cover
Contact Name
Rohmad Prio Santoso
Contact Email
bimafeunhasy@gmail.com
Phone
+628125992106
Journal Mail Official
bimafeunhasy@gmail.com
Editorial Address
Kantor Fakultas Ekonomi Universitas Hasyim Asy'ari Jl.Irian Jaya No.55 Tebuireng Jombang. Kec. Diwek. kab. Jombang Kode Pos, 61471.
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
BIMA : Journal of Business and Innovation Management
ISSN : -     EISSN : 27454290     DOI : https://doi.org/10.33752/bima
Core Subject : Economy,
aims to publish original research to contribute theoretically and practically to the fields of functional areas of 1. Knowledge management 2. Management information system 3. Marketing management 4. Human resource management 5. Management Business 6. Economic Business 7. Management digital 8. Enterpreneurship 9. Intenational business 10. Financial Management 11. Business ethics and sustainable 12. Small and medium entreprise
Articles 387 Documents
IMPLEMENTASI WHISTLEBLOWING SYSTEM DALAM MEMPERKUAT TATA KELOLA PERUSAHAAN PASCA KASUS FRAUD PADA EFISHERY Hilma Harmen; Sakila Putri; Syukria Resti Haq; Sundari Lisadin; Sampelia Christina; Nabila Alzahra Ginting; Jhonatan Fidei Lafau
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.11945

Abstract

Penerapan etika bisnis dan etika profesi membantu perusahaan menjaga integritas, profesionalisme, dan transparansi organisasi di tengah perkembangan persaingan bisnis yang terus meningkat. Kasus fraud yang terjadi pada eFishery menunjukkan bahwa lemahnya pengawasan internal dan rendahnya budaya keterbukaan dapat memengaruhi kualitas tata kelola perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi whistleblowing system dalam memperkuat tata kelola perusahaan pasca kasus fraud pada eFishery. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka melalui analisis berbagai jurnal yang berkaitan dengan whistleblowing system, etika bisnis, etika profesi, tata kelola perusahaan, pengendalian internal, dan pencegahan fraud. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi whistleblowing system mampu meningkatkan efektivitas pengawasan internal, memperkuat budaya integritas organisasi, serta membantu perusahaan mendeteksi tindakan fraud sejak dini. Pembentukan kanal pelaporan yang aman, perlindungan terhadap whistleblower, pembentukan tim investigasi independen, pembangunan speak up culture, dan evaluasi sistem secara berkala menjadi langkah penting dalam mendukung tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel. Implementasi whistleblowing system juga mendukung penerapan etika bisnis dan etika profesi karena mendorong perilaku jujur, profesional, dan bertanggung jawab dalam aktivitas perusahaan.
DETERMINANT FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERSISTENSI LABA Anam, Saiful; Wardhana, Rony; Ria Silvida , Fitra
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12071

Abstract

Penelitian tentang persistensi laba menjadi penting karena indikator utama kualitas laba yang menunjukkan kemampuan laba saat ini dalam mencerminkan kinerja perusahaan di masa depan. Selain itu, penelitian ini penting karena menempatkan fleksibilitas keuangan sebagai variabel moderasi untuk menjelaskan apakah kemampuan keuangan perusahaan dapat memperkuat atau memperlemah pengaruh faktor keberlanjutan, strategi pajak, dan stabilitas arus kas terhadap persistensi laba. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Analisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui SmartPLS. Hasil menunjukkan bahwa persistensi laba dibentuk oleh kebijakan berorientasi keberlanjutan dan kemampuan keuangan inti. Tanggung jawab lingkungan dan perencanaan pajak menggambarkan kebijakan manajerial yang dapat menciptakan stabilitas apabila dilakukan secara kredibel dan efisien. Volatilitas arus kas menggambarkan risiko operasional yang menurunkan stabilitas laba. Fleksibilitas keuangan menggambarkan kapasitas keuangan yang melindungi perusahaan dan mendukung keberlanjutan laba. Peran moderasi fleksibilitas keuangan bersifat selektif. Mekanisme ini paling efektif pada hubungan yang berkaitan langsung dengan alokasi sumber daya internal, yaitu perencanaan pajak, tetapi tidak menggantikan kredibilitas lingkungan maupun menyelesaikan volatilitas arus kas operasi.
PENGARUH LEVERAGE, PROFITABILITAS, DAN INTENSITAS ASET TETAP TERHADAP DEBT SERVICE COVERAGE RATIO PADA PERUSAHAAN SEKTOR INFRASTRUKTUR DI BURSA EFEK INDONESIA wijaya, agung; Lailatul Rahmawati, Risa; Nadya Firmansyah Putri, Adinda
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12072

