cover
Contact Name
Noni Antika Khairunnisah
Contact Email
pendibasmandala@gmail.com
Phone
+6282341616497
Journal Mail Official
lpp.mandala@gmail.com
Editorial Address
Perum Elit Kota Mataram Asri Blok O No. 35, Jempong Baru, Sekarbela
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Pendidikan Bahasa dan Sastra
ISSN : 2964349X     EISSN : 30319919     DOI : 10.58258/pendibas.v1i2.4325
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra terbit dua kali setiap tahun pada bulan Febuari dan Agustus yang memuat artikel ilmiah tentang pendidikan bahasa dan sastra dari hasil penelitian dan kajian literatur. Artikel ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa asing. Penerbit jurnal ini adalah Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala.
Articles 42 Documents
Kemampuan Memproduksi Teks Anekdot Melalui Metode Saintifik Siswa Kelas X Di Kota Mataram Adha, Isna Diaul; mahsun, Mahsun; Mahyudi, Johan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2022): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v1i1.1341

Abstract

This study aims to measure students' ability in producing text in Indonesian language learning. The focus of this research is to describe the students' ability to write anecdotal texts using scientific methods. The scientific method has been applied for a long time in Indonesia and this research was conducted to see whether the method has been applied properly and brings success to students in improving students' ability to produce text. The population of this research is secondary education students in the city of Mataram and to make the research easier, 113 students were selected as the sample provided that all students have received the same learning. This research is a descriptive normative study with qualitative and quantitative approaches. This research shows that the students' ability in producing literary genre texts goes according to the steps of the scientific method. In conclusion, this study was conducted to see the results of students 'writing skills at the intermediate level after the implementation of the 2013 text-based curriculum in Indonesia with the application of scientific methods and is expected to have success in helping improve students' writing skills in producing a text.
Ketidaksantunan Berbahasa Warganet Dalam Kolom Komentar Iklan Kinerja Pemerintahan Presiden Joko Widodo Bertajuk “2 Musim, 65 Bendungan” A. Haris, A Haris; salahuddin, muhammad; oya, abas
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 1, No 1 (2022): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v1i1.1540

Abstract

Youtobe salah satu media sosial yang banyak digandrungi oleh masyarakat dewasa ini. Pelbagai macam hiburan disiarkan dalam kanal Youtobe, mulai musik, film, video dokumenter, berita maupun iklan. Youtobe sebagai sarana hiburan memunculkan pelbagai ragam bahasa. Salah satu ragam bahasa yang menarik untuk diperhatikan ialah ketidaksantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar. Tujuan penelitian ini untuk menjelaskan ketidaksantunan berbahasa warganet dalam kolom komentar iklan kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo bertajuk“2 Musim, 65 Bendungan” yang dianalisis dengan teori Mils, Brown dan Levinson maupun Culpeper dan didukung dengan teori Hymes, Criper dan Widdowson maupun Pateda untuk melihat peristiwa bahasa. Jenis penelitian ini ialah kualitatif dengan menggunakan pendekatan sosiopragmatik. Metode yang digunakan metode deskriptif. Sumber data penelitian ini berasal dari media sosial Youtobe. Adapun data yang digunakan dalam penelitian ini berkaitan dengan diksi, frasa dan kalimat. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik dokumen. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif. Adapun hasil penelitian ini ialah bahwa dalam teori Mils ditemukan ketidaksantunan berbahasa termotivasi dan ketidaksantunan berbahasa tidak termotivasi. Teori Brown dan Levinson ditemukan ketidaksantunan berbahasa yang berkenaan dengan tindakan yang mengancam muka negatif lawan tutur dan tindakan yang mengancam muka positif lawan tutur. Sementara teori Culpeper ditemukan ketidaksantunan berbahasa berkaitan dengan ketidaksantunan secara langsung, kesantunan semu, dan menahan kesantunan. Ditinjau dari teori peristiwa bahasa Hymes dalam akronim SPEAKING unsur yang dilanggar warganet yaitu A, K dan N. Ketidaksantunan menurut teori Criper dan Widdowson maupun Pateda, dipengaruhi oleh pesan iklan dan tempat terjadinya tuturan.
Tradisi Barodak Masyarakat Sumbawa Barat: Kajian Fungsi Dan Makna Apitalia, Sri; Mahsun, Mahsun; S, Aswandikari
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i1.6752

