cover
Contact Name
Heru Kurniawan
Contact Email
khoirullkurniawan91@gmail.com
Phone
+6285216756821
Journal Mail Official
abjoiec@staialbahjah.ac.id
Editorial Address
Jalan Pangeran Cakrabuana Blok Gudang Air No. 179, Sendang, Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Indonesia.
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics
ISSN : 3025793X     EISSN : 30255686     DOI : https://doi.org/10.61553/abjoiec.v1i2
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Islamic Accounting, Islamic Business Management Human Resource Management Islamic Economics Islamic Banking and Finance Islamic Economic Law
Articles 30 Documents
PENGELOLAAN ZIS OLEH LAZIS QUR’AN SLEMAN: PERSPEKTIF FILANTROPI ISLAM Ramsito, Ramsito; Rachmadi Setiawan
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.174

Abstract

Tulisan ini mengkaji peran LAZIS Al-Qur’an Sleman dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) dari para muzakki, sebagai bentuk implementasi lembaga filantropi Islam di tingkat daerah. Fokus utama diarahkan pada proses penghimpunan serta pengelolaan dana yang kemudian disalurkan melalui berbagai program sosial dan keumatan. Kajian dilakukan dengan metode kualitatif melalui pendekatan lapangan, menggunakan teknik observasi dan wawancara mendalam terhadap pengelola lembaga. Hasil kajian menunjukkan bahwa LAZIS Al-Qur’an Sleman telah menjalankan peran signifikan dalam mendistribusikan dana ZIS melalui program-program seperti pembinaan ekonomi produktif, bantuan pendidikan untuk penghafal Al-Qur’an, serta santunan kemanusiaan bagi anak yatim, penyandang disabilitas, dan korban bencana. Dana disalurkan berdasarkan database mustahik yang dikaji secara menyeluruh agar pendistribusian tepat sasaran. Kajian ini memperkuat pentingnya akuntabilitas dan inovasi program dalam pengelolaan ZIS oleh lembaga filantropi Islam di level komunitas.
EFEKTIVITAS PENYALURAN DANA ZAKAT BERBASIS ALLOCATION TO COLLECTION RATIO (ACR) PADA BAZNAS KABUPATEN CIREBON TAHUN 2020-2023 Anady, Subaekha; Ulfa, Mariyah; Bustomi, Ilham
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.236

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana penyaluran dan efektivitas penyaluran dana zakat yang dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Cirebon berbasis Allocation to Collection Ratio (ACR) pada tahun 2020-2023. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BAZNAS Kabupaten Cirebon mengalokasikan dana zakatnya kepada kepada 8 asnaf. Sedangkan pada penyalurannya dilakukan kepada 7 asnaf yaitu : Fakir, miskin, amil, mualaf, ghārim, fī sabīlillāh dan ibnu sabīl, dikarenakan zaman sekarang sudah tidak ada lagi riqāb. Efektivitas penyaluran dana zakat di BAZNAS Kabupaten Cirebon sudah baik. Hal ini dibuktikan pada tahun 2020 penyaluran rasio ACR sebesar 79% cukup efektif dan mengalami kenaikan pada tahun 2021 penyalurannya sebesar 103%, tahun 2022 penyalurannya sebesar 92%, dan tahun 2023 penyalurannya sebesar 111% dikategorikan sangat efektif.
PENGARUH DANA PIHAK KETIGA (DPK) TERHADAP PEMBIAYAAN PADA BANK SYARIAH INDONESIA Whardana, Karisma Kusuma; Septian Haerisma, Alvien; Wartoyo
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.239

Abstract

Penyaluran pembiayaan pada bank syariah sangat bergantung pada dana pihak ketiga (DPK). Fluktuasi jumlah dana yang dihimpun memengaruhi kapasitas bank dalam menyalurkan pembiayaan. Data Bank Syariah Indonesia (BSI) periode 2021–2024 menunjukkan bahwa tabungan dan giro mengalami peningkatan, sementara deposito cenderung menurun, sedangkan jumlah pembiayaan terus meningkat setiap tahunnya. Studi ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh DPK, yang terdiri dari tabungan, deposito, dan giro, terhadap pembiayaan yang disalurkan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan data sekunder dari laporan keuangan bulanan BSI periode 2021–2024. Teknik analisis data menggunakan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL).Hasil analisis menunjukkan bahwa secara parsial, tabungan tidak berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan (p = 0,4334), sementara deposito (p = 0,0315) dan giro (p = 0,0284) berpengaruh signifikan. Secara simultan, ketiga variabel DPK tersebut berpengaruh signifikan terhadap pembiayaan (p = 0,000), dengan nilai adjusted R² sebesar 0,994, yang menunjukkan bahwa 99,4% variasi pembiayaan dapat dijelaskan oleh variabel-variabel DPK. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengelolaan dana pihak ketiga di BSI, khususnya dalam merumuskan strategi penghimpunan dana yang efektif guna menjaga kestabilan dan pertumbuhan pembiayaan secara berkelanjutan.
TRANSFORMASI PEMIKIRAN EKONOMI ISLAM DARI MASA KLASIK HINGGA ERA MODERN Fatur, Ahmad Faturrahman
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.242

