cover
Contact Name
Munawwir Hadwijaya
Contact Email
mr.awinwijaya@gmail.com
Phone
+6281333027167
Journal Mail Official
mr.awinwijaya@gmail.com
Editorial Address
Jl. Arjuno I/1172
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Published by ANFA MEDIATAMA
ISSN : -     EISSN : 29617693     DOI : https://doi.org/10.572349/relinesia
Core Subject : Religion,
Relinesia: Jurnal Studi Agama dan Multikulturalisme Indonesia diterbitkan dua kali setahun pada bulan Januari dan Juli, terdaftar dengan ISSN 2961-7693. Jurnal ini memfokuskan ruang lingkupnya pada isu-isu Agama di Indonesia dan Kajian Multikulturalisme. Jurnal ini menerbitkan penelitian empiris dan teoritis berkualitas tinggi yang mencakup semua aspek Agama dan Multikulturalisme Indonesia. Deradikalisasi Pendidikan Agama, Filsafat Pendidikan Agama, Kebijakan Pendidikan Agama, Gender dan Pendidikan Agama, Perbandingan Agama, dan Multikulturalisme.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 395 Documents
1 TIMOTIUS 4:12 SEBAGAI DASAR MEMPERTAHANKAN IMAN DI ERA MEDIA SOSIAL TANTANGAN DAN PELUANG PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN Masusu, Astitin; Lola, Arruan; Santiana, Santiana; Mangi , Zheyla Padang
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2088

Abstract

Perkembangan media sosial telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan masyarakat, termasuk tantangan dan peluang bagi Pendidikan Agama Kristen (PAK). Penelitian ini bertujuan menganalisis relevansi 1 Timotius 4:12 sebagai dasar mempertahankan iman di era media sosial, serta mengidentifikasi tantangan dan peluang PAK dalam konteks ini. Menggunakan metode kualitatif dengan studi literatur, penelitian ini mengkaji berbagai sumber relevan tentang PAK, penggunaan media sosial, dan interpretasi 1 Timotius 4:12. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1 Timotius 4:12 menyediakan fondasi kuat bagi PAK di era digital, mendorong kaum muda menjadi teladan iman di tengah tantangan media sosial. PAK memiliki peran krusial dalam membimbing siswa menggunakan media sosial secara positif dan bertanggung jawab. Meskipun menghadapi tantangan seperti kecanduan teknologi dan paparan konten negatif, era ini juga membuka peluang untuk memanfaatkan teknologi dalam memperkaya pembelajaran dan menyebarkan nilai-nilai Kristiani. Dengan pendekatan yang tepat, PAK dapat membantu kaum muda berkembang dalam iman mereka di era media sosial.
MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN DAN MANAJEMEN DI MASJID AN NUR PERMATA INDAH Aprillia, Nadiah; Apripa, Musleh; Zulfikar. R, Hamid; Manan, Abdul Halim; Ubaidillah, Ahmad
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2094

Abstract

Obsevasi langsung adalah pengamatan dan pencatatan yang dilakukan terhadap obyek di tempat kejadian atau berlangsungnya peristiwa dengan observer berada bersama obyek yang diselidiki. Sedangkan observasi tak langsung adalah merupakan pengamatan yang dilakukan peneliti untuk mendapatkan Gambaran mengenai kualitas pelayanan di masjid terhadap pengelola dalam kegitan pelayanan di masjid Annur Permata Indah. Pendekatan kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam, suatu data yang mengandung makna. Makna adalah data yang sebenarnya, data yang pasti yang merupakan suatu nilai dibalik data yang tampak. Oleh karena itu dalam penelitian kualitatif tidak menekankan pada generalisasi, tetapi lebih menekankan pada makna. Generalisasi dalam penelitian kualitatif dinamakan transferability. Perspektif manajemen dalam upaya pengoptimalisasi yang perlu diperhatikan ketatalaksanaan masjid yang biasa disebut manajemen masjid mencakup idarah, imarah, dan riayah masjid. Idarah masjid yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan terhadap komponen secara keseluruhan di dalam manajemen masjid dan menggerakkan partisipasi dari masyarakat muslim dan para jamaah dalam aktivitas masjid. Manajemen dalam bahasa arab artinya ialah idarah. Keberadaan masjid dapat dipandang sebagai salah satu perwujudan dari eksistensi dan aspirasi umat Islam, khususnya sebagai sarana peribadatan yang menduduki fungsi sentral dalam kehidupan bermasyarakat. Mengingat fungsinya yang sangat strategis, maka penampilan dan pengelolaan masjid perlu dibina sebaik-baiknya agar dapat memberi manfaat bagi sumber daya di sekelilingnya, baik dari segi fisik bangunan maupun segi kegiatan kemakmurannya (Bachrun, Fakhrurroji 2005: 14) Kualitas secara etimologi dapat diartikan sebagai peningkatan menuju suatu perbaikan. Karena kualitas memiliki makna yang tinggi rendahnya suatu barang ataupun jasa. Kualitas meliputi sebuah usaha untuk memenuhi harapan pelanggan, kualitas yang mencakup produk, jasa, manusia, dan sebuah proses juga lingkungan, dan kualitas yang mumpuni pada masa yang akan datang.
PESAN DAKWAH DALAM ANIMASI CULAPCULIP DI MEDIA YOUTUBE Irsal, Irsal; M.Ag. , Dr. H. Muhammad Ishaq, S.Ag.; M.Ag., Andi Hasriani, S.Ag.,
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2095

