cover
Contact Name
Rojai Zhofir
Contact Email
rojaizho@gmail.com
Phone
+6285709037738
Journal Mail Official
admin@yayasandarussalam.or.id
Editorial Address
Jl. Jaya Wijaya, Dusun Besar Kota Bengkulu
Location
Kota bengkulu,
Bengkulu
INDONESIA
Ghaitsa: Islamic Education Journal
ISSN : -     EISSN : 27211592     DOI : https://doi.org/10.62159/ghaitsa.vXXX
Core Subject : Religion, Education,
Ghaitsa: Islamic Education Journal is a double-blind peer-reviewed journal on education and teacher training. Ghaitsa Journal is intended to provide academic forums for researchers who are interested in the discussion of current and future issues on education and teacher training, especially in the Muslim world. All articles will be reviewed by experts before accepted for publication. Each author is solely responsible for the content of the published articles. The journal is open to authors around the world regardless of nationality.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2023): Juni" : 11 Documents clear
Peran Orang Tua Sebagai Pendidik Dalam Menumbuhkan Kecerdasan Emosional Anak Di Lingkungan Pasar Tradisional Panorama Kota Bengkulu Hevi Sundra; Zulkarnain, Zulkarnain; Saepudin
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.524

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menegtahui bagaiamana upaya orang tua sebagai pendidik dalam menumbuhkan kecerdasan emosional anak di lingkungan pasar Tradisional Panorama kota Bengkulu, dan apa saja faktor keberhasilan dan faktor yang menjadi kendala dalam upaya orang tua menumbuhkan kecerdasan eosional anak di lingkungan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskribtif, teknik pengumpulan datanya menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data penelitian meliputi reduksi data/data reduction, penyajian data/data display, dan pengambilan kesimpulan atau conslusion drawing/verfication.Hasil penelitian menunjukan bahwa bahwa mayoritas orang tua mengethui dan tetap melakukan peran sebagai pendidik dalam menumbuhkan kecerdasan emosional anak walapun dengan kesibukan dan kurang baiknya pengaruh lingkungan pasar. Dengan upaya diantaranya melakukan pendekatan secara emosional, memberi kasi sayang yang cukup. membangun kepercayaan agar sang anak terbuka dan dapat menggunkannya sebagai cara membantu menyelesaikan permasalahan anak dengan diskusi dan pemberian nasehat dengan menggunakan kata positif dan baik. menumbuhkan empati dengan mengajak anak mengikuti kegiatan kemasyarakatan secara langsung, melatih anak saling tolong menolong. Menjadikan Media seperti buku dan internet, bisa berupa cerita atau video dapat menjadi media pengajaran bagi orang tua untuk sang anak, dan upaya memberikan suri tauladan yang baik,. Dalam upaya itu terdapat faktor keberhasilan di antarnya, faktor sekolah yang baik, hubungan dengan keluarga yang harmonis. Faktor penghambatnya adalah lingkungan pasar yang kurang baik, banyak pengaruh dari teman bermain kurang baik, orang tua yang sibuk dan kurang pengetahuan tentang cara mendidik dan menumbuhkan kecerdasan emosional anak, untuk itu orang tua berupaya mencari tahu cara mendidik melalui teman atau mencari bahan bacaan guna menumbuhkan kecerdasan emosional pada anak.
Kompetensi Kepribadian Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Menghadapi Era Digital Di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu Yasinta Aprilia Sembiring; Adisel; Qolbi Khoiri
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.529

Abstract

Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis: 1) Kepribadian guru pendidikan agama Islam mantap dan stabil, 2) Kepribadian guru pendidikan agama Islam dewasa, 3) Kepribadian guru pendidikan agama Islam arif, 4) Kepribadian guru pendidikan agama Islam berwibawa, 5) Kepribadian guru pendidikan agama Islam berakhlak mulia dan teladan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun responden penelitian Kepala Sekolah dan 3 guru pendidikan agama Islam di SMP Negeri 2 Kota Bengkulu. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis data; reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: 1) Kepribadian guru mantap dan stabil; a) disiplin peraturan, b) bertutur kata sopan, c) tidak melanggar norma. 2) Kepribadian dewasa; a) sikap tanggung jawab, b) membuat RPP efisien dan efektif, c) menjalankan setiap tugas, dan d) melaksanakan peran guru. Guru yang menggunakan handphone di jam pembelajaran dengan tujuan mempermudah proses pembelajaran diperbolehkan. 3) Indikator kepribadian arif; a) menjalankan peran guru, b) berkontribusi dengan program sekolah, c) menjalin hubungan baik dengan orang tua peserta didik, d) menyumbangkan pemikiran, dan e) menerima kritik dan saran. Guru yang memanfaatkan media sosial sebagai wadah berbagi bahan ajar, adalah pedidik yang kreatif dan inovatif. 4) Kepribadian berwibawa; a) sikap tegas, b) bertindak adil, c) membuat peserta didik segan, dan d) perkataan dan perbuatan sejalan. 5) Indikator kepribadian berkahlak mulia dan menjadi teladan bagi peserta didik yakni; a) mematuhi norma agama, etika baik. Fenomena guru mengajarkan goyang pargoy bertentangan dengan Undang-Undang nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Bab 1 Pasal 1 ayat 1.
Pengaruh Lingkungan dan Gaya Belajar Terhadap Motivasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran SKI di MA Pancasila Kota Bengkulu Siswanto, Heru; Asmara; Jelita, Dian
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.577

