cover
Contact Name
Fajar Hidayanto
Contact Email
fajarhidayanto94@gmail.com
Phone
+6285745886288
Journal Mail Official
jamp@unmerpas.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan Jl. Ir. H. Juanda No.68, Tapaan, Kec. Bugul Kidul, Kota Pasuruan, Jawa Timur 67129
Location
Kab. pasuruan,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan
ISSN : 2581043X     EISSN : 25978683     DOI : http://dx.doi.org/10.51213/jamp.v6i1
This journal publish articles is a scientific journal that can contain scientific writings related to research in the field of Agrotechnology and Agricultural Science which includes the fields of genetics, plant breeding, seed technology, pests, weeds and diseases, cultivation of crops, plant biotechnology, plant microbiology, plant breeding, post harvest-handling, hydroponics system, soil science, soil fertility, evaluation and suitability of agricultural land
Articles 88 Documents
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleracea L.) Dataran Rendah Terhadap Efisiensi Pemupukan Nitrogen Dengan Penambahan Pupuk Organik Umar Faruk; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 1 (2017): JULI 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanaman kubis merupakan sayuran yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang sangat dibutuhkan tubuh manusia. Salah satu upaya peningkatkan produksi dalam budidaya tanaman kubis adalah dengan memberikan nutrisi bagi tanaman dalam bentuk pupuk anorganik, salah satunya pupuk urea yang mengandung 46% nitrogen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis dataran rendah terhadap efisiensi pemupukan nitrogen dengan penambahan bahan organik. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah Desa Kedawung Wetan Kec. Grati Kabupaten Pasuruan pada ketinggian ± 4 mdpl dengan suhu rata-rata 22oC-31oC serta curah hujan sebesar 143 mm/bulan pada bulan Juni-September 2016.Penelitian dilaksanakan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non-faktorial dengan perlakuan efisiensi pupuk urea yang terdiri dari 4 level yaitu efisiensi N 0% tanpa pupuk granul, efisiensi N 25% dengan pupuk granul, efisiensi N 50% dengan pupuk granul dan efisiensi N 75% dengan pupuk granul yang diulang enam kali.Hasil penelitian menunjukkan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik mampu memberikan pertumbuhan dan hasil yang lebih baik pada semua parameter pengamatan. Hasil kubis pada perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 25% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil lebih tinggi yaitu sebesar 42,46 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 50% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,61 ton ha-1, perlakuan efisiensi pemupukan nitrogen sebesar 75% dengan penambahan pupuk organik memberikan hasil sebesar 39,24 ton ha-1 dan perlakuan pemupukan nitrogen sebesar 100% tanpa pupuk organik memberikan hasil lebih rendah yaitu sebesar 37,95 ton.ha-1.
Kajian Kompos Limbah Black Soldier Fly (Bsf) Sebagai Pupuk Organik Tanaman Tomat (Solanum Lycopersicum) Haryanta, Dwi; Wahestri, Risnindya Rachma
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 6, No 2 (2022): DESEMBER 2022
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v6i2.76

Abstract

Penguraian sampah organik menggunakan larva black soldiers fly (BSF) sudah banyak dilakukan oleh masyrakat perkotaan, yang menghasilkan larva untuk pakan ternak atau ikan, serta limbah yang berupa kompos. Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan kompos limbah larva BSF sebagai pupuk organik tanaman tomat dalam sistem pertanian perkotaan. Penelitian menggunakan percobaan faktorial dengan perlakuan faktor pertama adalah pemberian kompos limbah BSF yang terdiri dari perbandingan kompos dengan tanah taman 25% berbanding 75% dan 50% berbanding dengan 50% dengan satu perlakuan kontrol, sedangkan perlakuan faktor kedua adalah pemberian pupuk kimia pabrik yaitu pupuk NPK dengan dosis 15 gr/tanaman dan 30 gr/tanaman, dengan satu perlakuan kontrol.. Variabel percobaan meliputi variabel pertumbuhan tanaman meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas tapak daun, dan diameter batang, sedangkan variabel hasil meliputi berat total buah, jumlah total buah dan diameter buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan kompos limbah BSF berpengaruh negatif terhadap pertumbuhan tanaman yang kemungkinan disebabkan media yang mengandung kompos kurang bisa menyimpan air siraman, namun berpengaruh positif terhadap variabel hasil yaitu perlakuan P2 yaitu kompos limbah BSF dengan substrat rumah tangga memberikan hasil tanaman paling banyak. Sedangkan untuk pupuk kimia pabrik perlakuan K2, pemberian pupuk NPK dengan dosis 30 gr per tanaman memberikan hasil yang tertinggi.