Abstract

Penelitian ini berfokus pada media yang efektif untuk menyampaikan pesan dakwah kepada khalyak luas adalah melalui Animasi, salah satunya Animasi CulapCulip. Animasi ini berisi banyak nilai-nilai kesilaman didalamnya, penyampaian pesan dakwah dalam animasi ini menggunakan dua cara yaitu verbal (lisan/dialog) dan non verbal (adegan/ilustrasi).Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui gambaran animasi CulapCulip danUntuk mengetahui pesan dakwah apa saja yang terdapat dalam Animasi CulapCulip.Untuk mengetahui semua jawaban dari masalah tersebut, maka penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Objek penelitian ini adalah Animasi CulapCulip. Sedangkan unit analisisnya adalah teks dialog antar tokoh yang terdapat dalam animasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini penulis mengumpulkan data-data melalui observasi dan dokumentasi yang dianalisis menggunakan analisis isi (Content Analysis). Dimana bahan yang dipelajari dapat berupa bahan yang diucapkan dan bahan yang ditulis.Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa Hasil keseluruhan penelitian ditemukan bahwa animasi CulapCulap memliki karakter utama yang bernama Culap dan Culip yang diibaratkan seperti malaikat. Culap memilki pakaian berwarna hijau dengan makna untuk menyampaikan hal-hal yang lembut sedangkan Culip memiliki pakaian berwarna merah menjadi lambang keberanian dengan makna untuk menyampaikan hal-hal yang tegas. Kemudiam terdapat pesan dakwah dengan unsur akidah, syariah, dan akhlak. Pertama, pesan dakwah dengan unsur akidah keimanan kepada Allahdan iman kepada rasul. Kedua, Pesan dakwah dengan unsur syariah membahas tentang kewajiban Ibadah. Ketiga, pesan dakwah dengan unsur akhlak membahas tentang akhlak terhadap sesama makhluk dalam hal ini terhadap sesama manusia seperti kewajiban menghormati orang lebih tua, menghormati kedua orang tua, dan tolong menolong antar sesama.
ETIKA DALAM PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL (SOCIAL MEDIA NETWORKING) MELALUI TINJAUAN HADIS Siregar, Muhammad Nuh; Rahmi , Tutia; Hasibuan , Maulana Hasan
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2099

Abstract

Kajian ini membahas tentang keaadan dimana teknologi yang semakin berkembang menjadikan banyak ruang untuk berinteraksi bagi manusia tanpa terhalang jarak, dengan demikian memiliki moral atau etika yang kuat tidak hanya diperlukan di dunia nyata, namun juga diharapkan di dunia maya. Penelitian ini bertujuan untuk mengemukakan cara bersikap dan, berinteraksi dengan sesama tanpa melukai orang lain baik di media social maupun di dunia nyata. Kajian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan studi literatur dari penelitian-penelitian sebelumnya. umat Islam harus selalu bersikap sopan saat berinteraksi dengan orang lain, baik secara langsung maupun di media sosia. Maka dalam penelitian ini membahas bagaimana Dahulu, etika interaksi sosial seorang muslim Prasyaratannya adalah kemampuan melindungi tangan dan lidah agar tidak melukai orang lain secara langsung. Namun Pengguna media sosial yang beragama Islam harus bisa mengendalikan bahasanya dan menahan diri untuk tidak memposting update status yang dapat merugikan orang lain, baik berupa teks maupun video.
HADIS-HADIS-KESETARAAN GENDER Siregar, Muhammad Nuh; Siregar, Hakkul Yakin; Akbar, Fauzan
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2104

