cover
Contact Name
Hadi Santoso
Contact Email
pemanas@mercubuana.ac.id
Phone
+6282123229004
Journal Mail Official
pemanas@mercubuana.ac.id
Editorial Address
Fakultas Ilmu Komputer Universitas Mercu Buana Jl. Raya Meruya Selatan, Kembangan, Jakarta 11650
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional
ISSN : 2985914X     EISSN : 29624533     DOI : http://doi.org/10.22441/pemanas
Core Subject : Science,
Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Fakultas Ilmu Komputer dengan Prodi Teknik Informatika merupakan sebuah wadah jurnal yang mempunyai lingkup pengabdian kepada masyarakat dengan berbagai tema bidang keilmuan selama masih berhubungan dengan rumpun ilmu komputer. Jurnal ini di terbitkan oleh Teknik Informatika Universitas Mercu Buana Jakarta secara berkala 2 (dua) kali dalam setahun pada bulan April dan November.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2026)" : 9 Documents clear
PENGUATAN LITERASI KESEHATAN MELALUI MEDIA FILM DOKUMENTER PARTISIPATORI UNTUK ADVOKASI SANITASI LAYAK DI PEMUKIMAN PESISIR KOTA SURABAYA Nugrahardi Ramadhani; Didit Prasetyo Didit Prasetyo; Kartika Kusuma Wardani; Tedi Mursalat Farqo; Yosia Enggar Kurniawan; Imam Wahyudi Farid; Mochamad Hariadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38496

Abstract

Sanitasi layak merupakan prasyarat utama kesehatan masyarakat dan bagian dari target Sustainable Development Goals (SDGs) poin 6, namun implementasinya di kawasan pesisir Surabaya masih menghadapi kesenjangan antara kebijakan dan praktik masyarakat, terutama pada pengelolaan sampah domestik dan limbah cair rumah tangga. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi kesehatan melalui media film dokumenter partisipatori sebagai instrumen edukasi dan advokasi sanitasi berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan masyarakat pesisir dan pemangku kepentingan, serta participatory video making yang melibatkan warga secara aktif dalam proses produksi media. Kegiatan diseminasi dilakukan melalui screening film kepada sekitar 50–60 peserta yang terdiri dari kader lingkungan, karang taruna, dan perwakilan masyarakat wilayah Surabaya. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap isu sanitasi pesisir, terutama terkait bahaya limbah domestik seperti popok sekali pakai yang berkontribusi hingga 31% pencemar sungai, serta meningkatnya partisipasi warga dalam diskusi dan praktik pengelolaan sampah rumah tangga pasca pemutaran film. Data dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dan triangulasi sumber melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi visual kegiatan. Temuan ini menunjukkan bahwa media dokumenter partisipatori efektif sebagai instrumen komunikasi kesehatan lingkungan sekaligus alat advokasi kebijakan sanitasi berbasis komunitas di kawasan pesisir perkotaan.
PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN UNTUK UMKM DAN MASYARAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI DIGITAL Ratna Mutu Manikam; Andi Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.36162

Abstract

Transformasi digital merupakan kunci peningkatan daya saing dan kesejahteraan masyarakat di era ekonomi digital untuk meningkatkan literasi digital dan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kelurahan Duri Kepa, Jakarta Barat. Masalah utama yang dihadapi masyarakat setempat adalah rendahnya pemahaman terhadap teknologi digital serta minimnya penerapan AI dalam proses produksi dan pemasaran usaha. Kegiatan dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan intensif dengan melibatkan pelaku UMKM. Evaluasi dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif melalui pre-test, post-test, observasi, serta wawancara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap peserta terhadap penggunaan teknologi AI. Sebagian besar peserta 80% menyatakan bahwa penggunaan teknologi AI, seperti ChatGPT dan Canva, sangat membantu mempercepat proses promosi dan komunikasi dengan pelanggan. Hal ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan yang berbasis praktik langsung sangat efektif. Sekitar 65% peserta menyadari adanya peningkatan interaksi pelanggan, terutama di media sosial setelah menerapkan AI untuk membuat konten digital dan menjawab pertanyaan pelanggan. Ini mengindikasikan AI mampu meningkatkan engagement pelanggan terhadap produk/layanan UMKM. Tingginya minat untuk pelatihan lanjutan (68%) menunjukkan bahwa kegiatan ini membangkitkan kesadaran dan semangat belajar berkelanjutan di kalangan pelaku UMKM.Kegiatan ini berpotensi direplikasi di wilayah lain sebagai strategi pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis teknologi.
SOSIALISASI APLIKASI PENDETEKSI DIABETES DILENGKAPI DENGAN LIE DETECTION UNTUK MASYARAKAT KELURAHAN DURI KEPA Umniy Salamah; Yuwan Jumaryadi; Diky Firdaus; Bagus Priambodo; Afifah Fitri Anggraini; Vivie Herlina; Ayaitulla Salsabilla Achmad; Putra Ardiansyah; Romeo Mulia Pratama; Zehandra Gibran Nugroho
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.36927

