cover
Contact Name
Fitri Yanti
Contact Email
fitrililiyanti@gmail.com
Phone
+6285342733542
Journal Mail Official
jurnalhealthymw@gmail.com
Editorial Address
Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, Jalan Jend. A.H. Nasution, No. G-37 Kambu, Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Healthy Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28301463     DOI : https://doi.org/10.54883/jhmw
Core Subject : Health,
Jurnal Healthy Mandala Waluya adalah publikasi ilmiah yang menerima tulisan ilmiah di bidang kesehatan masyarakat (epidemiologi, biostatistik, kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan promosi kesehatan, administrasi dan kebijakan kesehatan, serta kesehatan reproduksi) berupa karya ilmiah mahasiswa dalam bahasa Indonesia. Jurnal ini diterbitkan oleh Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya, 3 kali setahun (April, Agustus, dan Desember).
Articles 240 Documents
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe Dila, Nadila; M, Idrus; Azlimin, Azlimin
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i2.844

Abstract

Diare merupakan suatu kondisi dimana individu mengalami peningkatan frekuensi buang air besar tiga kali atau lebih sehari disertai perubahan konsentrasi tinja dalam bentuk cair dengan atau tanpa lender atau darah. Berdasarkan data profil Puskesmas lalonggasumeeto pada tahun 2022 terdapat 83 balita yang menderita diare dan pada tahun 2023 terdapat 86 balita yang menderita diare. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian penyakit diare pada Balita di wilayah kerja puskesmas lalonggasumeeto kabupaten konawe. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan   menggunakan desain cross sectional study, populasi dalam penelitian ini berjumlah 76 ibu balita. Sampel pada penelitian ini sebanyak 43 ibu balita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara penyediaan air bersih p-value (0,239 > α 0,05), ada hubungan antara kepemilikan SPAL p-value (0,005< α 0,05), ada hubungan antara penggunaan jamban sehat p-value (0,020< α 0,05), dan ada hubungan kebiasaan cuci tangan pakai sabun p-value (0,035 < α 0,05) dengan kejadian penyakit diare pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lalonggasumeeto Kabupaten Konawe. Diharapkan Kepada pihak puskesmas Lalonggasumeeto khususnya bagian penyuluh Kesehatan untuk melakukan penyuluhan tentang penggunaan jamban sehat yang memenuhi syarat, kebiasaan cuci tangan pakai sabun yang memenuhi syarat serta pentingnya memiliki saluran pembuangan air limbah agar terhindar dari penyakit yang menyebabkan diare.
Hubungan Kualitas Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Diare di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Rahayu, Igha; Risky, Sartini; Kadarman, Achmad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.846

Abstract

Salah satu penyakit yang berasal dari lingkungan adalah diare. Data yang diperoleh dari Puskesmas Tinanggea menunjukkan prevalensi kejadian diare mengalami peningkatan selama 2021 hingga 2023. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kualitas sanitasi dasar dengan kejadian diare di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini adalah 74 Rumah, dengan teknik penarikan sampel secara Simple random sampling, dengan jumlah sampel 43 Rumah. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil uji statistik menunjukkan adanya hubungan kualitas air bersih (φ = 0,488), kualitas jamban keluarga (φ = 0,542) dan pengelolaan limbah cair (φ = 0,407) dengan Kejadian Diare di Desa Roraya Kecamatan Tinanggea Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2024. Dapat disimpulkan bahwa ada hubungan sanitasi (kualitas air bersih, kualitas jamban keluarga, dan pengelolaan limbah cair) dengan kejadian diare di Desa Roraya. Bagi Puskesmas diharapkan untuk melakukan terus pemberian penyuluhan kesehatan kepada masyarakat khusunya tentang penyediaan air bersih, penyediaan jamban keluarga, pengelolaan limbah cair yang dapat mengakibatkan penyakit diare.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting Hayana, Hayana; Ulva, Sitti Marya; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.864