Analisis Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi(Oryza sativa L.) Pada Pola Tanam SRI (System of Rice Intensification) dengan Perbedaan Umur Bibit dan Jarak Tanam Muhammad Khakim; Sri Hariningsih Pratiwi; Nur Basuki
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis pertumbuhan dan hasil tanaman padi pada pola tanam SRI dengan perbedaan umurbibit dan jarak tanam yang tepat.Penelitian dilaksanakan di Desa Toyaning Kec. Rejoso-Kab. Pasuruan pada ketinggian ±4 m dpl pada bulan Juli-Desember 2015. Penelitian disusun secara faktorial. Faktor pertama adalah umur bibit yaitu; 10 hari, 15 hari, 20 hari dan 25 hari serta faktor kedua adalah jarak tanam yaitu; 20 cm x 20 cm, 25 cm x 25 cm dan 30 cm x 30 cm, sehingga terdapat 12 kombinasi perlakuan. Penelitianini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang masing-masing kombinasi diulang tiga kali.Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara perlakuan umur bibit dan jarak tanam pada indeks luas daun. Produksi tertinggi terdapat pada perlakuan umur bibit 20 hari, diikuti umur bibit 15 hari, umur bibit 25 hari dan hasil terendah pada umur bibit 10 hari. sedangkan pada perlakuan jarak tanam, hasil tertinggi terdapat pada jarak tanam 20 cm x 20 cm diikuti jarak tanam 25 cm x 25 cm serta hasil terendah pada jarak tanam 30 cm x 30 cm.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kacang Panjang (Vigna sinensis L.) Meta Meliana; Sulistyawati Sulistyawati; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 5, No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang sapi yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil tanaman kacang panjang. Penelitian dilaksanakan pada bulan Januari - Maret 2021. Tempat pelaksanaan di Desa Wonosari, Kec. Gondangwetan , Kab. Pasuruan pada ketinggian ± 25 mdpl dengan suhu rata-rata 20 - 34°C. Tanah yang digunakan memiliki kandungan c-organik 2,5%, N 0,193%, P2O5 50,9 ppm, dan K2O 464 cmol kg-1. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan perlakuan pupuk kandang sapi dengan dosis sebagai berikut : P0 = Tanpa Pupuk Kandang Sapi, P1 = Pupuk kandang sapi 20 ton ha-1, P2 = Pupuk kandang sapi 25 ton ha-1, P3 = Pupuk kandang sapi 30 ton ha-1, yang masing-masing diulang enam kali. Data yang diperoleh dari penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (uji F), apabila terdapat pengaruh nyata, maka dilanjutkan dengan uji BNT taraf 5%. Hasil penelitian membuktikan perlakuan pupuk kandang sapi dengan dosis 30 ton ha-1 menunjukkan pertumbuhan lebih tinggi namun pada hasil menunjukkan bobot polong tanaman-1, bobot polong petak-1, bobot polong ha-1 tertinggi, yaitu secara berturut- turut sebesar 971,667 g, 22,6722 g dan 25,911 ton ha-1.
Pengaruh Konsentrasi Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt.) Nurul Chasanah; Retno Tri Purnamasari; A. Zainul Arifin
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 2, No 2 (2018): DESEMBER 2018
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pupuk organik cair terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Penelitian dilaksanakan mulai bulan April - Juni 2018 di lahan sawah Desa Gondang Wetan Kec. Gondang Wetan Kab. Pasuruan, dengan ketinggian ± 5 mdpl dan pH 6,4 serta jenis tanah alluvial. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan lima perlakuan yang masing-masing diulang lima kali. Perlakuan yang diujikan adalah: P0= 0 ml petak-1 (tanpa pemberian POC), P1 = POC 100 ml petak-1, P2 = POC 200 ml petak-1, P3 = POC 300 ml petak-1, P4 = POC 400 ml petak-1.Hasil penelitian menunjukkan pemberian dosis pupuk organik cair memberikan pengaruh yang nyata pada semua parameter pengamatan. Perlakuan pemberian pupuk organik cair 400 ml petak-1 memberikan hasil lebih tinggi yaitu sebesar 11,77 ton ha-1, diikuti perlakuan pupuk organik cair 300 ml petak-1 sebesar 10,31 ton ha-1 dan perlakuan pupuk organik cair 200 ml petak-1 sebesar 10,27 ton ha-1. Hasil yang lebih rendah terdapat pada perlakuan tanpa pemberian pupuk cair yaitu sebesar 9,37 ton ha-1.
