cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 1,557 Documents
Search results for , issue "Vol. 6 No. 1 (2026)" : 1,557 Documents clear
Pengaruh Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi Berbantuan E-Modul Terhadap Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX I Gusti Agung Melia Putri Ningrat; Ni Made Sri Mertasari; I Made Ardana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8608

Abstract

Pemahaman konsep matematika merupakan kemampuan mendasar yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan belajar siswa. Namun demikian, tingkat pemahaman siswa masih tergolong rendah karena proses pembelajaran belum sepenuhnya mengakomodasi perbedaan karakteristik individu. Pendekatan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul dipandang sebagai salah satu alternatif yang berorientasi pada kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas IX SMP Negeri 5 Singaraja tahun ajaran 2025/2026, dengan jumlah populasi sebanyak 298 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain posttest-only control group. Berdasarkan hasil pengundian, kelas IX A yang terdiri atas 29 siswa ditetapkan sebagai kelas eksperimen yang memperoleh pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul, sedangkan kelas IX B yang berjumlah 30 siswa menjadi kelas kontrol dengan pembelajaran menggunakan pendekatan saintifik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor post-test kelas eksperimen sebesar 83,86, sementara kelas kontrol memperoleh rata-rata 68,20. Uji hipotesis menggunakan independent sample t-test pada taraf signifikansi 0,05 menghasilkan nilai signifikansi (sig.) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi berbantuan e-modul lebih baik dibandingkan dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Trashboom Ponton Adaptif sebagai Solusi Mitigasi Sampah pada Intake Glapan Barat, Daerah Irigasi Glapan, Kabupaten Grobogan Retno Sri Waryani; Ian Karunia Perkasa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8628

Abstract

Floating debris accumulation at irrigation intakes often obstructs flow discharge and increases the risk of sluice gate damage, particularly in rivers with high water level fluctuations such as the Tuntang River. This study aims to design an adaptive Trashboom to mitigate debris accumulation at the West Glapan Intake. The method employed is applied engineering design utilizing 8-inch PVC pipes as pontoons and galvanized hollow iron as the main frame. The design results demonstrate that this pontoon Trashboom structure is capable of vertically adapting to flood water elevations and effectively diverting debris to the riverbank through a self-clearing mechanism caused by its diagonal placement. This solution offers construction cost efficiency and ease of maintenance compared to mechanical trashracks, while ensuring the continuity of irrigation water supply.
Gambaran Activity Daily Living (Adl) Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisa Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan Tahun 2024 Friska Sembiring; Helinida Saragih; Angel Cicilia Ginting
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8631

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal secara progresif yang mengakibatkan akumulasi sisa metabolisme berupa uremia dan gangguan keseimbangan cairan elektrolit permanen, sehingga memerlukan terapi hemodialisa jangka panjang. Penelitian sebelumnya menunjukkan mayoritas pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa mengalami gangguan activity daily living berkisar 50,6%–68,7%, dipengaruhi oleh faktor usia lanjut, durasi hemodialisa, komorbiditas diabetes melitus dan hipertensi, serta dampak fisiologis dan psikologis prosedur dialisis. Di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tercatat 65 pasien aktif menjalani hemodialisa pada periode Januari hingga Juli 2024, namun belum tersedia data spesifik mengenai gambaran kemandirian activity daily living pasien tersebut. Keterbatasan ADL yang tidak tertangani secara komprehensif dapat memperburuk kualitas hidup, meningkatkan ketergantungan total, memicu depresi, isolasi sosial, serta berkontribusi terhadap peningkatan risiko mortalitas pada populasi pasien hemodialisa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran activity daily living pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa di Rumah Sakit Santa Elisabeth Medan tahun 2024, guna memberikan informasi berbasis bukti bagi pengembangan intervensi keperawatan yang tepat dan holistik. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan teknik total sampling. Populasi sekaligus sampel penelitian berjumlah 65 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Indeks Katz terdiri dari 17 pertanyaan mencakup enam item aktivitas dasar yaitu mandi, berpakaian, BAB/BAK, berpindah tempat, pengambilan keputusan, dan makan, dengan kategorisasi mandiri total (skor 12–17), dibantu (skor 6–11), dan bergantung (skor 0–5). Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif univariat. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berada pada kategori ADL dibantu sebesar 44,6% (29 orang), mandiri total 36,9% (24 orang), dan bergantung 18,5% (12 orang). Karakteristik demografi menunjukkan dominasi kelompok usia 56–65 tahun (35,4%), berjenis kelamin laki-laki (61,5%), berprofesi wiraswasta (40,0%), dan telah menjalani hemodialisa lebih dari 24 bulan (36,9%). Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa kemandirian activity daily living pasien gagal ginjal kronik perlu ditingkatkan melalui program fisioterapi terstruktur, edukasi perawatan diri, dukungan psikososial, serta penguatan peran keluarga guna mengoptimalkan kemandirian fungsional dan kualitas hidup pasien hemodialisa secara berkelanjutan.
Communication of the Setu Tujuh Muara Depok Tourism Awareness Group in Nature Tourism Management Agustini Agustini; Robby Firliandoko; Apriansyah Apriansyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8632

