cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah
Contact Email
pendibasmandala@gmail.com
Phone
+6282341616497
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok O No. 35, Jempong Baru, Sekarbela
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 2964349X     EISSN : 30319919     DOI : 10.58258/pendibas.v1i2.4325
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra terbit dua kali setiap tahun pada bulan Febuari dan Agustus yang memuat artikel ilmiah tentang pendidikan bahasa dan sastra dari hasil penelitian dan kajian literatur. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing. Penerbit jurnal ini adalah Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.
Articles 42 Documents
Bahasa Indonesia sebagai Alat Pemersatu Bangsa di Tengah Keberegaman Budaya Nurfidah, Nurfidah; Hijrah, Hijrah
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8576

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan keberagaman budaya, suku, dan bahasa daerah yang sangat kaya. Keberagaman ini dapat menjadi tantangan dalam menciptakan persatuan dan kesatuan bangsa. Bahasa Indonesia, yang diresmikan sebagai bahasa negara, memegang peran penting sebagai alat pemersatu di tengah keragaman tersebut. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana bahasa Indonesia dapat berfungsi sebagai penghubung antarwarga negara, serta peranannya dalam membangun identitas nasional yang inklusif. Melalui tinjauan literatur dan studi kasus, artikel ini menunjukkan bahwa bahasa Indonesia bukan hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai simbol nasionalisme dan identitas bangsa. Dengan demikian, bahasa Indonesia tidak hanya menyatukan berbagai elemen budaya, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan persatuan di tengah perbedaan yang ada.
Studi Diskursus tentang Identitas Nasional dalam Novel Kontemporer Indonesia Damayanti, Sri; Khairunnisah, Noni Antika
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8578

Abstract

kontemporer Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan studi diskursus, artikel ini menelaah bagaimana penulis novel menggambarkan dan membentuk identitas nasional melalui narasi, karakter, dan setting yang digunakan dalam karya mereka. Penelitian ini memilih beberapa novel kontemporer yang dipublikasikan setelah era Reformasi, seperti karya-karya Ahmad Tohari, Dewi Lestari, dan Eka Kurniawan. Melalui analisis tekstual, penelitian ini menemukan bahwa identitas nasional Indonesia seringkali digambarkan dalam konteks perbedaan sosial, etnis, dan politik yang beragam. Selain itu, novel-novel tersebut juga mengungkapkan tantangan dalam mempertahankan kesatuan bangsa di tengah keberagaman yang ada. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penulis menggunakan sastra sebagai sarana untuk mengeksplorasi dan mendiskusikan konstruksi identitas nasional Indonesia yang terus berkembang. 
Pengaruh Pembelajaran Sastra Berbasis Proyek terhadap Apresiasi Sastra Siswa SMA Oya, Abas; Damayanti, Sri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8604

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran sastra berbasis proyek (Project-Based Learning) terhadap apresiasi sastra siswa SMA. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada rendahnya kemampuan apresiasi sastra siswa akibat dominasi pendekatan pembelajaran konvensional yang cenderung bersifat pasif dan teoritis. Pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu digunakan dalam penelitian ini, dengan desain Nonequivalent Control Group Design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, masing-masing sebagai kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.Hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada apresiasi sastra siswa yang mengikuti pembelajaran berbasis proyek. Rata-rata skor post-test kelompok eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol. Hasil uji t menyatakan nilai signifikansi sebesar 0,001 (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari penggunaan model pembelajaran sastra berbasis proyek terhadap peningkatan apresiasi sastra siswa. Melalui keterlibatan langsung dalam proyek sastra, seperti pementasan atau penulisan kreatif, siswa mengalami karya sastra secara lebih mendalam, baik secara kognitif, afektif, maupun estetik (Bell, 2010; Semi, 2012). Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis proyek dapat dijadikan alternatif model pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan apresiasi sastra di tingkat SMA.  
Pengaruh Film terhadap Perkembangan Kosakata Remaja Supriadin, Supriadin; syahrir, syahrir
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8579

