cover
Contact Name
Putra
Contact Email
putra@akipba.ac.id
Phone
+6281368191992
Journal Mail Official
jits@akipba.ac.id
Editorial Address
Jl. Bukit Munggu No. 1 Tanjung Enim, Kec. Lawang Kidul, Kab. Muara Enim, Sumatera Selatan
Location
Kab. muara enim,
Sumatera selatan
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
ISSN : -     EISSN : 30258871     DOI : https://doi.org/10.62278/jits
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) adalah sebuah jurnal blind peer-review yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) merupakan jurnal elektronik dan cetak yang menyediakan forum untuk mempublikasikan artikel penelitian asli, artikel review dari kontributor, dan berita teknologi baru mencangkup bidang Teknik dan Sains namun tak terbatas secara implisit. Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS) menerima artikel ilmiah dengan lingkup penelitian pada: 1) Teknik Pertambangan; 2) Teknik Geologi; 3) Teknik Survei dan Pemetaan; 4) Teknik Kimia; 5) Teknik Elektro; 6) Teknik Mesin dan Industri; 7) Komputer Sains; 8) Bidang teknik terkait lainnya.
Articles 75 Documents
Analisis Perbandingan Kuantitas Batubara Menggunakan Metode Situasi Detail Dengan Software Surpac Vision 6.5.1 dan Metode Timbangan di PT. Putra Muba Coal Sepriadi Sepriadi; Mirza Adiwarman; Siska Pranola; Putra Putra
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.19

Abstract

Pengukuran tambang merupakan kegiatan pendukung yang sangat penting dalam pertambangan, baik pada tahapan persiapan, selama kegiatan berlangsung, maupun penutupan tambang. Kegiatan perhitungan kuantitas batubara menggunakan dua metode, yaitu metode timbangan dan metode pengukuran situasi detail dengan menggunakan aplikasi surfac vision 6.5.1. pada hasil perhitungan kedua metode tersebut selalu terjadi deviasi (selisih) sehingga menyebabkan tidaktercapainnya nilai coal recovery. Hasil perhitungan menggunakan metode timbangan di PT Putra Muba Coal sebesar 837.835,81 MT, sedangkan perhitungan menggunakan pengukuran situasi detail sebesar 873.072,54 MT, sehingga terdapat deviasi (selisih) 35.236,73 MT. Berdasakan hasil analisis faktor yang menyebabkan terjadinya selisih sehingga menyebabkan ketidaktercapainya nilai coal recovery terdapat 3 faktor yaitu: kegiatan coal cleaning sebesar 12.332,86 ton atau 34%, kegiatan coal getting sebesar 22.963,88 ton atau 65% dan kegiatan hauling sebasar 7 ton dan 1%.
Analisis Timbunan Sementara Untuk Pencegahan Pembakaran Spontan Batubara Di PIT 2 Banko Barat, PT. Bukit Asam Tbk, Tanjung Enim, Sumatera Selatan Sarmidi Sarmidi; Apriansyah Zulatama; Reno Widodo
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.22

Abstract

ABSTRAK Swabakar menjadi salah satu masalah yang serius di PT. Bukit Asam, Tbk yang menyebabkan kerugian terhadap perusahaan. Manajemen stockpile yang kurang baik menjadi penyebab terjadinya swabakar, salah satunya pola penimbunan stockpile yang tidak efiesien. Dari hasil penelitian pola penimbunan yang diterapkan menggunakan pola penimbunan chevcon yang ketinggiannya mencapai 17 meter dengan volume stockpile sebesar 327.276 m³. Dengan melakukan perbaikan terhadap pola penimbunan dan manajemen FIFO yang baik dapat mengurangi potensi terjadinya swabakar. Terdapat beberapa cara untuk mencegah terjadinya swabakar, yaitu dengan memadatkan permukaan stockpile, mengurangi ketinggian stockpile, melakukan pengecekan temperatur secara berkala, dan melakukan manajemen FIFO. Selain tindakan pencegahan juga terdapat tindakan pasca swabakar yang dapat dilakukan, yaitu dengan cara membongkar area swabakar menggunakan alat berat, melakukan pemisahan terhadap batubara yang terbakar, dan melakukan pemadatan kembali. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa setiap penimbunan batubara di stockpile memiliki potensi terjadinya swabakar, namun dapat diminimalisir dengan menerapkan manajemen stockpile yang baik dan perencanaan desain yang efektif.
Kajian dan Analisis Produktivitas Alat Excavator Komatsu PC 500 dan Dump Truck Mercy A48x45k Pada Penambangan Batubara Banko 1 Di Area Kerja PIT 1 PPA, Site Banko Barat PT. Bukit Asam, Tbk. Indra Nuryanneti; Sarmidi Sarmidi; Fajar Ardana
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.23

