cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 6,741 Documents
Strengthening Institutional Oversight of Transfer Pricing in Indonesia: Towards Legal Certainty Tax Governance Ariska Cesar Divian Candra Kusuma
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.7313

Abstract

This study examines the institutional oversight of transfer pricing in Indonesia and Malaysia from the perspective of international tax law, focusing on regulatory harmonization, administrative structure, and dispute prevention mechanisms. The issue of transfer pricing has evolved beyond a technical tax matter into one of fiscal justice and national sovereignty amid globalization and the increasing complexity of multinational enterprises (MNEs). While both Indonesia and Malaysia have aligned their regulatory frameworks with the OECD Transfer Pricing Guidelines and the BEPS Action Plan, their institutional capacities differ significantly. Malaysia has consolidated its transfer pricing governance through the establishment of a dedicated Transfer Pricing Division under the Inland Revenue Board of Malaysia (IRBM), supported by comprehensive instruments such as the Income Tax (Transfer Pricing) Rules 2012/2023, Transfer Pricing Guidelines 2017/2024, and APA and MAP Guidelines. In contrast, Indonesia’s oversight remains fragmented across multiple directorates within the Directorate General of Taxes (DGT), leading to inconsistent interpretations, weak coordination, and reduced administrative efficiency. This institutional fragmentation undermines legal certainty, facilitates profit shifting, and contributes to both horizontal and vertical tax inequities. The study argues for the establishment of a dedicated transfer pricing division within the DGT to strengthen institutional capacity, enhance coordination with the Directorate General of Customs and Excise, and improve the utilization of risk-based audits and dispute prevention mechanisms. By adopting Malaysia’s integrated institutional model, Indonesia can align more effectively with OECD standards, promote fiscal fairness, legal certainty and reinforce national tax sovereignty within a globally interconnected economy.
Membangun Model Bisnis Clothing Syariah yang Berkelanjutan: Mengintegrasikan Prinsip Syariah dan Filsafat Manajemen Bisnis Modern Ridwan Ibnu Asikin; Murhadi; Harits Nu’man
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7317

Abstract

Industri fashion Indonesia merupakan salah satu pilar utama ekonomi kreatif nasional yang tumbuh pesat dalam dua dekade terakhir. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf, 2023), subsektor fesyen menyumbang 18,01% dari total PDB ekonomi kreatif nasional dengan nilai ekspor mencapai US$ 13,8 miliar pada tahun 2022. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal (halal lifestyle), clothing syariah berkembang sebagai bentuk integrasi antara kreativitas budaya dan spiritualitas Islam. Namun, menurut Asosiasi Pengusaha Muslim Indonesia (APMI, 2023), hanya sekitar 35% pelaku clothing syariah yang telah menerapkan prinsip keberlanjutan dalam manajemen bisnisnya, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara idealitas nilai-nilai syariah dan praktik bisnis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model bisnis clothing syariah berkelanjutan melalui integrasi prinsip-prinsip syariah (amanah, adl, ihsan, maslahah, tawazun) dengan filsafat manajemen bisnis modern, khususnya konsep Triple Bottom Line (Profit, People, Planet) dan Good Corporate Governance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan literatur teoritis, studi empiris, serta analisis konseptual terhadap praktik industri fashion syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clothing syariah dapat menjadi model bisnis yang etis, profesional, dan berdaya saing tinggi apabila prinsip-prinsip Islam diinternalisasikan secara menyeluruh dalam sistem manajemen modern. Integrasi ini mendorong terciptanya bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kemaslahatan sosial dan keberlanjutan lingkungan, sebagaimana ditunjukkan dalam Laporan Kemenperin (2022) bahwa subsektor fashion muslim tumbuh 6,3% per tahun dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi syariah nasional. Industri fashion Indonesia merupakan salah satu pilar utama ekonomi kreatif nasional yang tumbuh pesat dalam dua dekade terakhir. Berdasarkan data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf, 2023), subsektor fesyen menyumbang 18,01% dari total PDB ekonomi kreatif nasional dengan nilai ekspor mencapai US$ 13,8 miliar pada tahun 2022. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup halal (halal lifestyle), clothing syariah berkembang sebagai bentuk integrasi antara kreativitas budaya dan spiritualitas Islam. Namun, menurut Asosiasi Pengusaha Muslim Indonesia (APMI, 2023), hanya sekitar 35% pelaku clothing syariah yang telah menerapkan prinsip keberlanjutan dalam manajemen bisnisnya, baik dari aspek sosial, ekonomi, maupun lingkungan. Kondisi ini menunjukkan bahwa masih terdapat kesenjangan antara idealitas nilai-nilai syariah dan praktik bisnis di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun model bisnis clothing syariah berkelanjutan melalui integrasi prinsip-prinsip syariah (amanah, adl, ihsan, maslahah, tawazun) dengan filsafat manajemen bisnis modern, khususnya konsep Triple Bottom Line (Profit, People, Planet) dan Good Corporate Governance. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pendekatan literatur teoritis, studi empiris, serta analisis konseptual terhadap praktik industri fashion syariah di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa clothing syariah dapat menjadi model bisnis yang etis, profesional, dan berdaya saing tinggi apabila prinsip-prinsip Islam diinternalisasikan secara menyeluruh dalam sistem manajemen modern. Integrasi ini mendorong terciptanya bisnis yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada kemaslahatan sosial dan keberlanjutan lingkungan, sebagaimana ditunjukkan dalam Laporan Kemenperin (2022) bahwa subsektor fashion muslim tumbuh 6,3% per tahun dan berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi syariah nasional.
Kepemimpinan yang Otentik: Sintesis Filosofis Etika Kierkegaardian dan Filsafat Manajemen Syariah dalam Pengambilan Keputusan Strategis Sigit Nur Aziz; Murhadi; Harits Nu’man
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7319