Respon Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Terung (Solanum melongena L.) Akibat Aplikasi Pupuk Organik Sabut Kelapa Limbah Pupuk Organik Cair (POC) M. Faizi; Sri Hariningsih Pratiwi; Retno Tri Purnamasari
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 4, No 2 (2020): DESEMBER 2020
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui respon tanaman terung terhadap aplikasi pupuk organik sabut kelapa limbah Pupuk Organik Cair (POC) yang diamati saat fase generatif. Penelitian dilakukan di Desa Tembokrejo, Kelurahan Tembokrejo, Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan dengan ketinggian ± 5 m dpl pada bulan April sampai Agustus 2020.Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor dengan empat perlakuan antara lain P0= Kontrol, P1= 7 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC, P2= 14 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC, P3= 21 ton ha-1 sabut kelapa limbah POC. Pengamatan terdiri dari diameter, panjang, bobot buah per tanaman, bobot buah per petak dan bobot buah per hektar.Hasil penelitian menunjukkan sabut kelapa limbah POC menunjukkan pengaruh yang nyata terhadap hasil tanaman terung. Dosis serabut kelapa limbah POC 21 ton ha-1 memberikan diameter dan panjang buah tertinggi masing-masing sebesar 6,04 cm dan 28,95 cm yang diikuti dengan hasil panen sebesar 69,97 ton.ha-1.
Uji Adaptasi Pertumbuhan Tanaman Kubis Bunga (Brassica olaraceae var. Botrytis, L.) Dataran Tinggi yang Ditanam di Dataran Rendah Pada Berbagai Kerapatan Tanam dan Naungan Ikroma Hamid Ahmad; A. Zainul Arifin; Sri Hariningsih Pratiwi
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 1, No 2 (2017): DESEMBER 2017
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji daya adaptasi pertumbuhan tanaman kubis bunga dataran tinggi yang ditanam di dataran rendah pada berbagai kerapatan tanam dan naungan. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Merdeka Pasuruan dengan ketinggian tempat ± 4 m dpl selama tiga bulan pada bulan Desember 2016 - Februari 2017. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor. Faktor pertama adalah kerapatan tanam (R) dengan dua level yaitu; R1: 10 tanaman dan R2: 6 tanaman. Faktor kedua adalah naungan (N) dengan tiga level yaitu; N1: Tanpa naungan, N 2: Naungan 50% dan N3: Naungan 90%. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang empat kali.Hasil penelitian menunjukkan terjadi interaksi antara kombinasi perlakuan kerapatan tanam dan naungan pada parameter jumlah daun dan bobot kering tanaman. Perlakuan kerapatan tanam 10 tanaman berpengaruh lebih baik pada tinggi tanaman pada semua umur pengamatan. Perlakuan naungan 50% berpengaruh lebih baik pada tinggi tanaman pada semua umur pengamatan.
Uji Efektivitas Pemberian Ekstrak Daun Gamal Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Sawi Pakcoy (Brasicca rapa L.) Abdur Rokhim Nurhadi; Anggi Indah Yuliana; Mazidatul Faizah
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 3, No 2 (2019): DESEMBER 2019
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini disusun bertujuan untuk mengetahui metode yang efektif untuk pemberian ekstrak daun gamal terhadap tanaman sawi pakcoy. Penelitian dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Wahabiyyah 2 Al-Lathifiyyah 3 Bahrul „Ulum Tambakberas Jombang pada Bulan Maret s/d September 2019. Penelitian disusun menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dan diulang tiga kali dengan perlakuan sebagai berikut: P0 : Kontrol Air; P1 : MOL Konsentrasi 2,5%; P2 : MOL Konsentrasi 5%; P3 : MOL Konsentrasi 7,5%; P4 : MOL Konsentrasi 10%; P5 : POC Konsentrasi 2,5%; P6 : POC Konsentrasi 5%; P7 : POC Konsentrasi 7,5%; P8 : POC Konsentrasi 10%.Hasil analisis kandungan unsur N menunjukkan bahwa MOL dan POC daun gamal tidak memenuhi persyaratan teknis minimal kandungan unsur N dalam pupuk organik cair yang dipersyaratkan oleh Permentan Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang pupuk organik, pupuk hayati dan pembenah tanah karena memiliki kandungan unsur N yang lebih rendah dibandingkan standar mutu dalam peraturan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan adanya respon negatif tanaman terhadap perlakuan menggunakan MOL. Hal ini karena lambatnya proses dekomposisi bahan organik dalam tanah yang menyebabkan tanaman sawi pakcoy tidak dapat memanfaatkan unsur hara hasil dekomposisi secara maksimal karena tanaman sawi pakcoy memiliki umur yang relatif pendek.