Abstract

Alat berat adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengangkut atau memindahkan material dalam kapasitas besar dan dalam waktu relatif singkat. Produktivitas alat bergantung pada kapasitas, waktu edar (cycle time), efisiensi alat, dan kondisi front loading kerja. Target produksi dari PPA bulan agustus 2023 yaitu 320.000 Ton dengan perbandingan target bulan juli sebesar 280.000 Ton yang mana mengalami peningkatan target produksi yaitu 40.000 Ton. Pengamatan dilakukan pada produktivitas yang akan dicapai mulai dari penggalian batubara dengan Excavator Komatsu PC 500, pengangkutan menggunakan Dump Truck Mercy A48X45K dan faktor yang mempengaruhi produktivitas. Metode yang digunakan dalam pengamatan ini antara lain studi literatur, observasi lapangan, dokumentasi dan pengumpulan data. Produksi pada bulan agustus 2023 mencapai target namun terdapat faktor yang mempengaruhi produktivitas itu sendiri mulai dari unit yang breakdown, front loading yang tergenang air, jalan yang bergelombang dan adanya penyempitan juga penyiraman yang tidak optimal membuat jalan berdebu dan mengganggu jarak pandang operator. Hasil akhir menampilkan data berupa grafik jam kerja juga tabel dari produktivitas dari 3 Excavator Komatsu PC 500.
Uji Presisi Pada Preparasi Sampel Batubara Metode ASTM (American Society for Testing and Material) Triana Prihatin; M. Diva Pratama
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.24

Abstract

Presisi merupakan indikator seberapa mendekatnya serangkaian pengukuran satu terhadap yang lain. Presisi juga dapat diartikan sebagai level keberagaman yang terletak pada nilai beberapa pengukuran dari faktor yang sama. Sementara itu, preparasi sampel batubara adalah proses pengecilan ukuran dari ukurang gross sampel (± 50 mm) menjadi ukuran yang lebih kecil menjadi ukuran Jaw Crusher (±13mm), Hammer Mill (±4,75mm), dan Cross Beater Mill (±0,250 mm). Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami mengapa dilakukan pengujian presisi pada preparasi sampel batubara dan dapat mengetahui bagaimana cara menghitung nilai presisi pada preparasi batubara dengan metode ASTM (American Society for Testing and Material). Salah satu caranya adalah dengan mengambil nilai S­DA2 (variasi dalam satu sampel) dan S02 (variasi dalam satu increment), mencari nilai volatile matter, dan kemudian dibandingkan antara S­DA2 dan S02. Perhitungan nilai presisi dilakukan dengan dua perhitungan nilai penting yaitu SDA2 dan S02 dimana dengan nilai SDA2 tidak boleh lebih 20% dari nilai S02. Pada sampel yang telah diuji didapatkan nilai SDA2 = 0,2902 dan 14,8580 dimana 20% dari nilai S02 = 2,97. Dengan demikian, dapat disimpulkan preparasi batubara pada penelitian ini telah dilakukan dengan baik.
Rancang Bangun Cabin Indication Annunciator System Belt Wagon 301 Di Pt. Bukit Asam, Tbk Berbasis Human Machine Interface Dengan Mini Plc Logo! Siemens Apriansyah Zulatama; Sarmidi Sarmidi; Diyo Pangestu
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.25

Abstract

Perkembangan zaman yang begitu pesat selalu beriringan dengan perkembangan dan kemajuan teknologi. Khususnya kemajuan teknologi dibidang industri yang begitu cepat hingga sudah sampai pada titik revolusi industri 4.0. Salah satu contoh kemajuan teknologi yang harus terus di kembangkan yaitu kemajuan teknologi pada cabin indication annunciator system BW (Belt Wagon) 301 di PT. Bukit Asam, Tbk. Belt wagon digunakan untuk memperpanjang jangkauan BWE (Bucket Wheel Excavator), untuk dapat mengirim dan meneruskan bahan galian (material) baik tanah maupun batubara ke hopper car di CRC (Cable Reel Car). Cabin indication annunciator system merupakan alat yang dapat memonitoring setiap pergerakan ataupun indikasi pada komponen-komponen belt wagon yang ditampilkan pada sebuah papan indikasi mozaik. Pada saat ini, cabin indication annunciator system masih dijalankan secara konvensional. Dimana, alat kontrol yang digunakan pada sistem ini adalah modulator light signal dan sebagai penampilan informasi indikasi menggunakan papan mozaik yang didalamnya terdapat bohlam dan lampu LED. Perlunya pembaharuan pada alat cabin indication annunciator system dikarenakan oleh perawatan yang begitu rumit terutama pada papan indikasi dan modulator light signal yang saat ini sudah tidak diproduksi lagi sehingga persediaan suku cadang yang sudah mulai habis.
Pengaruh Penggunaan Chemical Poly Alumunium Chloride (PAC) dan Polyacrylamide (PAM) terhadap Proses Penjernihan Air di Purifier PLTU Tanjung Enim PT. BEST 3 x 10 MW Abdul Ghony, Muhammad; Jessika; Hariyadi, Asful
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.26