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Debt Service Coverage Ratio (DSCR) sebagai indikator kemampuan perusahaan infrastruktur dalam memenuhi kewajiban utang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh leverage, profitabilitas, dan intensitas aset tetap terhadap DSCR pada perusahaan sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif kausal. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan perusahaan sektor infrastruktur periode 2022-2024, dengan populasi 71 perusahaan dan 213 observasi perusahaan. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, uji hipotesis (uji t) dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage berpengaruh negatif signifikan terhadap DSCR, profitabilitas berpengaruh positif signifikan terhadap DSCR, sedangkan intensitas aset tetap tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, leverage, profitabilitas, dan intensitas aset tetap berpengaruh signifikan terhadap DSCR dengan adjusted R square sebesar 0,868. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan membayar utang lebih ditentukan oleh struktur utang dan profitabilitas daripada besarnya aset tetap.
PENGARUH PERTUMBUHAN ASET DAN TINGKAT KETIDAKPASTIAN USAHA TERHADAP MANAJEMEN PAJAK DAN STRUKTUR PENDANAAN PERUSAHAAN Malindo, Tito; Zanuarisma, Aulia; Sari, Meila
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12073

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pertumbuhan aset dan tingkat ketidakpastian usaha terhadap manajemen pajak dan struktur pendanaan perusahaan, serta menganalisis peran mediasi manajemen pajak dalam hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan dan laporan auditor independen perusahaan publik yang tercatat di Bursa Efek Indonesia. Jumlah observasi yang dianalisis sebanyak 72 observasi. Pertumbuhan aset diukur melalui perubahan total aset, tingkat ketidakpastian usaha diproksikan dengan rasio EBIT terhadap total aset, manajemen pajak diproksikan dengan effective tax rate, sedangkan struktur pendanaan diukur menggunakan debt to equity ratio. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan aset tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur pendanaan, tetapi berpengaruh positif signifikan terhadap manajemen pajak. Tingkat ketidakpastian usaha berpengaruh negatif signifikan terhadap struktur pendanaan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap manajemen pajak. Manajemen pajak berpengaruh positif signifikan terhadap struktur pendanaan dan terbukti memediasi hubungan antara pertumbuhan aset dan struktur pendanaan. Sebaliknya, manajemen pajak tidak memediasi hubungan antara tingkat ketidakpastian usaha dan struktur pendanaan.
PARADOKS AKUNTABILITAS BUMDESA: KAPASITAS MANAJERIAL, TEKANAN BUDAYA RELASIONAL LOKAL, DAN TATA KELOLA KEUANGAN DALAM IMPLEMENTASI PELAPORAN KEUANGAN Kurniawan; Nadya Firmansyah Putri, Adinda; Fitriyah Nur Aisyah, Nadya
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12083

