cover
Contact Name
Putra
Contact Email
putra@akipba.ac.id
Phone
+6281368191992
Journal Mail Official
jits@akipba.ac.id
Editorial Address
Jl. Bukit Munggu No. 1 Tanjung Enim, Kec. Lawang Kidul, Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan
Location
Kab. muara enim,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
ISSN : -     EISSN : 30258871     DOI : https://doi.org/10.62278/jits
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) merupakan jurnal elektronik dan cetak yang menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) menerima artikel ilmiah dengan lingkup penelitian pada: 1) Teknik Pertambangan; 2) Teknik Geologi; 3) Teknik Survei dan Pemetaan; 4) Teknik Kimia; 5) Teknik Elektro; 6) Teknik Mesin dan Industri; 7) Komputer Sains; 8) Bidang teknik terkait lainnya.
Articles 71 Documents
Evaluasi Produktivitas Alat Gali Muat Excavator Volvo 480 dan Alat Angkut Dump Truck Volvo 400 Pada Penambangan Batubara Di PIT 2 Tambang Banko Barat PT. Bukit Asam Tbk. Sarmidi Sarmidi; Indra Nuryanneti; Rego Dwi Prayoga
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.11

Abstract

Bukit Asam Tbk merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara yang berada di Tanjung Enim. Kegiatan penambangan PT. Bukit Asam Tbk. menggunakan alat gali muat Excavator Volvo 480 untuk kegiatan penggalian batubara (coal getting) dan alat angkut Dump Truck Volvo 400 untuk kegiatan pengangkutan batubara. Ada beberapa faktor yang menyebabkan suatu produktivitas itu tidak tercapai. Oleh karena itu, objek penelitian ini ditekankan untuk dapat mengetahui faktor-faktor penyebab tidak tercapainya suatu produktivitas yang telah ditentukan oleh perusahaan. Data aktual yang telah didapatkan terhadap produktivitas alat gali muat yaitu sebesar 229 ton/jam dari target yang telah ditentukan sebesar 250 ton/jam artinya pada saat pengambilan data, data yang didapatkan tidak mencapai target yang telah ditentukan karena terdapat faktor-faktor yang mempengaruhinya. Begitu juga terhadap alat angkut, data aktual yang didapatkan sebesar 29 ton/jam dari target yang telah ditentukan sebesar 30 ton/jam. Faktor-faktor yang mempengaruhi suatu tidak tercapainya produktivitas ialah lama waktu edar alat gali muat dan alat angkut, lama waktu tunggu pada saat loading dan dumping, kondisi jalan, dan perbaikan jalan serta perbaikan area front loading.
Identifikasi Risiko Pengoperasian Bulldozer Di Area Live Stockpile OPB 4 PT. Bukit Asam, Tbk. Sarmidi Sarmidi; Yulius Mases; Rifky Aryadho Prananda
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.12

Abstract

Alat berat adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengangkut atau memindahkan material dalam kapasitas besar dan dalam waktu relatif singkat. Penggunaan alat berat juga sebagai salah satu cara untuk meningkatkan produktivitas perusahaan. Salah satu contoh alat berat yang dipakai satuan kerja penbara blok timur PT. Bukit Asam Tbk yaitu Bulldozer. Menurut situs penambang.com Bulldozer merupakan sebuah traktor rantai (crawler tractor) yang berguna untuk pekerjaan menggali, menggusur, mendorong tanah dan menarik suatu objek, yang dapat dioperasikan medan berbatu, berbukit, maupun tanah lumpur pada berbagai sektor pekerjaan seperti pertambangan, konstruksi, logging, hutan tanaman industri (forestry) dan perkebunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat membahayakan pengoperasian Bulldozer, mengetahui Standar Operasional Prosedur pengoperasian Bulldozer di area livestock OPB 4 dan mengetahui pengaruh adanya bahaya yang dapat menimbulkan bahaya pengoperasian Bulldozer terhadap jam kerja dan efektivitas kerja Bulldozer di area stockpile OPB 4 PT. Bukit Asam Tbk. Hasil akhir menampilkan data berupa tabel waktu kerja bulldozer dan data laporan halangan yang dialami oleh bulldozer saat pengoperasian di area stockpile OPB 4 yang menyebabkan unit tersebut dilakukan adanya maintenance.
Analisis Kerja Operator Wheel Loader Komatsu Wa 200-5 Di Pabrik Briket Batubara Tanjung Enim PT. Bukit Asam, Tbk. Indra Nuryanneti; Sarmidi Sarmidi; Deftrianto Oddy Gustira
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.13