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Puskesmas lalonggasumeeto bahwa jumlah kasus stunting pada tahun 2020 yaitu sebanyak 12 pasien (7,3%), tahun 2021 sebanyak 18 orang pasien (9,1%), tahun 2022 sebanyak 28 pasien (10,7%) dan Tahun 2023 diketahui sebanyak 32 orang (16,6%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu tentang gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan Kejadian Stunting pada Balita di Desa Nii Tanasa.Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 43 responden, dengan teknik penarikan sampel secara Simple random sampling, dengan jumlah sampel 31 responden. Metode analisis menggunakan uji Statistik Chi Square dan uji Phi. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan sedang antara pengetahuan ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa dengan hasil uji koefisien phi sebesar 0,504 dan ada kuat antara hubungan sikap ibu tentang gerakan 1000 hari pertama kehidupan dengan kejadian stunting pada balita di Desa Nii Tanasa. Hasil uji koefisien phi sebesar 0,631. Bagi Puskesmas diharapkan untuk Petugas kesehatan Puskesmas dapat meningkatkan program yang sudah terlaksana dengan mengevaluasi program penanganan kasus stunting secara berkala.
Analisis Pengelolaan Limbah Cair BLUD RS Tanduale Kabupaten Bombana Dalolo, Muhammad Rizaldy Am; Yasmin, Laode Muhammad; Hadju, Lodes
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.900

Abstract

Limbah rumah sakit biasa mengandung bermacam-macam mikrorganisme, limbah yang dihasilkan dari rumah sakit dapat membahayakan kesehatan Masyarakat. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran tentang system pengelolaan air limbah serta hubungan dan pengaruh antara debit air limbah, Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) BLU RS Tanduale Kabupaten Bombana. Jenis penelitian yaitu kuantitaif despkriftif dengan pendekatan studi kasus. Populasi dalam penelitian ini adalah sampel air limbah dibeberapa titik ruangan yang berada dalam BLU RS Tanduale Kabupaten Bombana. Teknik penarikan sampel yaitu purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 5 sample. Hasil analisis univariat menunjukan nilai rata rata 5 merupakan nilai yang paling tinggi dengan persentase 27,2% dan nilai rata rata terendah dimulai dari 10, 12, 44, 47, 54 dan 77 dengan memiliki persentase 9,1%. Hasil analisis univariat menunjukan Suhu air limbah 26°C dapat kita kategorikan sebagai suhu normal, dan PH 8,32 dapat kita kategorikan bahwa PH air limbah yang ada di BLUD RS Tanduale Kabuoaten Bombana menunjukan PH Normal dan TDS 80 dikategorikan bahwa TDS air limbah di BLUD RS Tanduale Kabupaten Bombana menunjukan TDS normal.  Saran dalam penelitian ini adalah bagi pengelola BLUD RS Tanduale diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan khususnya pada pengelolaan air limbah.
Faktor Kesehatan Lingkungan terhadap Kejadian Stunting pada Balita Aldi, Aldi; Hanafi, La Ode Ali; Dode, Hartian
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.917

Abstract

Prevalensi balita stunting mengalami penurunan di bawah target prevalensi tingkat provinsi yang ditargetkan pemerintah yang masing-masing sebesar 12 % dan 7 %. Namun masih menjadi perhatian untuk ditanggulangi. Faktor lingkungan diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya risiko faktor kesehatan lingkungan terhadap kejadian stunting pada balita di Wilayah Kerha Puskesmas Pomalaa. Penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan Case Control Study. Populasi dan sampel adalah balita stunting sebanyak 54 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan sumber air minum, kepemilikan jamban, kebiasaan mencuci tangan, status ekonomi dan status gizi dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Pomalaa Kabupaten Kolaka dengan hasil uji chi-square masing-masing variabel memiliki nilai asymp.sig.(2-sided) sebesar 0,00 < α (0,05). Diharapkan bagi petugas kesehatan melakukan penyuluhan dan penyebarluasan informasi tentang stunting dan faktor yang menyebabkan terjadinya stunting kepada keluarga di Kecamatan Pomalaa.
Analisis Spasial dan Faktor Risiko Kejadian Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja Puskesmas Puuwatu Fauzan, Ardhi Naufal; Rahmawati, Rahmawati; Yasmin, Laode Muhammad
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.959