Abstract

This research aims to find out the barodak tradition of the people of West Sumbawa using a study of function and meaning. This research is a type of research that uses descriptive qualitative because this research focuses on culture. Apart from that, this research also uses qualitative ethnography because it is directly involved with the community. Data collection in this research was carried out using observation, interviews, documentation, recording and note-taking techniques. The results of this research show that there are many functions and meanings in the barodak tradition. The function study used by researchers is the function study from William R. Bascom while the meaning study comes from Carles Sanders Peirce. The functions contained in the barodak tradition include, firstly, as a tool for reflecting and projecting the dreams of its collective members, secondly as a tool for ratifying intermediaries and cultural institutions, thirdly as a tool for educating children, fourthly as a tool of coercion and monitoring to ensure norms -community norms will always be obeyed by its collective members. Meanwhile, the meaning of the barodak tradition is sign, object and interpertant. Based on the function and meaning of the barodak tradition, four symbols are taken, including, mani pengantan (bridal shower), dila malam (candle), barodak (scrub), rapancar (reddened nails). All the symbols used in the traditional barodak procession are a form of hope and prayers offered by family, relatives and the community to the prospective bride and groom so that in the future the household they build can become a household of sakinah, mawaddah and warohma, given worldly happiness and hereafter and always be blessed by the Almighty.
Kemampuan Menulis Teks Iklan Berdasarkan Struktur dan Kaidah Kebahasaan Siswa Kelas VIII SMPN 17 Mataram Ramdhani, Suci; Nilawati Astini, Baiq; Rahmayani, Ika
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i1.6754

Abstract

The problem behind this research is that students' ability to write advertising texts is still low. This is caused by students' lack of interest in participating in learning and teachers' lack of creativity when delivering learning material, so that students experience difficulty in learning to write advertising texts. This research aims to determine students' ability to write advertising texts based on the structure and linguistic rules of class VIII students at SMPN 17 Mataram. This research uses quantitative descriptive research. The population of this research is class VIII C students of SMPN 17 Mataram. The sample in this research consisted of 20 students. Data collection uses Test/Assignment techniques and documentation techniques. Based on the results and discussion, it shows that class VIII C students at SMPN 17 Mataram based on structural aspects are in the Quite Capable (CM) category with an average score of 61. The number of students who obtained scores in the very capable category was 5 students, 2 students in the capable category, 5 students received the moderately capable category, 6 students received the less capable category, and 2 students received the incapable category. Furthermore, based on aspects of linguistic rules, it is in the Less Able (KM) category with an average score of 55.85. The number of students who obtained scores in the very capable category was 3 students. 3 students got scores in the capable category. 9 students were in the underprivileged category, and 5 students got grades in the underprivileged category.  
Kesalahan Penggunaan Huruf Kapital dan Tanda Baca Pada Karangan Teks Prosedur Siswa Kelas VII SMP Negeri 24 Mataram Tahun Ajaran 2023/2024 Ulfiani, Ulfiani; Intiana, Siti Rohana Harian; Hidayat, Rahmad
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i1.6746

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripisikan kesalahan penulisan huruf kapital dan tanda baca pada karangan teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 24 Mataram. Metode pengumpulan data penelitian ini adalah metode simak dan metode dokumentasi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP N 24 Mataram, sementara itu sampel dalam penelitian ini adalah kelas VII yang terdiri dari 30 orang siswa yang terdiri atas 19 murid perempuan dan 11 orang murid laki. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa (1) kemampuan siswa menganalisis kesalahan penggunaan huruf kapital yang terdiri atas kesalahan  penggunaan  huruf kapital pada judul terdapat 25 kesalahan, kesalahan penggunaan huruf kapital pada unsur nama geografi terdapat 11 kesalahan, kesalahan penggunaan huruf kapital pada unsur nama orang terdapat 5 kesalahan, kesalahan penggunaan huruf kapital pada singkatan nama gelar terdapat 3 kesalahan, dan kesalahan penggunaan huruf kapital pada awal kalimat terdapat 13 kesalahan. (2) Kesalahan penggunaan tanda baca pada karangan teks prosedur siswa kelas VII SMP Negeri 24 Mataram terdiri atas kesalahan penggunaan tanda titik terdapat 13 kesalahan, kesalahan penggunaan tanda baca koma terdapat 4 kesalahandan kesalahan pada tanda baca hubung terdapat 3 kesalahan. 
Analisis Keterampilan Berbahasa Produktif Siswa Kelas VII Di SMPN 5 Mataram Tahun Pembelajaran 2023/2024 Sa’diatunnisah, Sa’diatunnisah; Sudika, , I Nyoman; Intiana, Siti Rohana Hariana
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 1 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i1.6751

Abstract

The research aims to describe the productive language skills of class VII G students at SMPN 5 Mataram for the 2023/2024 academic year. The population in this study were all class VII students at SMPN 5 Mataram, while the sample in this study was class VII G students totaling 34 students. This research is a type of qualitative research using descriptive methods. The data analysis method in this research goes throught several stages, namely by creating a list of raw scores, creating student ability scores, classifying student abilities, and classifying classical completion into complete and inclomplete categories. The results of research on productive language skills in the writing section showed that class VII students at SMPN 5 Mataram were categorized as incomplete with a score of >75 obtained by 19 people (55,88%), while students with a score <75 were 15 poeple (44,55%). The result of research on productive language skills in the speaking section showed that class VII students at SMPN 5 Mataram were categorized as complete with a score of >75 obtained by 30 people (88,23%), while students with a score <75 were 4 people (11,76%). 
Nilai Pendidikan Karakter Pada Novel Laut Bercertia Karya Leila S Chudori (Analisi Semiotika Roland Barthes) Mukhlish, Naufal; Supena, Ahmad
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.6747