Abstract

Berdasarkan pengembangan usaha di satuan kerja Briket Tanjung Enim terkait dengan produksi Karbon Aktif dan Anoda Karbon maka untuk menunjang produksi diperlukannya efisiensi kerja pada unit alat berat yaitu Wheel Loader. Selain itu, dengan mendapatkan data efisiensi kerja ini dapat mengevaluasi kerja wheel loader dalam operasionalnya di Pabrik Briket Tanjung Enim PT. Bukit Asam Tbk. Sehingga adanya peningkatan dan pengoptimalan kualitas kerja/ operasional dari Wheel Loader untuk mencapai target produksi.Pada pabrik Briket Tanjung Enim ini sendiri unit wheel loader sangat berperan penting dalam menunjang produksi Briket Karbonisasi, Non Karbonisasi dan melayani berbagai jenis pekerjaan yang ada di pabrik briket seperti mengisi hopper, pencampuran material atau blending, mengangkut clay dan memuat stock batubara mentah. Proses pengambilan data selama 20 hari dimulai pada tanggal 22 Agustus sampai dengan tanggal 16 September 2022 dengan hasil rata-rata efisiensi kerja wheel loader adalah 68,21% dalam kategori kurang efektif.
Analisis Perbandingan Berat Jenis Tanah Sampel Batulempung dan Batupasir Pada Titik Bor MHY 52A Putra Putra; Pausan Elpani; Astrid Fadhilah; Muhammad Abdul Ghony
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.14

Abstract

Tanah dapat diartikan sebagai partikel mineral yang dipadatkan atau dilepaskan melalui pelapukan batuan, dengan ruang pori di antara partikel-partikel tersebut terisi udara dan/atau air. Nilai berat jenis (specific gravity) dari sampel tanah yang di uji dengan No titik BOR MHY 52A adalah Gs rata - rata = 2.61 - 2,66 gram dengan jenis batuan Batulempung (Claystone), sedangkan untuk Gs rata - rata 2,61 - 2,74 gram dengan jenis batuan Batupasir (Sandstone) dengan kemungkinan untuk sampel Claystone termasuk ke dalam jenis tanah lempung organik dan lanau tak organik karena untuk presentase akhir pengujian tanah lanau lebih dominan dibandingkan dengan tanah lempung (presentase tanah lempung 95,3 % sedangkan untuk presentase tanah lanau 104,6 %), sedangkan untuk sampel sandstone termasuk termasuk ke dalam jenis tanah pasir dengan sedikit campuran tanah lanau (presentase tanah pasir 75,2 % sedangkan untuk tanah lanau memiliki presentase 361,6 %). Hasil pengujian spesific gravity pada sampel claystone dan sandstone memiliki nilai yang berbeda. Pada sampel sandstone diketahui berat jenis rata – ratanya lebih besar daripada berat jenis rata – rata claystone. Hal ini disebabkan karena ada 2 faktor yang mempengaruhi berat jenis tanah yaitu tekstur dan bahan organik tanah. Pada tekstur, jika partikel tanahnya kasar, maka nilai berat jenis nya menjadi besar
Pengaruh dan Korelasi Analisis Proksimat (MAD, VM, Ash dan FC) Terhadap Nilai Hardgrove Grindability Index (HGI) Batubara di PT. Bukit Asam, Tbk. Fadhilah, Astrid; Ah Mirul
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.15

Abstract

Batubara merupakan salah satu bahan bakar yang bersumber dari hidrokarbon berbentuk padat. Analisis proximate memberikan informasi penting bagi perusahaan tambang atau PLTU terkait dengan kualitas bahan bakar yang akan digunakan. HGI merupakan tolak ukur secara laboratorium dari mudah atau sulitnya batubara digerus atau di pulverizing. Berdasarkan hasil pengujian bahwa dari masing-masing parameter analisis proksimat (MAD, VM, Ash dan FC) memiliki hubungan terhadap nilai hardgrove grindability index (HGI) batubara. Parameter moisture air dry (MAD) memiliki hubungan positif (cukup) terhadap nilai HGI batubara dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,265 dan nilai korelasi (r) 0,515, semakin meningkat kadar MAD maka nilai HGI akan semakin meningkat. Kandungan kadar volatile matter (VM) memiliki hubungan positif (sangat rendah) terhadap nilai HGI batubara dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0211 dan nilai korelasi (r) sebesar 0,1452, semakin meningkat kadar VM maka nilai HGI akan semakin meningkat. Sementara kandungan kadar abu (ash) memiliki hubungan negatif (rendah) terhadap nilai HGI batubara dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0588 dan nilai korelasi (r) -0,2424, semakin meningkat kadar abu maka nilai HGI akan semakin menurun. Kandungan kadar karbon tertambat (fixed carbon) memiliki hubungan positif (rendah) terhadap nilai HGI batubara dengan koefisien determinasi (R2) sebesar 0,0444 dan nilai korelasi (r) sebesar 0,2107, semakin meningkat kadar FC maka nilai HGI akan semakin meningkat
Optimalisasi Unit Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dengan Penambahan Proses Biofilter Anaerob Aerob pada PLTU Tanjung Enim 3 X 10 MW PT. BEST Abdul Ghony, Muhammad; Ario Sandy; Putra Putra; Asful Hariyadi
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.16

