cover
Contact Name
Frizqa Ervina
Contact Email
jurnal.maras@gmail.com
Phone
+6281918012232
Journal Mail Official
jurnal.maras@gmail.com
Editorial Address
Lumbung Pare Cendekia Jl. Raya Praya-Mantang KM.07 Aik Mual, Lombok Tengah - NTB 83511 email : jurnal.maras@gmail.com
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisplin
Published by Lumbung Pare Cendekia
ISSN : 2987811x     EISSN : 2987811x     DOI : https://doi.org/10.60126/maras
MARAS: Jurnal Penelitian Multidisiplin is a peer-review journal that could be access to the public, published by Lumbung Pare Cendekia. This journal is published four issue a year, every month with online version of E-ISSN: 2987-811X. MARAS provides a platform for researchers, academics, professionals, practitioners and students to embed and share knowledge in the form of empirical and theoretical research papers, case studies, literature reviews and book reviews related to multidisciplinary research. MARAS welcomes and recognizes high quality theoretical and empirical research papers, case studies, review papers, literature reviews, book reviews, conceptual frameworks, analysis and simulation models, technical notes related to research from researchers, academics, professionals, practitioners, and students.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 570 Documents
Analisis Pengaruh Brand Awareness Terhadap Minat Beli Konsumen Produk Numa Skin di Shopee Sumartini, Lilis Cucu; Arianti, Sindi; Widiatmoko, Roso Putrantro; Supriadi, Agus
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1548

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia membuat persaingan bisnis semakin ketat, termasuk di kategori skincare. Numa Skin, merek lokal yang memasarkan produknya melalui Shopee sejak 2021, mengalami penjualan yang fluktuatif pada awal 2025. Kondisi ini diduga berkaitan dengan rendahnya brand awareness. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh brand awareness terhadap minat beli konsumen produk Numa Skin di Shopee. Penelitian menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 30 responden yang pernah membeli produk Numa Skin di Shopee, serta wawancara terhadap 20 responden acak untuk mengetahui spontanitas brand awareness. Analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, regresi linier sederhana, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa brand awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli. Data penjualan Januari–Februari 2025 yang stagnan kemudian naik pada Maret setelah upaya meningkatkan awareness mendukung temuan tersebut. Wawancara juga memperlihatkan bahwa tidak ada responden yang spontan menyebut Numa Skin, sedangkan merek lain lebih mudah diingat. Kesimpulannya, brand awareness masih belum optimal (terutama pada aspek recall) namun berpengaruh nyata terhadap minat beli konsumen di Shopee. Perusahaan disarankan memperkuat promosi digital, memaksimalkan ulasan dan konten di marketplace, serta bekerja sama dengan influencer untuk meningkatkan kesadaran merek.
Implementasi Komunikasi Visual Dalam Produksi Konten YouTube Untuk Meningkatkan Insight di MTA Studio Indonesia Fujiyati, Fujiyati; Ahmad, Bilal Fariz; Widiatmoko, Roso Putranto; Wisnu, Haris
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1549

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi komunikasi visual dalam produksi konten YouTube di MTA Studio Indonesia serta mengkaji peran editor dan kameramen dalam mendukung efektivitas komunikasi visual. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan interpretatif dan desain studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan tim produksi, serta studi pustaka. Data dianalisis menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi visual di MTA Studio diterapkan secara terstruktur melalui kolaborasi antara editor dan kameramen dalam mengelola elemen visual seperti komposisi, pencahayaan, warna, dan teknik editing. Konsistensi identitas visual yang mencerminkan nilai-nilai Islami menjadi ciri khas utama yang mampu membangun citra profesional dan meningkatkan kepercayaan audiens. Selain itu, penerapan komunikasi visual yang efektif berkontribusi terhadap peningkatan performa konten, yang ditunjukkan melalui data insight seperti jumlah penayangan dan jangkauan audiens yang cenderung stabil dan meningkat. Meskipun demikian, terdapat kendala dalam memahami algoritma YouTube, sehingga strategi yang dilakukan adalah menjaga konsistensi produksi konten serta menyesuaikan konten dengan kebutuhan dan tren audiens. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian komunikasi visual pada media digital serta menjadi referensi praktis bagi kreator konten dalam meningkatkan kualitas produksi dan daya saing konten di platform YouTube.
Analisis Pemanfaatan WhatsApp dan Instagram Dalam Komunikasi Interpersonal antara Guru dan Orang Tua di Eye Level Pamoyanan Wisnu, Harris; Sauri, Yainna Nurul; Sumartini, Lilis Cucu; Nisaa, Istiqoomatun
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1550

