cover
Contact Name
DEDE AJI MARDANI
Contact Email
dedeaji.m@gmail.com
Phone
+6289663125868
Journal Mail Official
dedeaji.m@gmail.com
Editorial Address
Jln Noenoeng Tisnasaputra NO.16
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Al-Marifah : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
ISSN : -     EISSN : 29619629     DOI : -
Jurnal ini berisi dari hasil penelitian, pemikiran dan temuan ilmiah yang mendalami masalah pendidikan Islam anak usia dini, perkembangan pendidikan anak, metode pendidikan anak, dan semua yang berhubungan dengan pendidikan anak usia dini dan semua yang berkaitan dengan pendidikan anak. Juranl ini diterbitkan satu tahun dua kali pada bulan Agustus dan Februari.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 72 Documents
UPAYA MENINGKATKAN KOSA KATA BAHASA INGGRIS MELALUI PENGUNAAN MEDIA FLASH CARD PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI RA AL-MUAWANAH Mardia, Rahma; Hidayat Putri, Syahrani
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.338

Abstract

Pengenalan kosa kata Bahasa Inggris perlu dikenalakan kepada anak sedini mungkin karena Bahasa Inggris merupakan Bahasa internasional yang digunakan. Berdasarkan hasil observasi di RA Al-Muawanah Kecamatan Cipedes Kelurahan Panglayungan tergolong masih rendah dengan rata-rata 37,9%. Oleh karena itu untu meningkatkan penguasaan kosa kata bahasa inggris peneliti menggunakan media flash card sebagai media belajar anak. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Model penelitian yang diambil ialah model PTK Kemmis dan Taggart yang dimulai dengan perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dan rancangan kembali yang menjadi kerangka dasar penyelesaian masalah. Subjek pada penelitian ini 16 orang, 1 kepala sekolah, 1 guru dan 13 orang anak berusia 5-6 tahun di RA Al-Muawanah Kecamatan Cipedes Keluaran Panglayungan yang terdiri dari 7 oanak laki laki dan 7 anak perempuan. Objek penelitian yaitu peningkatan kosa kata Bahasa Inggris. Adapun pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari siklus I yaitu 47,1%, pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 74,5%, yang berakhir pada siklus III karena mengalami peningkatan yang signifikan menjadi 88,7%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa melalui media flash carddapat meningkatkan kosa kata Bahasa Inggris anak usia 5-6 tahun di RA Al-Muawanah Kecamatan Cipedes Kelurahan Panglayungan.
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN ECOPRINTING Anggraeni, Ira; Safitri , Rima
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan ecoprinting di KB Nurul Huda. Menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), penelitian ini dilaksanakan dalam tiga siklus, masing-masing terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Setiap siklus melibatkan kegiatan ecoprinting yang mengintegrasikan aktivitas seperti menempelkan daun pada kain dan menggunakan palu untuk mencetak pola. Data dikumpulkan melalui penilaian awal dan akhir terhadap kemampuan motorik halus anak-anak dengan indikator seperti kemampuan menempelkan daun, menggerakkan jari-jemari, dan mengkoordinasikan mata dan tangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan motorik halus setelah setiap siklus. Pada akhir penelitian, terdapat peningkatan jumlah anak yang berada dalam kategori Baik (BB) dan penurunan dalam kategori Memadai (MB). Temuan ini mengindikasikan bahwa kegiatan ecoprinting efektif dalam merangsang dan meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini, mendukung teori bahwa aktivitas kreatif dapat berkontribusi pada perkembangan keterampilan motorik. Penelitian ini memberikan implikasi positif bagi praktik pendidikan anak usia dini dan menunjukkan pentingnya penggunaan metode kreatif dalam pembelajaran motorik halus.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYIMAK MELALUI PENGGUNAAN MINI BOOKLET Ramdani, Ajang; Ayu Sri Rahayu, Neng
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.340

Abstract

Kemampuan menyimak merupakan landasan esensial dalam membangun komunikasi yang efektif pada anak-anak. Anak yang memiliki keterampilan menyimak yang baik cenderung lebih mudah dalam memahami instruksi, cerita, dan percakapan sehari-hari, yang merupakan kunci untuk mengembangkan keterampilan sosial dan interaksi yang kuat di berbagai lingkungan. Namun, observasi pada 16 Januari 2024 di Paud Kober Ceria Cibeureum Tasikmalaya menunjukkan bahwa kemampuan menyimak anak-anak usia dini masih belum optimal. Respons mereka terhadap bahasa verbal sering kali kurang, dan pemahaman mereka terhadap instruksi sederhana masih lemah. Saat mendengarkan cerita atau dongeng, minat anak-anak juga terlihat kurang. Salah satu media yang dapat membantu adalah booklet, yaitu buku kecil yang berfungsi sebagai alat bantu visual dengan konten ringkas dan langsung pada intinya. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang bertujuan untuk meningkatkan proses pembelajaran di kelas melalui tindakan yang dilakukan oleh guru. Menurut hasil penelitian, pada siklus I, rata-rata persentase kemampuan menyimak pada empat indikator mencapai 45,97%. Setelah tindakan perbaikan pada siklus II, persentase rata-rata kemampuan menyimak meningkat signifikan menjadi 70,53%, menunjukkan perkembangan yang cukup baik pada anak-anak kelompok B.
UPAYA MENINGKATKAN PERKEMBANGAN SOSIAL MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOBER AL-HIDAYAH Lukmanul Hakim, Oki; Sarah Nurazizah, Neng
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.341