Abstract

Air merupakan salah satu bagian penting dalam proses penunjang dunia industri, salah satunya adalah industri pembangkit listrik dimana air digunakan dalam rumah tangga seperti mushola, toilet, dan lain-lain. PLTU mempunyai instalasi pengolahan air yang disebut Water Treatment Plant (WTP). Air yang dihasilkan dari WTP digunakan sebagai air proses, domestik dan hidrant dalam proses kerja PLTU. Limbah cair PLTU TE 3X10 MW (PT. BEST) operasional berasal dari proses blowdown boiler, seluruh peralatan WTP dan pencucian atau backwashing (dengan atau tanpa bahan kimia). Sedangkan limbah domestik berasal dari hasil aktivitas manusia contohnya adalah air tinja, air sabun, dan lain lain. Limbah PLTU dan air industri mengandung sejumlah padatan dan partikel, baik yang terlarut maupun yang mengendap. PLTU TE 3X10 MW, limbah industri dan domestik kini ditampung di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium WTP PLTU TE 3X10 MW menunjukkan bahwa limbah operasional dan domestik yang dihasilkan PLTU mengandung bahan pencemar yang melebihi baku mutu yaitu fosfat (PO4). Metode pada penelitian penurunan bahan pencemar ini adalah Biofilter Aerob dan anaerob. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan kadar pencemar keseluruhan dari indikator dengan efisiensi dampak paling jelas terlihat pada kadar fosfat sebesar 68%.
Pemrograman Sistem Integrasi PLC Logo! Siemens Dan PLC Siemens S7-300 Pada CE 34 Dan CE 35 Project Elevasi 35 PT. Bukit Asam Tbk. Apriansyah Zulatama; Putri Mayang Sari; Asni Tafrikhatin
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.17

Abstract

Ada beberapa jenis PLC yang digunakan oleh PT. Bukit Asam Tbk. dalam mengontrol conveyor contohnya adalah PLC LOGO! Siemens dan PLC Siemens S7-300. Sistem Integrasi PLC pada project elevasi 35 ini terdiri dari PLC Siemens S7-300 yang merupakan server untuk membawahi 2 client yaitu PLC LOGO! di CE 34 dan PLC LOGO! di CE 35, PLC Siemens S7-300 memberikan perintah program kepada CE 34 dan CE 35, CE 34 dan CE 35 menerima program tersebut dan menjalankannya. Selain menerima perintah program, PLC LOGO! Siemens yang ada di lapangan mengirimkan data berupa safety device dan signal running motor conveyor ke PLC Siemens S7-300. Program yang ada pada Siemens S7- 300 menggunakan bahasa pemrograman Ladder diagram dibuat dengan Software simatic manager, program yang dibuat berfungsi untuk mengontrol PLC LOGO! Siemens pada CE 34 dan CE 35 yang ada di lapangan.
Analisis Perbandingan Volume Overburden Berdasarkan Data Survey Menggunakan Software Surpac 6.5.1 Dengan Data Truck Count Pada Pit Pandu PT Putra Muba Coal Sepriadi Sepriadi; Mirza Adiwarman; Rizky Perdana; Putra Putra
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.18