Respon Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Selada Keriting (lactuca sativa L.) Terhadap Kombinasi Penggunaan Asam Humat dan Pupuk NPK Susilo, Teguh; Thohiron, Mochamad
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 7, No 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v7i1.83

Abstract

Kajian lapangan dilakukan untuk mengetahui efek asam humat dan pupuk NPK pada perkembangan dan hasil tanaman selada keriting (Lactuca sativa L.). Asam humat berperan pada pengaruh pupuk NPK dalam meningkatkan pertumbuhan dan produksi tanaman. Asam humat berfungsi sebagai pengikat unsur P, K, dan N. Selada keriting mempunyai nilai gizi tinggi sering digunakan sebagai alternatif dalam hidangan sehat. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh asam humat dan pupuk NPK terhadap perkembangan dan produksi tanaman selada keriting. Penelitian menggunakan percobaan faktorial dengan perlakuan perlakuan faktor pertama yaitu injeksi asam humat dengan empat tingkat yang berbeda P0: 0 gram / L-1, P1: 2 gram / L-1, P2: 4 gram / L-1, dan P3: 6 gram / L-1, sedangkan perlakuan faktor kedua adalah aplikasi pupuk NPK dengan empat tingkat yang berbeda T0: 0 gram per ton, T1: 3 gram per ton, T2: 6 gram per ton, dan T3: 9 gram per tan. Setiap perlakuan kombinasi diulang sebanyak tiga kali, yang disusun dengan rancangan acak kelompok (RAK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi antara asam humat dan pupuk NPK berdampak besar terhadap tinggi dan jumlah daun tanaman selada keriting pada 28 hari setelah tanam (hst). Sementara pemberian pupuk NPK yang terpisah memiliki dampak besar pada parameter tinggi tanaman, berat basah, berat kering, dan luas daun, perlakuan tunggal asam humat tidak memiliki dampak signifikan pada salah satu parameter yang diamati.
Aplikasi Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Buah Nanas Madu (Ananas comosus) Subang Sebagai Antibakteri Gram Positif Dan Negatif Berdasarkan Konsentrasi Gula Yang Berbeda Rezaldi, Firman; Fadillah, M. Fariz; Agustiansyah, Lucky Dita; Tanjung, Siti Aisiyah; Halimatusyadiah, Leni; Safitri, Endang
Jurnal Agroteknologi Merdeka Pasuruan Vol 6, No 1 (2022): JUNI 2022
Publisher : Universitas Merdeka Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51213/jamp.v6i1.70

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan rata-rata diameter zona hambat pada bakteri keempat bakteri uji yang difermentasi oleh kombucha buah nanas madu Subang berdasarkan konsentrasi gula pasir putih yang berbeda-beda. Konsentrasi gula pasir putih yang digunakan dalam penelitian ini adalah 15%, 25%, dan 35%. Tahapan sebelum dilakukan aktivitas antibakteri gram positif dan negatif yaitu dengan cara mengidentifikasi kandungan metabolit sekunder pada ampas kulit buah nanas sebagai skrining awal dalam pembuatan kombucha buah nanas. Hasil skrining fitokimia pada ampas kulit buah nanas madu Subang mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Hasil fermentasi kombucha buah nanas madu Subang berpotensi sebagai antibakteri pada bakteri Staphylococcus aureus, Staphylococcus epidermidis, Pseudomonas aeruginosa, dan Escherichia coli. Kombucha buah nanas madu Subang dapat dikategorikan sebagai antibakteri dalam spektrum luas yang telah terbukti berpotensi dalam menghambat pertumbuhan bakteri patogen. Konsentrasi gula 40% merupakan konsentrasi terbaik pada kombucha buah nanas madu Subang dalam menghambat keempat bakteri uji yaitu terdiri dari dua bakteri gram positif dan dua bakteri gram negatif, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai minuman fungsional terkini pada produk bioteknologi konvensional.