Abstract

Penelitian ini menguji paradoks akuntabilitas BUMDesa, yaitu kondisi ketika pelatihan, pendampingan, dan tuntutan pertanggungjawaban formal belum selalu menghasilkan pelaporan keuangan yang tepat waktu, lengkap, dapat diverifikasi, dan berguna bagi pengambilan keputusan. Fokus penelitian diarahkan pada tiga faktor non-teknis, yaitu kapasitas manajerial pengelola, tekanan budaya relasional lokal, dan tata kelola keuangan. Penelitian menggunakan desain mixed methods bertipe exploratory sequential. Tahap kualitatif dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen untuk memahami praktik pelaporan keuangan BUMDesa. Tahap kuantitatif dilakukan melalui survei terhadap 80 responden pengelola, pengawas, dan aparat desa yang memahami pelaporan keuangan BUMDesa di Kabupaten Mojokerto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas manajerial berpengaruh positif dan signifikan terhadap kualitas implementasi pelaporan keuangan, sedangkan tekanan budaya relasional lokal berpengaruh negatif dan signifikan. Kelemahan tata kelola keuangan secara deskriptif menjadi hambatan pelaporan, namun pada model regresi akhir koefisiennya tidak signifikan secara statistik. Secara simultan, ketiga variabel menjelaskan 43,46% variasi kualitas pelaporan. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan akuntabilitas BUMDesa memerlukan penguatan kapasitas teknis, disiplin administrasi, sistem pengendalian internal, serta mekanisme pengawasan yang sensitif terhadap relasi sosial desa.
PENGARUH FREE FLOAT TERHADAP VOLATILITAS INDEKS HARGA SAHAM GABUNGAN: STUDI LITERATUR KASUS PEMBEKUAN INDEKS MSCI INDONESIA TAHUN 2026 Neng Mutiara; Herlina Anggiansyah
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12178

Abstract

Pembekuan sementara indeks MSCI Indonesia pada 27 Januari 2026, yang dilatarbelakangi kekhawatiran terhadap akurasi data free float, menyebabkan IHSG anjlok 8,33% hanya dalam dua hari perdagangan dan memunculkan kontradiksi terhadap konsensus literatur bahwa free float berperan sebagai penstabil pasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran free float dalam likuiditas dan stabilitas pasar modal, hubungannya dengan volatilitas, serta menjelaskan kasus pembekuan MSCI 2026 melalui kedua hubungan tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi literatur (library research) dan teknik analisis Miles, Huberman, dan SaldaƱa, meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan terhadap sumber sekunder berupa jurnal ilmiah, laporan resmi MSCI, BEI, dan OJK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa free float berpengaruh positif terhadap likuiditas pasar dan berhubungan negatif dengan volatilitas pada kondisi normal, namun berbalik menjadi amplifikator volatilitas ketika terjadi guncangan informasional dari lembaga otoritatif global. Pembekuan MSCI 2026 merupakan manifestasi interaksi antara kegagalan transparansi data free float dan kelemahan mikrostruktur pasar. Regulator perlu memperkuat pengawasan dan transparansi pelaporan free float untuk menjaga kredibilitas pasar modal Indonesia.
MANAJEMEN SEKOLAH BERBASIS NILAI ISLAM DALAM PENGEMBANGAN PEMANFAATAN AI PADA PEMBELAJARAN (Studi Observasi Partisipatif di Surabaya) Suparno; Fathurrofiq, Fathurrofiq
BIMA : Journal of Business and Innovation Management Vol. 8 No. 3 (2026): JUNI
Publisher : Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Hasyim Asy'ari Tebuireng Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/bima.v8i3.12186

Abstract

AI sampai batas tertentu telah melampaui cara kerja kecerdasan manusia dalam mengolah data, menghasilkan konten, dan membantu pengambilan keputusan. Dalam manajemen mutu sekolah perspektif Islam, perkembangan ini tidak cukup dikelola sebagai inovasi teknis, tetapi harus diarahkan oleh nilai tauhid, amanah, ihsan, itqan, syura, keadilan, dan maslahah agar pembelajaran tetap memuliakan manusia sebagai khalifah dan hamba Allah. Penelitian observasi partisipatif ini menjelaskan proyeksi manajemen sekolah dalam merespons AI di Surabaya. Siswa, guru TIK, dan kepala sekolah memahami serta mengoperasikan AI, tetapi penggunaannya masih lebih dominan untuk hiburan daripada pembelajaran bermutu. Temuan tersebut menunjukkan perlunya sistem mutu yang menyatukan literasi AI, etika digital Islami, penguatan kompetensi guru, pengawasan berbasis muraqabah, evaluasi berkelanjutan melalui muhasabah, serta kebijakan sekolah yang memastikan AI menjadi wasilah peningkatan ilmu, adab, dan kemaslahatan, bukan pengganti peran pendidik.