cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
KONSEP GENDER DALAM TAFSIR SYECH MUTAWALLI SYA'RAWI DAN APLIKASI HUKUM SOSIALNYA Hadi , Abdul; Sadari, Sadari; Mujiono, Mujiono
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gender merupakan sifat dan perilaku yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan yang dibentuk secara sosial maupun budaya. Permasalahan gender seakan tidak ada habisnya. Banyak isu-isu yang muncul kemudian tertuju pada kesetaraan gender yang dialami antara laki-laki dan perempuan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep gender dalam tafsir syech mutawalli sya'rawi dan aplikasi hukum sosialnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah library research, yang mana referensi digunakan berasal dari buku, kitab dan jurnal-jurnal. Adapun jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif berupa penelitian kepustakaan karena penelitian dilakukan dengan mengkaji mengenai hal-hal yang berkaitan dengan keluarga sakinah dari para ulama. Sementara pendekatannya menggunakan pendekatan pada konsep gender tafsir syech mutawalli sya'rawi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Konsep gender dalam tafsir Syekh Mutawalli Sya'rawi memiliki pengaruh yang signifikan dalam hukum sosial. Dalam tafsirnya, prinsip kesetaraan gender yang diatur dalam Al-Qur'an menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan diciptakan dari satu jiwa yang sama, sehingga memiliki hak dan martabat yang setara di hadapan Allah. Sya'rawi mengartikan kesetaraan ini tidak hanya sebagai teori, tetapi juga sebagai landasan praktis dalam penerapan hukum sosial.
Pemahaman Konsep Pluralisme dan Toleransi terhadap Implementasi Kajian Kerukunan Antar Umat Beragama Septyadini, Kezya Revalina; Nohara , Nova Amalia; Dewi , Syahrany Putri; Zafara , Yudika Mutiara; Ghozali , Imam
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengamatan terhadap tingkah laku masyarakat Indonesia saat ini, bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan dengan keanekaragaman yang cukup tinggi, masih sering dihadapkan dengan gesekan kepentingan antar umat beragama yang berbeda. Gesekan ini dapat dipicu oleh berbagai faktor, entah didukung adanya sikap superioritas, mayoritas dominan, ataupun kepentingan-kepentingan fanatis. Jika tidak segera diberi penegasan mengenai tindak preventif yang harus dilakukan, rawan menghasilkan percikan konflik yang bisa memicu terjadinya disintegrasi. Maka, dengan adanya penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai urgentivitas perilaku saling menghargai yang kemudian diwujudkan dalam bentuk bagaimana tindak implementasi yang dapat dilakukan dalam kehidupan nyata dengan kondisi negara majemuk yang terdiri atas berbagai ruang lingkup diferensiasi. Pluralisme dalam ranah peran konstruktif sebagai sebuah pemahaman yang harus digaungkan, memberi makna mengenai pentingnya pengakuan bahwa kemajemukan memiliki atmosfer yang terdiri atas perbedaan latar belakang yang kaya. Pemahaman yang baik mengenai sikap pluralisme akan membawa pada inisiatif sikap toleransi dalam berbagai perbedaan, sikap saling menghargai dan menghormati individu atau kelompok lain yang berbeda dengan kita dalam upaya menciptakan kerukunan antar umat beragama. Metode penelitian yang digunakan adalah deksriptif berbasis pada studi kepustakaan dari sumber-sumber penelitian terdahulu. Pada penelitian yang dilakukan diperoleh hasil dan pembahasan bahwa diferensiasi yang ada sebagai efek yang ditimbulkan akibat negara majemuk bukan menjadi penghalang sebuah bangsa untuk bisa bersatu. Perbedaan yang ada merupakan sebuah seni yang menarik, maka bukan menjadi faktor pemicu sebuah lingkungan dari atmosfer yang berbeda-beda untuk terpecah belah, justru menjadi sebuah faktor pembangun menciptakan masyarakat yang bersatu-kesatuan dalam harmoni pancasila.
