cover
Contact Name
Putri Asilestari
Contact Email
putriasilestari89@gmail.com
Phone
+6282316807980
Journal Mail Official
joecyup@gmail.com
Editorial Address
Jalan Tuanku Tambusai 23 Bangkinang, Kampar, Riau, Indonesia Pos Code 28411 Telp. 0762 21677
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal of Innovative and Creativity
ISSN : 2962570X     EISSN : 2776771X     DOI : https://doi.org/10.31004/joecy
Core Subject : Education, Social,
Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality education, management, and education technology. Papers which contain in-depth critical literature reviews of research on specific educational topics are also welcomed.
Articles 2,290 Documents
Upaya Peningkatan Motivasi Belajar Terhadap Pelajaran Informatika dengan Menerapkan Model Pembelajaran Project Based Learning Di Kelas X Teknik Pemesinan Parsaoran Sitohang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i1.77

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap motivasi belajar siswa kelas X Teknik Pemesinan pada mata pelajaran Informatika. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu dengan desain pre-test dan post-test with control group. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Teknik Pemesinan di SMK Negeri 1 Bangkinang. Sampel penelitian ini adalah satu kelas yang dipilih secara acak, yaitu kelas X TP sebagai kelas eksperimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar siswa kelas X Teknik Pemesinan pada mata pelajaran Informatika yang diajar dengan model pembelajaran PjBL dan model pembelajaran konvensional. Motivasi belajar siswa di kelas eksperimen yang diajar dengan model pembelajaran PjBL lebih tinggi daripada motivasi belajar siswa di kelas kontrol yang diajar dengan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran PjBL dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas X Teknik Pemesinan pada mata pelajaran Informatika.
Klusterisasi Peserta Olimpiade Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat SMK Menggunakan Algoritma K-Means Parsaoran Sitohang
Journal of Innovative and Creativity Vol. 1 No. 1 (2021)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v1i1.78

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Bangkinang merupakan sekolah kejuruan terbaik yang ada di kab. Kampar. Salah satu jurusan terbaiknya adalah jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, itu terbukti dari banyaknya pendaftar yang setiap tahunnya untuk masuk kejurusan tersebut. Lomba Kompetensi Siswa (LKS) adalah sebuah ajang lomba yang dilakukan oleh pemerintan untuk mencari siswa terbaik smk yang mampu berkerja didunia kerja secara langsung. Setiap tahun siswa smk mengikuti LKS tersebut salah satunya SMKN1 Bangkinang namun hasil yang didapatkan setiap lomba belum memuaskan, sehingga diperlukan sebuah penelitian bagaimana membantu sekolah dalam mencari siswa terbaik sebagai wakil sekolah. Tujuan dari penelitian ini bermaksud membantu pihak sekolah mencari kriteria siswa yang tepat untuk mengikuti LKS tersbut sehingga prestasi sekolah bisa sampai tingkat nasional nantinya. Metode yang yang diterapkan untuk mengcluster siswa calon peserta olimpiade LKS adalah menggunakan algoritma k-means clustering, metode ini dapat mengelompokan siswa berdasarkan nilai rapor produktif mereka dengan bantuan aplikasi rapidminer, sehingga nantinya sekolah dapat mengambil keputusan siswa mana yang berkompeten untuk mengikuti olimpiade LKS komputer tingkat provinsi riau.
Analisis Pengaruh Model Pembelajaran Connecting Organizing Reflecting Extending (Core) Pada Pembelajaran Ipa Di Kelas V Sd/Mi Debi Febianto; Septia Zeliana
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.80