Abstract

Proses penjernihan air di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) adalah langkah kritis untuk memastikan operasi yang efisien dan ramah lingkungan. Proses ini dimulai di Water Treatment Plant (WTP) dengan tahap awal di purifier water tank. Pada tahap ini, bahan kimia seperti Poly Aluminium Chloride (PAC) dan Polyacrylamide (PAM) sering digunakan untuk mengatasi kekeruhan dan memurnikan air. Namun, penggunaan PAC dan PAM dalam penjernihan air di PLTU tidak selalu mengikuti standar tetap operasional. Operator di lapangan sering menginjeksikan larutan berdasarkan pengamatan visual terhadap kondisi air sungai saat itu. Penggunaan yang tidak optimal atau dosis yang tidak tepat dapat menimbulkan efek samping, seperti pH air yang menjadi asam akibat penggunaan PAC yang berlebihan. Oleh karena itu, metode koagulasi-flokulasi diterapkan untuk proses penjernihan, menggunakan alat hot plate magnetic stirrer. Penelitian menunjukkan pengaruh penggunaan PAC dan PAM terhadap nilai pH dan kekeruhan (turbidity) air di purifier water tank serta dampak dari dosis yang digunakan.
Analisis Faktor Penurunan Kualitas Batubara Mine Brand BB-53 Pada Stockpile 3 dan Train Loading Station 3 Menuju Pelabuhan Tarahan dan Dermaga Kertapati PT. Bukit Asam, Tbk Putra Putra; Ilka Fajar Alief; Mirza Adiwarman
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.27

Abstract

PT. Bukit Asam, Tbk. merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang memiliki berbagai jenis batubara, salah satunya adalah batubara jenis BB-53 dengan sistem penambangan open pit (sistem penambangan terbuka) sehingga kualitas batubara dapat dipengaruhi oleh lingkungan sekitar. Parameter kualitas ditentukan oleh kadar Total Moisture, kadar Inhrent Moisture, kadar Ash, dan kadar Gross Calorie Value. Batubara yang dikeluarkan di tumpuk pada stockpile dan kemudian dikirim ke gerbong kereta api. Oleh karena itu dibutuhkan monitoring kulitas di setiap rangkaian penanganan dan angkutan batubara, contohnya di stockpile dan di gerbong kereta api, untuk menghitung signifikan perbedaan atau penurunan kualitas batubara. Perhitungan dengan cara membandingkan data sekunder analisa kulitas pada stockpile dan gerbong kereta api menuju pelabuhan tarahan dan dermaga kertapati, kandungan atau parameter batubara yang mengalami perbedaan signifikan dan berpengaruh terhadap kandungan atau parameter Gross Calorie Value adalah Total Moisture 3,25% Ar, Inherent Moisture 0,28% Adb, Ash Content Adb 1,72% Adb, Ash Content 1,40% Ar, berpengaruh pada penurunan nilai kalori sebesar 259 kcal/kgAdb, dan 438 kcal/kgAr pada pelabuhan tarahan. Kemudian pada dermaga kertapati Total Moisture 3,45% Ar, Inherent Moisture 1,16% Adb, Ash Content Adb 0,48% Adb, Ash Content Ar 0,38%Ar, berpengaruh pada penurunan nilai kalori sebesar 182 kcal/kgAdb, dan 182 kcal/kgAdb. Untuk menjaga kulitas pada batubara perlu dilakukan management stockpile meliputi sampling, blending dan pengontrolan water spray
Pemodelan Desain Pit Pada Bulan Juni 2023 Dengan Menggunakan Software Minescape 5.7 Di PT Cahaya Riau Mandiri Site Duta Alam Sumatra, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatra Selatan Mirza Adiwarman; Roby Cahyadi; Yusuf Yusuf; Kemas Moh Ade Isnaeni
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.28