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan sosial anak usia 5-6 tahun di Kober Al-Hidayah melalui penerapan permainan tradisional, menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam tiga siklus. Melibatkan 20 anak yang dipilih berdasarkan observasi awal, penelitian ini menerapkan aktivitas permainan seperti gobak sodor, congklak, dan engklek, untuk mendorong interaksi sosial, berbagi, dan kerja sama. Hasilnya menunjukkan peningkatan keterampilan sosial dari siklus pertama (15%) ke siklus kedua (25%) dan siklus ketiga (35%), dengan data yang dikumpulkan melalui observasi langsung, catatan lapangan, video rekaman, dan wawancara. Temuan ini menegaskan bahwa permainan tradisional adalah metode efektif untuk mengembangkan keterampilan sosial anak usia dini, dan disarankan agar lembaga pendidikan pra-sekolah mengintegrasikan permainan tradisional dalam kurikulum mereka untuk mendukung perkembangan sosial anak secara optimal.
UPAYA MENINGKATKAN SIKAP TOLERANSI MELALUI PENGGUNAAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA ANAK USIA DINI Ferawati; Hayatun Nupus, Aat; Agustiani, Hesti
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.342

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media pembelajaran audio visual dalam meningkatkan sikap toleransi pada anak usia dini, khususnya melalui materi menonton film animasi tentang perlawanan terhadap perundungan (bullying) dan penghargaan terhadap perbedaan di RA Miftahul Islam, Kampung Tawangsari, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya. Penelitian ini berfokus pada perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi penerapan media audio visual dalam mendukung perkembangan sikap toleransi pada anak-anak. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian dilakukan pada kelompok B dengan rentang usia 5-6 tahun, melibatkan 30 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus. Pada siklus pertama, 20% dari 30 siswa mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada siklus kedua, terjadi peningkatan, di mana 35% siswa mencapai kategori BSH dan 58% masuk kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audio visual efektif dalam meningkatkan sikap toleransi pada anak usia dini.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN ECOLITERACY MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK Qurrotul Aeni, Haani; Apriani, Fina
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 5 No 1 (2024): September, 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v5i1.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan ecoliteracy pada anak-anak kelompok B di RA Manarul Huda, Kota Baru, Karawang, melalui pengelolaan sampah organik. Peningkatan ini terlihat dari kemampuan anak mengenali jenis-jenis sampah, mengetahui dampak dan cara mencegah kerusakan sampah, memahami pengelolaan dan manfaat sampah, menjaga kebersihan lingkungan, membuang sampah pada tempatnya, peduli terhadap lingkungan, mampu mendaur ulang sampah, dan menikmati kegiatan tersebut. Penelitian menggunakan metode penelitian tindakan kelas dengan subjek 15 anak dan data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi. Hasil analisis menunjukkan peningkatan dari kondisi awal di mana 60% anak berada pada kategori "Mulai Berkembang" dan 40% "Belum Berkembang". Setelah intervensi melalui pengelolaan sampah organik, terjadi peningkatan signifikan pada siklus I dengan 90% anak "Mulai Berkembang" dan hanya 10% "Belum Berkembang". Pada siklus II, kemampuan ecoliteracy anak terus meningkat, dengan 2,14% anak "Berkembang Sesuai Harapan", 3,75% "Mulai Berkembang", dan 3,75% anak menunjukkan perkembangan sangat baik. Secara keseluruhan, pengelolaan sampah organik terbukti efektif meningkatkan kemampuan ecoliteracy anak di RA Manarul Huda.
PERSEPSI GURU TERHADAP INTEGRASI EDUKASI KRISIS IKLIM DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Anggraeni, Ira
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.450

Abstract

Perubahan iklim global merupakan tantangan serius yang mempengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) memiliki peran strategis dalam membentuk kesadaran dan perilaku pro-lingkungan pada generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menggali persepsi guru PAUD terhadap integrasi edukasi krisis iklim dalam kurikulum mereka. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus digunakan untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pandangan, pengalaman, dan tantangan yang dihadapi oleh para guru dalam mengimplementasikan edukasi krisis iklim. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru PAUD memiliki kesadaran yang tinggi mengenai pentingnya edukasi lingkungan dan dampak krisis iklim. Guru-guru menggunakan metode pengajaran yang kreatif dan interaktif, seperti cerita, permainan, dan kegiatan luar ruangan, untuk menyampaikan materi krisis iklim kepada anak-anak. Namun, mereka menghadapi berbagai tantangan, termasuk keterbatasan sumber daya, kurangnya materi ajar yang sesuai, dan waktu yang terbatas dalam jadwal pembelajaran. Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua terbukti signifikan dalam keberhasilan integrasi edukasi krisis iklim. Dampak positif yang dilaporkan mencakup peningkatan kesadaran dan perubahan perilaku pro-lingkungan pada anak-anak. Kesimpulan penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan pelatihan dan penyediaan sumber daya yang memadai bagi guru PAUD untuk mengoptimalkan integrasi edukasi krisis iklim dalam kurikulum. Selain itu, kolaborasi yang lebih erat antara sekolah, guru, orang tua, dan komunitas lokal diperlukan untuk mendukung program edukasi lingkungan yang efektif. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan yang responsif terhadap isu krisis iklim, serta membuka peluang untuk penelitian lanjutan mengenai efektivitas metode pengajaran dalam pendidikan lingkungan di PAUD.
INTERNALISASI NILAI PENDIDIKAN MULTIBUDAYA PADA ANAK USIA DINI MELALUI PENDEKATAN PENGASUHAN EKOLOGI URIE BRONFENBRENNER DAN SIGNIFIKANSINYA TERHADAP PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Rahma Mardia
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.465

