cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
PEMBERIAN HARTA KEPADA AHLI WARIS BEDA AGAMA MELALUI WASIAT WAJIBAH PERSPEKTIF TM HASBI ASH SHIDDIEQY” (Studi Kasus Putusan Hakim Pengadilan Agama Surabaya Nomor 3531/pdt.P/2022/PA.Sby) Rasyid, Nida’ul Hopiah Ramdani Subagja; Habibi, Nuril
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2232

Abstract

Wasiat wajibah merupakan sebuah wacana baru dalam bidang kewarisan Islam. Pembaharuan ini terjadi karena perkembangan zaman semakin maju yang membuat manusia bersifat pluralistis. Dalam ketentuan Kompilasi Hukum Islam wasiat wajibah diberikan kepada anak dan orangtua angkat, namun seiring dengan permasalahan yang terjadi wasiat wajibah diberikan kepada ahli waris yang berbeda agama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertimbangan hakim Pengadilan Agama Surabaya dalam putusan Nomor 3531/pdt.P/2022/PA.Sby. dalam memberikan wasiat wajibah kepada ahli waris beda agama. Pertimbangan ini kemudian ditinjau dan dianalisis menggunakan filsafat hukum Islam pemikiran Hasbi Ash Shiddieqy. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif yang bersifat penelitian kepustakaan (library research). pendekatan yang diguanakan oleh penulis adalah pendekatan kasus (case approach). Sumber data yang digunakan yaitu bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Untuk menganalisis data penulis menggunakan teknik induktif dan deduktif. Kesimpulan dari penelitian ini menjelaskan bahwa pertama, dasar hukum pemberian wasiat wajibah kepada ahli waris non Muslim disandarkan pada putusan Yurisprudensi hakim Mahkamah Agung Nomor 1/Yur/Ag/2018 yang secara konsisten telah diterapkan ditingkat pertama sampai kasasi. Dalam putusan ini hakim menekankan bahwa mengaplikasikan hukum tidak sama dengan mempraktikan pasal demi pasal saja, tetapi bagaimana hukum tersebut dapat memberi keadilan dan menemukan maksud dari suatu peraturan. Kedua, filsafat hukum Islam sebagai landasan berfikir untuk menguraikan pemberian wasiat wajibah kepada ahli waris non Muslim dalam putusan Nomor 3531/pdt.P/2022/PA.Sby telah memenuhi unsur-unsur fiqih yang berkepribadian Indonesia dan aspek kemanusiaan yang berlandaskan kemanfaatan, kemaslahatan dan kebebasan dalam beragama yang digagas oleh Hasbi Ash Shiddieqy.
INSULT CASE OF LEONARDO DA VINCI'S "THE LAST SUPPER" PAINTING AT THE PARIS 2024 OLYMPICS FROM A CHRISTIAN PERSPECTIVE Hadi, Nathanael Yitshak; Setiawan , Iwan; Mariana , Cornelia; Emannuel , Joshua
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores the incident of religious desecration that occurred during the opening ceremony of the Paris 2024 Olympics, where a parody of Leonardo da Vinci’s painting “The Last Supper” depicted Jesus Christ as an obese woman and his disciples as members of the LGBTQ community. The research aims to analyze the impact of this event from a Christian perspective, particularly concerning freedom of expression, religious tolerance, and cultural representation theory. This research was conducted in response to the global controversy sparked by religious desecration at an international event like the Olympics. The author seeks to understand how this event was perceived by the Christian community and how it influenced interfaith dialogue and tolerance at a global level. The primary objective of this study is to analyze the offense against the “The Last Supper” painting from a Christian viewpoint, utilizing theoretical frameworks of freedom of expression, religious tolerance, and cultural representation theory. The study also aims to explore how religious representation in global events can influence public perception and ignite discussions on the importance of respecting religious symbols. The research finds that although freedom of expression is a fundamental right in democratic societies, it must be balanced with social responsibility. The incident at Paris 2024 demonstrates that culturally insensitive representations of religious beliefs can trigger strong reactions and lead to conflict. From a Christian perspective, the importance of forgiveness and love in responding to religious insults is emphasized, as well as the need for interfaith dialogue and education to promote tolerance and peace. These findings are crucial as they highlight the need for caution in religious representation at global events to avoid tensions and promote peace. This study also contributes to the broader discussion on the limits of freedom of expression in relation to social responsibility and the importance of education in building interfaith tolerance.