PNEUMATOLOGI PAULUS DALAM ROMA 8 1-17 DAN SIGNIFIKANSINYA TERHADAP PEMBENTUKAN KARAKTER KRISTIANI Allo, Melianti Kiding; Graise, Graise; Marampa, Erniati
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pneumatologi Paulus dalam Roma 8:1-17 dan signifikansinya terhadap pembentukan karakter Kristiani. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif terhadap teks Roma 8:1-17. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pneumatologi Paulus sangat erat kaitannya dengan pembentukan karakter orang percaya. Roh Kudus memerdekakan orang percaya dari hukum dosa dan maut, memimpin untuk hidup menurut Roh, menjadikan mereka sebagai anak-anak Allah dan ahli waris bersama Kristus. Melalui karya-Nya, Roh Kudus menguduskan orang percaya dan memampukan mereka untuk menghasilkan buah Roh sebagai karakter ilahi. Pemahaman pneumatologi Paulus memiliki implikasi signifikan dalam kehidupan gereja, seperti pengembangan program pemuridan yang berfokus pada pembentukan karakter, membangun komunitas yang saling melayani, kepemimpinan yang dipimpin Roh, dan memperlengkapi orang percaya sebagai saksi Kristus bagi dunia. Dengan menerapkan prinsip pneumatologi Paulus, gereja dapat menjadi komunitas yang membawa transformasi dalam masyarakat melalui karakter dan tindakan yang mencerminkan Kristus.
MODEL PENDIDIKAN TRANSFORMATIF BERDASARKAN TEOLOGI PEMBEBASAN GUSTAVO GUTIÉRREZ DAN AJARAN YESUS DALAM INJIL LUKAS Palute, Rili; Tangaguling, Serafin; Belopadang, Anna Regeris; Hesti, Friskilia; Rattealo, Iriani Susanti
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2307

Abstract

Penelitian ini mengkaji pengembangan model pendidikan transformatif berdasarkan Teologi Pembebasan Gustavo Gutiérrez dan ajaran Yesus dalam Injil Lukas. Melalui studi literatur, penelitian ini menganalisis integrasi prinsip-prinsip Teologi Pembebasan ke dalam model pendidikan, mengidentifikasi elemen-elemen ajaran Yesus yang mendukung pendidikan transformatif, dan mensintesiskan kedua konsep tersebut untuk membentuk model pendidikan yang holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pendidikan transformatif yang diusulkan didasarkan pada prinsip-prinsip kontekstualitas, kritikalitas, praxis, inklusivitas, dan transformasi holistik. Model ini mencakup komponen-komponen seperti kurikulum integratif, metode pembelajaran partisipatif, pengalaman lapangan, refleksi kritis, pendidikan karakter, dan integrasi teknologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sintesis antara Teologi Pembebasan dan ajaran Yesus berpotensi menghasilkan model pendidikan yang tidak hanya mentransmisikan pengetahuan, tetapi juga memberdayakan peserta didik untuk menjadi agen perubahan sosial.
REINTEGRASI HOSPITALITAS DALAM MISI GEREJA: TANTANGAN DAN PELUANG Novianti, Tinezia Brigita
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi urgensi reintegrasi hospitalitas dalam misi gereja kontemporer melalui tinjauan literatur yang komprehensif. Hospitalitas, sebagai kebajikan yang berakar dalam tradisi Kristen, menawarkan jalan untuk melampaui sekat-sekat perbedaan dan menciptakan ruang penerimaan serta penghormatan terhadap sesama. Namun, praktik hospitalitas dalam gereja modern telah mengalami pergeseran akibat faktor-faktor seperti individualisme, kemajuan teknologi, dan perubahan struktur sosial. Gereja dihadapkan pada tantangan internal, seperti kesenjangan antara idealisme dan realitas, bias gender dalam kepemimpinan, serta kesulitan mengakomodasi perbedaan generasi. Secara eksternal, gereja juga menghadapi dilema dalam menavigasi pluralitas agama dan pandangan dalam masyarakat yang semakin sekuler. Meskipun demikian, reintegrasi hospitalitas membuka peluang bagi gereja untuk memperkuat komunitas, menjadi saksi kasih Kristus, serta berkontribusi pada transformasi sosial. Melalui dialog antar iman, kerja sama lintas agama, pelayanan yang inklusif, serta advokasi bagi yang rentan, gereja dapat menjadi agen rekonsiliasi dan harmoni sosial. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dengan menjadikan hospitalitas sebagai spiritualitas yang mewarnai seluruh aspek hidupnya, gereja dapat menjadi komunitas alternatif yang menawarkan visi dan harapan baru bagi dunia yang terluka.