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh film terhadap perkembangan kosakata remaja di era digital. Dalam kehidupan sehari-hari, remaja sering terpapar berbagai jenis media, termasuk film, yang dapat mempengaruhi bahasa dan kosakata yang mereka gunakan. Melalui pendekatan kuantitatif dan survei, penelitian ini mengumpulkan data dari 100 remaja yang memiliki kebiasaan menonton film secara rutin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film, baik yang berbahasa Indonesia maupun asing, berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kosakata remaja, baik dalam bahasa formal maupun informal. Pengaruh film lebih kuat pada remaja yang menonton film dengan teks terjemahan dan yang memiliki minat tinggi terhadap genre film tertentu. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana media hiburan, khususnya film, dapat mempengaruhi perkembangan bahasa remaja dan berpotensi memperkaya kosakata mereka.
Pemanfaatan Puisi Modern Sebagai Media Penguatan Karakter Dalam Pembelajaran Sastra di Sekolah Menengah Pertama Sandiyarsa, Deddy; Imron, Fathurrahman
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8605

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan puisi modern sebagai media penguatan karakter dalam pembelajaran sastra di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Puisi modern dipilih karena mampu merepresentasikan nilai-nilai kehidupan kontemporer secara lugas, reflektif, dan kontekstual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa puisi modern mampu menginternalisasi nilai-nilai karakter seperti empati, kejujuran, tanggung jawab, dan toleransi pada siswa jika diintegrasikan secara kontekstual dalam proses pembelajaran sastra. Penelitian ini merekomendasikan agar guru Bahasa Indonesia menjadikan puisi modern sebagai bagian dari strategi penguatan karakter melalui kegiatan analisis, diskusi, dan ekspresi kreatif.  
Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Dunia Kerja fatmawati, fatmawati; Sumarlin, Sumarlin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8586

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar dalam dunia kerja, serta tantangan dan solusi yang dihadapi oleh profesional di Indonesia. Melalui analisis terhadap berita terkini, seperti prediksi musim hujan normal di Indonesia pada tahun 2025 oleh BMKG , dan usulan anggaran 2025 yang menargetkan defisit anggaran yang lebih sempit , artikel ini menyoroti bagaimana ejaan dan penggunaan bahasa yang tepat dapat mempengaruhi komunikasi profesional dan pemahaman informasi di lingkungan kerja  
Analisis Nilai Moral dalam Cerita Anak Nusantara sebagai Media Pembelajaran Bahasa di Sekolah Dasar Damayanti, Sri; Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8606

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita anak Nusantara serta menelaah potensi pemanfaatannya sebagai media pembelajaran bahasa di sekolah dasar. Cerita anak sebagai bagian dari sastra anak mengandung pesan-pesan moral yang dapat diinternalisasikan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia, khususnya dalam penguatan pendidikan karakter. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap beberapa cerita rakyat populer seperti Malin Kundang, Timun Mas, Batu Menangis, dan La Dana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita anak Nusantara mengandung nilai-nilai moral utama seperti tanggung jawab, keberanian, kerja keras, kejujuran, dan kasih sayang. Selain itu, cerita-cerita tersebut mendukung pembelajaran bahasa dalam aspek membaca pemahaman, menulis, serta berbicara, dan dapat dikontekstualisasikan dalam capaian pembelajaran Kurikulum Merdeka. Dengan demikian, pemanfaatan cerita anak Nusantara tidak hanya mendukung pelestarian budaya lokal, tetapi juga menjadi media efektif dalam pembentukan karakter dan pengembangan literasi siswa sekolah dasar. Penelitian ini menguatkan pandangan bahwa pendekatan berbasis teks sastra dalam pembelajaran bahasa dapat meningkatkan apresiasi siswa terhadap bahasa dan nilai-nilai luhur bangsa (Suherli, 2018; Zuchdi, 2009).  
Literasi Bahasa Indonesia dalam Mendukung Kesadaran Kelestarian Lingkungan Aminah, Siti; Anwar, Anwar
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8587