ANALISIS TANTANGAN DAN PELUANG PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN BAGI GENERASI ALPHA Aldayani, Friska; Juneva, Asriani; Herlina, Herlina; Matasik, Marlina; Jeni, Reta
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2239

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan dan peluang Pendidikan Agama Kristen (PAK) bagi generasi Alpha di era digital. Generasi Alpha, yang lahir setelah tahun 2010, tumbuh dalam lingkungan yang sangat terintegrasi dengan teknologi digital, menciptakan kebutuhan akan pendekatan pembelajaran yang adaptif. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis karakteristik unik generasi Alpha, mengidentifikasi tantangan dan peluang yang dihadapi gereja serta lembaga pendidikan Kristen, dan merumuskan strategi pengembangan PAK yang efektif dan relevan. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif, menganalisis sumber-sumber akademik terkini tentang pendidikan agama, teknologi pembelajaran, dan karakteristik generasi Alpha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital dalam PAK membuka peluang untuk pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan, namun juga memerlukan kehati-hatian untuk mempertahankan esensi ajaran Kristiani. Strategi yang direkomendasikan meliputi pemanfaatan teknologi secara kreatif, pengembangan pendekatan pembelajaran berbasis pengalaman dan refleksi kritis, serta peningkatan literasi digital. Kesimpulannya, PAK bagi generasi Alpha memerlukan pendekatan yang inovatif dan adaptif, dengan tetap menjaga keseimbangan antara pemanfaatan teknologi dan interaksi manusiawi. Disarankan agar gereja dan lembaga pendidikan Kristen terus meningkatkan kompetensi pendidik dalam penguasaan teknologi dan pemahaman karakteristik generasi Alpha.
PERAN KONSELING PASTORAL DALAM PENGUATAN KETAHANAN KELUARGA KRISTEN DI ERA DIGITAL MENURUT EFESUS 5:21-33 DAN TEORI SISTEM KELUARGA BOWEN Oktapianus, Yonel; Samsor , Risma Meyani; Pagau , Desri Eka; Tandungan, Ruspita Warsi; Rerungan , Friska
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi digital telah membawa tantangan signifikan bagi keluarga Kristen. Konseling pastoral, yang berlandaskan prinsip alkitabiah dan teori sistem keluarga, memainkan peran krusial dalam memperkuat ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran konseling pastoral dalam meningkatkan ketahanan keluarga Kristen di era digital ditinjau dari dua perspektif: prinsip-prinsip relasi suami-istri menurut Efesus 5:21-33 dan teori sistem keluarga Bowen. Dengan pendekatan kualitatif dan studi kepustakaan, penelitian ini mengkaji bagaimana prinsip-prinsip alkitabiah ini dan konsep-konsep seperti diferensiasi diri dapat diintegrasikan ke dalam konseling pastoral untuk memperlengkapi keluarga menghadapi tantangan era digital. Temuan menyoroti relevansi Efesus 5:21-33 dalam membantu pasangan menjaga komitmen dan keintiman, serta nilai teori Bowen dalam meningkatkan keterampilan mengelola stres dan komunikasi. Implikasi bagi konseling pastoral meliputi peningkatan kapasitas konselor, perancangan pelayanan yang holistik dan kontekstual, pengembangan program pendukung, dan integrasi dengan pelayanan gereja secara keseluruhan. Dengan mengintegrasikan hikmat alkitabiah dan wawasan sistem keluarga, konseling pastoral dapat memberdayakan keluarga Kristen untuk berkembang dan menjadi saksi yang melawan arus di tengah kompleksitas era digital.
PRINSIP-PRINSIP PENYEMBUHAN HOLISTIK DALAM PELAYANAN YESUS DAN RELEVANSINYA BAGI PENDEKATAN BIMBINGAN KONSELING KRISTEN INTEGRATIF BERDASARKAN LUKAS 4:18-19 Pare, Gita Rante; Anugrah, Julia; Mane, Eltira Desliana; Pratiwi, Anastasya; Kembong, Claudia
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2253

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis prinsip-prinsip penyembuhan holistik dalam pelayanan Yesus berdasarkan Lukas 4:18-19, serta mengeksplorasi relevansinya bagi pengembangan pendekatan konseling Kristen yang integratif. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi literatur, penelitian ini mengkaji teks Lukas 4:18-19 secara eksegesis untuk mengungkap dimensi-dimensi penyembuhan yang mencakup aspek spiritual, psikologis, fisik, sosial, dan ekonomi dalam pelayanan Yesus. Temuan ini kemudian didialogkan dengan konsep-konsep psikologis kontemporer untuk merumuskan sebuah kerangka konseptual bagi model konseling Kristen yang holistik. Implikasi dan aplikasi praktis dari pendekatan integratif ini bagi para konselor Kristen juga dievaluasi. Penelitian menyimpulkan bahwa prinsip-prinsip penyembuhan holistik dalam pelayanan Yesus memiliki relevansi yang kuat bagi pengembangan pendekatan konseling Kristen yang integratif. Beberapa rekomendasi diajukan, antara lain perlunya pengembangan kurikulum, pelatihan konselor, kerjasama antar lembaga, advokasi, serta penelitian lanjutan untuk menguji efektivitas model konseling Kristen integratif dalam konteks Indonesia.
