cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,290 Documents
Efektivitas Media Interaktif dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Menengah Kejuruan pada Penggunaan Video, Aplikasi, dan Game Edukasi Sriasnani Sriasnani; Nuryati Nuryati; Danuk Puji Lestari
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.123

Abstract

Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan moral siswa, terutama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Namun, tantangan dalam pembelajaran konvensional sering kali menyebabkan kurangnya minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran PAI guna meningkatkan minat belajar siswa. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan kuesioner terhadap 36 siswa di SMK Negeri 1 Tambusai Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknologi seperti e-learning, aplikasi pembelajaran interaktif, dan media digital mampu meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Sebanyak 45% siswa menunjukkan peningkatan motivasi belajar setelah penggunaan teknologi dalam kelas. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran PAI di SMK.
Toleransi dalam Islam: Menjaga Kedamaian dan Menghormati Perbedaan Darmawanita Darmawanita; Masronia Masronia; Nurjanah Nurjanah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.124

Abstract

Toleransi dalam Islam merupakan prinsip fundamental yang mendukung harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat. Islam mengajarkan sikap saling menghormati, menjaga kedamaian, dan menerima perbedaan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip toleransi dalam Islam berdasarkan ajaran Al-Qur'an dan Hadis serta bagaimana implementasinya dalam kehidupan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Islam menekankan toleransi dalam berbagai aspek kehidupan, baik dalam interaksi sosial maupun dalam konteks keagamaan. Kesimpulannya, ajaran Islam tentang toleransi memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang harmonis dan damai.
Analisis Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bebasis Karakter di Era Digital Masruroh Masruroh; Syaiful Hadi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.125

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di zaman digital menghadapi berbagai tantangan dan peluang yang signifikan. Teknologi digital menghadirkan transformasi besar terhadap cara mengajar dan belajar, yang berdampak pada proses pembelajaran PAI, di mana penguatan karakter menjadi perhatian utama. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis penerapan pembelajaran PAI yang berbasis karakter dalam konteks era digital serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan peserta didik. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam penelitian ini, dengan metode observasi dan wawancara pada beberapa siswa. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa meskipun teknologi digital dapat memperkaya pembelajaran PAI, penggunaannya harus dilakukan dengan hati-hati agar nilai karakter yang diajarkan tidak tergeser oleh kemajuan teknologi yang cepat. Diperlukan strategi yang tepat untuk mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran PAI, sehingga karakter peserta didik tetap terbentuk dengan baik. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pengembangan metode pembelajaran yang menggabungkan teknologi dengan penguatan karakter secara efektif, serta pelatihan bagi guru agar mampu mengelola pembelajaran berbasis digital dengan mempertahankan nilai-nilai moral dan agama. Pembelajaran PAI di era digital harus menekankan keseimbangan antara penerapan teknologi dan pengembangan karakter yang kuat.
Islam dan Gaya Hidup Sehat: Sunnah Nabi dalam Pola Makan, Tidur dan Kebersihan Masronia Masronia; Nurjanah Nurjanah; Darmawanita Darmawanita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.126

Abstract

Gaya hidup sehat merupakan bagian integral dalam ajaran Islam yang dicontohkan oleh Nabi Muhammad ﷺ. Islam mengajarkan umatnya untuk menjaga kesehatan melalui pola makan yang seimbang, tidur yang berkualitas, serta kebersihan diri dan lingkungan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji kebiasaan sehat dalam Islam berdasarkan sunnah Nabi serta relevansinya dalam kehidupan modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan dengan menganalisis sumber utama seperti Al-Qur’an, Hadis, dan literatur akademik yang membahas kesehatan dalam Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola makan Nabi menekankan keseimbangan gizi dengan konsumsi makanan alami dan menghindari berlebihan. Sunnah tidur Nabi, seperti tidur awal dan bangun sebelum fajar, terbukti mendukung ritme sirkadian dan kesehatan mental. Selain itu, Islam sangat menekankan kebersihan sebagai bagian dari keimanan, yang berkontribusi pada pencegahan penyakit dan peningkatan kualitas hidup. Studi ini juga menemukan bahwa prinsip-prinsip hidup sehat dalam Islam selaras dengan temuan ilmiah modern mengenai nutrisi, kebersihan, dan kesehatan fisik serta mental. Oleh karena itu, sunnah Nabi dapat menjadi pedoman bagi masyarakat modern dalam menerapkan gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang.
Etika Bermedia Sosial dalam Islam: Panduan Sikap Muslim di Dunia Digital Nurjanah Nurjanah; Darmawanita Darmawanita; Masronia Masronia
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.127

Abstract

Perkembangan teknologi telah membawa perubahan besar dalam cara manusia berkomunikasi, termasuk melalui media sosial. Islam sebagai agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan memberikan pedoman dalam berinteraksi, baik secara langsung maupun di dunia digital. Etika bermedia sosial dalam Islam didasarkan pada nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kesopanan, dan menjauhi fitnah atau ujaran kebencian. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip etika dalam bermedia sosial berdasarkan ajaran Islam serta dampaknya dalam kehidupan bermasyarakat. Dengan menggunakan metode studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis berbagai sumber utama seperti Al-Qur’an, Hadis, dan literatur akademik terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika Islam dalam media sosial dapat membantu menciptakan komunikasi yang lebih sehat dan harmonis. Oleh karena itu, penting bagi umat Islam untuk menerapkan nilai-nilai etika yang sesuai dengan ajaran agama agar dapat menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Urgensi Pendidikan Islam dalam Membentuk Masyarakat Madani Annur Rosida; Arianto Arianto; Mardian Mardian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.128