LARANGAN BERBICARA TANPA ILMU (Analisis Penafsiran Sayyid Qutub Dalam Tafsir Fizilāli Al-Qurˋan Surat Al-Isra’:36) Hasibuan, Anwar Arif; Munandar, Munandar; Sahputra , Hery
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skripsi ini membahas tentang larangan berbicara tanpa ilmu yang terkandung dalam surat Al-isra’: 36 melalui analisis sayyid Qutub dalam bukunya Tafsir Fi Ziilaili Al-qur’an, Permasalahan yang harus dijawab adalah bagaimana larangan yang terkandung dalam surat Al-isra’:36 dan apa pengertian larangan berbicara tanpa ilmu secara bahasa dan umum dan bagaimana pandangan Sayyid Qutub dalam menafsirkan ayat 36 surat Al-isra’ dan bagaimana pendapat ulama tafsir lain dalam menafsirkan ayat Al-isra’:36. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode tahlili, suatu metode tafsir yang bermaksud menjelaskan kandungan ayat-ayat al-Qur’an dan seluruh aspeknya. Artinya Mufassir mengikuti susunan ayat sesuai mushaf, mengemukakan arti kosakata, penjelasan arti global ayat, mengemukakan munasabah dan membahas sabab an-Nuzul, disertai Sunnah Rasul, pendapat sahabat, tabi’i dan pendapat penafsir itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bersifat menggambarkan, dan menguraikan sesuatu hal menurut apa adanya atau karangan yang melukiskan sesuatu. Dan jenis penelitian ini library research (penelitian kepustakaan), yaitu mengambil pada semua jenis data yang berhubungan dengan penelitian baik berupa buku, jurnal, dan bahan-bahan tertulis lainnya. Hasil penilitian ini menunjukkan bahwa penafsiran sayyid Qutub dalam tafsir fizilali Alquran terhadap surat Al-isra’:36 dapatlah ditarik kesimpulan Larangan mengikuti yang tidak ada pengetahuan tentangnya, sayyid Qutb mengharuskan kita bersikaf klarifikatif dalam menerima berita, dan tuntunan tanggung jawab dan menjadikan ayat ini sebai metodologi ilmiah.
KONSEP KEPEMIMPINAN PENDETA DALAM MENGAJAR GAYA HIDUP SEDERHANA UNTUK MEMBANGUN SPIRITUALITAS IMAN JEMAAT DI GEREJA TORAJA JEMAAT KALEMBANG PADA MASA TRENDMODERN Paranta, Bezaleel B.; Ari, Ari; Five, Aris Two; Daga, Brigita Citra; Sosang, Daniel Salamba; Palle, Desi
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep kepemimpinan pendeta dalam mengajar gaya hidup sederhana untuk membangun spiritualitas iman jemaat di gereja toraja jemaat kalembang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode kualitatif yaitu melakukan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan seorang pendeta memiliki peran penting dalam membangun spiritualitas iman jemaat, pendeta mampu menerapkan gaya hidup sederhana dalam kehidupannya baik dalam pelayanan dan dalam kehidupannya sehari-hari, mampu menjadi teladan yang dapat menjadi contoh oleh jemaatnya. Dengan demikian kepemimpinan seorang pendeta mampu memberikan dampak yang baik dalam membantu jemaat menerapkan gaya hidup yang sederhana dan juga membantu jemaat dalam membangun spiritualitas iman.
MENELUSURI LATAR BELAKANG NAMA DAN PENYUSUN, SISTEMATIKA PENULISAN, PENILAIAN ULAMA, SERTA PROFIL KITAB DALAM KUTUB TIS’AH Fikri, Shofil; Syayyidah, Liza Elyvia Nur; Sahuura, Azizah Nuzulan; Maisun, Maisun; Tamami, Moh Fikri; Haris, Lazuardy Arsyad
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Para kaum mukmim telah bersepakat bahwa menjadikan Nabi Muhammad sam menjadi sumber pengetahuan ke dua di ajaran islam setelah al-Qur’an. Problem problem yang telah ada di al-Qur’an sudah banyak di perjelas terperinci di dalam hadits. Di abad pertama sampai abad keempat H merupakan waktu yang paling gencar untuk pembukuan hadits. Terbukti banyak bermunculan mukharij (orang yang mengeluarkan/ meriwayatkan) hadits., seperti kitab-kitab hadits yang dikenal dengan al-kutub al-sittah ataupun al- kuttub al- tis’ah yang saat ini digunakan menjadi rujukan para ulama dalam menggali hukum-hukum syar’i. Dalam penelitian ini kami menggunakan penelitian berjenis pustaka (libary research) menggunakan pendekatan kualitatif dan juga telnik analisis deduktif. Selain dengan kajian kepustakaan, untuk pengumulan data pada artikel ini juga menggunakan metode akses web yang ada di internet, yang dimana caranya sendiri dengan mencari di web internet yang menyediakaan bermacam informasi data yang berkaitan kepada penelitian ini. Kutub al-Tis’ah ini merupakan sembilan kitab hasil pemikiran dari sembilan Imam yang termasyhur, disertai dengan latar belakang masing-masing yang hampir sama.
