cover
Contact Name
Dodo
Contact Email
do2spd@gmail.com
Phone
+6281394709969
Journal Mail Official
do2spd@gmail.com
Editorial Address
Pintusinga Regency No. A8 RT.006 RW.018
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan
ISSN : -     EISSN : 29869994     DOI : https://doi.org/10.62475/sibook
The journal Garasi Buku and Obrolan Keilmuan (Journal Sibook) covers a wide range of topics within the fields of education, social issues, and religion. Its scope includes, but is not limited to, the following areas: Education: The journal welcomes research articles, theoretical papers, and empirical studies on various aspects of education, including educational policies, curriculum development, teaching methods, assessment and evaluation, educational psychology, educational technology, and the role of education in promoting social change. Social Issues: The journal encourages submissions that address pressing social issues, such as poverty, inequality, discrimination, human rights, social justice, sustainability, and global challenges. It welcomes interdisciplinary approaches and research that examines the social, economic, political, and cultural dimensions of these issues. Religion: The journal invites papers that explore the role of religion in society, religious beliefs and practices, religious education, interfaith dialogue, religious diversity, religious extremism, and the impact of religion on social and political issues. It seeks to foster dialogue and understanding among scholars from different religious traditions and promote the study of religion in a global context.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2023)" : 7 Documents clear
Meningkatan Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas V Madrasah Ibtidaiyah Tambakreja Lakbok melalui Metode Pembelajaran Cooperative Learning Tipe Teams Games Tournament (TGT) Nurholis; Holiludin
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/8shpwm25

Abstract

Kegiatan pembelajaran yang diharapkan dari seorang guru adalah proses pembelajaran yang berpusat pada siswa (student centered) bukan (teacher centered). Hal ini merupakan kewajiban dan tugas guru untuk memastikan hal tersebut karena guru merupakan aktor utama. Dengan demikian diharapkan melalui pendekatan student centered dapat meningkatkan motivasi belajar siswa yang berpengaruh pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dimaksudkan untuk memperbaiki proses pembelajaran sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V MI Tambakreja. Menurut Suharsimi Arikunto (2006: 96) penelitian tindakan kelas (classroom action research), yaitu penelitian yang dilakukan oleh guru ke kelas tempat ia mengajar dengan menekankan pada peningkatan proses dan praktik pembelajaran. Motivasi belajar siswa kelas V MI Tambakreja juga meningkat. Pada pratindakan rerata hanya 52% atau kategori sangat kurang. Selanjutnya pada siklus satu meningkat menjadi 65% dengan kategori cukup dan pada siklus dua meningkat lagi menjadi 78% dengan kategori baik. Guru harus lebih paham cara menyampaikan materi kepada siswa sesuai dengan taraf perkembangan siswa.  
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Kognitif Matematika Melalui Pendekatan Teori Belajar Bruner bagi Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Citamiang Lakbok Ciamis Lestari, Rita; Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/tzwp6j21

Abstract

Mathematics subjects are given since Elementary School/Madrasah Ibtidaiyah at the formal school level. Based on the 2013 Elementary School Content Standards, Mathematics is considered a universal science that will be used as the basis for the development of other sciences. Therefore, for a solid mastery of this knowledge is given early. This research is classroom action research. This research is intended to improve the learning process so that it can improve the cognitive learning outcomes of Mathematics for second graders of MI Citamiang Lakbok. According to Suharsimi Arikunto (2006: 96) classroom action research, namely research conducted by the teacher to the class where he teaches with an emphasis on improving learning processes and practices. Research activities carried out in two cycles. Each cycle is carried out in two meetings. Before carrying out the cycle, the researcher carried out pre-action activities. The process of learning mathematics in class II MI Citamiang Lakbok has increased from only presenting counting techniques to being preceded by concepts. In addition, students are more active in learning activities. The cognitive learning outcomes of MI Citamiang Lakbok class II students also increased. In pre-action only 43% reached KKM. Furthermore, in cycle one it increased to 52% and in cycle two it increased again to 76%. Teachers must better understand how to convey material to students according to the level of student development.  
Meningkatkan Keterampilan Menulis Dialog Pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia melalui Pendekatan Cooperative Learning Sistem Stad pada Siswa Kelas III Mi Puloerang Lakbok Kabupaten Ciamis Yuningsih, Yuyun; Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/pzmhhq80

Abstract

One of the problems faced by the teacher is the passivity of students in class, in group study in class to express opinions, it can be said that the students' abilities are not yet fluent. not optimal, Indonesian learning achievement is still low, especially in formative tests, summative students are not yet brave enough to answer questions or express opinions, the use of models or approaches in learning is not maximized. The research model is a procedure that describes how this research is carried out. In this class action research, the researcher used the action research model developed by Kemmis and McTaggart (1990:11). Based on the success indicator, namely 75% of the class population scored above the KKM, the action in cycle II was successful. As many as 16 students (88.89%) scored above the KKM. The learning process is further improved, namely students have done peer tutoring and students are more active in learning activities with the teacher. Giving material that has been repeated makes students understand more about the material presented by the teacher. Students who better understand the meaning of the activities carried out by the teacher help friends who do not understand. Thus cooperative learning is achieved. In the pre-action, the dialogue writing skills of class III MI Puloerang Lakbok students were still low. Students who can achieve KKM are only 3 children (16.67%). After carrying out the STAD-type cooperative learning actions in the first cycle, it produced 8 students (44.44%). Furthermore, in cycle II, there were 16 students (88.89%) who succeeded in achieving the KKM. 
Fungsi Pembinaan untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Madrasah di Lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Ciamis Yasiman; Falah, Darul
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/20ymat71