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) merupakan salah satu permasalahan kesehatan utama di wilayah perkotaan dan banyak dialami oleh kelompok usia produktif, termasuk masyarakat di Kelurahan Duri Kepa. Rendahnya pemahaman masyarakat, khususnya ibu-ibu PKK, mengenai deteksi dini diabetes menjadi latar belakang pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang berfokus pada sosialisasi aplikasi pendeteksi risiko diabetes berbasis teknologi lie detection. Kegiatan yang dilaksanakan pada 10–31 Oktober 2025 ini meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Aplikasi yang diperkenalkan memanfaatkan analisis respons pengguna untuk mengidentifikasi potensi risiko diabetes dan memberikan kategori hasil berupa Tipe 1, Tipe 2, atau Tidak Terdeteksi. Hasil yang diberikan bukan merupakan diagnosis medis, tetapi indikator awal yang berfungsi sebagai pengingat agar masyarakat lebih memperhatikan pola makan, aktivitas fisik, dan gaya hidup sehat. Evaluasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap deteksi dini diabetes serta pemanfaatan teknologi informasi dalam bidang kesehatan. Program ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan literasi kesehatan digital dan menunjukkan penerapan inovasi teknologi informasi untuk mendukung upaya pencegahan penyakit tidak menular di lingkungan masyarakat.
PENGUATAN TECHNOPRENEUR MUDA MELALUI EDUKASI TECHNOPRENEURSHIP DAN KEUANGAN Hilyah Magdalena; Syafrul Irawadi; Ade Septryanti; Eza Budi Perkasa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38274

Abstract

The demographic bonus of 2030 demands that the younger generation be prepared not only as job seekers but also as technology-based job creators (technopreneurs) who are proficient in financial management. This community service activity aimed to enhance the understanding of technopreneurship and financial literacy among ISB Atma Luhur Pangkalpinang students through an integrated public lecture and training. The method used was participatory with an andragogical approach, implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The activity was attended by 188 participants from various educational institutions in the Bangka Belitung Islands Province. Evaluation results showed a significant increase in understanding by 47.0 percent (from a pre-test score of 54.7 to a post-test score of 80.4), with the highest increase in the financial literacy domain (53.5 percent) compared to technopreneurship (41.2 percent). Indicators with the highest improvement included the concept of the hedonic treadmill (44.0 points), investment risk profile (40.0 points), as well as the PKW program and understanding of stocks (36.0 points each). Participant satisfaction levels were very high with an average of 4.64 on a scale of 5. The activity also successfully stimulated the birth of 25 technology-based business ideas and identified 45 participants in need of further assistance. The integration of technopreneurship and financial literacy proved effective in equipping the younger generation with a holistic understanding of technology-based entrepreneurship and wise financial management, making a real contribution to optimizing the 2030 demographic bonus and achieving national entrepreneurship ratio targets.
PEMANFAATAN SCRATCH SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PEMROGRAMAN BERBASIS ANIMASI UNTUK GURU SEKOLAH DASAR Ade Kurnia Solihin; Mercy Hermawati; Dian Nur Sholihaningtias; Opitasari Opitasari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38360

Abstract

Pembelajaran pemrograman berbasis animasi di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, antara lain rendahnya pemahaman guru terhadap konsep pemrograman serta adanya stigma bahwa pemrograman merupakan materi yang sulit dan kurang menarik. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Sekolah Dasar Negeri Ragunan 08 dalam memanfaatkan Scratch sebagai media pembelajaran pemrograman berbasis animasi yang interaktif dan menyenangkan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pemberian materi, praktik langsung, serta pendampingan intensif kepada peserta. Pelatihan dilaksanakan secara luring dengan melibatkan 20 orang guru dan menerapkan pendekatan learning by doing agar peserta dapat memahami konsep computational thinking melalui praktik pembuatan animasi dan proyek pembelajaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu mengoperasikan Scratch, memahami fitur dan blok kode dasar, serta menghasilkan media pembelajaran animasi yang dapat diterapkan di kelas. Kegiatan PKM ini berkontribusi dalam meningkatkan kreativitas guru, kualitas pembelajaran berbasis teknologi, serta mendukung pengintegrasian computational thinking dalam pembelajaran di sekolah dasar.
PELATIHAN PEMANFAATAN CHATGPT UNTUK MENINGKATKAN LITERASI DIGITAL SISWA SMA YADIKA 6 PONDOK AREN Sukarno Bahat Nauli; Riama Sibarani; Anita Ratnasari; Hernalom Sitorus; Dian Ayu Palapa Putri; Turkhamun Adi Kurniawan; Wachyu Hari Haji
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38522