Abstract

This study examines the role of the Tourism Awareness Group (Pokdarwis) in strengthening local ecotourism potential in Setu Tujuh Muara, Bojongsari, Depok. Using a descriptive qualitative approach, data were obtained through in-depth interviews, participatory observation, and documentation involving Pokdarwis members, the surrounding community, visitors, and relevant stakeholders. The results indicate that Pokdarwis has a strategic role in environmental management, tourism facility development, community economic empowerment, digital promotion, and mobilizing citizen participation. Group communication within Pokdarwis runs effectively through social, educational, persuasive, problem-solving, and coordination functions that support organizational sustainability. Pokdarwis is able to increase community participation, tourism-based income, and environmental awareness. However, there are obstacles such as limited funds, suboptimal infrastructure, and institutional legality that has not been fully completed. This study concludes that group communication and community involvement are the keys to developing sustainable ecotourism in Setu Tujuh Muara.
Penegakan Hukum terhadap Tindak Pidana Kekerasan dalam Rumah Tangga di Kabupaten Tapanuli Utara Rini T Simangunsonh; Motlan Gultom
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8633

Abstract

Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) merupakan permasalahan hukum dan sosial yang masih sering terjadi di Indonesia, termasuk di Kabupaten Tapanuli Utara. Penegakan hukum terhadap tindak pidana KDRT tidak hanya berkaitan dengan penerapan regulasi, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor sosial, budaya, serta ketersediaan fasilitas perlindungan korban. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penegakan hukum terhadap tindak pidana KDRT di Kabupaten Tapanuli Utara serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan hukum empiris dengan metode kualitatif melalui wawancara, observasi, serta studi dokumentasi terhadap aparat penegak hukum dan lembaga terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif penegakan hukum telah berjalan sesuai Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, namun efektivitasnya masih menghadapi kendala budaya hukum masyarakat, keterbatasan sarana perlindungan korban, serta rendahnya tingkat pelaporan kasus. Faktor budaya patriarki, ketergantungan ekonomi korban, dan kecenderungan penyelesaian kekeluargaan menjadi hambatan utama dalam proses hukum. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi kelembagaan, peningkatan literasi hukum masyarakat, serta penyediaan layanan perlindungan korban yang lebih komprehensif untuk meningkatkan efektivitas penegakan hukum KDRT.
Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Keluhan Nyeri Punggung Bawah Pada Perawat Di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2024 Sri Martini; Friska Ginting; Eli Simanjuntak
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8638

Abstract

Nyeri punggung bawah merupakan manifestasi klinis muskuloskeletal yang paling signifikan di kalangan perawat rumah sakit akibat tingginya intensitas aktivitas fisik selama bertugas, seperti mengangkat pasien, mendorong peralatan medis, dan berdiri dalam waktu lama tanpa penerapan prinsip ergonomis yang memadai. Data Global Burden of Disease mencatat 1,71 miliar orang hidup dengan gangguan muskuloskeletal secara global, sementara prevalensi nyeri punggung bawah pada perawat di Indonesia tercatat sebesar 57% pada tahun 2019. Survei awal di Rumah Sakit Advent Medan menemukan bahwa tiga dari sepuluh perawat melaporkan keluhan nyeri punggung bawah dalam kategori ringan hingga berat, mengindikasikan bahwa kondisi ini merupakan permasalahan nyata yang memerlukan kajian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan nyeri punggung bawah pada perawat di Rumah Sakit Advent Medan Tahun 2024 guna memberikan dasar ilmiah bagi pengembangan intervensi pencegahan yang tepat dan berbasis bukti. Metode penelitian menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 161 perawat dengan sampel sebanyak 61 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rumus Slovin dengan toleransi kesalahan 10%. Instrumen penelitian menggunakan Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) untuk mengukur aktivitas fisik dengan kategorisasi ringan, sedang, dan berat, serta The Pain and Distress Scale Zung untuk mengukur nyeri punggung bawah dengan kategorisasi ringan, sedang, berat, dan sangat berat. Analisis data menggunakan uji Spearman Rank pada tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas perawat memiliki aktivitas fisik berat sebesar 50,8% dan sedang 49,2%. Keluhan nyeri punggung bawah didominasi kategori ringan 39,3%, sedang 36,3%, berat 23,0%, dan sangat berat 1,6%. Uji Spearman Rank menghasilkan nilai p = 0,484 dengan koefisien korelasi 0,091, yang berarti tidak terdapat hubungan bermakna antara aktivitas fisik dengan keluhan nyeri punggung bawah. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa nyeri punggung bawah pada perawat lebih dipengaruhi oleh faktor multidimensional seperti usia, masa kerja, postur tubuh tidak ergonomis, dan durasi shift kerja dibandingkan semata-mata oleh tingkat aktivitas fisik, sehingga diperlukan pendekatan pencegahan holistik yang mencakup pelatihan ergonomi dan promosi kesehatan berkelanjutan.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transaksional Dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Indomaret Di Bogor Selatan Monika Br Nainggolan; Yosminaldi; Jenengsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8653