PENGERTIAN GANJARAN, TUJUAN GANJARAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI BESARNYA GANJARAN Rafif, Fahmi Hauzan; Suhada , Suhada
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendalami konsep ganjaran dengan fokus pada pengertian ganjaran, tujuan ganjaran, dan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya ganjaran. Ganjaran merupakan suatu bentuk stimulus atau imbalan yang diberikan sebagai akibat dari perilaku tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki makna dari konsep ganjaran, mengidentifikasi tujuan-tujuan yang ingin dicapai melalui pemberian ganjaran, serta menganalisis faktor-faktor yang memiliki peran signifikan dalam menentukan besarnya ganjaran. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis konseptual untuk menggali pemahaman yang mendalam tentang ganjaran. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada pemahaman umum mengenai konsep ganjaran, sekaligus menyoroti keberagaman tujuan ganjaran yang dapat dikejar melalui pemberian stimulus positif. Selain itu, penelitian ini juga akan mengidentifikasi faktor-faktor psikologis, sosial, dan ekonomi yang mempengaruhi besarnya ganjaran, memberikan pandangan yang komprehensif terkait dinamika kompleks yang melibatkan konsep ini. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para praktisi, peneliti, dan pengambil kebijakan dalam merancang strategi ganjaran yang efektif, serta memperkaya literatur mengenai psikologi motivasi dan perilaku manusia.
INTEGRASI SPIRITUALITAS DAN PSIKOTERAPI DALAM KONSELING PASTORAL KRISTIANI BERDASARKAN ROMA 12:2 DAN PENDEKATAN HOLISTIK CLINEBELL Tanggana, Yurlianti; Serlina , Serlina; Tudang , Serlita; Sarampang , Lilis Sarong
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konseling pastoral memiliki peran penting dalam menghadapi kompleksitas kehidupan modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi metode yang efektif dalam mengintegrasikan spiritualitas dan psikoterapi dalam konseling pastoral Kristiani, dengan berlandaskan pada Roma 12:2 dan pendekatan holistik Clinebell. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji sumber-sumber pustaka yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi spiritualitas dan psikoterapi dalam konseling pastoral dapat memberikan pendekatan yang lebih komprehensif dalam membantu individu mencapai kesejahteraan mental dan spiritual. Metode praktis yang dapat diterapkan meliputi penggunaan intervensi berbasis Alkitab, integrasi disiplin spiritual klasik, dan penerapan wawasan psikologis dalam kerangka kerja spiritual. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi pendekatan integratif, seperti kebutuhan akan sensitivitas budaya dan pengembangan alat penilaian yang sesuai, pendekatan ini juga membuka peluang untuk inovasi dan pengembangan praktik konseling pastoral yang lebih holistik. Implikasi untuk penelitian selanjutnya meliputi pengembangan model konseling pastoral yang peka terhadap konteks Indonesia yang pluralistik serta studi empiris untuk mengevaluasi efektivitas intervensi spiritual-psikologis.