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan-permasalahan yang terjadi pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI. Diantara solusi yang dapat dilakukan yaitu dengan menggunakan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancangan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending), menganalisis langkah-langkah model CORE (connecting organizing reflecting extending) serta menganalisis keunggulan dan kelemahan model pembelajaran CORE (connecting organizing reflecting extending) pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif analitis dengan metode library research(Kajian Pustaka). Sumber data penelitian ini seperti jurnal dan buku-buku yang terkait dengan penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu pencatatan penelitian dan teknik analisis data menggunakan content anayisis. Hasil analisis yang penulis lakukan menunjukkan bahwa rancangan model pembelajaran CORE berupa RPP pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI berpedoman dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 22 tahun 2016 tentang standar proses pendidikan dasar dan menengah dan permendikbud Nomor 103 Tahun 2014 yang didalamnya terdapat LKPD yang disesuaikan dengan salah satu indikator kemampuan abad 21 yaitu berfikir kritis. Dalam rancangan tersebut terdapat langkah-langkah yaitu tahap connecting, organizing, reflecting, extending yang diperkirakan mampu menyelesaikan permasalahan pada pembelajaran IPA dikelas V SD/MI hal ini disebabkan karena model CORE memiliki keunggulan-keunggulan seperti dapat mengembangkan keaktifan dan memberikan pembelajaran yang bermakna, mengembangkan dan melatih daya ingat peserta didik tentang suatu konsep dalam materi pembelajaran dan mengembangkan daya berfikir kritis sekaligus mengembangkan keterampilan pemecahan suatu masalah IPA di kelas V SD/MI.
Menumbuhkan Jiwa Kritis dan Analitis Mahasiswa Hukum melalui Pembelajaran Hukum Humaniora Zulfikar Ramadhan; Vivi Sylvia Purborini; Tikka Dessy Harsanti; Galih Setyo Refangga
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.84

Abstract

Pembelajaran hukum humaniora memiliki peran penting dalam menumbuhkan jiwa kritis dan analitis mahasiswa hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi metode pembelajaran hukum humaniora yang efektif dalam mengembangkan kemampuan analitis dan kritis mahasiswa. Metode penelitian kualitatif normatif deskriptif digunakan untuk menganalisis relevansi hukum humaniora dalam pendidikan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum humaniora, melalui pendekatan yang melibatkan analisis konteks sosial, budaya, dan sejarah, mampu memberikan pemahaman yang holistik tentang hukum. Metode pembelajaran seperti studi kasus, diskusi kelompok, dan analisis kritis kasus hukum terbukti efektif dalam melatih mahasiswa untuk berpikir kritis dan analitis. Hambatan dalam pengembangan jiwa kritis dan analitis meliputi keterbatasan sumber daya dan kurangnya penguasaan konsep hukum humaniora oleh pengajar. Untuk mengatasi hambatan ini, rekomendasi penelitian mencakup peningkatan metode evaluasi, penggunaan sumber belajar yang lebih beragam, serta penyelenggaraan diskusi dan debat terbuka. Dengan demikian, pembelajaran hukum humaniora berkontribusi signifikan dalam menciptakan lulusan hukum yang berintegritas dan mampu mengaplikasikan hukum dalam konteks sosial yang kompleks
Analisis Penerapan Media Monopoli dalam Pembelajaran IPA di Kelas IV SD/MI Kafrina Kafrina; M. Syafwan .HB
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rancangan media monopoli dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD/MI, untuk menganalis keunggulan media monopoli dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD/MI. Untuk menganalisis kelemahan media monopoli dalam pembelajaran di kelas IV SD/MI. Jenis penelitia yang digunakan yaitu deskriptif analitis dengan metode kepustakaan (Library Reseacrh). Data tentang penerapan media monopoli dikumpul melalui pencatatan penelitian jurnal dan hasil-hasil penelitian tentang penerapan media monopoli dikelas IV SD/MI. Data dikumpul dianalisis menggunakan teknik Content Analysis. Hasil penelitian ini menemukan dengan menggunakan rancangan media monopoli mampu menjadikan pembelajaran lebih baik dari sebelumnya. Keunggulan media monopoli dalam pembelajaran IPA di kelas IV SD/MI diantaranya: media monopoli menggunakan gambar yang menarik, media monopoli membuat peserta didik aktif dalam pembelajaran, media monopoli dapat menumbuhkan minat peserta didik dalam belajar, media monopoli memungkinkan penerapan konsep-konsep dalam pembelajaran. Sebaiknya, sebelumnya menggunakan media monopoli pendidik memerlukan persiapan yang matang serta konsep yang sesuai dengan materi pembelajaran, memerlukan perencanaan sebab media monopoli memerlukan alokasi yang panjang dan area yang luas.
Tahfiz Alquran dalam Kurikulum Pesantren Darul Arafah Raya Fatima Rahma Ranguti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.96