Abstract

Kinerja karyawan pada perusahaan ritel modern seperti Indomaret sangat dipengaruhi oleh faktor manajerial dan psikologis, khususnya gaya kepemimpinan dan motivasi kerja. Gaya kepemimpinan yang tidak efektif serta menurunnya motivasi kerja dapat berdampak pada rendahnya produktivitas, kedisiplinan, dan kualitas pelayanan karyawan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transaksional terhadap motivasi kerja, serta pengaruh gaya kepemimpinan transaksional dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan Indomaret di Kota Bogor Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling, dengan jumlah responden sebanyak 50 karyawan yang berasal dari 6 (enam) gerai Indomaret di Kota Bogor Selatan. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transaksional berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja, gaya kepemimpinan transaksional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transaksional memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kinerja karyawan melalui motivasi kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan gaya kepemimpinan transaksional yang efektif, disertai dengan peningkatan motivasi kerja, mampu meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.
Peranan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Dalam Pemenuhan Pendidikan Formal Anak Binaan (Studi pada Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar) Sofyetin Atiana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8654

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan Lembaga Pembinaan Khusus Anak dalam pemenuhan pendidikan formal anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar dan kendala dari peranan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas I Blitar dalam pemenuhan pendidikan formal anak binaan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang bertujuan mendeskripsikan secara mendalam peran, mekanisme, serta kendala LPKA dalam memenuhi hak pendidikan formal anak binaan, menggunakan teknik pengumpulan data seperti wawancara mendalam, observasi langsung, dan studi dokumentasi di lapangan. Hasil penelitian juga menemukan bahwa Hasil penelitian menunjukkan LPKA Kelas I Blitar berperan aktif memenuhi hak pendidikan formal anak binaan melalui kurikulum terstruktur (sesuai UU No. 11/2012 & UU No. 22/2022) untuk pengembangan potensi, meskipun sering kali terbatas pada pendidikan nonformal/paket. Kendala utama meliputi keterbatasan sarana, tenaga pengajar khusus, dan penyesuaian kurikulum reguler.
Peran Bimbingan Konseling dalam Pemulihan Trauma Psikologis pada Korban Bencana Alam: Sebuah Kajian Pustaka Rinna Yuanita Kasenda; Anatacia Michelle Tasiam; Stevania Tambuwun; Silvia Appulembang; Maya Elvianti Tikat; Cika Faradila Umalekhoa; Nabila Wahyuni Midu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8670

Abstract

Bencana alam menimbulkan konsekuensi psikologis mendalam yang memerlukan intervensi konseling komprehensif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesiskan temuan terkini mengenai peran bimbingan konseling dalam pemulihan trauma psikologis pada korban bencana alam. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan pendekatan PRISMA 2020, menganalisis literatur akademis dari basis data Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, JSTOR, dan Cochrane Library. Populasi penelitian mencakup seluruh literatur akademis periode 2020-2025 dalam bahasa Inggris dan Indonesia mengenai konseling dan pemulihan trauma bencana alam. Sampel dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang jelas. Analisis data menggunakan content analysis kualitatif, thematic analysis, dan narrative synthesis approach untuk mengorganisasi temuan ke dalam kategori tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trauma-Focused Cognitive Behavioral Therapy, Eye Movement Desensitization and Reprocessing, dan pendekatan terintegrasi spiritual terbukti efektif mengurangi gejala PTSD, depresi, dan kecemasan, dengan mekanisme kerja melibatkan pemrosesan emosional, peningkatan efikasi diri, mobilisasi dukungan sosial, dan fasilitasi pertumbuhan pascatrauma. Implementasi menghadapi tantangan struktural mencakup keterbatasan sumber daya manusia, infrastruktur, stigma sosial, dan hambatan institusional. Kesimpulannya, konseling berbasis bukti yang diadaptasi secara kultural terbukti efektif dalam pemulihan trauma bencana alam, namun memerlukan integrasi sistematis, pelatihan profesional berkelanjutan, dan dukungan sumber daya berkelanjutan untuk implementasi optimal.
Rekonstruksi Kurikulum Pendidikan Ekonomi Berbasis Artificial Intelligence Dan Literasi Keuangan Digital Pada Program Studi Skala Kecil Safia Maulida; Khadijatul Musanna
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8671

Abstract

Artikel ini bertujuan merumuskan model konseptual rekonstruksi kurikulum Pendidikan Ekonomi berbasis Artificial Intelligence (AI) dan literasi keuangan digital pada program studi skala kecil dengan jumlah mahasiswa 38 orang. Studi ini menggunakan pendekatan konseptual melalui analisis literatur mutakhir serta sintesis teori pendidikan ekonomi dan kurikulum adaptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa program studi skala kecil memiliki fleksibilitas tinggi dalam menerapkan inovasi pembelajaran berbasis teknologi. Artikel ini menawarkan model Small-Scale Adaptive Digital Economics Curriculum Framework yang menekankan fondasi literasi digital, integrasi AI pedagogis, dan transformasi kurikulum berbasis proyek kontekstual