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola komunikasi dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan. Media sosial seperti WhatsApp dan Instagram kini dimanfaatkan sebagai sarana komunikasi antara lembaga pendidikan, guru, dan orang tua siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan WhatsApp dan Instagram dalam komunikasi interpersonal antara guru dan orang tua di Eye Level Pamoyanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini adalah 20 orang tua siswa dan pihak pengajar di Eye Level Pamoyanan yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan aktif dalam komunikasi melalui media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa WhatsApp lebih efektif digunakan sebagai media komunikasi interpersonal karena bersifat cepat, responsif, dan personal dalam penyampaian informasi akademik. Sementara itu, Instagram lebih berfungsi sebagai media publikasi dan branding lembaga. Pemanfaatan kedua media ini saling melengkapi dalam mendukung komunikasi antara guru dan orang tua. Namun, terdapat kendala berupa keterbatasan waktu respons dan tingkat keterlibatan orang tua yang dipengaruhi oleh kesibukan masing-masing. Kesimpulannya, pemanfaatan WhatsApp dan Instagram mampu meningkatkan efektivitas komunikasi interpersonal di lingkungan pendidikan apabila dikelola secara tepat dan terstruktur.
Analisis Beban Kerja Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah Wisata Pasir Putih Kabupaten Situbondo Lolita, Yona Wahyu; Ramli, Ramli
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1552

Abstract

Pembentukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wisata Pasir Putih memerlukan perencanaan sumber daya manusia yang tepat melalui analisis beban kerja. Analisis ini penting untuk menentukan jumlah pegawai dan pembagian tugas sesuai kebutuhan organisasi sehingga pengelolaan kawasan wisata dapat berjalan efektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beban kerja pada rencana pembentukan UPTD Wisata Pasir Putih Kabupaten Situbondo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan data kuantitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis beban kerja dilakukan berdasarkan volume pekerjaan, norma waktu, dan jam kerja efektif yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 1 Tahun 2020. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan UPTD Wisata Pasir Putih membutuhkan 77 pegawai dengan total beban kerja sebesar 94.316 jam kerja efektif per tahun. Lingkup tugas dan fungsi UPTD meliputi tiga layanan utama, yaitu layanan wisata, layanan hotel, serta layanan sewa lahan dan fasilitas. Berdasarkan hasil tersebut, pembentukan UPTD Wisata Pasir Putih dinilai layak sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan, efektivitas pengelolaan, dan optimalisasi pendapatan daerah dari sektor pariwisata.
Analisis Proses Pengolahan Pengasapan Ikan Cakalang (Katsuwonus Pelamis) di Kelurahan Sasa, Kota Ternate Selatan Husen, Azis; Saleh, Aninda M Hi
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1553

Abstract

Masyarakat Kota Ternate mengenal pengasapan ikan dengan istilah ikan asap atau fufu, yang umumnya menggunakan ikan cakalang (Katsuwonus Pelamis) karena memiliki tekstur daging yang tebal dan khas. Pengasapan merupakan salah satu metode tradisional yang digunakan untuk mengawetkan ikan sekaligus meningkatkan nilai ekonominya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis usaha pengasapan ikan cakalang di Kelurahan Sasa, Kota Ternate Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pengasapan ikan cakalang di Kelurahan Sasa tergolong dalam skala usaha kecil dan menengah (UKM) dengan izin P-IRT yang diperoleh sejak tahun 2012 dan masih bersifat industri rumah tangga. Kebutuhan bahan baku ikan cakalang mencapai Rp750.000 untuk 35 kg atau sekitar 73 ekor ikan dalam satu hingga dua kali proses pengasapan. Proses produksi masih menghadapi keterbatasan pada aspek ruang dan fasilitas pengasapan. Pendapatan yang diperoleh dari hasil penjualan ikan asap mencapai Rp949.000 dalam satu hingga dua kali proses pengasapan. Dengan demikian, usaha pengasapan ikan cakalang di Kelurahan Sasa memiliki potensi ekonomi yang cukup baik, meskipun masih menghadapi kendala pada sarana produksi yang perlu ditingkatkan untuk mendukung keberlanjutan usaha.
Impact of Foreign Bank Presence on Domestic Banking Efficiency: An Institutional Perspective from Uzbekistan Ugli, Gofirjonov Khabibullokh Nozim; Prawira, Ida Farida Adi; Nurrizkiana, Rika; Ugli, Qudratov Inomjon Nemat
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1555