Abstract

Penelitian ini menyelidiki integrasi filosofis antara etika eksistensial Søren Kierkegaard dan prinsip manajemen syariah dalam konstruksi kepemimpinan strategis yang otentik. Dengan menggunakan metode analisis konseptual dan komparatif filosofis, studi ini menguji tesis bahwa konsep “tahapan eksistensi”, “kecemasan”, dan “lompatan iman” Kierkegaard menemukan resonansi dan penyempurnaan substantif dalam kerangka maqashid al-syariah serta konsep khalifah fil ardh. Analisis mengungkap bahwa kepemimpinan otentik dalam perspektif sintetik ini merupakan amanah eksistensial-spiritual yang mengintegrasikan keberanian eksistensial Kierkegaard untuk menghadapi kebebasan dan kecemasan dalam pilihan strategis, orientasi teleologis-transendental syariah melalui prinsip maslahah dan keadilan (‘adl), serta akuntabilitas vertikal-horizontal yang termanifestasi dalam konsep khilafah dan akhlak. Dialog kritis antara kedua paradigma menunjukkan bahwa spiritualitas syariah memberikan “objektivitas nilai” yang kokoh bagi “lompatan iman” Kierkegaard, sementara eksistensialisme memberikan kedalaman psikologis-fenomenologis bagi pengalaman keputusan pemimpin muslim. Sintesis ini menghasilkan model kepemimpinan “Khalifah yang Otentik”, yang memiliki implikasi teoretis untuk pengembangan teori kepemimpinan Islam dan implikasi praktis untuk pendidikan kepemimpinan, kerangka pengambilan keputusan strategis, serta tata kelola organisasi yang selaras dengan nilai-nilai ilahiah.
Gen Z Students at State Senior High School 3 Rembang Learn Financial Literacy and Invest Early Roro Ayu Deby Citra Putri; Nita Afifah; Dian Anita Sari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7321

Abstract

The study purpose was to improve financial literacy among Generation Z students at SMA Negeri 3 Rembang, who generally possess limited knowledge regarding personal financial management and capital market investment. This community service program was motivated by national survey data indicating that Indonesia’s financial literacy rate remains relatively low, at only 38.03%, highlighting the urgent need for early financial education interventions. The program aimed to enhance students’ understanding, awareness, and basic competencies in managing finances and recognizing investment opportunities in the capital market. Materials and methods. The program was implemented using an educational and participatory approach through a series of structured activities, including Financial Literacy Counseling, Capital Market Investment Counseling, and a Capital Market School. The main activity was conducted in the form of a seminar-based training on November 7, 2023, involving 31 participants who were members of the student council (OSIS). The materials were delivered by competent speakers with expertise in finance and capital markets. Supporting methods included interactive discussions, visual learning media, and documentation through video recordings. Results. The program was successfully implemented as planned, resulting in the completion of financial literacy education, investment counseling, and Capital Market School activities. The findings indicate an improvement in students’ knowledge and understanding of financial management and capital market investment concepts. In addition, program documentation was disseminated through a YouTube video, and intellectual property rights (HKI) in the form of posters and activity videos are currently in the publication process. Conclusions. The community service program effectively increased financial literacy among participating students and demonstrated the importance of early financial education for Generation Z. Although some outputs are still in progress, the program showed positive educational impacts. It is recommended that future implementations involve a larger number of participants to broaden the program’s reach and maximize its long-term benefits.
The Influence of Learning Styles on Student Learning Outcomes at SMP 11 Kupang Angelina Jayanti Saudale
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7323