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah, 1) untuk mengetahui pengaruh lingkungan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Bengkulu, 2) Untuk mengetahui gaya belajar terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Bengkulu dan 3) untuk mengetahui lingkungan dan gaya belajar terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Bengkulu. Hasil penelitian adalah 1) terdapat pengaruh lingkungan terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Kota Bengkulu, yang berarti Ha1 diterima dan Ho1 ditolak, 2) terdapat pengaruh gaya belajar terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Kota Bengkulu, yang berarti Ha2 diterima dan Ho2 ditolak dan ada pengaruh pengaruh antara pelaksanaan lingkungan dan gaya belajar terhadap Motivasi Belajar pada mata pelajaran SKI di MA Pancasila Kota Bengkulu, yang berarti Ha3 diterima dan Ho3 ditolak.
Peran Ibu Sebagai Madrasah Pertama Dalam Keluarga ( Studi Kasus Pada Masyarakat Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang) Citra Anabella, Ridh Tania; Nasron; Utami, Intan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.584

Abstract

: Penelitian ini membahas tentang peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga. Wanita yang sudah berkeluarga secara otomatis memiliki peran ganda yaitu dirumah sebagai istri bagi suami dan ibu bagi anak-anaknya, serta sebagai wanita dengan tugas pekerjaannya. Permasalahan dalam penelitian ini terlihat dari kegiatan ibu yang pagi-pagi sudah berangkat ke pasar berdagang karena untuk membantu suami mencari nafkah dan pulangnya sudah sore dan sebagai akibatnya banyak ditemui sekarang kejadian di masyarakat, seperti anak yang tidak patuh kepada ibu, kenakalan remaja, dan lainnya. Tujuan penelitian ini Untuk mengetahui bagaimana peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Metode penelitian yang digunakan adalah Deskriptif Kualitatif dengan cara penelitian lapangan, dan menggunakan 3 tehnik pengumpulan data yaitu: observasi, wawancara dan dokumentasi. Lokasi penelitian ini berada di Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa peran ibu sebagai madrasah pertama dalam keluarga pada anak di Gang Asholihin Kecamatan Kepahiang Kabupaten Kepahiang yaitu dalam hal pemberian pengawasan serta pengajaran tentang ilmu pengetahuan, ibadah, dan akhlak masih sangat kurang.
Pengaruh Lingkungan Terhadap Pendidikan Karakter Santri Di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Dwi Ari Utami, Erina; Khermarinah; Jelita, Dian
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.589

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan apakah ada pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter santri di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 40 orang santriwan-santriwati di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan datanya yaitu angket/kuesioner, observasi dan dokumentasi. Uji validitas data angket dalam penelitian ini, penulis menggunakan rumus korelasi product moment, sedangkan uji normalitas datanya menggunakan rumus Spearman Brown (split half). Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji komparatif rumus korelasi product moment. Hasil dari penelitian ini yaitu bahwa terdapat pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter santri di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Dari uji korelasional product moment, dapat diketahui bahwa hasil rxy sebesar 0,519 kemudian dilanjutkan dengan melihat rtabel nilai koefisien “r” product moment dari 40 adalah 0,312 yang artinya lebih besar dari rtabel yaitu 0,519 ≥ 0,312. Angka tersebut berarti bahwa hipotesis kerja (Ha) dalam penelitian ini diterima yaitu terdapat pengaruh lingkungan terhadap pendidikan karakter santri di MTs Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu, sedangkan hipotesis nihil (Ho) ditolak
Analisis Motivasi Orang Tua Memilih Sekolah Berbasis Islam (Studi Kasus SMP Plus Ja-Alhaq Kota Bengkulu) Yulianti, Rahma; Nasron; Utami, Intan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.591

