cover
Contact Name
Merry Pongdatu
Contact Email
merrypongdatu85@gmail.com
Phone
+6285299479260
Journal Mail Official
merrypongdatu85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Jend. AH. Nasution, Kambu, Kec. Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara 93561 Telepon: (0401) 3191472 Email/Website:www.umw.ac.id Provinsi: Sulawesi Tenggara
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
ISSN : -     EISSN : 28096762     DOI : DOI: https://doi.org/10.54883
Core Subject : Health, Social,
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (Jakmw)adalah jurnal (Open Journal System) yang didirikan oleh Program Studi Keperawatan dan Profesi Ners Universitas Mandala Waluya. Jurnal ini juga menjadi wadah untuk bertukar dan berbagi informasi tentang perkembangan ilmu Keperawatan di seluruh dunia yang menjadi representasi visual untuk proses pertukaran ilmu pengetahuan dalam praktik Keperawatan berbasis bukti (Evidence Based Practice). Jurnal ini diterbitkan secara berkala dua kali dalam setahun yaitu periode Januari-Juni dan Juli – Desember.
Articles 81 Documents
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Hipertensi Di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari Masriwati, Sitti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v1i2.490

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang banyak dialami oleh orang dewasa dan lansia. Hasil studi pendahuluan, didapatkan sebanyak 118 orang menderita hipertensi yang terdiri dari perempuan dan laki-laki.. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kualitas hidup penderita hipertensi, di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional melalui pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien dengan penyakit hipertensi yang berjumlah 118 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan teknik purpose sampling. metode analisis menggunakan uji chi square dan phi. Hasil Uji Square dan Phi menunjukan dukungan emosional dengan kualitas hidup (X2 hitung 11.007 dan nilai Phi = 0.072, dukungan informasional dengan kualitas hidup (X2 hitung 11.37 dan nilai Phi = 0.85, dukungan instrumental dengan kualitas hidup (X2 hitung 11.000 dan nilai Phi = 0.078 dan dukungan penghargaan dengan kualitas hidup (X2 hitung  11.285 dan nilai Phi = 0.140. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara dukungan emosional dengan kualitas penderita hipertensi, ada hubungan dukungan informasional dengan kualitas penderita hipertensi, ada hubungan dukungan informasional dengan kualitas penderita hipertensi dan ada hubungan dukungan penghargaan dengan kualitas penderita hipertensi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.
Hubungan Health Belief Model Dengan Kepatuhan Vaksinasi Covid-19 pada Siswa di SMK Negeri 1 Raha Masriwati, Sitti; Heltty; Pongdatu, Merry; Izzah Leman, Nurul
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.498

Abstract

Intervensi Health Belief Model (HBM) dengan perubahan dalam memperkecil risiko kesehatan melalui kerentanan terhadap penyakit, potensi ancaman, motivasi memperkecil kerentanan, kepercayaan dapat memberikan manfaat, menilai diri sendiri terhadap perilaku yang dilakukan, rekomendasi dalam interaksi dengan petugas kesehatan yang dapat merubah perilaku dan pengalaman dalam melakukan perilaku tersebut sehingga dapat mengukur perubahan tingkah laku seseorang terhadap tingkat kepatuhan dalam pelaksanaan vaksinasi covid-19. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Hubungan Health Belief Model dengan kepatuhan vaksinasi Covid-19 pada siswa di SMK Negeri 1 Raha. Desain penelitian ini menggunakan metode pendekatan cross sectional study dengan jumlah populasi sebanyak 468 siswa dan sampel sebanyak 82 responden data di olah dengan uji statistic chi square dengan nilai X2 hitung (26.278) dan nilai X2 tabel didapatkan 2.435 sedangkan nilai p = 0,000 < 0,05 artinya bahwa secara statistic terdapat hubungan yang bermakna antara Health Belief Model (HBM) dengan Tingkat Kepatuhan Vaksinasi Covid-19 Siswa Di SMK Negeri 1 Raha. Saran penelitian ini diharapkan dapat dijadikan sebagai salah satu intervensi Keperawatan dalam mengubah kognitif dan perilaku seseorang dalam kepatuhan melakukan vaksinasi Covid-19.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stomatitis Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan Masriwati, Sitti; Kartini, Novi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.499