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk masyarakat madani yang berlandaskan nilai-nilai keislaman. Pendidikan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan, tetapi juga membangun karakter, moral, dan etika sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis urgensi pendidikan Islam dalam membentuk masyarakat madani dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media interaktif seperti video, aplikasi, dan game edukasi memberikan dampak positif terhadap pemahaman dan motivasi siswa dalam mempelajari Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan data yang diperoleh, 80% siswa lebih mudah memahami materi dengan video, 72% siswa merasa aplikasi pembelajaran membantu mereka belajar lebih fleksibel, dan 85% siswa lebih termotivasi dengan game edukasi. Dengan dukungan dari berbagai pihak, implementasi media interaktif dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI dan membentuk generasi yang berakhlak mulia.
Pendidikan Islam Sebagai Fondasi Pembentukan Karakter Generasi Muda Arianto Arianto; Annur Rosida; Mardian Mardian
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.129

Abstract

Pendidikan Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlak mulia dan bertanggung jawab. Nilai-nilai Islam mengajarkan etika, moralitas, serta sikap disiplin yang diperlukan untuk menghadapi tantangan kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sejauh mana pendidikan Islam berkontribusi terhadap pembentukan karakter siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 25 siswa SMK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 85% responden merasa bahwa pendidikan Islam membantu mereka memahami pentingnya nilai moral dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, 78% siswa menyatakan bahwa materi PAI yang diberikan di sekolah berkontribusi terhadap pembentukan sikap disiplin dan tanggung jawab mereka. Dengan demikian, pendidikan Islam dapat menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter generasi muda yang berkualitas dan berakhlak.
Revitalisasi Komunikasi Profetik Sebagai Landasan Masyarakat Madani Mardian Mardian; Annur Rosida; Arianto Arianto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.130

Abstract

Komunikasi profetik merupakan konsep yang menggabungkan nilai-nilai kenabian dalam praktik komunikasi yang berorientasi pada kebenaran, keadilan, dan kebajikan. Dalam konteks masyarakat madani, komunikasi profetik menjadi landasan penting dalam membangun interaksi sosial yang harmonis dan berkeadaban. Artikel ini membahas bagaimana revitalisasi komunikasi profetik dapat menjadi pilar utama dalam pembentukan masyarakat madani. Dengan pendekatan kualitatif dan metode studi literatur, penelitian ini menelaah relevansi komunikasi profetik dalam kehidupan sosial kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi profetik dapat meningkatkan kesadaran moral, memperkuat nilai-nilai etika, dan menciptakan keterbukaan serta toleransi dalam masyarakat. Oleh karena itu, upaya revitalisasi komunikasi profetik perlu dilakukan melalui berbagai strategi, seperti pendidikan, media, dan kebijakan publik.
Membangun Kemandirian Belajar Melalui Pendekatan Pendidikan Islam Aris Fadillah; Mukhlissal Hasbi; Sucitra Sucitra
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.133

Abstract

Kemandirian belajar merupakan kemampuan individu untuk mengelola, mengarahkan, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Dalam konteks pendidikan Islam, kemandirian belajar dapat dibangun melalui nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran Islam, seperti disiplin, tanggung jawab, dan keikhlasan dalam menuntut ilmu. Artikel ini membahas bagaimana pendekatan pendidikan Islam dapat berkontribusi dalam membangun kemandirian belajar. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini mengkaji konsep kemandirian belajar dalam perspektif Islam dan bagaimana penerapannya dalam sistem pendidikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip pendidikan Islam, seperti pembelajaran berbasis nilai, motivasi intrinsik, dan pembiasaan amal ilmiah, memiliki peran penting dalam meningkatkan kemandirian belajar. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi ajaran Islam dalam proses pendidikan dapat menjadi strategi efektif dalam membentuk kemandirian belajar pada peserta didik.
Islam dan Kesehatan Mental: Menemukan Ketenangan dalam Iman Sucitra Sucitra; Aris Fadillah; Mukhlissal Hasbi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.134

Abstract

Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, yang mencakup kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga mencakup aspek spiritual yang berhubungan erat dengan keimanan. Islam menawarkan berbagai konsep yang dapat membantu individu mencapai ketenangan jiwa, seperti tawakal (berserah diri kepada Allah), shalat (sembahyang), dzikir (mengingat Allah), dan doa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara ajaran Islam dan kesehatan mental serta bagaimana praktik keagamaan dapat membantu mengatasi stres, kecemasan, dan depresi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai sumber akademik, kitab suci Al-Qur'an, dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan terhadap Islam dapat meningkatkan daya tahan psikologis, memberikan ketenangan batin, serta mengurangi risiko gangguan mental. Artikel ini menekankan pentingnya memperkuat keimanan sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan emosional dalam kehidupan sehari-hari.

Page 9 of 229 | Total Record : 2290