Abstract

Penelitian ini bertujuan membahas perempuan dan kedudukannya perspektif hadis. Metode penelitian ini menggunakan jenis kualitatif melaui studi pustaka dan analisis isi. Hasil dan pembahasan penelitian ini mencakup pandangan umum tentang kedudukan perempuan, hadis tentang perempuan, dan kedudukan perempuan perspektif hadis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perempuan dan kedudukannya perspektif hadis menunjukkan adanya kesetaraan antara perempuan dan laki-laki, bebas bertasarruf, saling melengkapi dan membutuhkan antara perempuan dengan laki-laki, dimana tidak ada perbedaan apapun yang akan dibuat antar mereka.
IMPLEMENTASI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DALAM PEMBINAAN AKHLAK SANTRI TSANAWIYAH DI PONDOK PESANTREN AN-NAHDLAH MAKASSAR Saputra, Muh. Raihan; Setiawati, Nur; Hasriani, Andi; Abdullah, Nuraeni; Syahid, Akhmad
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini tentang “Implementasi Komunikasi Interpersonal dalam Pembinaan Akhlak Santri Tsanawiyah di Pondok Pesantren An-Nahdlah Makassar”. Penelitian ini bertujuan untuk menegetahui : 1) Bagaimana Komunikasi Interpersonal guru dalam pembinaan akhlak santri tsanawiyah di Pondok Pesantren An-Nahdlah Makassar. 2) Apa faktor pendukung atau penghambat yang dihadapi guru dalam membina akhlak Santri tsanwiyah di Pondok Pesantren An-Nahdlah Makassar. Adapun metode yang dilakukan yaitu jenis metode penelitian kualitatif dengan mengeksplorasi data yang ada di lapangan dan menggunakan metode analisis deskriptif hal ini bertujuan untuk memberikan gambaran secara cepat maupun tepat mengenai judul penelitian. Metode pengumpulan datanya berupa metode observasi, metode wawancara, metode dokumentasi. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu bahwa implementasi komunikasi interpersonal dalam pembinaan akhla santri yaitu guru berperan memiliki prinsip keteladanan sebelum memberikan arahan untuk para santri karena salah satu faktor pendukung dalam pembinaan akhlak yaitu dengan memberikan contoh seperti memberikan motivasi, memanggil santri yang memiliki masalah (sering terlambat, bolos dan berkelahi), kemudian dengan pendekatan persuasif agar para pembina mengetahui tiap akhlak para santri karena dalam pendekatan persuasif komunikasi interpersonal bisa terjalin dengan baik. Sedangkan faktor penghambat adanya gangguan eksternal, kurikulum yang kurang mendukung, ketidak cocokan dengan kepemimpinan, kurangnya dukungan keluarga.
PERAN MANAJEMEN DAN KEPEMIMPINAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN ISLAM Amin, Muhamad Mahfud
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2116

Abstract

Penelitian ini membahas peran penting manajemen dan kepemimpinan dalam meningkatkan kualitas pendidikan Islam di lembaga pendidikan. Manajemen yang efektif mencakup beberapa aspek penting, yaitu perencanaan strategis, pengorganisasian yang baik, pengarahan yang jelas, dan pengawasan yang ketat. Perencanaan strategis yang matang membantu lembaga pendidikan menetapkan tujuan yang jelas dan langkah-langkah yang diperlukan untuk mencapainya. Pengorganisasian yang baik memastikan bahwa setiap komponen lembaga pendidikan bekerja secara sinergis menuju tujuan bersama. Pengarahan yang efektif memberikan bimbingan dan motivasi kepada staf dan siswa, sementara pengawasan yang ketat memastikan bahwa semua kegiatan pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Selain itu, kolaborasi antara manajemen dan kepemimpinan sangat penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas. Kolaborasi ini melibatkan komunikasi yang terbuka, kepercayaan, dan kerja sama antara manajer dan pemimpin. Manajemen yang baik mendukung kepemimpinan dalam memberikan arahan dan bimbingan yang diperlukan. Kepemimpinan yang kuat dan visioner mampu menginspirasi dan memotivasi staf serta siswa untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi. Dengan sinergi yang baik, manajemen dan kepemimpinan dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan dan memanfaatkan peluang, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung pembelajaran dan pengembangan yang holistik. Secara keseluruhan, manajemen dan kepemimpinan yang efektif dan kolaboratif adalah kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan Islam, memastikan bahwa lembaga pendidikan Islam dapat memberikan kontribusi yang signifikan dalam pembentukan generasi yang berakhlak mulia dan berpengetahuan luas.
PENGEMBANGAN DAN EVALUASI PEMBELAJARAN MATERI MENJAUHI PERGAULAN BEBAS BERBASIS PROJECT-BASED LEARNING JENJANG SMA Amin, Muhamad Mahfud; Romelah, Romelah
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2136