Abstract

This study examines the impact of foreign bank presence on domestic banking efficiency through an 18-year longitudinal case study of KDB Bank Uzbekistan between 2006 and 2024. Framed by institutional theory, particularly the Burns and Scapens process model and the concept of institutional isomorphism, the study investigates how foreign bank entry influences competition, operational efficiency, technology diffusion, and organizational change in the Uzbek banking sector. The research adopts a mixed-methods sequential explanatory design that combines financial statement analysis, Data Envelopment Analysis (DEA), Stochastic Frontier Analysis (SFA), difference-in-differences estimation, 22 semi-structured interviews, a survey of 156 banking professionals, and documentary analysis. The findings indicate that foreign bank entry contributed to lower market concentration, improved domestic cost efficiency, wider adoption of digital banking infrastructure, and stronger risk-management practices. In particular, lower cost-to-income ratios among comparable domestic banks indicate an efficiency gain rather than deterioration. The study also shows that spillover effects operated through competition, staff mobility, benchmarking, and regulatory learning. Theoretically, the article extends institutional explanations of banking change in an emerging market setting. Practically, it offers evidence relevant to policymakers designing foreign bank entry strategies that both encourage modernization and protect balanced domestic banking development.
The Effect of Artificial Intelligence Intensity on Audit Quality: Evidence from Accounting Interns in Indonesia Nurbek, Alyarov; Widyaningsih, Aristanti; Solikin, Ikin; Qudratov, Inomjon
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1561

Abstract

This study examines the effect of artificial intelligence (AI) intensity on audit quality among accounting interns at registered public accounting firms (KAP) in Indonesia. The accelerating deployment of AI technologies — including machine learning, robotic process automation (RPA), data analytics platforms, and anomaly-detection algorithms — has fundamentally restructured audit practice; yet the individual-level implications for early-career auditors operating within AI-augmented environments remain empirically underexplored. Anchored in the Technology Acceptance Model (TAM) and Agency Theory, this study adopts a quantitative, cross-sectional design, collecting primary data from 31 purposively sampled accounting interns through a validated five-point Likert-scale questionnaire. Data were analysed using simple ordinary least squares (OLS) regression in SPSS. Descriptive statistics reveal a moderate level of AI intensity (M = 3.23, SD = 0.71) and a moderately high level of perceived audit quality (M = 3.65, SD = 0.69) within the sample. The OLS regression model is statistically significant (F = 9.636, p = 0.004, R² = 0.249), and the AI intensity coefficient is positive and significant (B = 0.485, β = 0.499, t = 3.104, p = 0.004), indicating that each unit increase in AI intensity is associated with a 0.485-unit improvement in perceived audit quality. These results confirm H1 and provide micro-level quantitative evidence that higher AI integration enhances audit outcomes among interns. Concurrently, the study highlights the latent risk of overreliance: uncritical acceptance of AI-generated outputs may erode professional scepticism — a competency that remains irreplaceable in high-stakes financial reporting verification.
Analisis Kelembagaan Pengelolaan Pajak Dalam Meningkatkan Penerimaan Negara di Indonesia Triani, Imelda; Zulfita, Nasywa; Safitri, Laila Jumiati; Ramadani, Sinta; Taryono, Taryono
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1566