Abstract

Tradisi menghafal Alquran (tahfiz) sudah ada sejak Rasulullah saw. ini terus dilestarikan para sahabat dan turun temurun sampai ke tabi’ tabi’in dan masa sekarang, akan tetapi tahfiz di kurikulum pesantren Indonesia, baru mulai muncul sejak beberapa tahun belakangan ini dengan berbagai macam ragam posisi tahfiz pada kurikulum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana tahfiz Alquran dalam kurikulum pesantren Darul Arafah Raya. Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan metode kualitatif dan pendekatan fenomenologis, instrument pengumpulan data adalah wawancara, dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tahfiz di masukkan dalam kurikulum pesantren Darul Arafah Raya sebab beberapa faktor, seperti faktor agama, social budaya dan lain lain. Metode pembelajaran yang digunakaan terbagi dua, yaitu metode wajib dan sunah, sedangkan pola tahfiz di pesantren Darul Arafah Raya adalah tahfiz Alquran posisinya menjadi ekstrakurikuler dalam muatan kurikulum. Faktor-faktor yang menjadi pendukung pembelajaran tahfiz antara lain adalah niat yang ikhlas, sedangkan faktor penghambat pembelajaran tahfiz antara lain adalah kurangnya kesungguhan santri. Kesimpulannya adalah pelajaran tahfiz Alquran di pesantren Darul Arafah Raya mulai dimasukkan pada kurikulum pesantren sejak beberapa tahun belakangan ini, sebab tuntutan perkembangan zaman, khususnya tuntutan kurikulum pesantren yang harus terus di modernisasi, posisi pelajaran tahfiz Alquran di pesantren Darul Arafah Raya di masukkan dalam kurikulum sebagai ekstrakurikuler dan mata pelajaran wajib.
Meningkatkan Pemahaman Keislaman dan Kebersamaan Sosial Melalui Program Al Qur'an Ceria pada Siswa MI Ahmad Yani Pagerngumbuk Ahmad Murtadlo; Ely Masnawati
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.103

Abstract

Program "Al Qur'an Ceria" di MI Ahmad Yani Pagerngumbuk adalah inovasi pembelajaran berbasis nilai-nilai keislaman yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman keislaman dan kebersamaan sosial siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi program, dampaknya terhadap pemahaman keislaman siswa, serta kontribusinya dalam membangun kebersamaan sosial. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam membaca, menulis, dan memahami Al-Qur'an. Selain itu, kegiatan seperti syi'ir Islami, pembacaan shalawat nabi, doa khatmil Qur'an, serta "Jum'ah Berkah" secara signifikan memperkuat rasa solidaritas dan kebersamaan di antara siswa. Program ini juga memotivasi siswa untuk lebih mendalami Al-Qur'an dan aktif dalam kegiatan sosial Islami. Namun, pelaksanaan program menghadapi tantangan seperti variasi kemampuan siswa dalam kelompok dan keterbatasan fasilitas. Solusi yang diterapkan meliputi sistem mentoring, pendekatan diferensiasi, dan penggalangan dukungan komunitas. Secara keseluruhan, program "Al Qur'an Ceria" terbukti efektif sebagai model pendidikan Islam yang tidak hanya meningkatkan aspek akademik dan spiritual, tetapi juga membangun karakter sosial siswa. Program ini dapat diadaptasi oleh institusi pendidikan lain untuk mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dalam pembelajaran.
Peran Keluarga dalam Mendukung Pendidikan Agama Islam Siswa di Sekolah Menengah Pertama (Studi Kasus di SMPN 7 Koto XI Tarusan) Novia Jelita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i2.107

Abstract

Pendidikan agama Islam di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki peran krusial dalam pembentukan karakter dan moral siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran keluarga dalam mendukung pendidikan agama Islam siswa di SMPN 7 Koto XI Tarusan. Melalui pendekatan studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua, guru, dan siswa, serta observasi di lingkungan sekolah.Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga berfungsi sebagai pendidik pertama yang memberikan dasar nilai-nilai agama kepada anak-anak mereka. Keluarga tidak hanya bertanggung jawab dalam pendidikan formal, tetapi juga berperan dalam menciptakan atmosfer yang mendukung pembelajaran agama di rumah. Beberapa faktor yang mempengaruhi peran keluarga meliputi: Komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak mengenai pentingnya pendidikan agama.Keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan sekolah, seperti menghadiri pertemuan orang tua dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan. Pemberian contoh yang baik melalui perilaku sehari-hari yang mencerminkan nilai-nilai agama. Penelitian ini juga menemukan bahwa dukungan keluarga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dalam pendidikan agama Islam, yang berdampak positif pada disiplin dan prestasi akademik mereka. Oleh karena itu, penting bagi sekolah untuk melibatkan keluarga dalam proses pendidikan untuk menciptakan sinergi yang kuat antara pendidikan formal dan informal dalam mendukung perkembangan spiritual siswa.
Penerapan Customer Relationship Managaement (CRM) dalam Perancangan Sistem Informasi Penjualan Produk Kebutuhan Pokok pada Toko Budiman Berbasis Web dengan Menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL Radius Prawiro; Annisak Izzaty Jamhur; Vicky Ariandi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 4 No. 3 (2024)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v4i3.108