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Kendari, diketahui prevalensi DBD di Kota Kendari pada tahun 2021 kasus DBD sebanyak 211 orang. Tahun 2022 kasus DBD sebanyak 230 orang. Tahun 2023 jumlah kasus sebanyak 253 orang. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui analisis spasial dan faktor risiko kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dan pendekatan spasial menggunakan desain penelitian Cross Sectional Study. Populasi dalam penelitian berjumlah 8.100 responden dengan sampel 99 responden dengan teknik pengambilan sampel cluster sampling. Analisis menggunakan analisis univariat, analisis bivariat dan anlisis spasial dan di uji menggunakan uji Chi-square. Hasil uji Chi-square menunjukkan bahwa ABJ dengan P-value = 0,045, kepadatan hunian dengan P-value = 0,345, dan pengelolaan sampah dengan P-value = 0,025. Kesimpulan penelitian yaitu ada hubungan antara ABJ dan pengelolahan sampah dengan kejadian DBD dan tidak ada hubungan antara kepadatan hunian dengan kejadian DBD di wilayah kerja Puskesmas Puuwatu. Diharapkan dapat meningkatkan pencegahan dan penanggulangan dbd secara komprehensif dan berkesinambungan agar terhindar dari DBD dan dapat meminimalisir kejadian DBD dengan memperhatikan hal-hal yang meningkatkan risiko terjadinya DBD.
Analisis Kualitas Kimia pada Air Saluran Primer II di Kecamatan Morosi Muslihin, Hasrimin; Jayadipraja, Erwin Azizi; Purnama, Indra
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1059

Abstract

Meningkatnya aktivitas pertambangan di Kecamatan Morosi berpotensi mencemari kualitas air, khususnya dari aspek kimia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas kimia air sungai pada Saluran Primer II yang berada di wilayah tersebut, dengan fokus pada parameter logam berat yaitu Timbal (Pb), Kromium Heksavalen (Cr⁶⁺), Kadmium (Cd), Arsen (As), dan Nikel (Ni). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional survey yakni pengambilan sampel di dua titik, yaitu hulu dan hilir saluran air sungai. Analisis laboratorium dilakukan dengan metode Spektrometri Serapan Atom (AAS), dan hasilnya dibandingkan dengan baku mutu kualitas air kelas II sesuai Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh parameter logam berat (Pb, Cr⁶⁺, Cd, As, dan Ni) pada kedua titik masih berada di bawah ambang batas baku mutu yang ditetapkan. Nilai yang diperoleh adalah Pb < 0,006 mg/L, Cr⁶⁺ < 0,01 mg/L, Cd < 0,006 mg/L, As < 0,0002 mg/L, dan Ni < 0,03 mg/L. Meskipun demikian, seluruh logam tersebut bersifat toksik, persisten, dan bioakumulatif, sehingga tetap berpotensi menimbulkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan. Kesimpulannya, kualitas kimia air pada Saluran Primer II masih memenuhi baku mutu air kelas II, namun pengawasan ketat dan pemantauan berkelanjutan tetap diperlukan. Upaya edukasi masyarakat dan penerapan teknologi mitigasi pencemaran seperti fitoremediasi dan bioadsorpsi perlu ditingkatkan.
Analisis Sanitasi dan Hygiene Pada Kesehatan Balita: Studi Kasus Kejadian Stunting di Lalonggasumeeto Mauliyana, Andi; Aprilia, Novi; Jannah, Besse
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1119