PERAN LAYANAN BIMBINGAN KONSELING DALAM PENGEMBANGAN KECERDASAN ANAK BERBAKAT DI SEKOLAH Pairunan, Eko Ganna; Febriyanti , Febriyanti; Pasalu, Resti; Silambi, Veronika; Sanggarya, Yunyaty
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran layanan bimbingan konseling dalam pengembangan kecerdasan anak berbakat di sekolah Kristen. Menggunakan metode studi pustaka, penelitian ini menganalisis literatur terkait untuk mengembangkan model layanan bimbingan konseling berbasis nilai Kristen yang terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan bimbingan konseling memiliki peran vital dalam mendukung perkembangan holistik anak berbakat, mencakup aspek akademik, sosial-emosional, dan spiritual. Model yang diusulkan mengintegrasikan prinsip-prinsip iman Kristen dengan teori psikologi dan pendidikan kontemporer, serta strategi konseling yang disesuaikan dengan kebutuhan unik anak berbakat. Kolaborasi antara konselor, guru, dan orang tua menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan belajar yang optimal. Dampak positif terlihat dari peningkatan prestasi akademik, kemampuan sosial, resiliensi emosional, dan pertumbuhan spiritual anak berbakat. Meskipun terdapat tantangan dalam implementasi, layanan bimbingan konseling yang efektif berperan penting dalam mempersiapkan anak berbakat menjadi individu yang unggul secara intelektual, emosional, dan spiritual, sejalan dengan visi pendidikan Kristen yang holistik dan transformatif.
Konsep Nafkah dan Kepemimpinan Dalam Rumah Tangga (Kajian Kitab Tafsir Tarjuman Al-Mustafid Karya Syekh Abdurrauf Al-Singkili) Bahauddin, Achmad
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tarjuman Al-Mustafid merupakan kitab Tafsir 30 juz pertama di Nusantara dan juga sebagai kitab tafsir Melayu petama, yang menjadi pedoman bagi rakyat Aceh pada masa itu. Kerajaan Aceh Darussalam berdiri pada tahun 1496-1903, berkuasa selama 407 tahun. Saikh Abdur Rauf As-Singkili sebagai Qadhi malik al’amin yang diangkat oleh sultanah pertama Sultanah Sri Ratu Tajul Alam Safiatuddin berdaulat pada tahun 1661. Syekh Abdur Rauf diangkat dan beri tanggung jawab sebagai Qadhi, penasehat, dan serta juru keagamaan kerajaan. Bagaimana pemikiran beliau dalam kitab tafsirnya Tarjuman Al-Mustafid. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui konsep Nafkah dan Kepemimpinan dalam Rumah Tangga menurut Abdur Rauf As-Singkili. Setelah terjadinya janji suci pernikahan (Ijab Qobul) tentu seorang suami mendapatkan hak dan kewajiban yang harus dan akan dipenuhi didalam rumah tangganya, diantaranya adalah kewajiban untuk menjadi kepala rumah tangga dengan menjaga istri dan anaknya kelak, juga tidak lepas dengan kewajibannya dalam memberikan nafkah kepada anak dan istrinya. Kewajiban dalam pemberian nafkah tersebut telah terpaparkan al-Quran, diantaranya terdapat dalam Surat An-Nisa ayat (34), Ath-Thalaq ayat (6), Al-Baqarah ayat: 233, dan lainnya. Nafkah adalah sebuah kewajiban yang harus dilakasanakan berupa pemberian materi terkait dengan kebutuhan pokok baik suami terhadap istri dan bapak kepada anak ataupun keluarganya Disamping itu, meskipun nafkah adalah suatu kewajiban yang harus dipenuhi oleh suami kepada keluarganya, namun menyangkut jumlah kadar nafkahnya, harus terlebih dahulu melihat batas kemampuan si pemberi nafkah agar terkesan tidak memberatkan.
QATH’I DAN ZHANNI DALAM USUL FIQH Mukti, Gandhes Sasmitaning; Imanda, Novia Arsy; Rizky. R, Mohammad Galih; Muttaqin, M.Imamul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di dalam Ushul Fiqh istilah Qath’i dan Zhanni digunakan untuk menjelaskan Al-Qur’an dan Hadis sebagai sumber hukum Islam yang dilakukan dengan dua cara yakni al-subut (kebenaran sumber) atau al-wurud (kedatangan kebenaran sumber) dan al-dalalah (kandungan makna). Para ulama sepakat bahwa Al-Qur’an dan hadis mutawatir dalam kontes qath’i dan zhanni al wurud adalah qath’i. Akan tetapi dalam segi qath’i dan zhanni dari sisi al-dalalah para ulama berbeda pendapat. Ulama ushul fikih mengatakan bahwa teks keagamaan dianggap sebagai qath’i dari segi dalalah apabila hanya mengandung satu makna yang jelas dan tidak memungkinkan adanya interpretasi yang lain. Mereka juga mengatakan bahwa teks tersebut harus menyebutkan bilangan tertentu. Sementara dalil zahir dan mujmal termasuk ke dalam kategori zhanni karena maknanya dapat mengandung makna yang berbeda.