Abstract

Data penyakit stomatitis di Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan setiap tahunnya mengalami peningkatan, dimana pada tahun 2017 berjumlah 798 kasus, dan meningkat lagi tahun 2018 sebesar 801 kasus. Pada periode Januari-April 2019 sebesar 82 kasus terdiri dari umur 12 tahun-34 tahun 24 kasus (29,3%), umur 35-44 tahun sebesar 43 kasus (52,4%) dan umur 45-54 tahun sebesar 15 kasus (18,3%), dengan penyebab utama adalah oral hygiene, nutrisi dan trauma. Tujuan peneilitian untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stomatitis di wilayah kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Jumlah Populasi dalam penelitian ini sebanyak 82 responden, dengan jumlah sampel sebanyak 68 responden. Analisis data yang digunakan adalah analisis chi square dan uji koefisien phi (Ø). Hasil penelitian bahwa ada hubungan yang sedang antara oral hygiene dengan kejadian stomatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan, dengan koefisien korelasi phi yang sedang yakni sebesar 0,329. Ada hubungan yang sedang antara nutrisi/ makanan yang mengandung vitamin C dengan kejadian stomatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan, dengan koefisien korelasi phi yang sedang yakni sebesar 0,490. Ada hubungan yang kuat antara trauma dengan kejadian stomatitis di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomeeto Kabupaten Konawe Selatan, dengan koefisien korelasi phi yang sedang yakni sebesar 0,527. Disarankan bagi responden harus meningkatkan perilaku oral hygiene, konsumsi makanan yang mengandung vitamin C serta menghindari trauma terutama untuk pengunaan alat tambahan seperti tusuk gigi atau benang gigi, dengan demikian dapat meningkatkan lagi derajat kesehatan dan secara tidak langsung mencegah terjadinya kejadian stomatitis.
Stereotip Orang Dengan Gangguan Jiwa Pada Masyarakat Wilayah Kerja Puskesmas Poasia Kecamatan Poasia Kota Kendari Sulawesi Tenggara Pongdatu, Merry; Rachmawati, Umi; Armayani; Yati, Mimi
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.500

Abstract

Stigma merupakan tanda atau label yang diberikan Masyarakat pada individu tertentu sebagai atribut yang melekat untuk memperburuk citra dan status moral. Stigma untuk Orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) diberikan karena ODGJ dianggap individu yang berbeda dan hina (Setiawati, 2012). Stigma yang dirasakan oleh ODGJ berdampak pada kondisi fisik, psikologis dan sosial (Rasmawati, 2018). Angka gangguan jiwa tahun 2018 sebanyak 1.787 jiwa dan hanya sekitar 1.147 jiwa (64,19 %) yang mendapat pelayanan kesehatan. Data gangguan jiwa khusus wilayah kerja Puskesmas Poasia sebanyak 14 jiwa (Profil Dines Kesehatan, 2022). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan Interpretative fenomenologis dimana partisipan diberi kesempatan untuk mengeksplorasi informasi terkait stigma terhadap ODGJ. Jumlah partisipan 7 orang yang terdiri dari: 3 orang Kepala Kelurahan,  3 orang warga, dan 1 orang informan kunci yakni programer kesehatan jiwa. Tehnik pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dengan menggunakan pedoman wawancara. Ditemukan 3 informasi penting terkait stigma dalam bentuk stereotip terhadap ODGJ yaitu defenisi ODGJ, penyebab seseorang menderita gangguan jiwa dan keberadaan ODGJ dilingkungan masyarakat. Kesimpulan penelitian adalah pada masyarakat setempat masih melekat adanya pandangan buruk atau stereotip yang dapat dilihat dari bagaimana masyarakat mendefenisikan ODGJ sebagai orang gila, sinting, gila dan miring. Tujuan dari sebutan tersebut untuk mengejek dengan alasan  ODGJ berpenampilan acak-acakan dan kotor selain itu ODGJ menunjukkan sikap yang aneh, seperti berbicara sendiri, kadang ketawa tapi tiba-tiba menangis dan juga mengamuk. Implikasi penelitian ini bagi tenaga kesehatan yaitu dapat menjadi acuan untuk menyusun program kesehatan jiwa dalam mengadakan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat tentang kesehatan jiwa dan dampak stigma. Diharapkan penelitian ini juga dapat menjadi bahan kajian khususnya pemerintah kecamatan Poasia dan Kelurahan yang ada dilingkup kecamatan untuk meningkatkan keamanan dan kenyaman masyarakat binaannya melalui sikap caring pada pasien, keluarga dan masyarakat.
Faktor Risiko Kejadian Hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi Indra; Nawawi; Yusnayanti, Cici; Kusmawati, Sri
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i1.501