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning, PjBL) merupakan metode pembelajaran yang melibatkan siswa dalam proses belajar melalui proyek yang dirancang untuk mengatasi masalah atau pertanyaan nyata. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas PjBL dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya pergaulan bebas di jenjang SMA dan mengidentifikasi faktor-faktor pendukung serta penghambat dalam implementasinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa mengenai dampak negatif pergaulan bebas serta ajaran Islam yang berkaitan. Siswa merasa lebih terlibat dan termotivasi dalam proses pembelajaran, yang juga membantu mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi mereka. Faktor-faktor pendukung utama termasuk dukungan administratif, infrastruktur yang memadai, dan komitmen sekolah terhadap inovasi pengajaran. Namun, keterbatasan waktu, sumber daya, dan kurangnya pelatihan guru menjadi hambatan yang perlu diatasi untuk memastikan keberhasilan implementasi PjBL. Dengan mengatasi hambatan-hambatan tersebut, PjBL dapat diimplementasikan lebih efektif untuk membantu siswa memahami dan menghindari bahaya pergaulan bebas.
INTEGRASI NILAI-NILAI FILOSOFI TALLU LOLONA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN UNTUK GENERASI Z Claudia, Etni; Windi, Margareta; Rappa, Merliyanti; Rappa', Peronika
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/relinesia.v3i4.2161

Abstract

Generasi Z di Tana Toraja menghadapi tantangan dalam mempertahankan identitas budaya di tengah arus modernisasi. Filosofi Tallu Lolona yang menekankan keseimbangan antara manusia, hewan, dan tumbuhan merupakan kearifan lokal yang penting untuk dilestarikan. Di sisi lain, Pendidikan Agama Kristen (PAK) memainkan peran penting dalam membentuk karakter generasi muda Toraja. Namun, kurikulum PAK saat ini dianggap belum sepenuhnya relevan dengan konteks budaya lokal. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi integrasi nilai-nilai Tallu Lolona ke dalam kurikulum PAK untuk Generasi Z di Toraja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur, menganalisis berbagai sumber tentang filosofi Tallu Lolona, PAK, dan karakteristik Generasi Z. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Tallu Lolona ke dalam PAK memiliki potensi signifikan untuk memperkuat identitas budaya sekaligus memperdalam pemahaman spiritual generasi muda Toraja. Melalui pengembangan kurikulum terintegrasi, metode pembelajaran holistik, dan pelibatan tokoh masyarakat serta pemuka agama, sekolah-sekolah Kristen di Toraja dapat menciptakan model pendidikan karakter yang unik. Model ini tidak hanya mempertahankan warisan budaya Toraja, tetapi juga mempersiapkan Generasi Z untuk menghadapi tantangan dunia modern dengan iman Kristen yang kokoh dan identitas budaya yang kuat.
PEMBENTUKAN BUMGT (BADAN USAHA MILIK GEREJA TORAJA) SEBAGAI MARKETPLACE BAGI MASYARAKAT GEREJA TORAJA Asri, Yupita; Arruan , Sarce; Paramma , Previta Dhea; Sanggola , Friskia
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji pembentukan BUMGT (Badan Usaha Milik Gereja Toraja) sebagai marketplace bagi masyarakat Gereja Toraja. Latar belakang masalahnya adalah adanya tantangan ekonomi yang dihadapi komunitas Toraja, seperti keterbatasan akses pasar dan modal usaha. Tujuan penelitian adalah menganalisis relevansi dan potensi BUMGT dalam memfasilitasi pengembangan ekonomi serta meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan gereja. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMGT memiliki potensi signifikan untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, mengatasi ketidakseimbangan ekonomi, dan mewujudkan teologi ekonomi Gereja Toraja. Namun, pembentukan BUMGT juga menghadapi tantangan seperti kebutuhan pengembangan prinsip teologi ekonomi yang jelas dan memastikan perilaku etis pemimpin gereja. Kesimpulannya, BUMGT dapat menjadi instrumen efektif dalam pemberdayaan ekonomi komunitas Toraja, dengan syarat adanya upaya serius dalam mengatasi tantangan-tantangan yang ada melalui pengembangan kerangka teologi ekonomi yang kuat dan perancangan struktur tata kelola yang adil dan inklusif.