Abstract

Toko Budiman merupakan toko penjual kebutuhan pokok yang berada di Jl. Lubuk Begalung, Kec. Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat. Toko Budiman sudah memiliki banyak customer yang tidak hanya di wilayah Jl. Baginda Suaduon, Toko Budiman memiliki customer dari daerah lain bahkan kecamatan lain. Pada saat ini, Toko Budiman dalam melakukan pencatatan transaksi masih manual yaitu dicatat dalam buku besar sehingga terkadang terjadi kesalahan dalam pelaporan penjualan yang disebabkan karena human error. Selain itu, penjualan di Toko Budiman masih dilakukan secara face to face yaitu dengan berkunjung langsung ke toko. Selain itu, Toko Budiman belum memiliki sebuah sistem yang dapat meningkatkan hubungan dengan para customer sehingga belum dapat memberikan pelayanan yang lebih baik. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan CRM operasional yang dapat memfasilitasi pelayanan kepada konsumen. Pada penelitian ini dibuat sistem yang mengimplementasikan CRM operasional untuk membantu pemilik Toko Budiman dalam penjualan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada customer bahkan bisa menarik customer lain. Adapun fitur CRM operasional yang digunakan dalam penelitian ini diantaranya adalah fitur diskon, pengelolaan data pelanggan, informasi toko dan pelayanan pemesanan secara online. Sistem terlebih dahulu dirancang dengan membuat diagram konteks, Data Flow Diagram (DFD), Entity Relationship Diagram (ERD) dan membuat relasi antar tabel. Selanjutnya hasil dari perancangan tersebut diimplementasikan menjadi sebuah sistem menggunakan bahasa pemrogaman PHP dan database MySQL. Hasil akhir dari implementasi tersebut adalah aplikasi berbasis web. Aplikasi akan memberikan kemudahan kepada pelanggan dalam melakukan pemesananbarang. Aplikasi ini akan membantu manajemen dalam mengatur sistem pemesanan yang diterapkan di perusahaan, terutama pada aspek pelayanan informasi pada pelanggan.
Kemampuan Guru Bimbingan Konseling dalam Menyusun Rencana Pelaksanaan Layanan Bimbingan Dan Konseling di Sekolah Malim Soleh Rambe; Eli Marlina Harahap; Nurmaini Ginting
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i1.110

Abstract

Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan guru BK dalam memberikan pelayanan adalah kemampuan menyusun dan mengimplementasikan rencana pelaksanaan layanan. Rencana pelaksanaan layanan adalah kemampuan dalam menetapkan langkah-langkah yang akan dilakukan dan dilalui dalam melaksanakan pelayanan. Kenyataan awal di SMA Negeri Kota Padangsidimpuan memperlihatkan bahwa guru BK memiliki kemampuan yang berbeda dalam menyusun dan mengimplementasikan rencana pelaksanaan layanan. Ditambah lagi dengan kualifikasi pendidikan mereka yang berbeda-beda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan membandingkan kemampuan dalam menyusun dan mengimplementasikan rencana pelaksanaan layanan oleh guru BK SMA Negeri Kota Padangsidimpuan dengan populasi sebanyak 46 orang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kombinasi (mixing research) dengan model sequential explanatory design. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik total sampling. Untuk data kuantitatif instrumen digunakan instrumen angket yang menghasilkan skor. Sedangkan data kualitatif diperoleh melalui langkah-langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman. Data kuantitatif dianalisis dengan teknik persentase dan uji t untuk melihat perbedaan dengan menggunakan SPSS For Windows Release 23.00. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa (1) Kemampaun menyusun dan mengimplementasikan rencana pelaksanaan layanan berada pada kategori sedang, (2) Motivasi dalam menyusun dan mengimplementasikan berada pada kategori tinggi, (3) Kesempatan mengembangkan kemampuan menyusun dan mengimplementasikan berada pada kategori rendah, (4) Analisis perbandingan hasil uji t mengungkapkan terdapat perbedaan yang tidak signifikan antara kualifikasi pendidikan S1 BK dengan D3 BK, sedangkan antara S1 Non BK dengan PPK memiliki perbendaan yang signifikan.

Page 7 of 229 | Total Record : 2290