Abstract

Novel adalah cerminan realita kehidupan masyarakat yang bisa dijadikan pelajaran dalam kehidupan sehari-sehari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter dan ansionalis yang terdapat dalam Novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Semiotika. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca dan teknik catat. Hasil yang didapatkan dari penelitian ini mengandung: tiga nilai pendidikan karakter yaitu cinta damai, senang membaca dan rasa ingin tahu. Sedangkan prinsip nasionalis meliputi kesatuan bertanah air, bangsa, pemikiran, berbahasa, tatanan negara, sistem pemerintahan, sistem perdagangan, sistem kejahteraan dan rencana budaya, keleluasan beragama, berekspresi dan menyuarakan pendapat dan berorganisasi. 
Mengenal Karya-Karya Sastra Bahasa Indonesia yang Menginspirasi Generasi Muda Supriadin, Supriadin; Damayanti, Sri
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.7790

Abstract

Sastra Indonesia memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran sosial, dan mengembangkan pemikiran kritis di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh karya-karya sastra Bahasa Indonesia dalam menginspirasi generasi muda, dengan fokus pada novel Laskar Pelangi (Andrea Hirata), Bumi Manusia (Pramoedya Ananta Toer), Siti Nurbaya (Marah Rusli), serta puisi-puisi Chairil Anwar. Melalui pendekatan kualitatif dan metode analisis konten, penelitian ini mengeksplorasi tema-tema utama dalam karya-karya tersebut dan bagaimana pesan moral, perjuangan, dan nilai sosial yang terkandung di dalamnya berperan dalam membentuk sikap, pandangan hidup, serta pemikiran kritis pembaca muda. Data dikumpulkan melalui studi pustaka, wawancara dengan pembaca sastra, serta observasi terhadap penerimaan karya-karya sastra tersebut di kalangan generasi muda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karya sastra Indonesia tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga memiliki dampak yang signifikan dalam membentuk karakter dan membangkitkan semangat perjuangan di kalangan pemuda. Karya sastra ini mendorong pembaca untuk lebih menghargai pendidikan, berani menghadapi ketidakadilan, serta berperan aktif dalam perubahan sosial. Dengan demikian, karya sastra Indonesia dapat dianggap sebagai alat yang efektif dalam membentuk generasi muda yang cerdas, kritis, dan memiliki empati sosial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam memahami pentingnya sastra sebagai media pendidikan yang dapat menginspirasi dan membentuk karakter bangsa.
Strategi Efektif dalam Meningkatkan Kemampuan Menulis Siswa di Pelajaran Bahasa Indonesia Supriadin, Supriadin; Turohma, Latifa
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8574

Abstract

Artikel ini membahas dampak berbagai strategi menulis terhadap kemampuan menulis siswa dalam pendidikan bahasa Indonesia. Menulis merupakan keterampilan bahasa krusial yang memungkinkan siswa untuk mengekspresikan ide, meningkatkan pemikiran logis, dan mengembangkan kreativitas. Akan tetapi, banyak siswa menghadapi tantangan dalam mengembangkan ide secara sistematis, menggunakan ejaan yang benar, dan memilih diksi yang tepat, yang menyebabkan rendahnya kemampuan menulis di semua tingkat pendidikan. Penelitian ini dilakukan di SMP negeri di Kota X, tempat berbagai strategi pembelajaran menulis diterapkan. Subjek penelitian meliputi guru bahasa Indonesia dan siswa kelas delapan yang berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran menulis. Pendekatan kualitatif digunakan untuk memahami fenomena sosial dan budaya dari sudut pandang peserta, dengan fokus pada observasi, analisis, dan interpretasi strategi menulis berdasarkan data empiris yang dikumpulkan dari lingkungan belajar.
Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Kemurnian Bahasa Indonesia Damayanti, Sri; Marjan, Intan
Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol 2, No 2 (2023): Pendidikan Bahasa dan Sastra
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/pendibas.v2i2.8575

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan bahasa gaul terhadap kemurnian Bahasa Indonesia. Bahasa gaul, yang berkembang pesat terutama di kalangan generasi muda, sering kali digunakan dalam komunikasi sehari-hari baik di dunia maya maupun dunia nyata. Meskipun bahasa gaul memiliki fungsi sosial dan budaya, penggunaannya yang meluas menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap kelestarian dan kemurnian Bahasa Indonesia sebagai bahasa negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap penggunaan bahasa gaul di media sosial dan interaksi antarindividu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa gaul dapat mempengaruhi struktur dan kosakata Bahasa Indonesia, dengan beberapa kata dan ungkapan gaul menggantikan kata-kata baku dalam komunikasi informal. Meskipun demikian, penggunaan bahasa gaul tidak serta-merta merusak kemurnian Bahasa Indonesia, asalkan tetap ada upaya untuk menjaga keseimbangan antara penggunaan bahasa baku dan gaul dalam konteks yang tepat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan kebijakan bahasa serta kesadaran akan pentingnya pelestarian bahasa Indonesia yang baik dan benar di era digital.