Abstract

The study purpose was to examine the influence of students’ learning styles on learning outcomes at the junior secondary school level in Indonesia, with SMP Negeri 11 Kupang serving as a specific research context. Learning outcomes reflect students’ achievement levels in understanding instructional processes, while learning styles represent individual differences in processing information. Understanding this relationship is essential to improve instructional effectiveness and academic achievement. Materials and methods. This study employed a quantitative approach using an ex post facto research design. The ex post facto method was selected because the independent variable, students’ learning styles, had already occurred naturally and was not manipulated by the researcher. The research sample consisted of 20 junior high school students selected as research subjects. Data on learning styles were collected using a questionnaire, while learning outcomes were obtained from students’ semester report scores. The data were analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation analysis, and simple linear regression to determine the relationship and influence between variables. Results. The findings revealed a positive and significant relationship between learning styles and students’ learning outcomes. Statistical analysis indicated that learning styles contributed 21.3% to variations in learning outcomes, while the remaining percentage was influenced by other factors beyond this study. Conclusions. It can be concluded that learning styles have a significant influence on students’ learning outcomes. Therefore, teachers are encouraged to consider students’ learning styles when designing instructional strategies to enhance learning effectiveness and academic performance.
Mi MoNas: Pengembangan Mi Basah Bebas Gluten Berbasis Tepung Mocaf dan Sari Nanas sebagai Alternatif Pangan Fungsional Nisyri Rachmaniyah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7324

Abstract

Mi terdiri dari berbagai jenis, seperti Mi instan, Mi kering, dan Mi basah, yang semuanya dibuat dengan terigu tepung sebagai bahan utama. Mi adalah salah satu makanan paling populer di Indonesia karena sangat praktis, murah, dan memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi, yang membuatnya cocok untuk menggantikan nasi. Meskipun kondisi geografis dan tropis tidak ideal untuk budidaya gandum, Indonesia masih memiliki dampak yang signifikan terhadap impor gandum sebagai sumber tepung terigu. Akibatnya, produk alternatif harus dikembangkan dengan sumber daya lokal yang lebih berkelanjutan. Tepung singkong yang dimodifikasi (Modified Cassava Flour) dan sari buah nanas dimaksudkan untuk digunakan sebagai pengganti fungsional berdasarkan potensi yang ada di Kabupaten Subang. Eksperimen deskriptif digunakan sebagai metode penelitian. Dalam eksperimen ini, singkong di fermentasi untuk membuat tepung mocaf, membuat adonan Mi dengan menambah sari nanas, dan menilai sifat produk akhir. Pustaka kajian menilai beberapa parameter, termasuk kemudahan pembuatan, daya simpan, tekstur Mi, dan potensi fungsional produk. Penelitian menunjukkan bahwa tepung mocaf dapat digunakan sebagai bahan utama toko roti untuk membuat roti bebas gluten dengan tekstur yang luar biasa dan meningkatkan gizi dengan menambah sari nanas dengan vitamin C dan enzim bromelain. Produk akhir dapat digunakan selama satu hari di ruang suhu atau dua hingga tiga hari di penyimpanan dingin. Mi basah yang terbuat dari mocaf dan sari nanas memiliki potensi untuk menjadi alternatif makanan yang lebih sehat bagi masyarakat umum, terutama bagi mereka yang tidak toleran terhadap gluten, dan mendorong penggunaan makanan lokal.
Challenges in Implementing Early Intervention for Students with Special Needs in Remote Areas: A Case Study of Tioman Island. Mohamad Haniff Azmi; Khairul Farhah Khairuddin
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7325

Abstract

This study explores the challenges of implementing early intervention for Students with Special Needs (SSN) in remote areas, with a specific focus on Tioman Island. This qualitative research employed a case study design and involved in-depth interviews with 12 participants comprising special education teachers, parents, and school administrators. The findings revealed three main challenges: limitations in resources and infrastructure, issues related to human resources and training, and geographical and logistical challenges unique to the island context. The study also documented various adaptive strategies implemented by schools, including the development of teaching and learning materials using local resources, collaboration with the local community, and the use of flexible instructional approaches. The findings suggest the need for a contextualised approach to early intervention implementation in remote areas that takes into account resource constraints and location-specific characteristics. Overall, the results provide important implications for policymakers in designing more effective and context-appropriate early intervention programmes for remote areas in Malaysia.
Perancangan Sistem Informasi Presensi Pegawai Berbasis Web di Sekolah Dasar Negeri 150/Ix Muaro Jambi Purnama Febriani; Bastomi Baharsyah; Yerix Ramadhani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7328