Abstract

Transformasi pemikiran ekonomi Islam telah melalui perjalanan panjang sejak masa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat, lalu berkembang pada era kekhalifahan Umayyah dan Abbasiyah, hingga mencapai bentuk modern pada era kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji evolusi pemikiran ekonomi Islam dari masa klasik hingga masa kini dengan pendekatan literature review.Pada masa awal, pemikiran ekonomi Islam berlandaskan pada ajaran Nabi yang menekankan keadilan sosial, distribusi kekayaan yang merata, serta pelarangan riba. Nilai-nilai ini kemudian dilanjutkan oleh para khulafaur rasyidin dan diperkuat pada masa kekhalifahan. Tokoh-tokoh seperti Umar bin Abdul Aziz dan al-Ghazali memberikan kontribusi besar terhadap pemikiran ekonomi yang berorientasi pada kesejahteraan umat.Memasuki era modern, tokoh seperti Sayyid Qutb, Abul A’la Maududi, dan Hossein Askari turut mengembangkan pemikiran ekonomi Islam dengan mengkritik sistem kapitalisme yang dianggap tidak adil. Mereka menawarkan sistem alternatif berbasis syariah yang menekankan keadilan, redistribusi kekayaan, dan keberlanjutan sosial.Di era kontemporer, ekonomi Islam semakin relevan melalui implementasi lembaga keuangan syariah seperti perbankan dan pasar modal syariah. Meskipun menghadapi tantangan dalam integrasi ke dalam sistem global yang kapitalistik, ekonomi Islam tetap menyimpan potensi besar sebagai solusi berkelanjutan untuk mewujudkan sistem ekonomi Islam yang adil dan berkelanjutan.
DEWAN PENGAWAS SYARIAH PASAR MODAL SYARIAH SERANG: TANTANGAN DAN KEBERHASILAN REGULASI PASAR MODAL SYARIAH Zulfa Pratiwi, Azzahra; Hotami, Nur; Auliani, Nasywa; Jannah, Mukhlishotul
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 01 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i01.325

Abstract

Pasar modal syariah di Indonesia menunjukkan perkembangan pesat, seiring meningkatnya minat terhadap produk keuangan berbasis prinsip syariah. Dewan Pengawasan Pasar Modal Syariah (DPMS) memainkan peran penting dalam memastikan kepatuhan terhadap prinsip syariah, meski menghadapi tantangan seperti perbedaan interpretasi prinsip, keterbatasan sumber daya manusia, dan kebutuhan untuk menyeimbangkan antara syariah dan efisiensi pasar. Penelitian ini bertujuan untuk mendorong implementasi regulasi DPMS dan mengidentifikasi dampaknya terhadap pertumbuhan serta partisipasi pasar. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus, wawancara, dokumentasi, dan observasi langsung, data dianalisis untuk mengevaluasi tantangan dan efektivitas regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa regulasi DPMS telah memberikan kerangka pengembangan pasar, namun implementasinya menghadapi hambatan seperti kurangnya pemahaman terhadap prinsip syariah, kekurangan tenaga ahli, dan lemahnya penegakan hukum. Meski demikian, regulasi meningkatkan kepercayaan spekulan, tetapi regulasi yang terlalu ketat membatasi inovasi produk. Untuk menyempurnakan regulasi, disarankan penguatan sosialisasi prinsip syariah, peningkatan pelatihan tenaga ahli, serta fleksibilitas dalam pengembangan produk agar pasar modal syariah lebih inklusif dan berkelanjutan. Evaluasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi pengelolaan pasar modal syariah di Indonesia.
PERAN PROGRAM AFFILIATE DALAM MENINGKATKAN PENDAPATAN SAMPINGAN GENERASI MUDA DI ERA DIGITAL Sunoto; Manurung , Nadya Tridrisna
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.647

