cover
Contact Name
Sumiyadi
Contact Email
sumiyadi@upi.edu
Phone
+6282394025377
Journal Mail Official
riksabahasa@upi.edu
Editorial Address
Gd. Sekolah Pascasarjana Lt. 6. Jl. Setiabudhi No. 229, Isola, Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat 40154, Indonesia.
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Riksa Bahasa: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
ISSN : 24609978     EISSN : 26230909     DOI : -
Riksa Bahasa merupakan jurnal yang mempublikasikan kumpulan artikel hasil penelitian-penelitian dan telaah di bidang bahasa, sastra, tradisi lisan dan pembelajarannya. Jurnal ini dikelola oleh Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Sekolah Pascasarjana, Universitas Pendidikan Indonesia.
Articles 116 Documents
REPRESENTASI BUDAYA SUKU ANAK DALAM PADA KUMPULAN CERPEN NEGERI CINTA BATANGHARI Heri Kuswanto
Riksa Bahasa Vol 2, No 1 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.1 Maret 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i1.8773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan representasi budaya Suku Anak Dalam pada kumpulan cerpen Negeri Cinta Batanghari. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasilnya diperoleh beberapa unsur budaya Suku Anak Dalam yang direpresentasikan pengarang di dalam kumpulan cerpen ini adalah penggunaan istilah Urang Rimbo, debalang batin, dan menti, adat melangun di dalam cerpen berjudul Sakai. Juga ada adat larangan meludah, menatap lekat, dan menutup hidung yang berlaku bagi orang lain terhadap Suku Anak Dalam, serta penggunaan tombak sebagai alat memertahankan diri dan berburu yang terekam dalam cerpen berjudul Paksu. Terakhir, pada cerpen berjudul Besesandingon yang merepresentasikan sistem pengetahuan bahwa penyakit datangnya dari setan, adanya upacara sale, adat besesandingon, aktivitas berburu, dan sistem kepercayaan terhadap dewa-dewa.Kata kunci: representasi; budaya; Suku Anak Dalam; cerpen.
PENERAPAN METODE SEL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA INTENSIF TEKS PROSEDUR KOMPLEKS Herawati Murti Gustiani
Riksa Bahasa Vol 2, No 2 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.2 November 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i2.9559

Abstract

Text complex procedures are one of the learning material in Curriculum 2013. One of the skills that must be mastered student is reading the text of a complex procedure. In fact there are many students who are lazy to read. Students find it difficult to conclude the text content of complex procedures that they read. One cause of the problem is the method in which the teacher is monotonous and does not stimulate students to be active during learning. Learning Cells are cooperative learning method that requires students active during learning. The purpose of this study to determine whether there is a significant difference between the ability to read text intensive complex procedure of students before and after using the Cell study. The method used is a quasi-experimental research design control group pre-test-post-test. The sampling technique used purposive sampling study. This research data in the form of pre-test-post-test results text capabilities complex procedure experimental class and control class and the results of observation. This study is an attempt to apply the 2013 Curriculum Assessment includes the student's attitude when the treatment is done. Research results through hypothesis testing revealed the existence of differences in the ability to read text intensive complex procedures significantly between learning method with learning Learning Cells that do not use that method.Keywords: text complex procedures, cell method learning.
STUDI KOMPARATIF STRUKTUR CERITA DALAM CERITA RAKYAT SAMPURAGA (MANDAILING, SUMUT) DENGAN BUKIT SAMPURAGA VERSI DAYAK TOMUN (KALIMANTAN TENGAH) Erlinda Nofasari
Riksa Bahasa Vol 4, No 2 (2018): Riksa Bahasa Vol. 4 No. 2 November 2018
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v4i2.16333