PENGARUH PERMAINAN BOI-BOIAN TERHADAP KESEGARAN JASMANI ANAK USIA 7 – 9 TAHUN SEKOLAH DASAR NEGERI JAPANAN 1 KABUPATEN JOMBANG Priambada, Bagus Kukuh; Sudjijandok, Andun; Fitroni , Hijrin; Fikri , Muhammad Dzul
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesegaran jasmani berkaitan dengan kemampuan tubuh untuk melakukan aktivitas fisik dalam jumlah besar tanpa lelah. Baru – baru ini terdapat beberapa permasalahan antara lain rata-rata siswa sering merasa lemas dan lesu, mudah lelah saat berolahraga, mengantuk dan kurang bersemangat saat pembelajaran. Selain itu, pembelajaran olahraga belum berjalan secara efektif terlebih mengenai pembelajaran olahraga tradisional karena sangat jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh permainan tradisional boi-boian terhadap tingkat kesegaran jasmani anak usia 7 – 9 tahun. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif eksperimen (Quasi Experimental design) dengan pendekatan Nonequivalent control group design. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 34 siswa laki-laki. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini yaitu Multistage Fitness Test (MFT) selanjutnya dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Study ini mengungkap Nilai VO2max siswa sebelum melakukan permainan boi-boian berada dalam kategori buruk dengan rata-rata nilai (26.48). Setelah diberikan treatment lalu dilakukan posttest ternyata terjadi kenaikan angka pada nilai post-test dengan rata-rata nilai sebesar 33.391 yang berada dalam kategori sedang, sehingga terjadi peningkatan sebesar 7.83%. Berdasarkan uji paired sample t-test menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar .001, sehingga dapat disimpulkan bahwa permainan boi-boian berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesegaran jasmani anak usia 7 – 9 tahun. Jika olahraga tradisional diajarkan dengan baik maka akan mempengaruhi tingkat kesegaran jasmani siswa. Sebaiknya guru memiliki variasi dalam melaksanakan kegiatan olahraga, karena siswa usia 7-9 tahun merupakan anak yang mudah bosan jika diberikan olahraga yang monoton dan tidak bervariasi. Dengan memberikan alternatif olahraga seperti berbagai permainan tradisional yang dilaksanakan secara bergantian siswa akan merasa senang dan penasaran di setiap pembelajaran olahraga.
MODEL KEPEMIMPINAN PENDETA DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN GEREJA: STUDI KASUS DI GEREJA PANTEKOSTA TABERNAKEL "FILADELFIA" SURAKAN Namba, Ririn; Adrianto, Michael; Manurun, Oktavianus; Palilu, Saskia Lilia Ashari; Sovia, Sinta; Henky B.M., Steviep Lie
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis model kepemimpinan pendeta dalam meningkatkan kualitas pelayanan gereja di Gereja Pantekosta Tabernakel "Filadelfia" Surakan. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus dengan metode kualitatif yang melibatkan wawancara mendalam dengan pendeta, majelis gereja, dan beberapa jemaat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model kepemimpinan yang diterapkan oleh pendeta di gereja ini berfokus pada kepemimpinan transformasional dan partisipatif yang memfasilitasi pertumbuhan rohani jemaat, pemberdayaan pelayanan gereja, dan peningkatan kualitas program-program gereja. Selain itu, strategi komunikasi yang efektif antara pendeta dan jemaat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan pelayanan gereja. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi gereja-gereja lainnya untuk menerapkan model kepemimpinan serupa guna meningkatkan kualitas pelayanan.