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan berbagai model ekonomi baru, salah satunya melalui praktik affiliate marketing yang banyak dimanfaatkan oleh generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi awal menjadi affiliator, strategi promosi yang digunakan, tantangan yang dihadapi, serta dampak aktivitas afiliasi terhadap kondisi ekonomi pribadi generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan 10 affiliator muda berusia 21–30 tahun yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan thematic analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa affiliate marketing dimaknai sebagai sumber pendapatan tambahan yang fleksibel dan adaptif, bukan sebagai pekerjaan utama. Motivasi affiliator bersifat multidimensional, meliputi kebutuhan ekonomi, produktivitas media sosial, pembelajaran digital marketing, dan fleksibilitas promosi. Strategi yang digunakan mencakup pemanfaatan konten visual, storytelling dan interaksi aktif dengan audiens. Tantangan yang dihadapi bersifat berjenjang sesuai tingkat pengalaman, mulai dari keterbatasan pengetahuan hingga perubahan algoritma dan persaingan konten. Penelitian ini menyimpulkan bahwa affiliate marketing tidak hanya berperan sebagai strategi ekonomi alternatif, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran digital yang berkontribusi pada peningkatan literasi pemasaran dan kemandirian ekonomi generasi muda di era digital.
IMPLEMENTASI PEMBIAYAAN MUDHARABAH MUTLAQAH DALAM MENDUKUNG STABILITAS KEUANGAN PADA PAGUYUBAN UMKM KECAMATAN WARU, KABUPATEN SIDOARJO Candra Kirana, Puput; Anggraini Aripratiwi, Ratna
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.892

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menelaah perkembangan dan dampaknya terhadap stabilitas keuangan anggota Paguyuban UMKM Kampung Jajan di Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi non partisipan, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, dengan informan utama Ketua Paguyuban serta dua anggota sebagai informan pendukung. Analisis data mengacu pada model Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pembiayaan mudharabah mutlaqah di Paguyuban UMKM Kampung Jajan berjalan berdasarkan prinsip kepercayaan, kesepakatan bersama, dan tanpa persyaratan agunan, sehingga dinilai lebih adil dan tidak membebani anggota. Faktor pendukung utama meliputi tingginya modal sosial antaranggota, fleksibilitas akad, serta solidaritas paguyuban, sedangkan faktor penghambat meliputi fluktuasi pendapatan usaha dan keterbatasan pemahaman pencatatan keuangan sebagian anggota. Perkembangan pembiayaan mudharabah mutlaqah memberikan dampak positif terhadap stabilitas keuangan anggota, ditunjukkan melalui meningkatnya kemampuan pengelolaan modal, keberlangsungan usaha, serta berkurangnya tekanan kewajiban pembayaran tetap saat pendapatan menurun. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menempatkan akad mudharabah mutlaqah dalam konteks paguyuban UMKM non-lembaga keuangan formal, serta menegaskan peran modal sosial sebagai mekanisme pengendalian pembiayaan syariah.
PERAN QRIS DALAM TRANSAKSI UMKM DI LINGKUNGAN KAMPUS UIN RADEN INTAN LAMPUNG: DITINJAU PERSPEKTIF EKONOMI ISLAM Afiful Ichwan
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.922

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam transaksi yang dilakukan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari sudut pandang Ekonomi Islam. Kemajuan teknologi telah membawa perubahan besar dalam banyak aspek kehidupan, termasuk pada sistem pembayaran dengan QRIS, yang dapat meningkatkan efisiensi, kecepatan, serta kemudahan dalam bertransaksi. Walau demikian, masih ada pertanyaan mengenai keselarasan penggunaan QRIS dengan prinsip-prinsip syariah, terutama dalam praktik yang dilakukan oleh pelaku UMKM. Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif dengan memanfaatkan metode studi pustaka dan observasi langsung terhadap beberapa pelaku UMKM di sekitar kampus UIN Raden Intan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan QRIS secara keseluruhan mendukung transparansi, kemudahan, dan efisiensi dalam transaksi, serta berkontribusi pada inklusi keuangan masyarakat, dan pelaksanaannya dianggap sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini memberikan sumbangan yang signifikan bagi penguatan transaksi digital yang harmonis dengan nilai-nilai ekonomi Islam.
DINAMIKA KELEMBAGAAN EKONOMI ISLAM DI BRUNEI DARUSSALAM DAN PRANCIS BAGI REFLEKTIF PENGEMBANGAN EKOSISTEM EKONOMI ISLAM INDONESIA Yusra, Yusra Aristo; Luthfi Alifa, Naufal
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.923