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang prevalensinya terus meningkat dan menjadi masalah global yang mengkhawatirkan. Faktor risiko terjadinya hipertensi diantaranya adalah aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi garam. Jumlah kasus hipertensi pada tahun 2019 sampai periode januari-maret 2020 di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi sebesar 856 kasus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko kejadian hipertensi. Jenis penelitian ini adalah penelitian case control dengan rancangan retrospektif. Teknik pengambilan sampel stratified random sampling, dengan jumlah sampel 90 orang yang menderita hipertensi (kasus) dan 90 orang yang sehat atau tidak menderita hipertensi (kontrol). Pengambilan data dilakukan pada tanggal 18 juli sampai 18 agustus 2020. Hasil penelitian didapatkan aktivitas fisik yang kurang, merokok, konsumsi garam yang tinggi merupakan faktor risiko terjadinya hipertensi di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Tomia Kabupaten Wakatobi dengan nilai nilai OR setiap variabel berturut-turut 2,36, 2,63, dan 6,77. Diharapkan kepada penderita hipertensi, keluarga, dan masyarakat agar memperhatikan faktor risiko yang dapat menyebabkan terjadinya hipertensi dengan melakukan aktivitas fisik yang cukup, tidak merokok dan membatasi konsumsi garam yang tinggi.
Hubungan Antara Prestasi Belajar Dan Tingkat Stres Terhadap Intensitas Penggunaan Game Online Pada Siswa Kelas XII Di SMA Negeri 05 Kendari Pongdatu, Merry; Masyithah Ayu Lestari, Sitti; Tasman
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.574

Abstract

Fenomena bermain game online ditemukan sebanyak 52,3% dilakukan oleh siswa/siswi di SMAN 05 Kendari, Berdasarkan hasil survei awal terhadap 21 pengguna aktif game online di SMA Negeri 05 Kendari. Dari hasil sebaran angket, 11 orang (52,3%) menjawab bahwa mereka bermain game online lebih dari 2 jam setiap hari. Selain itu, beberapa orang mengeluhkan kemampuan belajarnya menurun setelah bermain game online sehingga sulit untuk berhenti bermain game online. Kemudian, 10 (47,6%) siswa lainnya bermain Game kurang dari 2 jam Siswa yang bermain game online mengatakan mereka bermain game untuk kepuasan pribadi, 10 dari mereka mengatakan bahwa mereka bermain game untuk menghilangkan stres karena banyak tugas belajar dan sekolah yang harus mereka selesaikan. Selain itu, dari data yang tertera pada rapor siswa, terdapat 15 siswa (71,4%) yang nilainya turun dari 90 poin menjadi 80 poin, dan 6 siswa (28,6%) yang nilainya turun dari 77 poin menjadi 60 poin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan keberhasilan belajar dan tingkat stres terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa Kelas XII SMA Negeri 05 Kendari. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik kuantitatif dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa dan siswi kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari dengan jumlah 433 orang yang terdiri dari 13 Kelas. Sampel pada penelitian ini berjumlah 82 orang siswa. Tekhnik pengambilan sampel menggunakan Proportional Stratified Random Sampling. Metode analisis menggunakan Uji Pearson Chi-Square dan Uji Phi. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan cukup kuat antara prestasi belajar siswa terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari tahun 2023 dengan X2 hitung (19.799) ≥ X2 tabel (5.991) dengan nilai  φ = 0.491, dan ada hubungan lemah antara tingkat stress terhadap intensitas penggunaan game online pada siswa kelas XII di SMA Negeri 05 Kendari tahun 2023 dengan X2 hitung (10.016) ≥ X2 tabel ( 5.991) dengan nilai φ = 0.349.
Hubungan Dukungan Orang Tua Dan Guru Bimbingan Konseling (BK) Dengan Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas Di SMPN 41 Konawe Selatan Pongdatu, Merry; Anggarini Rasyid, Sri; Fitriyana, Helen
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.575

Abstract

Kesiapan Remaja Menghadapi Pubertas menjadi salah satu masalah di SMPN 41 Konawe Selatan karena kurangnya dukungan Orang Tua dan Guru Bimbingan Konseling (BK) untuk mengembangkan rasa tanggung jawab pada remaja. Masih terdapat sebagian Dukungan Orang Tua yang masih terikat dengan kebudayaan dalam menghadapi masalah pubertas dan kurangnya tenaga Guru Bimbingan Konseling (BK) juga merupakan salah satu permasalah remaja dalam mendapatkann informasi mengenai pubertas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional Study, populasi penelitian ini adalah siswi SMP 41 Konawe Selatan kelas VII sebanyak  46 siswi yang terdiri dari 4 kelas. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random samping. Metode analisis menggunakan Uji chi square dan uji phi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan dukungan sosial orang tua dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas diperoleh X² hitung = 19.043, dengan nilai phi = 0,643. Hubungan dukungan sosial guru Bimbingan Konseling (BK) diperoleh X² hitung = 26.074, dengan nilai phi 0,753. Dari Penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan kuat antara dukungan orang tua dan guru Bimbingan Konseling (BK) dengan kesiapan remaja menghadapi pubertas di SMPN 41 Konawe Selatan. Saran dalam penelitian, diharapkan dapat menjadi masukan bagi Orang Tua, Guru Bimbingan Konselng (BK), dan remaja dalam menghadapi massalah pubertas sehingga dapat menumbuhkan kesadaran kepada orang tua dan guru bimbingan konseling untuk mau memberikan edukasi mengenai kesiapan remaja menghadapi pubertas.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Bullying Di SMP Negeri 10 Kendari Pongdatu, Merry; Hanafi, Ali; Nurwiasnyah Ode, Della; Noviati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.576