Abstract

PT Putra Muba Coal adalah salah satu perusahaan tambang yang terletak di Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan penambangan dilakukan dengan metode tambang terbuka dimana lokasi penambangan berhubungan langsung dengan udara luar. Tujuan dari penelitian tugas akhir yang dilakukan di perusahaan ini adalah, mengetahui jumlah volume overburden, menganalisis perbandingan jumlah volume overburden dengan menggunakan software Surpac 6.5.1 dari data survey dengan data truck count, mengetaui faktor penyebab terjadinya deviasi dari perhitungan volume overburden dari data survey menggunakan software Surpac 6.5.1 dengan metode truck count di PT Putra Muba Coal. Dari data survey pada area penambangan di PT Putra Muba Coal di dapatkan hasil volume overburden akhir dengan metode survey pada bulan April 2023 sebesar 566.343,73 BCM sedangkan dapatkan hasil volume overburden akhir dengan metode truck count telah dikumulatifkan + sidecast sebesar 550.743,43 BCM. data survey dan data truck count didapatkan deviasi perbandingan antara kedua metode sebelum koreksi sebesar 6.274,45 BCM dan hasil persentase selisih sebesar 1,11% dan setelah koreksi sebesar 15.600,30 BCM dan hasil persentase selisih sebesar 2,75%. Faktor yang mempengaruhi deviasi dari hasil tersebut, terdapat hasil rata-rata yang berbeda diperoleh dari dumping muatan overburden dari hasil uji petik, terdapat keberadaan material overburden yang lengket pada vessel dump truck, dan terdapat keberadaan muatan material overburden pada vessel dump truck yang kurang maksimal disebabkan oleh sisa material yang belum di scrap oleh alat support
Analisis Produktivitas Alat Angkut Pada Kegiatan Pengangkutan Batubara Dari Temporary Stockpile Menuju Dump Hopper Di PT Rifansi Dwi Putra Site Banko Barat PT Bukit Asam, Tanjung Enim, Sumatera Selatan Aprilliana Aprilliana; Mirza Adiwarman; Ilham Agung Ramadhon; Putra Putra
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.20

Abstract

PT Rifansi Dwi Putra adalah salah satu perusahaan jasa pertambangan yang beroperasi di Site Banko Barat PT Bukit Asam. PT Rifansi Dwi Putra melakukan kegiatan pengangkutan batubara dari temporary stockpile menuju dump hopper menggunakan dump truck Quester 280CWE. Dalam kegiatan operasi penambangan dan pencapaiaan target produksi, operasi pengangkutan memegang peranan yang sangat penting. Pada bulan Februari 2023 PT Rifansi Dwi Putra ditargetkan untuk dapat memenuhi produksi batubara sebesar 300.000 ton/bulan, tetapi pada realisasinya hanya dapat memenuhi sebesar 289.049,458 ton/bulan atau sebesar 96,34 %. Penelitian ini dilakukan guna mengamati apa saja faktor yang menyebabkan target produksi tidak tercapai seperti cycle time, efisiensi kerja dan kondisi area kerja. Berdasarkan hasil penelitian nilai produktivitas alat angkut sudah memenuhi target yaitu 441,748 ton/ hari dengan target 370,37 ton/hari, namun nilai MF masih belum optimal dibawah 1 yaitu: 0,599. Adapun faktor yang menyebabkan tidak tercapainya target produksi pada bulan Februari 2023 adalah karena jam hujan yang turun pada bulan tersebut mencapai 6,57 jam/hari dan karena hari kerja pada bulan Februari hanya 28 hari. Kondisi jalan masuk menuju temporary stockpile yang sempit, adanya undulating di beberapa segmen jalan juga mempengaruhi nilai cycle time alat angkut
Perbandingan Metode Uji Analisa ASTM dan BS ISO Dalam Monitoring Pengiriman Batubara Ke PLTU Bukit Asam Triana Prihatin; Putra Putra; Rizki Daffa Mulia
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 2 (2023): Desember: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i2.21

Abstract

Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang industri tambang batubara memerlukan kendali mutu pada produk mereka agar dapat menjaga kualitas dan mendapat kepercayaan konsumen dengan menjaga parameter didalamnya meliputi kadar air, kelembapan, zat terbang, kadar abu, karbon tertambat, total sulpur, dan kalori dalam batubara. Penelitian ini dilakukan di PT. Bukit Asam Tbk. dengan membandingkan metode uji Analisa dari dua standar pengujian yang berbeda, Pengujian pertama menggunakan American Society for Testing Materials (ASTM) lalu pengujian kedua menggunakan British Standard (BS) dengan perbandingan suhu, waktu, dan ukuran. Hasil dari penelitian ini menunjukan perbandingan dari kedua metode didapatkan selisih terbesar pada tiga parameter berturut-turut adalah nilai kadar abu 1,66%, Volatile Matter 0,9%, Karbon Tertambat 0,9%. Dan didapatkan perbandingan pada cara persiapan sampel sebelum diuji. Dengan demikian, hasil dari penelitian menunjukan perbandingan dalam kedua metode yang dapat digunakan dalam Analisa batubara, ASTM lebih cocok untuk digunakan dalam normal test karena dapat meminimalisir terjadinya kesalahan dalam Analisa