Abstract

Latar belakang penelitian didasarkan pada masih rendahnya tax ratio Indonesia dibandingkan negara-negara G20 dan OECD serta adanya berbagai permasalahan struktural dalam sistem perpajakan nasional, seperti keterbatasan basis pajak dan besarnya sektor informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelembagaan pengelolaan pajak dalam meningkatkan penerimaan negara di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diperoleh dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Pajak, Badan Pusat Statistik, dan OECD periode 2010–2024. Variabel yang dianalisis meliputi penerimaan pajak, tax ratio, tingkat kepatuhan wajib pajak, efektivitas reformasi perpajakan, serta efisiensi administrasi perpajakan. Teknik analisis yang digunakan meliputi analisis tren time series, analisis komparatif, analisis kontribusi, dan analisis efektivitas reformasi kelembagaan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi kelembagaan perpajakan di Indonesia berperan penting dalam meningkatkan penerimaan negara melalui modernisasi administrasi perpajakan, digitalisasi layanan, dan peningkatan kepatuhan wajib pajak. Penerimaan pajak mengalami peningkatan signifikan pasca reformasi, diikuti oleh meningkatnya jumlah wajib pajak terdaftar, rasio kepatuhan penyampaian SPT, serta efisiensi biaya pemungutan pajak. Namun demikian, tax ratio Indonesia masih relatif rendah dan cenderung stagnan pada kisaran 10% dibandingkan rata-rata negara G20 dan OECD. Kondisi ini menunjukkan bahwa reformasi perpajakan belum sepenuhnya mampu meningkatkan kapasitas perpajakan secara struktural.
Peran Kader Posyandu Dalam Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kesehatan Gigi dan Mulut di Kelurahan Liliba, Kota Kupang Pinat, Leny Marlina A; Eluama, Merniwati Sherli; Purnami, Shri Ayu; Berek, Yuliana Frederika
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1570

Abstract

Kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil merupakan aspek penting yang berpengaruh terhadap kesehatan ibu dan janin. Perubahan fisiologis selama kehamilan dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesehatan gigi dan mulut, seperti gingivitis dan karies gigi. Namun, pengetahuan ibu hamil mengenai kesehatan gigi dan mulut masih tergolong rendah. Kader Posyandu memiliki peran penting sebagai agen perubahan dalam memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, termasuk ibu hamil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kader Posyandu dalam melakukan sosialisasi, penyuluhan, dan pendampingan terkait kesehatan gigi dan mulut pada ibu hamil di Kelurahan Liliba, Kota Kupang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 kader Posyandu dari 12 Posyandu yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran kader Posyandu dalam melakukan sosialisasi berada pada kategori baik sebesar 65%, sedangkan peran kader dalam penyuluhan sebesar 63,3% dan pendampingan sebesar 71,6% berada pada kategori kurang. Hasil ini menunjukkan bahwa peran kader Posyandu dalam peningkatan pengetahuan ibu hamil tentang kesehatan gigi dan mulut masih belum optimal, terutama pada aspek penyuluhan dan pendampingan. Disimpulkan bahwa kader Posyandu telah berperan cukup baik dalam sosialisasi kesehatan gigi dan mulut kepada ibu hamil, namun masih diperlukan peningkatan kapasitas kader dalam aspek penyuluhan dan pendampingan melalui pelatihan dan dukungan dari tenaga kesehatan agar peran kader dapat berjalan lebih optimal.
Asuhan Kebidanan Komprehensif (Continuity of Care) Pada Ny C di TPMB Ainun Azizah, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026 Mufli, Raihani; Putri, Isnaini; Julianti, Rina
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, Juni 2026
Publisher : Lumbung Pare Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60126/maras.v4i2.1574

Abstract

Asuhan kebidanan komprehensif (continuity of care) merupakan pelayanan kebidanan berkelanjutan yang diberikan kepada ibu sejak masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, masa nifas, hingga keluarga berencana. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi serta mendukung deteksi dini komplikasi. Tingginya angka kematian ibu dan bayi masih menjadi masalah kesehatan, sehingga diperlukan pelayanan kebidanan yang berkesinambungan dan berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. C di TPMB Ainun Azizah, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026. Metode penelitian menggunakan studi kasus deskriptif dengan pendekatan manajemen kebidanan dan pendokumentasian SOAP (Subjective, Objective, Assessment, Planning). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan studi dokumentasi menggunakan buku KIA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama masa kehamilan Ny. C melakukan kunjungan antenatal care (ANC) sebanyak 6 kali sesuai standar pelayanan dan tidak ditemukan komplikasi. Persalinan berlangsung normal dengan presentasi kepala dan tanpa penyulit. Bayi lahir dalam kondisi sehat dengan nilai APGAR normal serta mendapatkan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) dan ASI eksklusif. Masa nifas berlangsung fisiologis tanpa komplikasi, serta ibu mendapatkan edukasi mengenai personal hygiene, nutrisi, menyusui, dan keluarga berencana. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan asuhan kebidanan komprehensif (continuity of care) pada Ny. C telah dilaksanakan secara berkelanjutan mulai dari masa kehamilan hingga nifas dan memberikan manfaat dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi serta meningkatkan kualitas pelayanan kebidanan.