Abstract

Kelembagaan ekonomi Islam memiliki peran krusial dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah dan mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan, terutama di negara dengan populasi Muslim besar seperti Indonesia. Penelitian ini penting karena memberikan analisis komparatif antara Brunei Darussalam, yang memiliki kelembagaan kuat dengan regulasi terintegrasi, dan Prancis, yang menghadapi hambatan sekuler, sehingga menawarkan pembelajaran strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi Islam di Indonesia. Signifikansi penelitian ini terletak pada kontribusi akademis dalam memperkaya literatur kelembagaan ekonomi Islam dengan perspektif komparatif, serta praktis bagi pembuat kebijakan, pelaku industri, dan UMKM untuk mendorong inovasi, transparansi, dan keberlanjutan ekonomi syariah dalam konteks global. Masalah penelitian mencakup identifikasi profil geografis, demografis, dan perekonomian Brunei serta Prancis yang memengaruhi dinamika kelembagaan ekonomi Islam; analisis tantangan seperti kurangnya literasi syariah di Brunei dan regulasi sekuler di Prancis; serta refleksi pembelajaran untuk pembangunan ekonomi berkelanjutan Indonesia, termasuk integrasi regulasi nasional dengan standar internasional dan peningkatan kapasitas SDM. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi komparatif dan deskriptif, menggunakan data sekunder dari sumber empiris seperti IMF, World Bank, dan literatur akademik. Temuan awal menunjukkan Brunei memiliki kelembagaan ekonomi Islam yang efektif melalui penguatan pasar modal syariah dan inovasi digital, dengan aset syariah mencapai USD 15 miliar pada 2022, sementara itu Prancis terbatas oleh hambatan konstitusional, dengan pangsa syariah hanya 0,1% dari pasar keuangan Eropa. Strategi potensial meliputi harmonisasi regulasi dan edukasi SDM untuk meningkatkan inklusi keuangan hingga 60% dalam konteks yang serupa. Penelitian ini merekomendasikan model adaptif bagi Indonesia untuk mencapai PDB dengan potensi keuangan syariah mencapai USD 3 triliun, dengan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) melalui ekosistem syariah yang inklusif dan inovatif.
ASSESSING THE CONTRIBUTION OF ZAKAT TO THE SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS: EVIDENCE FROM INDONESIA Rohim, Ade Nur; Yetty, Fitri
AB-JOIEC: Al-Bahjah Journal of Islamic Economics Vol. 3 No. 02 (2025): AB-JOIEC
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61553/abjoiec.v3i02.940

Abstract

Indonesia memiliki potensi zakat yang sangat besar yang dapat berfungsi sebagai instrumen efektif dalam pengentasan kemiskinan, pengurangan ketimpangan, serta penyelesaian berbagai persoalan sosial. Tujuan-tujuan tersebut sejalan dengan agenda pembangunan global yang tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Namun demikian, meskipun terdapat keselarasan secara normatif, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs belum banyak diuraikan secara eksplisit dalam kajian akademik maupun kebijakan. Kesenjangan ini menunjukkan urgensi untuk menelaah zakat tidak hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai mekanisme pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi dan peran zakat dalam mendukung pencapaian SDGs, dengan fokus utama pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan sosial di Indonesia. Permasalahan utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana pengelolaan dan pendistribusian zakat dapat diintegrasikan secara sistematis dengan kerangka SDGs serta bagaimana potensi kontribusinya dapat dioptimalkan untuk mendukung prioritas pembangunan nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi pustaka. Data dikumpulkan melalui telaah komprehensif terhadap artikel jurnal ilmiah, buku, dokumen kebijakan, serta laporan resmi yang berkaitan dengan pengelolaan zakat dan SDGs. Analisis isi digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema utama, tren, dan keterkaitan antara program zakat dan target-target SDGs. Temuan penelitian kemudian disintesis secara deskriptif untuk menjelaskan signifikansi strategis zakat dalam pembangunan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghimpunan zakat terus meningkat seiring dengan pertumbuhan populasi Muslim global, sehingga menempatkan zakat sebagai sumber pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. Di Indonesia, kontribusi zakat terhadap pencapaian SDGs tercermin dalam berbagai program pendistribusian zakat pada sektor pemberdayaan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dakwah, serta sosial kemanusiaan, yang seluruhnya selaras dengan target utama SDGs. Penelitian ini merekomendasikan penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pengelolaan zakat guna mengoptimalkan perannya dalam pembangunan nasional serta mendukung pencapaian SDGs.

Page 3 of 3 | Total Record : 30