Abstract

Pendidikan merupakan hal yang bersifat mutlak dan tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia, baik dari kehidupan pribadi, keluarga maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Bagi umat Islam, lembaga pendidikan yang memenuhi harapan ialah lembaga pendidikan yang didalamnya terdapat pelajaran umum dan juga pelajaran agama Islam, artinya bukan sekedar lembaga yang di dalamnya diajarkan pelajaran umum saja, melainkan lembaga pendidikan yang secara garis besar bernapaskan Islam. diberikan sekurang-kurangnya 70% disamping mata pelajaran umum. Sekolah Berbasis Islam menjadi pilihan orang tua dalam menyekolahkan anaknya. Oleh karena itu, Anak-anak yang berpendidikan di sekolah berbasis Islam memiliki karakter religius yang lebih unggul dari anak yang bersekolah umum. Apa saja faktor yang mendominasi motivasi orang tua memilih Sekolah Berbasis Islam ( SMP Plus Jâ-alHaq Kota Bengkulu ) ?. Metode yang dilakukan untuk pengumpulan data ini dengan wawancara informasi dilapangan, proses ini diteruskan sampai pada suatu keadaan yang dirasakan tidak ditemukan lagi informasi yang baru. Jumlah informasi yang di wawancarai tidak dibatasi tapi berhenti setelah masalah [terjawab hal ini dimaksudkan untuk memperoleh data yang diteliti. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Faktor nilai agama islam, iman dan takwa yang mendominasi motivasi orang tua dalam menyekolahkan anak di SMP Plus Ja alHaq dilihat dari keinginan orang tua agar anaknya menjadi berakhlak mulia, anak yang sholeh dan sholeha, beriman dan bertakwa, rajin beribadah, jujur, menghormati orang tua dan mendapatkan prestasi. Faktor lainnya kualitas guru, biaya, sarana prasarana dan jarak tempuh menuju sekolah.hasil penelitian ini dapat memberikan keterangan sebagai masukan para orang tua untuk menyekolahkan anaknya disekolah berbasis islam ( SMP Plus Ja alHaq Kota Bengkulu ).
Penanaman Nilai-Nilai Islami bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras Dhea Fronika; Anisa Putri Listari; Dea Olivia; Messi Yulistina; Nova Asvio
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.856

Abstract

Pendidikan merupakan aspek penting yang ada di Negara ini, baik pendidikan Inklusi maupun Pendidikan Non Inklusi. Adapun pembahasan dalam penelitian ini mengenai himbingan dalam pendidikan Islam untuk Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras Hal ini perlu untuk diteliti karena setiap individu berhak mendapatkan pendidikan, dalam penelitian ini lebih diutamakan untuk pendidikan islam. Peran karakteristik dan model bimbingan dalam pendidikan islam sangat penting untuk di terapkan, periu disesuaikan dengan kebutuhan dan kurikulum dari masing-masing instansi pendidikan. Dengan adanya peranan dari Pendidikan islam dalam membina anak-anak berkebutuhan khusus tuna laras diharapkan mampu memberikan wawasan kepada peserta didik anak berkebutuhan khusus tuna laras bahwasanya melalui pendidikan islam sebagai upaya penanaman nilai nilai islami guna mempersiapkan generasi berakhlak mulia Karakteristik dari anak berkebutuhan khusus tuna laras diantaranya Tidak mampu mendefinisikan dengan tepat kesehatan mental dan perilaku yag normal Tidak mampu mengukur emosi dan perilakunya sendiri, dan Mengalami kesulitan dalam menjalankan fungsi sosialisasi, sehingga diperlukan adanya model bimbingan yang relevan untuk menghadapi kondisi tersebut.
Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Konservasi Lingkungan Alam Desa Aur Gading Kecamatan Kerkap Kabupaten Bengkulu Utara dan Relevansinya sebagai Sumber Pembelajaran IPS Zetira Utari Aprilia; Irwan satria; Nurniswah
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.892