Abstract

Dalam era digital saat ini, literasi bahasa Indonesia memainkan peran yang sangat penting dalam mendukung berbagai aspek kehidupan, salah satunya adalah kesadaran akan kelestarian lingkungan. Melalui media massa, termasuk berita, informasi terkait isu-isu lingkungan dapat disampaikan dengan jelas dan efektif kepada masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan ejaan yang benar dalam teks berita sebagai bentuk literasi bahasa yang mendukung kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan. artikel ini akan mengkaji teks berita yang diambil dari sumber terpercaya, serta memberikan analisis ejaan yang ada di dalamnya. Analisis ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang pentingnya penggunaan bahasa yang tepat dalam komunikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan.   
Pemanfaatan Cerita Rakyat sebagai Upaya Pelestarian Bahasa Daerah pada Anak Usia Dini Imran, Fathurrahman
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 2 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i2.8607

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan cerita rakyat sebagai upaya pelestarian bahasa daerah pada anak usia dini. Dalam konteks pendidikan anak usia dini (PAUD), cerita rakyat memiliki potensi besar untuk memperkenalkan dan melestarikan bahasa daerah yang semakin tergerus oleh penggunaan bahasa Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus di salah satu PAUD di Kabupaten Buleleng, Bali. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan orang tua, serta studi dokumentasi bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerita rakyat tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa anak, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai moral dan budaya yang terkandung dalam cerita tersebut. Cerita rakyat seperti Malin Kundang yang disampaikan dalam bahasa daerah memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan dan efektif bagi anak dalam memperkaya kosakata bahasa Bali. Selain itu, cerita rakyat juga menjadi sarana untuk mengajarkan karakter positif, seperti kejujuran dan keberanian, yang tercermin dalam tokoh-tokoh dalam cerita. Namun, tantangan terbesar dalam pemanfaatan cerita rakyat adalah terbatasnya bahan ajar yang menggunakan bahasa daerah dan kurangnya pelatihan untuk guru dalam mendongeng dengan bahasa daerah. Rekomendasi dari penelitian ini adalah pengembangan materi ajar berbasis cerita rakyat yang menggunakan bahasa daerah serta peningkatan pelatihan untuk guru agar dapat lebih efektif dalam mengajarkan bahasa daerah melalui cerita rakyat. Penelitian ini sejalan dengan pendapat Yuliani (2015) yang menyatakan bahwa cerita rakyat adalah media yang efektif dalam memperkenalkan dan mempertahankan bahasa daerah pada anak usia dini. Kata kunci: Cerita Rakyat, Bahasa Daerah, Pelestarian, Anak Usia Dini, Pembelajaran, Nilai Moral
Studi Naratif tentang Pengalaman Guru dalam Mengajar Bahasa Indonesia di Daerah Terpencil Supriadin, Supriadin
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 3, No 1 (2024): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v3i1.8577

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali pengalaman guru dalam mengajar Bahasa Indonesia di daerah terpencil yang memiliki keterbatasan akses terhadap sumber daya pendidikan. Menggunakan pendekatan studi naratif, penelitian ini mengumpulkan cerita dan pengalaman dari beberapa guru yang mengajar di daerah-daerah tersebut. Fokus penelitian ini adalah untuk memahami tantangan, strategi yang digunakan, serta motivasi yang mendorong guru untuk tetap mengajar di lingkungan yang penuh keterbatasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat berbagai tantangan, seperti kurangnya fasilitas pendidikan, akses internet, dan bahan ajar, para guru menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Mereka mengembangkan metode pengajaran yang kreatif dan berusaha untuk memberikan pengalaman belajar yang maksimal bagi siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan rekomendasi untuk peningkatan kualitas pendidikan di daerah terpencil melalui pendekatan yang lebih inklusif dan inovatif.