Abstract

Remaja di Indonesia sebagai generasi penerus bangsa perlu dibekali kompetensi yang sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan pemanfaatan kecerdasan buatan pada siswa SMA Yadika 6 Pondok Aren melalui pelatihan penggunaan ChatGPT secara bijak dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pesatnya perkembangan artificial intelligence yang semakin luas digunakan dalam pendidikan dan dunia kerja, sehingga siswa perlu memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian konsep dasar AI, pengenalan ChatGPT beserta fungsi dan keterbatasannya, serta praktik langsung dalam pembelajaran dan pemecahan masalah sederhana. Pelatihan dilakukan secara partisipatif melalui studi kasus, simulasi, dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa dalam memanfaatkan ChatGPT sebagai alat bantu belajar yang meningkatkan efisiensi dan kreativitas tanpa mengabaikan berpikir kritis. Evaluasi terhadap 180 peserta menunjukkan mayoritas sangat puas, sehingga kegiatan ini berkontribusi dalam mempersiapkan lulusan yang adaptif di era digital modern.
PEMANFAATAN APLIKASI VIDEO GENERATOR AI UNTUK PEMBELAJARAN LMS DI SD NEGERI PETIR 3 - CIPONDOH Dwiki Jatikusumo; Wawan Gunawan; Hery Derajad Wijaya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.37198

Abstract

Perkembangan teknologi informasi menuntut sekolah dasar untuk mengintegrasikan pembelajaran digital yang efektif. SD Negeri Petir 3 Cipondoh masih menghadapi keterbatasan dalam pemanfaatan Learning Management System (LMS), minimnya konten interaktif, serta rendahnya kompetensi guru dalam mengelola media digital. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru digital melalui pemanfaatan aplikasi video generator untuk menciptakan materi pembelajaran yang menarik, mudah dipahami, dan sesuai karakter siswa generasi digital. Kegiatan ini juga mendukung pemanfaatan sarana TIK sekolah, menyediakan modul pembelajaran mandiri, serta membentuk tim kreatif sekolah sebagai agen inovasi. Hasil yang diharapkan adalah optimalisasi pembelajaran berbasis teknologi, peningkatan partisipasi siswa, serta replikasi best practice sehingga SD Negeri Petir 3 dapat menjadi sekolah percontohan integrasi teknologi pendidikan dasar.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN GURU MIS RAUDHATUL JANNAH DALAM IMPLEMENTASI KURIKULUM KODING DAN KECERDASAN ARTIFISIAL (AI) Desi Ramayanti; Anita Ratnasari; Bias Yulisa Geni; Sarwati Rahayu; Abdika Dama Mahendra; Akhmad Ramedhon
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38506

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) Raudhatul Jannah menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan teknologi koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) ke dalam kurikulum pembelajaran akibat keterbatasan infrastruktur dan kompetensi guru. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan dan pendampingan intensif bagi tenaga pendidik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi fase sosialisasi, workshop teknis, pendampingan kelas (co-creation), serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya eskalasi kompetensi digital guru yang signifikan, dengan peningkatan skor rata-rata dari 42,0 menjadi 88,7. Transformasi paling menonjol terlihat pada kemahiran Prompt Engineering dan penggunaan platform kreatif. Selain itu, implementasi metode Game-Based Learning (GBL) terbukti efektif sebagai solusi substitutif atas keterbatasan perangkat keras, meningkatkan retensi pemahaman siswa hingga 65%. Program ini juga berhasil membentuk kemandirian institusional melalui Kelompok Kerja (Pokja) Teknologi dan penyerahan aset repositori digital. Kesimpulannya, melalui pendekatan pedagogik yang adaptif, madrasah mampu mentransformasi keterbatasan sarana menjadi peluang inovasi pembelajaran digital yang berkelanjutan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOLABORASI DIGITAL SISWA SMP ISLAM AL ISRA MELALUI PEMANFAATAN GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION Imam Mulya; Desi Ramayanti; Boy Yuliadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nasional Vol 6, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/pemanas.v6i1.38515

Abstract

Keterampilan kolaborasi digital merupakan kompetensi esensial pada era Society 5.0. Namun, observasi di SMP Islam Al Isra menunjukkan bahwa siswa masih menerapkan metode pengerjaan tugas kelompok secara konvensional dan terfragmentasi, yang berdampak pada inefisiensi waktu dan minimnya transparansi kontribusi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi digital siswa melalui pemanfaatan ekosistem Google Workspace for Education (GWS). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Project-Based Learning (PBL) yang terbagi dalam lima tahapan: pemetaan awal, pelatihan teknis dengan komposisi 70% praktik langsung (hands-on), pendampingan studi kasus berkelanjutan, evaluasi, serta penyusunan peta jalan keberlanjutan. Intervensi ini melibatkan 20 siswa representasi dari kelas 8 dan 9. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pemahaman kognitif siswa sebesar 40% secara keseluruhan, dengan lonjakan kompetensi hingga 50% pada penguasaan fitur kolaborasi tingkat lanjut (Version History dan Comment Log). Transformasi metode kerja berbasis komputasi awan ini berhasil memangkas inefisiensi waktu, meningkatkan akuntabilitas individu, dan secara efektif mengeliminasi praktik anggota pasif (free-rider). Tingkat kepuasan peserta mencapai 92,5%. Program ini ditutup dengan penyerahan modul panduan dan video tutorial kepada guru mitra untuk menjamin keberlanjutan serta replikasi program secara mandiri di masa mendatang.

Page 1 of 1 | Total Record : 9