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi dengan ketertarikan peneliti pada cerita rakyat Indonesia. Banyak ditemukan cerita rakyat yang memiliki kemiripan tema. Peneliti memilih ceita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumatera Utara) untuk dibandingkan dengan cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Tujuan penelitian ini untuk (1) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut), (2) mendeskripsikan struktur cerita dalam cerita rakyat Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah), (3) mendeskripsikan persamaan dan perbedaan struktur cerita dalam cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah). Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita rakyat Sampuraga dan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun. Data diperoleh dengan cara teknik baca dan catat. Pendekatan yang digunakan, yaitu: pendekatan sastra bandingan, pendekatan struktur cerita A.J. Greimas. Hasil penelitian menunjukan bahwa beberapa bagian dari cerita rakyat Sampuraga (Mandailing, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) mempunyai struktur cerita yang sama. Namun, terdapat juga perbedaan. Maka, dapat disimpulkan bahwa cerita rakyat Sampuraga (Mandailin, Sumut) dengan Bukit Sampuraga Versi Dayak Tomun (Kalimantan Tengah) tidak saling mempengaruhi, hal tersebut dapat dilihat dari ciri khas masing-masing daerah yang merupakan gambaran kehidupan masyarakat Mandailing, Sumut dan Kalimantan Tengah.
PENDEKATAN KREATIVITAS DALAM PENINGKATAN LITERASI PELAJAR Dede Dudu Abdul Rahman
Riksa Bahasa Vol 5, No 2 (2019): Riksa Bahasa Vol. 5 No. 2 November 2019
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v5i2.21753

Abstract

Istilah literasi di tengah masyarakat sangat populer akhir-akhir ini. Namun, kepopuleran tersebut tidak diimbangi dengan minat baca masyarakat Indonesia. Termasuk, budaya baca pelajar Indonesia yang menurut penelitian berada di posisi 60 dari 61 negara. Hal tersebut dibuktikan dengan minat baca masyarakat dalam realitas. Coba tengok berapa orang di sekeliling Anda tengah membaca buku? Padahal, jargon Buku adalah Jendela Dunia tengah melekat di masyarakat. Tujuan penelitian ini, yaitu menakar kejayaan literasi nusantara yang tingkat kesusastraannya tinggi sejak dari dulu. Kejayaan tersebut memang semacam terputus hingga generasi milenial tumbuh subur di era digital. Oleh karena itu, perlu sebuah kajian untuk mengembalikan kejayaan literasi bangsa tersebut. Pendekatan kreativitas dalam meningkatkan kecakapan literasi pelajar dapat mengembalikan kejayaan literasi bangsa. Lima belas pelajar kelas IV SDN. Perumnas Cisalak Kota Tasikmalaya yang tergabung dalam Pers Cilik Cisalak merupakan sampel dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dalam upaya mendeskripsikan dan menakar keberhasilan. Dalam rentang waktu 2010 – 2019, para pelajar tersebut mengalami perubahan setelah digali potensinya. Penggalian potensi tersebut merupakan awal dalam mendekatkan bahan bacaan sesuai minatnya.
ANALISIS KAPITALISME DALAM FILM THE HUNGGER GAMES Goziyah Goziyah; Riezka Amelia
Riksa Bahasa Vol 7, No 2 (2021): Riksa Bahasa Vol. 7 No. 2 November 2021
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v7i2.35295

Abstract

Analisis film The Hunger Games, dan analisis segala macam makna dalam film The Hunger Games yang berkaitan dengan kapitalisme, yaitu tingkat realitas, tingkat representasi, dan tingkat ideologi yang membentuk televisi John Kode Fiske. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, studi dokumentasi, studi pustaka, dan penelitian data online. Hasil dari tingkat realitas, representasi dan ideologi dalam film The Hunger Games Game ini adalah dimana kebebasan mereka ditarik dari perintah yang dibuat oleh orang-orang yang disukai bangsa, yaitu kekuasaan. Mereka yang berkuasa hanya menikmati program hiburan The Hunger Games. Penelitian ini menggambarkan sebuah negara dengan ideologi kapitalisme yang mengharuskan rakyatnya untuk mengikuti semua aturan yang dibuat untuk memiliki kekuasaan penuh. Modalisme sangat mempengaruhi perilaku individualisme yang tidak pernah apa-apa. Manusia hanya memikirkan dirinya sendiri dan mengambil keuntungan serta mengorbankan orang lain.
PENDEKATAN SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN TEKS CERITA PENDEK PADA SISWA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Siti Hamidah
Riksa Bahasa Vol 1, No 1 (2015): Riksa Bahasa Vol. 1 No.1 Maret 2015
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v1i1.8706