Abstract

Pemodelan desain Pit bulanan di PT Cahaya Riau Mandiri merupakan salah satu kegiatan jangka pendek. Data yang perlu dipersiapkan dalam pembuatan desain yaitu peta topografi situasi terbaru, kontur struktur batubara dan parameter teknis dalam pembuatan pit, desain pit dibuat pada bulan Juni 2023. Penelitian ini bertujuan untuk membuat pemodelan desain pit berdasarkan parameter geometri lereng yang sudah ditetapkan oleh perusahan dan menghitung Volume Batubara dan Overburden dari desain pit dengan menggunakan software minescape 5.7. dengan produk open cut. Dalam pembuatan model desain Pit bulanan di PT Cahaya Riau Mandiri menggunakan software minescape 5.7 dengan produk open cut. Hasil perhitungan desain pit bulan Juni didapatkan luas area sebesar 5,3 Ha dengan bottom pit berada di elevasi ± 30 Mdpl dengan top pit berada pada elevasi ± 90 volume dari desain pit yang di buat pada bulan juni didapatkan overburden sebesar 411.774 bcm dan 80.592 ton untuk batubara dengan nilai stripping ratio (SR) sebesar 5:1 dengan slop banch 45°.
Identifikasi Kerusakan Belt Pada Jalur New Inpit dan CHF 1 Tambang Air Laya Tanjung Enim PT. Bukit Asam, Tbk. Kosnia Kosnia; Ferry Irawan; M. Syaiful; Joniken Lesmana
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 1 No. 3 (2024): April : Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v1i3.29

Abstract

PT. Bukit Asam, Tbk. menggunakan belt conveyor sebagai media angkutan batubara. Coal Handling Facility (CHF) adalah jalur belt conveyor yang digunakan PT. Bukit Asam, Tbk. sebagai media angkut batubara dari stockpile menuju Train Loading station (TLS) untuk di distribusikan ke Dermaga Kertapati Palembang dan Pelabuhan Tarahan Lampung. Oleh sebab itu, belt conveyor merupakan hal yang sangat penting dan paling banyak digunakan di PT. Bukit Asam, Tbk. karena memiliki banyak keuntungan dibandingkan dengan penambangan konvensional. Serta menjadi ujung tombak dalam proses pengiriman batubara ke TLS untuk dikirim ke Dermaga dan Pelabuhan milik PT. Bukit Asam Tbk. Belt conveyor terbuat dari karet, dan merupakan media yang menampung dan mengangkut material pada sistem conveyor ini. Gaya gesek antara permukaan belt dan drive pulley, membuat gaya putar drive pulley menjadi gaya lurus belt conveyor. Belt yang digunakan pada PT. Bukit Asam, Tbk. memiliki macam- macam jenisnya seperti Fabric belt dan Steel cord belt. Adapun kerusakan pada belt yaitu belt miring, edge rubber terkikis, belt terkelupas, sobek, belah memanjang dan melintang hingga putusnya belt. Kerusakan tersebut terdapat penyebab dari setiap kerusakan seperti batu pack yang menghantam belt, dan cara pencegahannya yaitu meminimalisir material asing yang diangkut. Adapun dampak yang terjadi yaitu mengurangi terget produksi.
Korelasi Suhu, pH, TSS Terhadap Pengukuran Parameter Besi Di Sumur Pantau TPA Dengan Minitab 17® Endi Adriansyah; M. Syaiful
Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains Vol. 2 No. 1 (2024): Agustus: Jurnal Ilmiah Teknik dan Sains (JITS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AKIPBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62278/jits.v2i1.30

Abstract

Lindi merupakan cairan akibat masuknya air hujan ke dalam sampah yang dapat membuat rembesan ke dalam air sumur atau perairan sekitar. Air lindi juga bisa merembes ke sumur di sekitar TPA. Pengukuran air di sumur pantau membutukan analisa secara laboratorium, dibutuhkan analisa yang cepat dan murah untuk mengukur air sumur pantau TPA. Pengukuran dapat dilakukan, seperti Suhu, pH, TSS, dan Besi. Penelitian ini menggunakan software Minitab 17®. Minitab 17® adalah aplikasi untuk menganalisis data statistik untuk menemukan hubungan antara parameter. Tujuan Penelitian ini mengetahui hubungan Suhu, pH, dan TSS terhadap besi dalam lindi. Dari hasil penelitian Parameter air sumur pantau menunjukan suatu trend positif apabila parameter Suhu, pH dan TSS naik, maka parameter besi ikut naik juga, dan terdapat nilai koefisien determinasi R-Squared 79,63% dengan standar deviasi 0,05 yang tinggi dan bisa diterima untuk semua hubungan menggunakan aplikasi Minitab 17®.