Abstract

Stunting merupakan kondisi tubuh anak berperawakan pendek yang dibuktikan dengan panjang atau tinggi badannya kurang dari normal jika dibandingkan dengan anak seusianya berdasarkan jenis kelamin. Berdasarkan tinggi badan menurut umur (TB/U), klasifikasi stunting dibagi menjadi 2 yaitu pendek dan sangat pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan dan personal hygiene ibu dengan kejadian stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas lalonggasumeeto. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua stunting pada balita di wilayah kerja puskesmas Lalonggasumeeto. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24 orang. Data diperoleh dari wawancara dan observasi menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji Chi-Square.  Hasil penelitian dengan uji statistik Chi Square pada taraf kepercayaan 95% menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan dan personal hygiene dengan kejadian stunting dengan nilai p value < 0,05 memiliki hubungan dengan kejadian stunting di Wilayah Kerja Puskesmas Lalonggasumeeto. Bagi Petugas kesehatan khususnya pengelola program kesehatan lingkungan untuk lebih mengintensifkan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih mulai dari memperhatikan dan mesosialisasikan kepada masyarakat tentang sanitasi lingkungan
Hubungan Kondisi Lingkungan dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Basala Ulva, Sitti Marya; Misnawati, Misnawati; NurJannah, Besse
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1120

Abstract

Kasus ISPA pada balita menunjukkan trend yang berfluktuasi selama beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan rumah dengan kejadian infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) pada balita di wilayah kerja Puskesmas Basala. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan September – Oktober 2024  . . Jenis penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study menggunakan uji chi square. Populasi dalam penelitian ini 128 balita. Pemilihan sampel menggunakan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 56 orang.  Berdasarkan hasil uji statistik antara perilaku merokok dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Kemudian hasil uji statistik antara ventilasi rumah dengan kejadian ISPA menggunakan chi-square di peroleh nilai ρ value = 0,000. Dan  hasil uji statistik menggunakan chi-square antara asap dapur dengan kejadian ISPA di peroleh nilai ρ value = 0,025, sehingga Ha diterima dan H0 ditolak. Terdapat hubungan perilaku merokok, ventilasi rumah, asap dapur dengan kejadian ISPA. Disarankan agar masyarakat meningkatkan ventilasi di dalam rumah, menghidari rokok dan menggunakan bahan bakar yang lebih bersih. Selain itu petugas puskesmas diharapkan untuk melakukan edukasi tentang pentingnya pencegahan ISPA dan memberikan pelatihan cara penggunaan bahan bakar yang ramah lingkungan.
Kajian Interkoneksi Pengaruh Kualitas Pelayanan Terhadap Kepuasan Pasien Puskesmas Ranomeeto Konawe Selatan Gusbul, Meutia Ramadhani; Firmansyah, Firmansyah; Akbar, Muhammad Ikhsan
Jurnal Healthy Mandala Waluya Vol. 4 No. 3 (2025): Jurnal Healthy Mandala Waluya (JHMW)
Publisher : Program Studi Sarjana Kesehatan Masyarakat Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jhmw.v4i3.1202

Abstract

Pelayanan kesehatan yang berkualitas adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pasien. Berdasarkan data kunjungan pasien di Puskesmas Ranomeeto mengalami peningkatan setiap tahunnya dimana pada tahun 2022 sebanyak 6.644 pasien, tahun 2023 sebanyak 11.881 pasien, dan tahun 2024 sebanyak 13.136 pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan kesehatan dengan kepuasan pasien di Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan rancangan crosss secional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 13.136 paisen,dengan sampel 100 responden dengan cara simple random sampling. Data di analisis dengan analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan sedang antara reliability (x2hitung = 9,481,  = 0,408), hubungan lemah antara assurance (x2hitung =19,434,  = 0,341), hubungan lemah antara tangibles (x2hitung = 15,896, = 0,399), hubungan sedang antara emphaty (x2hitung = 16,964, = 0,412), hubungan sedang antara responsiveness (x2hitung = 10,168, = 0,319), dengan kepuasan pasien di Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Disaran kan bagi tenaga kesehatan agar dapat terus meningkatkan kompetensi kerja mereka secara berkelanjutan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan.