cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,551 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2025)" : 2,551 Documents clear
Eksplorasi Pemahaman Mahasiswa Pada Konsep Komunikasi Antar Neuron Sebagai Dasar Fisiologi Dan Relevansinya Dalam Konsep Sistem Koordinasi Sari Rahmawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemahaman mahasiswa Pendidikan IPA mengenai konsep komunikasi antar neuron sebagai dasar fisiologi sistem koordinasi. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini berhasil mengungkap adanya variasi pemahaman mahasiswa, serta memberikan wawasan mengenai relevansi konsep ini dalam konteks sistem koordinasi secara luas. Temuan menunjukkan bahwa meskipun sebagian besar mahasiswa memiliki pemahaman dasar mengenai struktur dan fungsi neuron, pemahaman yang lebih mendalam mengenai mekanisme komunikasi sinaptik, terutama pada tingkat molekuler dan fisiologis, masih bervariasi. Terdapat pemahaman komunikasi antar neuron dengan pemahaman sistem koordinasi, di mana mahasiswa dengan pemahaman yang lebih baik tentang komunikasi sinaptik cenderung lebih mampu mengaitkan proses ini dengan fungsi-fungsi sistem koordinasi, meskipun pemahaman mendalam mengenai keterlibatan komunikasi neuron dalam fungsi kognitif yang lebih tinggi masih terbatas. Implikasi dari temuan ini sangat relevan bagi praktik pengajaran Pendidikan IPA, dengan saran pengembangan materi pembelajaran yang lebih visual dan interaktif, penerapan strategi pembelajaran aktif, penekanan pada koneksi konseptual, dan pelatihan pedagogis bagi calon guru. Penelitian ini memberikan wawasan berharga, meskipun keterbatasan ukuran sampel menunjukkan perlunya penelitian lebih lanjut untuk mengkonfirmasi temuan ini dalam konteks yang lebih luas.
Budaya Organisasi Dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Karyawan Dan Kinerja Organisasi Di PT Sasmito Valensia Marsha Agustin; Maf’ula Nurhidayah; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi terhadap perilaku karyawan dan dampaknya terhadap kinerja organisasi di PT Sasmito. Budaya organisasi merupakan sistem nilai, norma, dan keyakinan yang menjadi pedoman dalam bertindak bagi seluruh anggota perusahaan. Data di kumpulkan melaui wawancara mendalam dengan beberapa karyawan dan manjemen dari (hrd staf). Hasil temuan menunnjukan budaya organisasi di PT SASMITO tercemin dalam nilai-nilai kedisiplinan dan komitmen terhadap kualitas kerja. Budaya organisasi itu terterapkan dalam moh 5,yakni tidak berjudi, tidak minuman keras, tidak narkoba, tidak mencuri, tidak zina. Wawancara mengungkap bahwa budaya dapat mempengaruhi perilaku karyawan dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Dari Pengajar Ke Fasilitator Digital: Tranformasi Peran Guru Dalam Menjawab Kurikulum Kompetensi Abad 21 Fitdarus Kussuma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.684

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran guru sebagai fasilitator literasi digital dalam kurikulum berbasis kompetensi guna menjawab tuntutan pendidikan abad ke-21. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis bagaimana guru membimbing siswa dalam mengembangkan literasi digital sebagai bagian integral dari pembelajaran berbasis kompetensi, serta untuk mengidentifikasi tantangan dan strategi yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus di SMA Darussalam Blokagung, Banyuwangi, dengan informan yang terdiri dari guru, siswa, kepala sekolah, dan wali murid. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan study dokumen, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan signifikan dalam meningkatkan pemahaman dan keterlibatan siswa terhadap pembelajaran digital, namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, beban kerja, dan rendahnya keterampilan literasi digital. Kontribusi penelitian ini terletak pada pendekatan holistik yang menyinergikan peran guru, kurikulum, dan teknologi, serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk meningkatkan kompetensi guru dan integrasi literasi digital dalam pembelajaran secara efektif.
Peran Kepemimpinan dan Visi Misi Institusi dalam Meningkatkan Prestasi Akademik melalui Kepuasan Siswa sebagai Variabel Perantara khaerul ikhwan; Andriani Sariwardani; Mutoharoh Mutoharoh
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.687

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan visi misi institusi terhadap prestasi akademik siswa dengan kepuasan siswa sebagai variabel perantara (mediasi). Studi ini dilaksanakan di MIS Ashhabul Maimanah Sidayu, sebuah madrasah ibtidaiyah swasta yang berkomitmen pada peningkatan mutu pendidikan dasar. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 91 siswa, yang terdiri dari 38 siswa kelas V dan 53 siswa kelas VI. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, di mana teknik pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tertutup yang dibagikan kepada seluruh responden. Analisis data menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) sederhana untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan yang efektif dan perumusan visi misi yang jelas memiliki pengaruh positif terhadap kepuasan siswa. Selanjutnya, kepuasan siswa berperan sebagai variabel mediasi yang signifikan dalam meningkatkan prestasi akademik. Temuan ini menekankan pentingnya peran kepemimpinan dan arah institusional yang terstruktur dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung keberhasilan akademik siswa.
Pengaruh Gaji Dan Insentif Terhadap Kinerja Karyawan Usaha Pabrik Tahu Ponimin Fadylah Asyfah; Tengku Ahmad Helmi; Milla Naeruz
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.688

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaji dan inisiatif terhadap kinerja karyawan pada Usaha Pabrik Tahu Ponimin di Medan. Permasalahan yang diangkat didasari oleh rendahnya peningkatan gaji, minimnya pemberian insentif, serta fluktuasi produktivitas karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 30 responden, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaji maupun insentif berengaruh signifikan secara parsial maupun simultan terhadap kinerja karyawan. Nilai koefisien determinasi sebesar 88,7% menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan kompensasi yang adil dan tepat guna dalam mendorong produktivitas dan kinerja karyawan.
Pemanfaatan Fintech Berbasis Qris Untuk Meningkatkan Efisiensi Transaksi Pada UMKM Di Surabaya Talitha Marcella Salsabila; Fani Tsania Putri; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.689

Abstract

Transformasi digital di sektor keuangan telah menghasilkan berbagai inovasi teknologi pembayaran, salah satunya adalah Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). QRIS hadir sebagai solusi pembayaran non-tunai berbasis fintech yang memudahkan transaksi antara konsumen dan pelaku usaha, khususnya di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) (Bank Indonesia, 2020). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana inovasi QRIS mampu meningkatkan efisiensi transaksi pada UMKM di Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner kepada 100 pelaku UMKM pengguna. Selain itu, mayoritas responden menunjukkan tingkat penggunaan QRIS yang cukup tinggi dengan rata-rata frekuensi 18,2 kali per bulan, yang mencerminkan tingkat adopsi teknologi keuangan yang baik. Adopsi teknologi oleh UMKM ini selaras dengan model Technology Acceptance Model (TAM) yang menyatakan bahwa persepsi kemudahan dan manfaat menjadi faktor penting dalam penggunaan teknologi baru (Davis, 1989). Faktor-faktor seperti lama usaha dan tingkat pendidikan pemilik usaha juga turut mempengaruhi kemudahan adaptasi terhadap penggunaan QRIS. Penelitian ini menyimpulkan bahwa inovasi QRIS berbasis fintech memiliki peran strategis dalam meningkatkan efisiensi operasional UMKM, memperluas akses pasar, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di era digital.
Pengaruh Fintech Peer-to-Peer Lending terhadap Akses Pembiayaan UMKM di Era Digital Bulan Ajeng Rayhana; Misbahul Millah; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.690

Abstract

Perkembangan teknologi finansial (fintech) telah membawa perubahan signifikan dalam sistem pembiayaan di Indonesia, khususnya melalui model peer-to-peer (P2P) lending yang menawarkan solusi pendanaan alternatif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan fintech P2P lending terhadap akses pembiayaan UMKM di era digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 100 pelaku UMKM yang pernah menggunakan layanan P2P lending, dan dianalisis menggunakan regresi linier sederhana melalui aplikasi SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech P2P lending berpengaruh positif dan signifikan terhadap akses pembiayaan UMKM, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,389, yang berarti fintech menjelaskan 38,9% variasi dalam akses pembiayaan. Temuan ini menunjukkan bahwa fintech memiliki peran penting dalam mendorong inklusi keuangan dan mendukung pertumbuhan UMKM, meskipun tantangan seperti literasi keuangan dan pengawasan regulatif tetap menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan untuk menciptakan ekosistem pembiayaan digital yang sehat dan berkelanjutan.
Pengaruh Kepercayaan Dan Persepsi Risiko Terhadap Penggunaan Aplikasi E-Wallet Di Kalangan Gen Z Marsa Duo Cikita; Nadia Charissa; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan dan persepsi risiko terhadap penggunaan aplikasi e-wallet di kalangan Generasi Z. Dalam era digital yang terus berkembang, e-wallet menjadi salah satu sarana pembayaran yang semakin populer, terutama di kalangan anak muda. Namun, tingkat kepercayaan dan persepsi terhadap risiko yang dirasakan pengguna dapat memengaruhi keputusan mereka dalam menggunakan aplikasi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada 150 responden Gen Z yang aktif menggunakan e-wallet. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap penggunaan e-wallet, sementara persepsi risiko memiliki pengaruh negatif namun signifikan. Temuan ini memberikan implikasi bagi pengembang aplikasi e-wallet untuk meningkatkan keamanan dan membangun kepercayaan agar dapat mendorong adopsi yang lebih luas di kalangan Gen Z.
Fintech dan Investasi Berkelanjutan: Menghubungkan Keuangan dengan Tanggung Jawab Sosial Bilal Baswedan; Yanuar Azka Amali; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.692