Abstract

Kehidupan manusia pada dasarnya berhubungan erat dengan lingkungan alam sebab bergantung pada ekosistem yang mengklaim keberlangsungan hidupnya. Tapi saat ini kerusakan lingkungan alam sebagai gosip primer dengan berbagai kondisi yang mengancam kualitas lingkungan hidup.maka dianggap penting adanya kesadaran kesadaran ekologi pada masyarakat untuk pengelolaan lingkungan alam, dengan mempertimbangkan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan supaya tetap lestari.hal ini bisa dengan menginternalisasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam perlindungan dan pelestarian alam oleh masyarakat setempat salah satu warga lokal yang mempunyai nilai-nilai ekologi dalam kearifan lokal adalah masyarakat lokal Desa Aur Gading yang terdapat di kabupaten Bengkulu Utara..Tujuan penelitian ini untuk memahami dan mendeskripsikan nilai-nilai kearifan lokal konservasi lingkungan alam di Desa Aur Gading dan hubungannya pada pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Nilai nilai kearifan lokal pada konservasi lingkungan alam desa aur gading, yang berdasarkan nilai religius yaitu nilai religius, adalah nilai yang menentukan manusia berhati nurani, berakhlak mulia,saleh ke salah satu arah. nilai budaya berisi petuah-petuah salah satu wujud petuah tidak boleh sembarangan mengucapkan keinginan baik secara lisan maupun dalam hati yang diyakini masyarakat aur gading. Nilai ekonomi merupakan ekonomi yang di tentukan berdasarkan aturan adat istiadat, yang mana aturan tersebut bertujuan untuk melindungi kelestarian lingkungan dan keseimbangan yang ada di daerah sekitar dan Nilai Politik .nilai-nilai kearifan lokal dalam konservasi lingkungan alam desa aur gading memiliki relevansi sebagai sumber pembelajaran IPS yaitu sumber pembelajaran IPS di sekolah atau madrasah, yang mampu menghadapi krisis moral yang saat ini melanda generasi muda melalui pembelajaran IPS dapat membentuk karakter siswa peserta didik akan mengetahui bagaimana cara menumbuhkan rasa cinta tanah air dengan kearifan lokal yang ada di masyarakat..
Efektivitas Program Sekolah Berbasis Pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu Azwari, Rusdan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.900

Abstract

Program Sekolah Berbasis Pesantren dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu terlaksana secara efektif. Hal ini diindikasikan dengan sudah adanya perencaan, pengorganisasia, kepemimpinan, pengawasan program tersebut dan manfaat yang positif terhadap santri. Permasalahan penelitian ini adalah bagaimana efektivitas program sekolah berbasis pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program sekolah berbasis pesantren di SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian evaluatif (evluative research). Dikumpul dengan menggunakan angket dengan responden 18 guru SMP BP Pondok Pesantren Pancasila Kota Bengkulu. Hasil analisis data melalui rumus TSR dan interpretasi data menunjukkan bahwa jawaban responden terhadap angket program sekolah berbasis pesantren mayoritas berada pada kategori efektif yaitu skor antara 50 sampai dengan 58 sebanyak 14 responden ( 78 % ) dan pelaksanaan rogram sekolah berbasis pesantren mayoritas pada kategori efektif yaitu yaitu skor antara 50 sampai dengan 58 sebanyak 17 responden ( 94 % ) dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP BP Pondok Pesantren Pacasila Kota Bengkulu.
Nilai–Nilai Religius dalam Film Atap Padang Mahsyar dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam Anshori, M.Farouk Albakhar; Khoiri, Qolbi; Efendi, Hamdan
GHAITSA : Islamic Education Journal Vol. 4 No. 2 (2023): Juni
Publisher : Yayasan Darusssalam Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62159/ghaitsa.v4i2.920

Abstract

Film Nilai–Nilai Religius Dalam Film Atap Padang Mahsyar Dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam adalah salah satu serial yang dinikmati dalam semua kalangan. Tokoh-tokoh dengan karakter unik dengan cerita yang yang menarik sesuai dengan kehidupan nyata. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis nilai-nilai religius yang muncul di film Atap Padang Mahsyar dan Relevansinya terhadap Materi Pendidikan Agama Islam. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian Kepustakaan dengan sumber data yang digunakan adalah sumber primer dan sekunder. Teknik yang penelitian yang digunakan yaitu analisis isi (content analysis). Dalam pengambilan data-datanya penulis mengambil dari data primer yaitu Film Atap Padang Mahsyar dalam Channel You Tube ACT. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan nilai-nilai religius yang terkandung dalam film Atap Padang Mahsyar, yaitu nilai akidah yang meliputi enam rukun iman, nilai akhlak meliputi akhlak terhadap diri sendiri, orang tua,keluarga dan masyarakat, nilai ibadah meliputi shalat, mengajarkan ketepatan waktu dalam mengerjakan shalat dibuktikan dengan sholat berjamaah. Secara keseluruhan nilai religius dalam film Atap Padang Mahsyar memiliki relevansi terhadap materi Pendidikan Agama Islam yaitu nilai pendidikan akidah relevan dengan KD kurikulum 2013 di MTS kelas VII semester ganjil KI.1(menghayati dan meyakini akidah Islam), nilai pendidikan akhlak relevan dengan materi rumpun PAI kurikulum 2013 pada mata pelajaran akidah akhlak tingkat MI kelas IV semester genap pada KI (memiliki akhlak yang baik dalam beribadah dan berinteraksi dengan diri sendiri, sesama, dan lingkungan) dan KD 2.1, dan nilai pendidikan ibadah (syari’ah) relevan dengan MTS kelas VII semester genap kurikulum 2013 tentang materi solat pada KI dan KD 1.2 (terbiasa melaksanakan solat fardu dalam berbagai keadaan).

Page 1 of 2 | Total Record : 11