Abstract

Mengintegrasikan cerita dan dongeng dari berbagai suku di Indonesia ke dalam kegiatan bercerita anak-anak dan mengajarkan lagu-lagu daerah dari berbagai suku untuk memperkenalkan keberagaman budaya Indonesia dapat membantu internalisasi nilai-nilai multibudaya dalam pembelajaran anak usia dini. Mengunjungi tempat ibadah, museum, atau lokasi permukiman suku-suku Indonesia tradisional Pendekatan pengasuhan ekologi Urie Bronfenbrenner melihat bagaimana berbagai sistem lingkungan (mikro, meso, ekso, dan makro) memengaruhi perkembangan anak usia dini dan menginternalisasi nilai pendidikan multibudaya. Keluarga dan lingkungan sosial anak-anak Indonesia sangat beragam dari segi ras, agama, budaya, dan suku (multikultural). Orang tua dan guru harus menanamkan keragaman ini pada anak-anak sejak dini melalui pendekatan ekologi. Selain itu, orang tua dan guru juga harus menggunakan pendekatan ekologi. Upaya untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila kepada anak sejak usia dini sehingga mereka tumbuh menjadi individu yang mencerminkan jiwa dan semangat Pancasila. mengadopsi prinsip-prinsip Pancasila, seperti toleransi, gotong royong, dan keagamaan secara sederhana. memberi orang tua dan guru contoh sikap dan perilaku yang mengikuti nilai Pancasila, seperti berdoa, memberi salam, dan tolong-menolong. menggunakan metode yang sesuai dengan fase perkembangan anak usia dini. 
MANAJEMEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS KESUNDAAN: PENDEKATAN HOLISTIK UNTUK PENGUATAN IDENTITAS BUDAYA DAN KEAGAMAAN DI JAWA BARAT Budi Rahayu Diningrat; Oki Lukmanul Hakim
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.469

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) di era globalisasi menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai-nilai budaya lokal yang dapat memperkuat identitas dan harmoni sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen PAI berbasis nilai-nilai Kesundaan dalam mendukung penguatan karakter mahasiswa dan harmoni sosial, khususnya di wilayah multikultural Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Data dianalisis menggunakan metode penjodohan pola, pembuatan penjelasan, dan analisis deret waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Kesundaan, seperti "silih asah, silih asih, silih asuh," efektif dalam meningkatkan solidaritas sosial, toleransi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Penggunaan teknologi digital sebagai alat pendukung pembelajaran memungkinkan perluasan jangkauan pendidikan, meskipun memerlukan pengelolaan etis untuk mencegah homogenisasi budaya. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan manajemen PAI yang seimbang antara modernisasi pendidikan dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal. Implikasi penelitian ini mencakup kontribusi pada teori pendidikan berbasis budaya lokal serta panduan praktis untuk pengelolaan PAI yang inklusif, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan era digital. Studi lanjutan disarankan untuk memperluas cakupan wilayah budaya guna memperkuat generalisasi temuan ini.
ANAK DENGAN GANGGUAN EMOSI Fitri Rahayu; Sri Wahyuni
Al-Marifah | Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 6 No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70143/almarifah.v6i1.470

Abstract

Gangguan emosi pada anak merupakan kondisi yang dapat menghambat perkembangan psikologis, sosial, dan akademik mereka. Anak dengan gangguan emosi sering menunjukkan kesulitan dalam mengelola perasaan, berinteraksi dengan orang lain, serta beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Faktor penyebabnya meliputi aspek biologis, lingkungan keluarga, pola asuh, serta tekanan sosial. Jika tidak ditangani dengan baik, gangguan ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kesejahteraan anak. Artikel ini membahas karakteristik gangguan emosi pada anak, faktor-faktor yang memengaruhinya, serta strategi intervensi yang dapat diterapkan oleh orang tua, pendidik, dan tenaga profesional. Dengan pemahaman yang lebih baik mengenai gangguan emosi pada anak, diharapkan dapat ditemukan pendekatan yang efektif untuk membantu mereka mengembangkan keterampilan emosional yang sehat dan meningkatkan kualitas hidup mereka