Abstract

Fungsi pembinaan kepada guru menurut Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia No 2 Tahun 2012 tentang Pengawas Madrasah dan Pengawas Pendidikan Agama Islam di Madrasah pasal 5 ayat 3d dilakukan oleh pengawas madrasah baik langsung kepada guru maupun melalui Kepala Madrasah. Pada peraturan tersebut dijelaskan pembinaan yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Dengan demikian, fungsi pembinaan pengawas sangat diperlukan. Pendekatan penulisan karya tulis ini disusun menggunakan pendekatan deskrptif kualitatif. Karya tulis ini berisi mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh pengawas madrasah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di madrasah. Sumber data yang digunakan dalam penyusunan karya tulis ini berdasarkan observasi lapangan. Data yang didapatkan lalu dikaji dan diolah. Pengolahan data didukung dengan hasil studi literasi. Kombinasi data keduanya lalu digunakan sebagai dasar pembuatan karya tulis. Langkah pembinaan berdasarkan Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2012 mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan hasil belajar kegiatan pembelajaran di madrasah. Taraf Keberhasilan Fungsi Pembinaan Kegiatan pembinaan dikatakan berhasil apabila sebagai berikut. 1) Guru membuat sendiri RPP yang akan dipakai; 2) Guru mengadakan pembelajaran variative; 3) Guru melaksanan penilaian yang sesuai dengan tujuan dan vaiatif. Langkah pelaksanaan fungsi pembinaan untuk meningkatkan mutu pembelajaran madrasah di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Ciamis adalah sebagai berikut. 1) Pembinaan terhadap perencanaan Pembelajaran; 2) Pembinaan terhadap proses pembelajaran; 3) Pembinaan terhadap penilaian hasil pembelajaran Saran penulis Perlu adanya penelitian lebih lanjut untuk mengetahui taraf keberhasilan fungsi pembinaan.
Pemanfaatan Aplikasi Whatsapp  sebagai Sarana Diskusi Antara Pengawas dan Guru Di Madrasah Binaan Somantri, Tata
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/wdzyy562

Abstract

Kemajuan teknologi yang pesat di bidang komunikasi telah melahirkan banyak inovasi dan gagasan baru, ide yang bertujuan untuk memudahkan proses komunikasi manusia menjadi lebih efektif. Dalam kemajuan teknolog informasi juga kita dapat berhubungan dengan orang lain tanpa ada batasan jarak dan waktu. Salah satu inovasi yang mempermudah proses komunikasi adalah telepon selular atau yang biasa disingkat dengan kata ponsel. Ponsel yang digunakan saat ini sudah sangat canggih, apalagi ponsel sekarang sudah memiliki bermacam-macam platform seperti Windows dan Android. Ponsel biasanya juga digunakan sebagai sarana berhungan dengan orang lain dengan memanfaatkan aplikasi media sosial berupa WhatsApp, Facebook, twitter dan banyak yang lainnya. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sugiyono (2014) mendefinisikan metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Memanfaatkan WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah dapat dilakukan dengan cara membuat akun WhatsApp terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan membuat grup chating WhatsApp, dan selanjutnya dengan menggunakan grup chating WhatsApp tersebut digunakan sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah, baik itu berupa diskusi pemecahan masalah di sekolah maupun pertukaran informasi. Pemanfaatan Aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi antara pengawas dan guru madrasah secara keseluruhan berdasarkan kuisioner yang telah diisi oleh guru madrasah adalah efektif. Untuk mempermudah pertukaran informasi antara pengawas dan guru dibawah bimbingannya, ada baiknya menggunakan aplikasi WhatsApp sebagai sarana diskusi. Penggunaan aplikasi WhatsApp ini baiknya dapat dikembangkan lagi untuk menyempurnakannya.
Analisis Surah Al-Hujurat dan Pemaknaan Menuju Aktualitas Pengamalan Al Haq, Mursyid
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/3zmpt398

Abstract

Manners include the main part discussed in surah Al-Hujurat, how to get along with Allah, the Messenger and fellow human beings. Interaction with humans has its own difficulties, it also causes many problems. So that Allah guides people through His Messenger to organize a good and prosperous life. Through a good relationship with Allah and His Messenger we get instructions towards a happy life. Surah Al-Hujurat verses 6-8 discusses Tabayyun checking news to prove its validity, obedience to the apostle, love for faith and hatred for its opponents and obstacles, and gifts given to those who are on the straight path and achieve true love of faith. Meanwhile, Tabayyun is a solution that the Qur'an offers in an increasingly sophisticated era of information and technology.
Meningkatkan Kemampuan Literasi Siswa melalui Gerakan Literasi Sekolah Dodo, Dodo
Jurnal Garasi Buku dan Obrolan Keilmuan Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Yayasan Insanulhaq

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62475/0skycm34

Abstract

Di dunia yang berkembang pesat saat ini, literasi telah menjadi keterampilan penting bagi individu untuk menavigasi dan berhasil dalam berbagai aspek kehidupan. Literasi tidak terbatas pada membaca dan menulis tetapi juga mencakup kemampuan berpikir kritis, pemahaman, dan komunikasi. Menyadari pentingnya literasi, banyak lembaga dan organisasi pendidikan telah memulai program dan gerakan untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa. Salah satu gerakan tersebut adalah Gerakan Literasi Sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gerakan literasi sekolah dan dampaknya terhadap pertumbuhan kemampuan literasi siswa.

Page 1 of 1 | Total Record : 7