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah mendeskripsikan langkah pembelajaran teks cerita pendek dengan tujuan utama pembelajaran sastra yang apresiasif dengan menggunakan langkahlangkah pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan teknik studi pustaka. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pembelajaran sastra dengan tidak mengabaikan apresiasi terhadap karya sastra dapat dilakukan dengan pendekatan saintifik yang menjadi ciri khas kurikulum 2013. Pendekatan saintifik merupakan proses mendekati pemahaman pembelajaran secara ilmiah dengan menerapkan konsep-konsep penelitian ilmiah menuju pembelajaran yang bersifat empiris, aktif, kreatif dan efektif. Penerapan pendekatan saintifik dalam pembelajaran bahasa Indonesia berbasis teks pada kompensi inti 3.1 memahami teks cerita pendek meliputi kegiatan pembelajaran yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi/menalar, mencoba, dan mengomunikasikan.Kata kunci: pendekatan saintifik; teks; pembelajaran sastra; cerpen.
KEDWIBAHASAAN ANAK SEKOLAH DASAR DAN IMPLIKASINYA TERHADAP PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA Ai Siti Zenab
Riksa Bahasa Vol 2, No 1 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.1 Maret 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i1.8768

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui sejauh mana kontak bahasa yang terjadi antara bahasa Sunda dan bahasa Indonesia di kalangan anak-anak SD. Pemakaian lebih dari satu bahasa (dwibahasa) di kalangan anak-anak ternyata tidak hanya terjadi dalam konteks nonformal, tetapi juga terbawa ke dalam situasi formal. Dampak dari kebiasaan ini, anak-anak kebingungan dalam memilah bahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Permasalahan yang diteliti meliputi, 1) Sejauh manakah anak-anak sekolah dasar menggunakan bahasa Sunda dan bahasa Indonesia secara campur? 2) Apa implikasi kedwibahasaan terhadap pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar? Tujuan penelitian ini meliputi, 1) mendeskripsikan fenomena kedwibahasaan yang terjadi di kalangan siswa sekolah dasar, 2) mendeskripsikan implikasi kedwibahasaan di kalangan siswa sekolah dasar. Hasil analisis menunjukkan bahwa penggunaan bahasa Sunda dan Bahasa Indonesia secara campur tidak hanya terjadi dalam ragam lisan dan nonformal, tetapi juga terjadi dalam ranah tulis dan formal. Kebiasaan ini selain mengakibatkan siswa menjadi tidak konsisten dalam penggunaan bahasa, juga mengakibatkan pengaburan bahasa antara bahasa Indonesia dan bahasa Sunda dalam pemahaman siswa.Kata kunci: kedwibahasaan; anak sekolah dasar; pembelajaran.
PENGEMBANGAN TEKS ANEKDOT BERBASIS KEARIFAN LOKAL SEBAGAI ALTERNATIF BAHAN AJAR SMA KELAS X Danissa Citra Uthami
Riksa Bahasa Vol 2, No 2 (2016): Riksa Bahasa Vol. 2 No.2 November 2016
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v2i2.8977