Abstract

Bullying merupakan aktivitas, sadar, disengaja, dan bertujuan untuk melukai, menanamkan ketakutan melalui agresi lebih lanjut, dan menciptakan teror yang di dasari oleh ketidakseimbangan kekuatan, niat untuk menciderai, ancaman agresi lebih lanjut, teror, yang dapat terjadi jika penindasan meningkat tanpa henti. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Faktor- faktor yang berhubungan dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP Neferi 10 Kendari dengan jumlah sampel sebanyak 56 responden yang dikumpulkan menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi square. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara perkembangan remaja dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari dengan nilai x² hitung = 20,51 > x² tabel = 3,841 dengan nilai = 0,536,  ada hubungan teman sebaya dengan perilaku bullying di  SMP Negeri 10 Kendari dengan nilai x² hitung = 21,717 > x² tabel = 3,841 dengan nilai = 0,455. Diharapkan pihak terkait dalam hal ini remaja dengan hasil penelitian ini dapat memberikan informasi kepada seluruh remaja untuk tidak melakukan perilaku bullying kepada sesama agar keharmonisan tetap terjalin.
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial dengan Tingkat Harga Diri dan Kecemasan pada Remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi Pongdatu, Merry; Sunarsih, Sunarsih; Wahyuni Sinapoy, Sitti
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.577

Abstract

Intensitas  penggunaan media sosial secara berlebihan dapat memberikan efek buruk pada tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja. Hasil survei lapangan di salah satu sekolah menengah atas di wawatobi ditemukan bahwa terdapat siswi yang mengaku mendapatkan perundungan berupa ejekan, singgungan, kata kasar oleh teman sekolah di media sosial. Situasi ini membuat siswi tersebut sulit kembali berbaur dengan lingkungan sosial, cemas terhadap komentar dan penilaian negatif lingkungannya, bahkan hampir putus sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Wawotobi. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif pendekatan Crosss Sectional Study dengan teknik pengambilan sampel Sistematik Random Sampling. Populasi dalam penelitian ini siswa-siswi SMAN 1 Wawotobi sebanyak 315 orang dan jumlah sampel penelitian sebanyak 76 responden. Hasil penelitian menggunakan uji alternatif Fisher Excat dan menunjukan ada hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan pada remaja dengan nilai hubungan 0,00. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat hubungan antara antara intensitas penggunaan media sosial dengan tingkat harga diri dan kecemasan remaja di SMAN 1 Wawotobi.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Terhadap Pengetahuan Mencuci Tangan Selama Pandemi Covid-19 Pada Siswa Di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan Masriwati, Sitti; Armayani, Armayani; Pongdatu, Merry; Ismawati, Ismawati
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v2i2.618

Abstract

Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan di SD Negeri 1 Mawah menunjukkan bahwa jumlah seluruh siswa kelas I-VI sebanyak 131 siswa. Pelaksanaan pendidikan kesehatan (perilaku mencuci tangan) masih jarang dilakukan oleh pendidik khususnya dalam menanamkan perilaku mencuci tangan yang benar.  Selain itu orang tua masih sering membiarkan anaknya tidak mencuci tangan sesudah bermain atau mengkomsumsi makanan ringan. Mencuci tangan pakai sabun adalah salah satu  proses yang  secara tepat dan benar merupakan cara termudah dan efektif untuk mencegah berjangkitnya penyakit. Mencuci tangan dengan air dan sabun dapat lebih efektif menghilangkan kotoran dan debu secara mekanis dari permukaan kulit dan secara bermakna mengurangi jumlah mikroorganisme penyebab penyakit seperti virus, bakteri dan parasit lainnya pada kedua tangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre eksperimen dengan pendekatan “One Group Pre dan Post Test Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SDN 1 Mawah sebanyak 131 orang dengan jumlah sampel 57 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan Accidental sampling, Metode analisis menggunakan Uji Paired T test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan mencuci tangan selama pandemi Covid-19 pada siswa di SDN 1 Mawah Kecamatan Wawonii Kabupaten Konawe Kepulauan (p value = 0,000 < 0,05), dimana terdapat 35 responden (61,4%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan 22 responden (38,6%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang. Sedangkan untuk pemberian pendidikan kesehatan dari 57 responden, terdapat 50 responden (87,7%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori cukup dan terdapat 7 responden (12,3%) yang memiliki pengetahuan mencuci tangan kategori kurang.