi Coretax di PT Organon Pharma Indonesia: Assistance Program on Digital Tax Literacy for Individual Taxpayers in Preparing for Coretax System at PT Organon Pharma Indonesia Salsyabila Amalia Putri; Imelda Astri Saptania; Hana Fakhriyatul Azizah; Nuril Badria
DARMADIKSANI Vol 6 No 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v6i2.10521

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital perpajakan dan kemampuan adaptasi Wajib Pajak Orang Pribadi pada pegawai PT Organon Pharma Indonesia terhadap sistem Coretax. Implementasi Coretax sebagai sistem inti administrasi perpajakan mulai Tahun Pajak 2025 menuntut kesiapan pengetahuan dan keterampilan digital wajib pajak. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif berbasis edukasi, praktik langsung, simulasi, dan diskusi terarah, dengan instrumen evaluasi berupa pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 103 peserta melalui metode hybrid (online dan offline). Hasil menunjukkan peningkatan yang tinggi secara deskriptif pada literasi digital perpajakan peserta, dengan rata-rata skor pre-test sebesar 13% meningkat menjadi 89% pada post-test (peningkatan 76 poin persentase). Peningkatan tertinggi terjadi pada pemahaman aktivasi akun Coretax yang mencapai 100%, sedangkan kemandirian penggunaan mencapai 80%. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pendampingan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kemandirian digital perpajakan. Dengan demikian, kegiatan ini berhasil mendukung kesiapan wajib pajak dalam menghadapi transformasi digital perpajakan melalui Coretax.