Abstract

The curriculum turnover phenomenon, on the one hand is seen as effort to improve the overall quality of education and on the other hand, lead to unpreparedness every aspect of learning, mainly the teaching materials. The presence of new material such as text anecdote in the syllabus, making teachers less prepared for learning. The curriculum 2013 caused problem for teacher in providing text anecdote that actually meet the criteria of teaching materials. Therefore, researcher is trying to help teachers seeking the alternative teaching materials other than those contained in the curriculum 2013 textbook, so teachers do not use the text anecdote carelessly. The local genius values which contained in the text anecdote will be the foundation in effort to build learners who are proud of their nation’s culture. Therefore, researchers use the Research and Development Method to create the pattern of teaching materials development based on local wisdom that can be used in text anecdote learning.Keywords: teaching materials; text anecdote; local wisdom.
PEMBELAJARAN AKTIF, INOVATIF, LINGKUNGAN, KREATIF, EFEKTIF, MENARIK UNTUK MEMAHAMI STRUKTUR DAN CIRI TEKS FIKSI Lilis Mulyati
Riksa Bahasa Vol 3, No 1 (2017): Riksa Bahasa Vol. 3 No.1 Maret 2017
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v3i1.11498

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keefektifan strategi PAILKEM dalam pembelajaran. Metode pembelajaran adalah suatu cara atau upaya yang dilakukan oleh para pendidik agar proses belajar-mengajar pada siswa tercapai sesuai dengan tujuan. Metode pembelajaran ini sangat penting dilakukan agar kegiatan belajar mengajar menyenangkan dan tidak membuat para siswa bosan. Siswa dapat menangkap ilmu yang disampaikan pendidik dengan mudah. Pembelajaran sastra dilaksanakan dengan pengutamaan pada kegiatan apresiasi sastra. Hal itu menyarankan agar siswa diperkenalkan dengan karya sastra secara langsung dan sebanyak-banyaknya. Karya-karya sastra itu tentu sudah dipilih oleh guru dengan berbagai pertimbangan, di antaranya pertimbangan faktor usia, bahasa, kematangan jiwa, dan prioritas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, dengan melakukan pretes dan postes pada setiap sampel penelitian. Data dianalisis berdasarkan kriteria perhitungan struktur dan ciri kebahasaan teks cerita fiksi dalam novel dengan komponen abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi dan kode. Skor akhir yang dianalisis adalah jumlah kumulatif skor yang diperoleh siswa dari setiap unsur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pembelajaran memahami struktur dan ciri kebahasaan teks cerita fiksi dalam novel dengan menggunakan Strategi PAILKEM, membuat siswa sangat aktif dan senang. Antusiasme siswa sangat baik terhadap pembelajaran. (2) Strategi PAILKEM dinilai efektif dalam pembelajaran sastra.
MODEL INDUKTIF KATA BERGAMBAR BERBASIS HYPNOTEACHING UNTUK MENGATASI KESULITAN MEMBACA NYARING Supriyatin Supriyatin
Riksa Bahasa Vol 3, No 1 (2017): Riksa Bahasa Vol. 3 No.1 Maret 2017
Publisher : Sekolah Pascasarjana Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/rb.v3i1.12287

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya siswa SMP yang mengalami kesulitan membaca nyaring. Tujuan penelitian ini adalah mengatasi kesulitan siswa dalam membaca sekaligus meningkatkan rasa percaya dirinya melalui penerapan model induktif kata bergambar berbasis hypnoteaching. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif berbentuk studi kasus, dengan subjek penelitian siswa SMP berkesulitan membaca nyaring. Instrumen penelitian yang digunakan berupa pedoman wawancara, tes, dan observasi, serta program pembelajaran individu sebagai dasar pemberian perlakuan. Pedoman wawancara digunakan untuk mewawancarai pihak-pihak yang dipercaya sangat mengenal dan berkontribusi terhadap kemampuan membaca siswa. Adapun pihak-pihak yang diwawancarai adalah guru bidang studi bahasa Indonesia di tempat subjek penelitian bersekolah, orang tua subjek, subjek penelitian, saudara subjek, guru SD subjek, dan saudara kandung subjek. Pedoman tes terdiri atas membaca nyaring, membaca pemahaman, dan menyimak. Pedoman observasi digunakan untuk mengamati proses perlakuan yang sedang diberikan, dan kemampuan membaca subjek. Berdasakan hasil tes yang dilaksanakan setelah pemberian perlakuan, terdapat peningkatan kemampuan membaca nyaring subjek penelitian.

Page 11 of 12 | Total Record : 116