Abstract

Sistem presensi manual di SDN 150/IX Muaro Jambi menghadapi tantangan kerusakan dokumen, penitipan absen, penumpukan arsip, dan keterlambatan rekapitulasi data kehadiran 18 pegawai. Penelitian ini bertujuan merancang sistem informasi presensi pegawai berbasis web menggunakan metode SDLC Waterfall. Pendekatan kualitatif diterapkan dengan populasi 18 pegawai dan sampel purposive 5 responden (kepala sekolah, staf TU, guru). Instrumen meliputi wawancara semi-struktur, observasi, dan studi pustaka, dianalisis dengan model Miles dan Huberman serta black box testing. Hasil penelitian menunjukkan sistem berbasis PHP-MySQL dengan 12 fitur fungsional (login multi-role, presensi kamera-lokasi, pengajuan izin, laporan otomatis) mencapai validasi Likert 92% (efisiensi 96%, kemudahan 100%). Kesimpulan menyatakan sistem layak diimplementasikan untuk transformasi digital administrasi sekolah dasar pedesaan, direkomendasikan pengembangan mobile PWA dan biometrik lanjutan.
Analisis Pembelajaran Seni Rupa Berbasis Proyek Terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Smp Negeri 35 Kerinci Arfenia Ramadani; Fuji Astuti; Ardipal Ardipal
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7334

Abstract

Pembelajaran seni rupa berbasis proyek merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif melalui keterlibatan langsung dalam proses perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan refleksi karya secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran seni rupa berbasis proyek serta kontribusinya terhadap hasil belajar peserta didik di SMP Negeri 35 Kerinci. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi proses pembelajaran, wawancara guru dan peserta didik, dokumentasi karya proyek, serta analisis penilaian hasil belajar. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran seni rupa berbasis proyek memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar peserta didik, baik pada ranah kognitif, afektif, maupun psikomotorik. Pada ranah kognitif, peserta didik mengalami peningkatan pemahaman terhadap unsur dan prinsip seni rupa serta kemampuan menginterpretasikan tema visual. Pada ranah afektif, pembelajaran ini berkontribusi terhadap penguatan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan apresiasi terhadap karya seni. Pada ranah psikomotorik, terjadi peningkatan keterampilan teknik berkarya, pengolahan media, serta konsistensi dalam proses penciptaan karya. Dengan demikian, pembelajaran seni rupa berbasis proyek layak direkomendasikan sebagai pendekatan strategis dalam peningkatan mutu proses dan hasil belajar seni rupa di SMP Negeri 35 Kerinci.
Strategi Copywriting dalam Iklan Radio Lokal Medan: Studi Kualitatif pada Radio Swasta Winda Kustiawan; Anisa Fitri; Sherlliana Sherlliana; Rizky Akbar; Fathan Mubina; Siti Nabila Azzahra; Terbit Rizkinta Ginting; Senang Firdasari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.7335

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi copywriting dalam iklan radio lokal di Kota Medan pada radio swasta. Di tengah pesatnya perkembangan media digital, radio sebagai media konvensional dituntut untuk tetap efektif dalam menyampaikan pesan iklan kepada pendengar. Oleh karena itu, copywriting menjadi elemen penting dalam menentukan keberhasilan iklan radio, khususnya dalam menarik perhatian, membangun kedekatan emosional, dan memengaruhi pendengar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan copywriter, penyiar, dan bagian pemasaran radio, serta observasi dan dokumentasi berupa naskah dan rekaman iklan radio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi copywriting iklan radio lokal di Medan dilakukan melalui proses yang terencana, mulai dari pemahaman kebutuhan klien hingga penyesuaian pesan dengan karakter pendengar. Penggunaan bahasa sehari-hari, dialek lokal secara selektif, struktur pesan yang singkat dan jelas, serta teknik persuasi seperti ajakan langsung, pendekatan emosional, dan humor ringan menjadi strategi utama dalam copywriting iklan radio. Selain itu, peran penyiar dalam membawakan naskah iklan secara natural turut memperkuat efektivitas pesan iklan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa strategi copywriting yang kontekstual dan berorientasi pada karakter pendengar memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas iklan radio lokal di Kota Medan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi akademik dalam kajian komunikasi pemasaran serta menjadi referensi praktis bagi industri radio lokal.