Abstract

Dalam beberapa tahun terakhir, industri keuangan telah mengalami transformasi signifikan berkat kemajuan teknologi, yang dikenal sebagai fintech. Salah satu area yang paling menarik dalam perkembangan ini adalah peran fintech dalam memfasilitasi investasi berkelanjutan, yang mengintegrasikan pertimbangan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) ke dalam keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana platform fintech dapat mendukung investasi berkelanjutan dan dampaknya terhadap tanggung jawab sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis studi kasus, penelitian ini mengidentifikasi berbagai model bisnis fintech yang berfokus pada investasi berkelanjutan, termasuk crowdfunding untuk proyek energi terbarukan, aplikasi investasi yang memprioritaskan perusahaan dengan praktik bisnis yang bertanggung jawab, dan robo-advisors yang menawarkan portofolio berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech tidak hanya meningkatkan aksesibilitas investasi berkelanjutan bagi individu dan institusi, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kesadaran akan isu-isu sosial dan lingkungan. Namun, tantangan seperti kurangnya regulasi yang jelas dan kesadaran konsumen yang rendah masih menjadi hambatan dalam memaksimalkan potensi fintech dalam mendukung investasi berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang lebih besar, kolaborasi antara pemangku kepentingan, termasuk perusahaan fintech, investor, dan pembuat kebijakan, sangat penting. Rekomendasi untuk meningkatkan peran fintech dalam investasi berkelanjutan juga disajikan, dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan yang lebih bertanggung jawab dan berkelanjutan di sektor keuangan.
Analisis Peran Regulasi Dalam Mengatasi Tantangan Hukum Fintech di Era Digital Hemy Maulana; Akhmad Chaerul Alvi; Sentot Imam Wahjono
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.693

Abstract

Fenomena financial technology (fintech) telah merevolusi lanskap jasa keuangan global, termasuk di Indonesia, dengan menawarkan layanan keuangan yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis teknologi digital. Namun, inovasi ini juga menghadirkan tantangan signifikan terhadap sistem hukum dan regulasi yang ada. Secara teoretis, perkembangan fintech dapat dianalisis melalui perspektif teori regulasi responsif (responsive regulation theory) yang menekankan perlunya fleksibilitas kebijakan dalam merespons dinamika pasar tanpa mengabaikan aspek perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan. Tujuan makalah ini adalah untuk mengkaji kerangka regulasi fintech di Indonesia dengan fokus pada peran dan sinergi antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta menganalisis tantangan hukum yang muncul akibat perkembangan teknologi finansial yang pesat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan teknik studi pustaka, ditambah analisis komparatif terhadap regulasi fintech di beberapa negara maju seperti Singapura dan Inggris sebagai tolok ukur efektivitas kebijakan. Hasil kajian menunjukkan bahwa regulasi fintech di Indonesia masih dalam tahap adaptif, dengan sejumlah regulasi yang bersifat parsial dan sektoral. Terjadi tumpang tindih kewenangan antara OJK dan BI, serta belum adanya payung hukum yang terpadu untuk mengatur berbagai model bisnis fintech. Tantangan hukum yang diidentifikasi meliputi isu perlindungan data pribadi, perlindungan konsumen, pengawasan lintas yurisdiksi, dan integrasi kebijakan antar lembaga. Kesimpulan dari makalah ini menegaskan bahwa diperlukan kerangka regulasi yang holistik dan adaptif, berbasis prinsip kehati-hatian serta koordinasi yang lebih kuat antar lembaga pengawas. Pendekatan regulasi berbasis risiko dan teknologi (regtech) juga direkomendasikan untuk mendukung efisiensi pengawasan dan responsivitas hukum terhadap dinamika fintech yang terus berkembang.

Page 85 of 256 | Total Record : 2551